Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN KURIKULUM DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MUHAMMADIYAH 2 CIKAMPEK Arimbi Dini Nur Annisa; H Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.521-530

Abstract

Saat ini kebutuhan utama warga negara Indonesia adalah pendidikan, dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan wadah yang berfungsi sebagai penyalur pengetahuan dan pusat pengembangan pengetahuan siswa. Dalam hal ini, sekolah memiliki strategi pelaksanaan yang dianggap menggunakan kurikulum. Karena ada banyak revisi kurikulum di Indonesia, diperkirakan bahwa kebijakan kurikulum mempengaruhi seberapa baik siswa dididik di sana. Kurikulum dapat disesuaikan dan menyesuaikan menggunakan perkembangan zaman salah satunya merupakan kurikulum yang direncanakan pada sekolah SMK.Dalam penelitian yang mengangkat masalah “Pengembangan Kurikulum dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Muhammadiyah 2 Cikampek). Dapat diketahui bahwa lokasi penelitian di SMK Muhammadiyah 2 Cikampek. Jl. Kp Karangsalam, 41375 dan waktu penelitian pada bulan Maret 2020.Temuan penelitian menunjukkan bahwa SMK Muhammadiyah 2 Cikampek menggunakan dua kurikulum pendidikan agama Islam, yaitu kurikulum 2013 dan kurikulum administrasi institusi. Pengumuman anggaran dinas pendidikan diikuti oleh SMK Muhammadiyah 2 Cikampek, begitu juga dengan teknologi pembelajarannya. Namun pada kenyataannya persiapan yang direncanakan tidak sesuai dengan fenomena yang terjadi di dalam kelas. Sebagai sarana evaluasi siswa, pembangunan kurikulum pendidikan agama Islam di lembaga ini mendorong penanaman nilai-nilai kewarganegaraan dan budaya, serta pengembangan kebiasaan moral yang sangat baik. Ilmu tauhid dan akidah menggunakan Al-Qur'an untuk membaca dan menulis laporan adalah faktor lainnya. Kata Kunci:  Sekolah Muda, Pendidikan Agama Islam, Pengembangan Kurikulum 
PELAKSANAAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMPN 1 PAMANUKAN Taufik Tumewu Nopransyah; H Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.531-539

Abstract

Perbaikan kualitas suatu pendidikan ditentukan dari penyiapan SDM untuk berpartisipasi pada sistem pendidikan. Kinerja guru merupakan salah satu dari faktor yang dapat menentukan baik buruknya kualitas hasil belajar dan menempati posisi yang penting. Oleh karena itu, segala upaya perbaikan kualitas pendidikan harus memberi perhatian yang besar pada peningkatan jumlah dan kualitas guru. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini melihat sebagai multidimensi, utuh dan berubah. Dengan cara ini, penelitian dapat dilanjutkan sepanjang proses, memungkinkan modifikasi konsep berdasarkan situasi dan keadaan sekarang ini. Oleh karena itu, penelitian ini akan memberikan penjelasan tentang gejala yang diamati. Tidak harus dalam bentuk angka. Pemimpin menggerakkan anggotanya agar lebih kreatif, berani untuk menyampaikan pendapat, dan memecahkan masalah dengan memakai pendekatan lain yang menggunakan kebijaksanaan serta akal fisik. Seorang pemimpin yang kompeten bisa mendukung serta memelihara hubungan yang solid dengan anggota untuk secara konsisten memperbaiki kinerjanya Strategi kepala sekolah untuk peningkatan keterampilan guru di SMP Negeri 1 Pamanukan ialah meningkatkan tenaga pendidik dengan kerjasama, memberikan kesempatan kepada guru untuk memajukan profesinya, dan mendorong partisipasi seluruh tenaga pendidik dalam berbagai pekerjaan di sekolah. Kepala sekolah menggunakan sejumlah taktik untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, termasuk mendorong guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan proses pembelajaran, membantu mereka dalam persiapan sumber belajar, dan menerapkan pembinaan terstruktur dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Pemimpin, Kepala Sekolah, Kinerja Guru.
STRATEGI PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DI SEKOLAH DASAR NEGERI NAGASARI V KARAWANG Sri Rahayu Susmawati; H Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.581-588

