Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Industrial Servicess

Pengaruh Ambient Condition Terhadap Kepuasan Konsumen (Suatu Kasus Pada Rumah Makan Soup Ikan Taktakan Serang) Dyah Juniarti, Anita
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i1.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ambient Condition terhadap Customer Satisfaction konsumen atau pengunjung rumah makan Soup Ikan Taktakan dengan jumlah sampel sebanyak 140 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ambient Condition berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction pengunjung rumah makan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik fasilitas dan kondisi Ambien Condition akan membuat pengunjung untuk datang kembali di waktu yang akan datang
Rancangan Fasilitas Kerja untuk Mengurangi Kelelahan Otot Pada Proses Produksi di Stockfit Line 2 Pada PT.Pratama Abadi Industri Wawan Gunawan; Anita Dyah Juniarti; Ika Sulkah
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1545

Abstract

Pekerja merupakan aset penting bagi perusahaan tetapi sering kali perusahaan kurang memperhatikan kebutuhan dan kepentingan pekerja. Dan masih banyak perusahaan yang proses produksinya tidak didukung oleh metode yang standar dan fasilitas kerja yang ergonomis menyebabkan pekerja sering mengalami keluhan-keluhan pada bagian tubuhnya. Oleh karena itu maka perlu diadakan penelitian tentang bagaimana merancang stasiun kerja yang ergonomis agar memberikan kenyamanan bagi semua operator Stockfit PT. Pratama Abadi Industri. Penelitian dilakukan di Stockfit Line 2 PT. Pratama Abadi Industri dengan obyek penelitian mengenai ukuran kursi dan meja conveyor. Kursi dan meja conveyor merupakan fasilitas yang disediakan di stockfit. Kursi dan meja conveyor  yang digunakan operator stockfit line 2 dirasakan tidak nyaman, yang disebabkan oleh posisi duduk yang akhirnya menimbulkan kelelahan pada anggota tubuh. Proses penelitian dimulai dengan pengumpulan data melalui kuesioner Nordic Body Map untuk mengetahui apakah operator sudah merasa nyaman dengan kondisi stasiun kerja yang sudah ada. Perancangan fasilitas kerja usulan disesuaikan dengan data anthropometri pekerja agar nyaman saat digunakan dengan dimensi Tinggi Meja Conveyor dan kursi tinggi tempat duduk 35,46 cm, lebar alas duduk 43,45 cm, panjang alas duduk 35,14 cm, lebar sandaran punggung 52,56 cm, tinggi sandaran punggung 53,49 cm, tinggi lekukan sandaran punggung 21,58 cm, kedalaman sandaran punggung 56,2 cm, tinggi sandaran tangan 14,63 cm, panjang sandaran tangan 33,34 cm, tinggi meja 50,09 cm, panjang meja conveyor 136,66 cm, lebar meja conveyor 58,96 cm, dan sudut sandaran punggung 35º.
Studi kelayakan pemanfaatan fly ash dan bottom ash menjadi paving blok di PLTU Banten 3 Lontar Zakaria Tatan; Anita Dyah Juniarti
Journal Industrial Servicess Vol 5, No 2 (2020): Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v5i2.7989

Abstract

Banten 3 Lontar Power Plant is a steam generating electric power plant that use coal as the main fuel. Banten 3 Lontar power plant is located in Tangerang with the production capacity are 315 MW which is distributed to consumers in the Jakarta and Tangerang areas. Accordingly, the electricity production process, PLTU Banten 3 Lontar also produces B3 waste of fly ash and bottom ash. Referring to Government Regulation No. 101 of 2014 concerning Management of Hazardous and Toxic Waste, Banten 3 Lontar PLTU routinely transferred bottom ash and fly ash to other companies that have permission to process bottom ash from Ministry of Environment and Forestry. The bottom ash expenditure process requires a fairly high cost. After conducting chemical testing, paving blocks derived from FABA material with a mixture of aggregate and cement, the chemical content is still eligible to be used as a paving block product by TCLP test, No. AAS.LHP.V.2019.0698 dated May 6, 2019, where the parameters are below the quality standard. Based on the compressive strength test on a sample of paving blocks with a curing time of 28 days, producing a strength of 262.4 kg / cm2, it was declared appropriate in accordance with certificate No. 02968 / ALBAAM, 12 August 2019. As for the economic study, the use of fly ash and bottom ash into paving blocks is feasible to be implemented. because the Return on Investment (ROI) is 13.92% and the Payback Period is 7.2 months.