Articles
Pengaruh Metode Quantum Teaching Learning dan Penggunaan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Krisnayansyah Krisnayansyah;
Amirudin Amirudin;
Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i2.197
Pendidikan dalam Undang-undang sisdiknas berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peserta didik yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu pendidikan dan pengajaran yang di lakukan haruslah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi dalam pembelajaran guna memperoleh respon positif dan menarik dari peserta didik sehingga (terjadi keseimbangan antara ranah kognitif, efektif, dan psikomotorik) maka seorang pendidik haruslah dapat mensetting pelajaran semenarik mungkin, dengan metode dan media pembelajaran audio visual yang digunakan sekolah dirasakan masih sangat kurang menciptakan suasana kondusif dan menyenangkan bagi peserta didik, untuk dapat mempelajari serta menerima isi materi pembelajaran. Penulis merumuskan masalah bagaimana realitas penerapan metode quantum teaching learning di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas penerapan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas hasil belajar PAI siswa dalam penerapan metode Quantum Teaching Learning dan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, Adakah pengaruh metode quantum teaching learning dan media audio visual terhdap hasil belajar siswa pada pelajaran PAI di SMP Al-Mushlih Telukjambe Timur Karawang. Penelitian ini mengguanakan rancangan desain Kuantitatif dengan Quesioner angket. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini seluruhnya berjumlah 80 Siswa terdiri dari 9 kelas. Variabel Quantum Teaching Learning di ukur melalui Quesioner angket dari Variabel X1 dan media audio visual dari variabel X2 pada instrument Hasil Belajar di ukur melalui variabel Y dengan masing-masing berjumlah 15 item soal dari tiap variabel. Pengujian persyaratan analisis untuk uji normalitas data menggunakan uji statistik pendidikan dalam program exel. Kemudian di lakukan analisis uji Ringkasan anova tabel Variabel Y atas X1 dan X2 dengan perolehan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa hubungan pengaruh antara metode quantum teaching learning dan media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada tabel anova di peroleh Kesimpulan ternyata Fhitung ≥ Ftabel, atau 119,685 lebih besar dari pada nilai 2,92. Maka terdapat pengaruh yang signifikan antara metode quantum teaching learning dan media audio visual secara bersamaan terhadap hasil belajar PAI maka dapat di simpulkan bahwa metode regresi Y atas X1 dan X2 Berpolah Linier artinya terdapat hubungan interaksi Metode Quantum teaching learning dan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa.
Peranan Gaya Mengajar Guru dalam Meningkatkan Motivasi Siswa terhadap Hasil Belajar Daring Pendidikan Agama Islam di SDN Sindangmulya IV Cibarusah
Annisa Laras Sandi;
Amirudin Amirudin;
Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i2.217
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara guru dan murid. Peran guru dalam proses belajar adalah memberikan stimulus sehingga kondisi internal peserta didik juga terlibat di dalamnya. Dalam peran gaya mengajar guru dalam memotivasi siswa banyak Sampai sejauh mana seorang guru dapat mengubah lingkungan pembelajaran menjadi menarik dan menantang peserta didik maka sejauh itu pula proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik dengan adanya gaya kepemimpinan seorang guru dalam proses belajar mengajar akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat di pahami ketika proses belajar mengajar dapat memotivasi diperlukan karena seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar. Seperti halnya SDN Sindangmulya 04 Cibarusah yang menjadi objek dalam penelitan ini peneltiti melihat bahwa pada kegiatan pembelajaran terutama mata pelajaran PAI motivasi belajarnya tergolong rendah hal ini dapat dilihat dari ciri-ciri motivasi belajar yang dimiliki siswa kurang. Ciri - ciri kurangnya motivasi belajar diantaranya yaitu masih ada siswa yang ribut atau kurang memperhatikan guru pada saat mengajar di depan kelas, kurangnya persiapan siswa dalam belajar, siswa tidak menghiraukan tugas-tugas yang di berikan guru kepada siswanya. Sehingga dengan demikian dapat di peroleh permasalahan bagaimana proses pembelajaran gaya kepemimpinan guru di sekolah. Bagaimana realitas guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN Sindangmulya 04 Cibarusah. Apakah ada hubungan antara gaya kepemimpinan mengajar guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN 04 Cibarusah maka dengan demikian akan di dapat tujuan pembelajaran dengan guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari gaya kepemimpinan dalam mengajar, sehingga ada realitas penerapan gaya kepemimpinan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dari tujuan pembelajaran sehingga dapat di dapatkan hasil kesimpulan dengan penerapan yang di lakukan guru dalam proses meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa memiliki nilai gaya kepemimpinan mengajar guru dengan rata-rat a skor 3,8, dan motivasi belajar dengan rata-rata skor 3,9. Artinya variabel gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar memberikan pengaruh sebesar 62,4% terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam, sedangkan sisanya sebesar 37,6% merupakan kontribusi variabel lain selain gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar.
PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 KARAWANG BARAT
Ikhsan Sayuti;
Amirudin Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 3: Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jgk.v7i3.46649
Islamic education is currently provided in a classroom setting in SMP Negeri 3 West Karawang's eighth grade. In addition to data analysis utilizing the Miles and Huberman Models, the aim of this study is to ascertain how PAI instructors in class VIII at SMP Negeri 3 Karawang Barat use classroom management strategies. The study's findings demonstrate that a permissive strategy is utilized to regulate classrooms. Positive punishment is used to coach children in class VIII in behavior management, and individual and group issues frequently cause learning barriers. Additionally, the teacher's remedies involve fostering a peaceful environment in the classroom.
The Role of Parents in Forming Akhlakul Karimah (Noble Characters) in Early Childhood in Mekar Mukti Village, North Cikarang Sub-District
Ai Dea Vidiawati;
Amirudin Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/10510
This study examines the role of parents in instilling Islamic habits that are carried out in daily life through the habits of akhlakkul karimah (noble character) in early childhood. Nowadays, there are many early childhood children who do not have good manners, such as saying rude and filthy words to their peers and even older people. Therefore, the focus of this research is on the role of parents in instilling Islamic habits in early childhood in everyday life. This research study was qualitative with a descriptive approach, data collection with triangulation, which is a data collection technique in a combination of interviews, observation and documentation. The results of this study can be stated that the role of parents in instilling akhlakul karimah in early childhood in Mekar Mukti village by using several methods such as the exemplary method, habituation method, advice method and attention method. Therefore, with some of these methods, the cultivation of akhlakul karimah in children has been quite successful as can be seen from the results of the observations made by the researchers in the village.
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Hana Niswatus Salamah;
Amirudin Amirudin;
Achmad Junaedi Sitika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.042 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7021
Mutu pendidikan Islam adalah terpenuhinya harapan semua pihak yaitu pengelola pendidikan, pimpinan, guru,dosen, masyarakat maupun kepada peserta didik, karena diintegrasikannya pendidikan agama dan keagamaan, teknis peningkatan mutu melalui penetapan standar nasional pendidikan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN S/M), serta Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), penjaminan mutu pendidikan, sertifikasi guru dan dosen, sekolah/madrasah berbasis internasional, dan pengelolaan pendidikan yang berbasis pada mutu terpadu yang unggul ke dalam UUD Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 sebagai suatu strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan kementerian pendidikan nasional maupun di bawah naungan kementerian agama secara lebih merata. Maka penelitian ini menjadi sebuah gambaran bahwasannya Pendidikan agama tidak tertinggal atau ditinggalkan begitu saja oleh pemerintah. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING ENGINEERING MAKE A MATCH ON STUDENT ACHIEVEMENT IN LEARNING PAI STUDENTS OF SMPN 2 WEST TELUKJAMBE KARAWANG
Amirudin Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v11i01.2579
Humans must understand that their education so far is not just mere formality. But more than that, education will largely determine the life of the nation and state, which are fostered from the elementary level. This study aims to assess the effect of Cooperative Learning taking a matching technique on student achievement. In this study, two groups were born. Namely, the Experiment group was given the Effect of Cooperative Learning Techniques Make Match on the learning outcomes of Grade VIII PAI students in SMPN 2 Telukjambe Barat and control groups with conventional learning. At the end of the study, a final test was conducted to see the learning outcomes of the PAI of the two samples. The results showed that applying the teaching model of cooperative learning type make a match was able to increase student achievement in class VIII SMPN 2 Telukjambe west and can change the way of thinking of students in the study the Islamic religious education to more fun and not dull, and can change the perspective of students in behaving better by showing good morals, courtesy and honesty.
Implementation of Religious Character Education Levels of Madrasah Tsanawiyah Education Case Study at MTS Al-Fathimiyah Karawang
Cecep Abdullah;
Amirudin;
Acep Nurlaleli
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.788
This research aims: 1). To find out the implementation of character education at MTS Al-Fathimiyah. 2). To find out the character of religious culture at MTS Al-Fathimiyah. 3). To find out the obstacles to the implementation of religious character education at MTs Al-Fathimiyah. This research was conducted using a qualitative approach that focused on collecting data obtained from interviews, observation, documentation. Data analysis techniques using data reduction. Presentation of data, and drawing a conclusion. From the research that has been done, it can be concluded that the implementation of religious character education at MTs Al-Fathimiyah has become a culture or character of MTs Al-Fathimiyah which has been running and maintained for a long time so that it has become a hallmark of formal institutions, both junior high and fellow MTs. The culture of Islamic boarding school-based schools in the early days became something strange among students who did not attend school, but with the guidance of teachers who continued to be encouraged to become role models and the regulations that had been implemented had an impact on the success of the implementation of religious character education so that it could be imitated by other formal institutions.