Abstract

Pentingnya wajib belajar sekolah dasar dalam proses pendidikan nasional di indonesia. Tahap awal sistem yang dilaksanakan pengelola pendidikan tingkat dasar atau tinggi adalah penerimaan kandidat baru. Kepala sekolah harus membuat strategi dalam melaksanakan proses penerimaan kandidat baru pada perkembangan zaman saat ini. Cara manual dalam manajemen kurang efktif dalam mengatasi masalah, tanpa didukung teknologi informasi digital. Tujuan dari penelitian ini mengetahui bagaimana proses penerimaan kandidat baru yang dilaksanakan di SDN Nagasari V. Apakah dalam sebuah proses penerimaan peserta didik baru terdapat gangguan yang dialami juga mengetahui solusi yang di berikan. Penelitian kualitatif pengambilan data pada penelitian dilaksanakan dengan interview kepada kepala sekolah juga operator sekolah SDN Nagasari V . Berdasarkan hasil dari penelitian strategi yang di laksanakan di SDN Nagasari V berjalan secara efektif walaupun masih banyak factor penghambat dalam proses pelaksanaanya. Strategi yang d lakukan secara offline dan online juga promosi sekolah. Factor pendukung dalam proses penerimaan didik baru yaitu pendidik dan tenaga pendidik, akreditasi sekolah dan lingkungan. Faktor penghambat yang mempengaruhi yaitu pehaman wali murid, kelengkapan pernsyaratan dan biaya. Solusi yang di tindak lanjuti kepala sekolah dalam menanggulangi kendala yaitu dengan mengadakan rapat bersama orang tua murid untuk sosialisasikan tentang alur pendaftaran.Kata Kunci : Strategi , Pengembangan , Penerimaan Peserta
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA DAN MASYARAKAT Hani Alfiyanti Lestari; H Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.513-520

Abstract

Pentingnya mengenyam pendidikan dalam konteks keluarga dalam membina tumbuh kembang anak menjadi manusia yang layak serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Anak-anak mungkin tidak dapat mencapai potensi penuh mereka jika mereka tumbuh dalam keluarga yang disfungsional ataupun di mana ada ketidakharmonisan di rumah. Tujuan penelitian ini yakni guna mengetahui Tujuan Pendidikan Agama : (1) berkembangnya kepribadian yang utuh, baik jasmani maupun rohani, yang terlihat dalam pikiran dan tindakan terhadap orang lain, alam, dan Tuhan, (2) memiliki potensi untuk menghasilkan manusia yang tidak hanya berharga untuk dirinya sendiri, tetapi juga bermanfaat untuk masyarakat serta lingkungan, dan mampu memanfaatkan manfaat sebesar-besarnya terhadap alam semesta guna kemaslahatan hidup di dunia serta akhirat, (3) selakusumber penggerak serta pembangkit bagi perilaku serta tindakan yang baik serta juga yakni pengontrol dalam menunjukkan perilaku serta tindakan manusia. Oleh sebabitu, pengembangan akhlak perlu dibina oleh pengetahuan Islam secara umum dan aqidah. Akibatnya, diperlukan fungsi pendidikan agama Islam dalam konteks keluarga sertamasyarakat luas.Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, Keluarga, Masyarakat
Upaya Pembiasaan Membaca Al-Qur’an pada Karakter Siswa SMAIT Harum Karawang Wiwin Siti Alawiyah; H. Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
ISLAMIKA Vol 4 No 4 (2022): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v4i4.2131

Abstract

Islam needs to understand and have faith in all the commands of Allah SWT, and what is prohibited we should stay away from together in order to keep the faith of a Muslim to believe in every teaching, the guidelines given to the prophet Muhammad saw are to make Muslims understand how we study and believe it until there is no word of doubt for us to stick to and be guided by the holy book Al-Qur'an. As a believer we need to make sure to ourselves that if we always read every letter in the Qur'an then Allah will repay our kindness and will multiply our kindness, namely for those who always read it and memorize it at all times. Taking the method in this study is not forgotten from the title itself by doing a descriptive method by carrying out a descriptive qualitative approach the researcher can explain how the process of activities that occur in SMAI Harapan Ummah Karawang. The data collection techniques in this study were observation, interviews, and documentation of the activities of reading the Qur'an. Based on the results of the data obtained by researchers during the field and the results of interviews on the habit of reading the Qur'an, this program has given positive results on the level of students' ability in reading the Qur'an, Juzz 30 Memorization Activities, students understand more about the law of tajwid and makhraj in reading the Qur'an so that students can read properly and correctly.
PELAKSANAAN MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SDN MEKAR MUKTI 01 CIKARANG UTARA BEKASI Nurul Affika Aulia; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v6i2.29406

