Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Usia Dini (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung) Fauziah, Trisma Nurul; Rosyidah, Ida; Muftie, Zaenal
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 9 (2025): Oktober 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17470793

Abstract

Based on a preliminary study conducted by researchers in group A RA Ar-Raudhah Jl. Neglasari I No. 10 with seven students, the background is the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood that has not developed. This problem arises because the media provided by the teacher is not varied enough in introducing letters of the alphabet to children. This study aims to determine: (1) The ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah before using the wordwall application (2) How to use the wordwall application to improve the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah in each cycle, and (3) How the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah after using the wordwall application throughout the cycle. The method used in this study is quantitative and qualitative research, also known as a mixed approach. A mixed approach involves collecting quantitative and qualitative data, combining the two forms of data, and using different designs, incorporating philosophical assumptions and theoretical frameworks. The research subjects were seven children from Group A of RA Ar-Raudhah. Data collection techniques used included observation, performance, and documentation. Based on the calculation of the results of pre-cycle observations, the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood gets an average of 50 with the criteria of not yet developed. The process of using the wordwall application can be seen from the teacher's activities in cycle I obtained an average of 84% with a very good category, and cycle II obtained an average of 93% with a very good category. While the child's activities in cycle I obtained an average value of 57% with a less category, and cycle II obtained an average value of 64% with a sufficient category. The results of the calculation of the performance sheet regarding the ability to recognize letters of the alphabet in children of group A RA Ar-Raudhah in cycle I the first and second actions got an average value of 69 with a sufficient category, for cycle II the first and second actions got an average value of 85 with a very good category.
Pembiasaan Refleksi Nilai-Nilai Islam Terhadap Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Nurwiyanti, Nurwiyanti; Ayuningtyas, Fadilla; Hidayat, Heri; Muftie, Zaenal
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i1.11042

Abstract

AbstrakAnak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun. Pada usia tersebut anak dikenal dengan masa keemasan atau Golden Age. Masa keemasan adalah masa perkembangan yang sangat penting bagi kehidupan anak karena pada masa ini segala potensi yang dimiliki anak akan berkembang dengan optimal. Terdapat aspek perkembangan anak usia dini yakni perkembangan nilai agama dan moral yang merupakan kemampuan anak dalam bersikap dan bertingkah laku. Bersikap baik dalam ajaran islam dapat dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai islam yang bermanfaat. Oleh karena itu dalam mengoptimalkan perkembangan nilai agama dan moral erat kaitannya dengan sikap anak. Penelitian ini didasarkan pada asumsi para ahli yang menyatakan mengenalkan nilai-nilai islam dapat menunjang perkembangan nilai agama dan moral. Mengenalkan nilai-nilai islam melalui metode pembiasaan dengan refleksi yakni proses mengingat kembali secara mendalam melalui stimulus yang rutin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain pre-test post-test with non equivalent control grup design. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test diperoleh 94,8. Selain daripada itu, dilakukan uji independent sample t-test dengan perolehan nilai sig (2-tailed) 0,000, dapat disimpulkan nilai sig (2-tailed) 0,000 0,05 dan diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah pemberian pembiasaan refleksi nilai-nilai islam.
Pembiasaan Refleksi Nilai-Nilai Islam Terhadap Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Nurwiyanti, Nurwiyanti; Ayuningtyas, Fadilla; Hidayat, Heri; Muftie, Zaenal
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i1.11042

Abstract

AbstrakAnak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun. Pada usia tersebut anak dikenal dengan masa keemasan atau Golden Age. Masa keemasan adalah masa perkembangan yang sangat penting bagi kehidupan anak karena pada masa ini segala potensi yang dimiliki anak akan berkembang dengan optimal. Terdapat aspek perkembangan anak usia dini yakni perkembangan nilai agama dan moral yang merupakan kemampuan anak dalam bersikap dan bertingkah laku. Bersikap baik dalam ajaran islam dapat dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai islam yang bermanfaat. Oleh karena itu dalam mengoptimalkan perkembangan nilai agama dan moral erat kaitannya dengan sikap anak. Penelitian ini didasarkan pada asumsi para ahli yang menyatakan mengenalkan nilai-nilai islam dapat menunjang perkembangan nilai agama dan moral. Mengenalkan nilai-nilai islam melalui metode pembiasaan dengan refleksi yakni proses mengingat kembali secara mendalam melalui stimulus yang rutin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain pre-test post-test with non equivalent control grup design. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test diperoleh 94,8. Selain daripada itu, dilakukan uji independent sample t-test dengan perolehan nilai sig (2-tailed) 0,000, dapat disimpulkan nilai sig (2-tailed) 0,000 0,05 dan diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah pemberian pembiasaan refleksi nilai-nilai islam.