Analysis of Extracurricular Activities and Islamic Boarding School Culture in Character Formation in Vocational High School Students Case Study at SMK Al-Fatimiyah Karawang
Dhemas Fajar Handika;
Amirudin;
Acep Nurlaleli
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.789
Extracurricular activities are activities that are taught outside of learning. Which is prepared based on the needs of the institution, the need for knowledge, development, guidance and habituation of students to have knowledge and experience not only when in class, in school only by applying guidelines and based on values and norms that are built both from central government education and built from within (formal, informal and non-formal educational institutions). The purpose of this study was to determine the implementation of character building through religious extracurricular activities and Islamic boarding school culture in formal secondary vocational institutions. SMK Al-Fathimiyah is a pesantren-based school in which there is a combination of the national curriculum with the local curriculum and the Islamic boarding school curriculum. This research is a field research using qualitative descriptive method. Data collection techniques were carried out through interviews and documentation. From research conducted by researchers, the results obtained are that the implementation of character building through extracurriculars and pesantren culture such as the Qur'an khotmil program, the cadre program driving the infaq movement of one thousand rupiahs every 1 week twice and the muhadhoroh program or habituation training activities such as tausyiah, leading tahlil procedures, as well as muamalah coaching.
PENGARUH KEGIATAN PEMBIASAAN KEAGAMAAN TERHADAP AKHLAK SISWA DI SMPN 7 KARAWANG BARAT
Cici Hastuti;
Amirudin Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/piwulang.v6i1.1634
This research consists of two variables, namely religious habituation activities and student morals. This study aims to describe religious habituation activities, student morals, and the influence of both in correlational relationships. The population in this study was all students of SMPN 7 Karawang Barat and the sample amounted to 68 people. The research method used is a type of correlational research with a quantitative approach. This method is used to find the relationship between religious habituation activities and student morals. Then data collection is used with observation, questionnaires, and documentation. The distributed questionnaires were compiled using the Likert scale. Data analysis techniques use descriptive and inferential analysis. The results of this study show that habituation activities are in the low category of 12%, medium category of 72%, and high category of 16%, so it can be concluded that the average implementation of religious habituation activities is in the medium category. This means that religious habituation activities are good enough but need to be improved. Then the results of research from student morals show that student morals are in the low category of 19%, medium category of 63%, and high category of 18%, so it can be concluded that the average morals of students are in the medium category. This means that the students' morals are good enough but need to be improved again. So from the results of a simple linear regression test that gets a significance value (sig.) of 0.000 < 0.05, it can be concluded that religious habituation activities can affect student morals. The results of simple linear regression also showed the percentage of the level of influence of religious habituation activities on student morals by 46%.
PEMANFAATAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Iis Ismatul Aliah;
Amirudin Amirudin;
Iqbal Amar Muzaki
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/piwulang.v6i1.1624
Learning media is one of the most important parts of the teaching and learning process (PBM) because through learning media it is easier for students to understand and absorb the subject matter. Currently, technology is developing very rapidly, so it can be used as an opportunity to develop innovative and creative learning media. Diera 4.0 is experiencing changes in learning styles during the teaching and learning process (PMB). Therefore, educators are required to create a fun learning atmosphere, namely by making interesting learning media. Because learning media is very important in the learning process, whether or not the material can also be influenced by the learning media used. The Kahoot application can be used as a medium for learning Arabic to support the achievement of learning objectives. This research is a research study on learning media using the Kahoot application based on an analysis of written material with primary sources, namely journals and scientific articles to analyze technology-based learning media, namely the Kahoot application. This study uses an embedded research strategy.Media pembelajaran merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses belajar mengajar (PBM), karena melalui media pembelajaran siswa lebih mudah memahami dan menyerap materi pelajaran. Saat ini teknologi berkembang sangat pesat, sehingga dapat dijadikan sebagai peluang untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Diera 4.0 mengalami perubahan gaya belajar pada saat proses belajar mengajar (PMB). Oleh karena itu pendidik dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan yaitu dengan membuat media pembelajaran yang menarik. Karena media pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran, baik tidaknya materi juga dapat dipengaruhi oleh media pembelajaran yang digunakan. Aplikasi kahoot dapat digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Arab untuk mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini merupakan kajian penelitian terhadap media pembelajaran menggunakan aplikasi kahoot berdasarkan analisis bahan tertulis dengan sumber primer yaitu jurnal dan artikel ilmiah untuk menganalisis media pembelajaran berbasis teknologi yaitu aplikasi kahoot. Dalam penelitian ini menggunakan strategi penelitian terpancang.