Abstract

The implementation of educator management in order to improve the professionalism of teachers at SDN Mekar Mukti 01 is very important to do. The purpose of this study is to find out how educator management improves teacher professionalism, and find out what factors support and hinder the improvement of teacher professionalism through the management of educators and education personnel. It belongs to the qualitative type of descriptive research by photographing educational management patterns at the research locus. Data collection was carried out by triangulation, namely observations, interviews, field notes, and documentation of each aspect that was used as research material. The results showed that SDN Mekar Mukti 01 has gone through a less effective management cycle with the management of education in the school concerned.
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SDN KARANG RAHAYU 01 CIKARANG UTARA BEKASI Nadya Reza Pratiwi; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v6i2.29416

Abstract

The purpose of this study is to understand and describe the implementation of SBM in improving student learning outcomes at SDN Karang Rahayu 01. The approach used is an approach that makes descriptive data in the form of written or spoken words from participants. The data collection technique used was interviews from all parties in the school from the principal, teachers, students, staff and others. The impact of this research can be explained until the implementation of SBM goes well, then it is known that the implementation or implementation of SBM at SDN Karang Rahayu 01 includes student management, teacher quality management, curriculum management, finance and infrastructure management. To find out student learning outcomes, SDN Karang Rahayu 01 conducted a class evaluation using test and non-test techniques. From the work of SBM in improving student learning outcomes at SDN Karang Rahayu 01, it turns out that the inhibiting and driving factors are. The inhibiting factor encountered by SDN Karang Rahayu 01 was the date of funding and for the driving factor is the involvement and cooperation between parents and teachers in educating students at SDN Karang Rahayu 01. Then the effort to follow up on SBM in improving student learning outcomes at SDN Karang Rahayu 01 is to disseminate information to parents when problems occur
Pendidikan Karakter dalam Kaulinan Budak Baheula: Studi Nilai Pendidikan Karakter melalui Permainan Anak Tradisional Sorodot Gaplok dari Jawa Barat Amirudin Amirudin; Zaenal Mukarom
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 1 No 1 (2018): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.991 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v1i1.1345

Abstract

Sorodot Gaplok merupakan salah satu jenis permainan anak tradsional (kulianan budak baheula) khas Jawa Barat. Secara eksistensial,  Sorodot Gaplok dapat dikategorikan sebagai permainan popular khususnya bagi warga masyarakat Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Hal ini dikarenakan permainan tradisional ini bukan hanya dilakukan oleh anak-anak, tapi juga oleh orang dewasa. Dilihat dari bentuk dan karakter permainannya, Sorodot Gaplok dipandang bukan saja sebagai permainan mengisi waktu luang, melainkan sarat akan nilai-nilai moral dan pendidikan karakter di dalamnya. Atas dasar itu, studi ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai moral dan pendidikan karakter dalam permainan sorodot gaplok di kalangan warga masyarakat Desa Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Studi ini menggunakan metode studi kasus dengan landasarn teori dari Rogers & Sawyers tentang nilai-nilai dalam aktifitas bermain anak. Hasil studi menunjukkan bahwa: 1) Permainan sorodot gaplok bersifat rekreatif, kompetitif, dan edukatif; 2) Permainan sorodot gaplok termasuk ke dalam model pembelajaran outdoor education; 3) Permainan sorodot gaplop dapat menstimuli enam aspek yaitu motorik, kognitif, emosi, sosial, ekologi, dan moral; 4)Permianan sorodot gaplok memiliki empat dimensi pendidikan karakter yaitu problem solving, kekuatan verbal dan nonverbal, keterampilan sosial, serta ekspresi emosi. Dengan beberapa temuan tersebut, studi ini diharapkan dapat memperkaya dan melengkapi kajian tentang pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya local sebagai salah satu model penguatan pembentukan dan pendidikan karakter anak bangsa. Disamping itu, studi ini diharapkan dapat menjadi mainstreaming akan pentingnya pembangunan berwawasan pendidikan yang ramah anak terutama bagi para pemegang kebijakan.
Pengaruh Metode Quantum Teaching Learning dan Penggunaan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Krisnayansyah Krisnayansyah; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.197

