Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penggunaan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Usia Dini (Penelitian Tindakan Kelas di Kelompok A RA Ar-Raudhah Ujungberung Kota Bandung) Fauziah, Trisma Nurul; Rosyidah, Ida; Muftie, Zaenal
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 9 (2025): Oktober 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17470793

Abstract

Based on a preliminary study conducted by researchers in group A RA Ar-Raudhah Jl. Neglasari I No. 10 with seven students, the background is the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood that has not developed. This problem arises because the media provided by the teacher is not varied enough in introducing letters of the alphabet to children. This study aims to determine: (1) The ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah before using the wordwall application (2) How to use the wordwall application to improve the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah in each cycle, and (3) How the ability to recognize letters of the alphabet in Group A RA Ar-Raudhah after using the wordwall application throughout the cycle. The method used in this study is quantitative and qualitative research, also known as a mixed approach. A mixed approach involves collecting quantitative and qualitative data, combining the two forms of data, and using different designs, incorporating philosophical assumptions and theoretical frameworks. The research subjects were seven children from Group A of RA Ar-Raudhah. Data collection techniques used included observation, performance, and documentation. Based on the calculation of the results of pre-cycle observations, the ability to recognize letters of the alphabet in early childhood gets an average of 50 with the criteria of not yet developed. The process of using the wordwall application can be seen from the teacher's activities in cycle I obtained an average of 84% with a very good category, and cycle II obtained an average of 93% with a very good category. While the child's activities in cycle I obtained an average value of 57% with a less category, and cycle II obtained an average value of 64% with a sufficient category. The results of the calculation of the performance sheet regarding the ability to recognize letters of the alphabet in children of group A RA Ar-Raudhah in cycle I the first and second actions got an average value of 69 with a sufficient category, for cycle II the first and second actions got an average value of 85 with a very good category.
Pembiasaan Refleksi Nilai-Nilai Islam Terhadap Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Nurwiyanti, Nurwiyanti; Ayuningtyas, Fadilla; Hidayat, Heri; Muftie, Zaenal
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i1.11042

Abstract

AbstrakAnak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun. Pada usia tersebut anak dikenal dengan masa keemasan atau Golden Age. Masa keemasan adalah masa perkembangan yang sangat penting bagi kehidupan anak karena pada masa ini segala potensi yang dimiliki anak akan berkembang dengan optimal. Terdapat aspek perkembangan anak usia dini yakni perkembangan nilai agama dan moral yang merupakan kemampuan anak dalam bersikap dan bertingkah laku. Bersikap baik dalam ajaran islam dapat dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai islam yang bermanfaat. Oleh karena itu dalam mengoptimalkan perkembangan nilai agama dan moral erat kaitannya dengan sikap anak. Penelitian ini didasarkan pada asumsi para ahli yang menyatakan mengenalkan nilai-nilai islam dapat menunjang perkembangan nilai agama dan moral. Mengenalkan nilai-nilai islam melalui metode pembiasaan dengan refleksi yakni proses mengingat kembali secara mendalam melalui stimulus yang rutin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain pre-test post-test with non equivalent control grup design. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test diperoleh 94,8. Selain daripada itu, dilakukan uji independent sample t-test dengan perolehan nilai sig (2-tailed) 0,000, dapat disimpulkan nilai sig (2-tailed) 0,000 0,05 dan diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah pemberian pembiasaan refleksi nilai-nilai islam.
Pembiasaan Refleksi Nilai-Nilai Islam Terhadap Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Nurwiyanti, Nurwiyanti; Ayuningtyas, Fadilla; Hidayat, Heri; Muftie, Zaenal
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v4i1.11042

Abstract

AbstrakAnak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun. Pada usia tersebut anak dikenal dengan masa keemasan atau Golden Age. Masa keemasan adalah masa perkembangan yang sangat penting bagi kehidupan anak karena pada masa ini segala potensi yang dimiliki anak akan berkembang dengan optimal. Terdapat aspek perkembangan anak usia dini yakni perkembangan nilai agama dan moral yang merupakan kemampuan anak dalam bersikap dan bertingkah laku. Bersikap baik dalam ajaran islam dapat dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai islam yang bermanfaat. Oleh karena itu dalam mengoptimalkan perkembangan nilai agama dan moral erat kaitannya dengan sikap anak. Penelitian ini didasarkan pada asumsi para ahli yang menyatakan mengenalkan nilai-nilai islam dapat menunjang perkembangan nilai agama dan moral. Mengenalkan nilai-nilai islam melalui metode pembiasaan dengan refleksi yakni proses mengingat kembali secara mendalam melalui stimulus yang rutin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain pre-test post-test with non equivalent control grup design. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post-test diperoleh 94,8. Selain daripada itu, dilakukan uji independent sample t-test dengan perolehan nilai sig (2-tailed) 0,000, dapat disimpulkan nilai sig (2-tailed) 0,000 0,05 dan diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah pemberian pembiasaan refleksi nilai-nilai islam.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WAYANG KERTAS TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK A RA BAITUSSALAM BANDUNG Tasya Salsabila Gumanti; Ida Rosyidah; Zaenal Muftie
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): APRIL
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the idea that children's listening ability is the initial and basic thing in children's language skills before they can speak, read and write. It is motivated by the underdevelopment of children's listening skills, evidenced when the learning process takes place the child is still less focused, so that it has an impact on the child's lack of understanding of the material presented. This study aims to determine children's listening skills through paper puppet media (Experimental Group), listening skills through picture book media (Control Group), the effect of using paper puppet media on children's listening skills. The method used in this research is quantitative using a quasi-experimental approach. Data collection techniques in the form of observation. Data analysis using normality test, homogeneity test, hypothesis test (t test). The results showed that there was an effect of using paper puppet media on children's listening skills. This can be seen from the average value of the experimental group which was originally 55.8 to 81.3 with very good interpretation. While in the control group the average value of the pretest was 50.7 and the posttest was 65.3 with the interpretation of the sufficient category. The results of the analysis calculation of the hypothesis test tcount = 2.403> ttable = 2.228 at a significant level of 5%. So it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. So there is an effect of using paper puppet media on children's listening skills.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENGENAL POLA ABCD-ABCD DENGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI Salma Zahra Fauziyah; Teti Ratnasih; Zaenal Muftie
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.23497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dan kecerdasan logika matematika, terlihat bahwa anak masih perlu dibimbing dalam mengenali, menyusun, mengingat pola, dan memikirkan pola selanjutnya, serta dalam memecahkan masalah, juga menyelesaikan tugas yang diberikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Aktivitas mengenal pola abcd-abcd, (2) Kecerdasan logika matematika anak usia dini; dan (3) Hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika di Kelompok B1 RA Persis 3 Cikutra Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional, dengan subjek penelitian sebanyak 13 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 3 perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari aktivitas mengenal pola abcd-abcd memperoleh nilai rata-rata 77 dengan interpretasi baik dan hasil kecerdasan logika matematika memperoleh nilai rata-rata 74,3 dengan interpretasi baik pula. Adapun hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika anak usia dini memperoleh angka korelasi sebesar 0,75 yang memiliki tingkat hubungan kuat. Selanjutnya hasil dari koefisien determinasi diperoleh sebesar 56% kontribusi yang diberikan kepada kecerdasan logika matematika dalam aktivitas mengenal pola abcd-abcd.