Abstract

Pendidikan dalam Undang-undang sisdiknas berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peserta didik yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu pendidikan dan pengajaran yang di lakukan haruslah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi dalam pembelajaran  guna memperoleh respon positif dan menarik dari peserta didik sehingga (terjadi keseimbangan antara ranah kognitif, efektif, dan psikomotorik) maka seorang pendidik haruslah dapat mensetting pelajaran semenarik mungkin, dengan metode dan media pembelajaran audio visual yang digunakan sekolah dirasakan masih sangat kurang menciptakan suasana kondusif dan menyenangkan bagi peserta didik, untuk dapat mempelajari serta menerima isi materi pembelajaran. Penulis merumuskan masalah bagaimana realitas penerapan metode quantum teaching learning di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas penerapan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas hasil belajar PAI siswa dalam penerapan metode Quantum Teaching Learning dan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, Adakah pengaruh metode quantum teaching learning dan media audio visual terhdap hasil belajar siswa pada pelajaran PAI di SMP Al-Mushlih Telukjambe Timur Karawang. Penelitian ini mengguanakan rancangan desain Kuantitatif dengan Quesioner angket. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini seluruhnya berjumlah 80 Siswa terdiri dari 9 kelas. Variabel Quantum Teaching Learning di ukur melalui Quesioner angket dari Variabel X1 dan media audio visual dari variabel X2 pada instrument Hasil Belajar di ukur melalui variabel Y dengan masing-masing berjumlah 15 item soal dari tiap variabel. Pengujian persyaratan analisis untuk uji normalitas data menggunakan uji statistik pendidikan dalam program exel. Kemudian di lakukan analisis uji Ringkasan anova tabel Variabel Y atas X1 dan X2 dengan perolehan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa hubungan pengaruh antara metode quantum teaching learning dan media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada tabel anova di peroleh Kesimpulan ternyata Fhitung ≥ Ftabel, atau 119,685 lebih besar dari pada nilai 2,92. Maka terdapat pengaruh yang signifikan antara metode quantum teaching learning dan media audio visual secara bersamaan terhadap hasil belajar PAI maka dapat di simpulkan bahwa metode regresi Y atas X1 dan X2 Berpolah Linier artinya terdapat hubungan interaksi Metode Quantum teaching learning dan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa.
Peranan Gaya Mengajar Guru dalam Meningkatkan Motivasi Siswa terhadap Hasil Belajar Daring Pendidikan Agama Islam di SDN Sindangmulya IV Cibarusah Annisa Laras Sandi; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.217

Abstract

Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara guru dan murid. Peran guru dalam proses belajar adalah memberikan stimulus sehingga kondisi internal peserta didik juga terlibat di dalamnya. Dalam peran gaya mengajar guru dalam memotivasi siswa banyak Sampai sejauh mana seorang guru dapat mengubah lingkungan pembelajaran menjadi menarik dan menantang peserta didik maka sejauh itu pula proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik dengan adanya gaya kepemimpinan seorang guru dalam proses belajar mengajar akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat di pahami ketika proses belajar mengajar dapat memotivasi diperlukan karena seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar. Seperti halnya SDN Sindangmulya 04 Cibarusah yang menjadi objek dalam penelitan ini peneltiti melihat bahwa pada kegiatan pembelajaran terutama mata pelajaran PAI motivasi belajarnya tergolong rendah hal ini dapat dilihat dari ciri-ciri motivasi belajar yang dimiliki siswa kurang. Ciri - ciri kurangnya motivasi belajar diantaranya yaitu masih ada siswa yang ribut atau kurang memperhatikan guru pada saat mengajar di depan kelas, kurangnya persiapan siswa dalam belajar, siswa tidak menghiraukan tugas-tugas yang di berikan guru kepada siswanya. Sehingga dengan demikian dapat di peroleh permasalahan bagaimana proses pembelajaran gaya kepemimpinan guru di sekolah. Bagaimana realitas guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN Sindangmulya 04 Cibarusah. Apakah ada hubungan antara gaya kepemimpinan mengajar guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN 04 Cibarusah maka dengan demikian akan di dapat tujuan pembelajaran dengan guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari gaya kepemimpinan dalam mengajar, sehingga ada realitas penerapan gaya kepemimpinan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dari tujuan pembelajaran sehingga dapat di dapatkan hasil kesimpulan dengan penerapan yang di lakukan guru dalam proses meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa memiliki nilai gaya kepemimpinan mengajar guru dengan rata-rat a skor 3,8, dan motivasi belajar dengan rata-rata skor 3,9. Artinya variabel gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar memberikan pengaruh sebesar 62,4% terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam, sedangkan sisanya sebesar 37,6% merupakan kontribusi variabel lain selain gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar.