Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Melalui Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Hana Niswatus Salamah; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 3 No. 2 (2022): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v3i2.7043

Abstract

Mutu pendidikan Islam adalah terpenuhinya harapan semua pihak yaitu pengelola pendidikan, pimpinan, guru,dosen, masyarakat maupun kepada peserta didik, karena diintegrasikannya pendidikan agama dan keagamaan, teknis peningkatan mutu melalui penetapan standar nasional pendidikan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN S/M), serta Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), penjaminan mutu pendidikan, sertifikasi guru dan dosen, sekolah/madrasah berbasis internasional, dan pengelolaan pendidikan yang berbasis pada mutu terpadu yang unggul ke dalam UUD Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 sebagai suatu strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan kementerian pendidikan nasional maupun di bawah naungan kementerian agama secara lebih merata. Maka penelitian ini menjadi sebuah gambaran bahwasannya Pendidikan agama tidak tertinggal atau ditinggalkan begitu saja oleh pemerintah. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
Bimbingan Konseling Dalam Perspektif Pendidikan Islam Iqbal Amar Muzaki; Amirudin Amirudin; Siti Sukma Rianti
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/intiqad.v14i1.10313

Abstract

This article discusses guidance and counseling in an Islamic perspective. This research method is a literature study, which is done by searching, collecting, reading, taking notes on the sub-discussions in Islamic guidance and counseling. The data collection technique in this research is library research, namely data collection activities related to research obtained from books, scientific journals, literature and other publications that are used as references for research researched by the author. The purpose of this study is to find out counseling guidance in an Islamic perspective, not only the meaning of counseling guidance in Islam, but also to explain the purpose, function, therapy in Islam and the requirements of a counselor in Islam. Many already know about the purpose and function of counseling guidance in general, but do not fully understand it Islamically. Especially at times like this that limit meetings, activities that make anxiety or worry increase. So, we explain how to deal with anxiety easily and without the need to visit a specialist or a psychiatrist. If the anxiety level is too high, it is possible to visit a specialist or a counselor. An Islamic counselor must have criteria according to the Islamic perspective. With this journal, it is hoped that it will make it easier for readers to understand counseling guidance in the perception of Islam as well as reminding each other to worship so as to reduce anxiety or worries about life.
Efforts to Improve Students Discipline Through Habituation Activities at Minhajut Thalibin Boarding School Abdunnasir Abdunnasir; Amirudin Amirudin
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 6 No 1 (2022): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Al-Hayat Al-Istiqomah Foundation collab with Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v6i1.187

Abstract

The purpose of efforts to improve student discipline through habituation activities at the Minhajut Thalibin Islamic Boarding School is that habituation of discipline is a process or way to create a habit of disciplined behaviour. And the attitude of discipline will be reflected in the existence of obedience to respect and implement a system that requires people to submit to applicable decisions, orders and regulations. The problem that will be studied in this research is how to improve student discipline through habituation activities at the Minhajut Thalibin Islamic Boarding School. Where this research is field research or field research, the type of research is qualitative. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. While the technique used to analyze the data is qualitative data analysis techniques. Efforts to improve student discipline through habituation activities at the Minhajut Thalibin Islamic Boarding School, Patokbeusi District, Subang Regency. The results of the author's research indicate that the habituation of students' disciplined attitudes in educational activities at the Minhajut Thalibin Islamic Boarding School, Patokbeusi District, Subang Regency is carried out through activities from the curriculum section and the student body. For educational activities from the curriculum section, the learning process is carried out six days a week with the provision of a weekly holiday on Friday. The educational activities of the Students division include congregational prayers at the mosque, morning and evening dhikr, sunnah fasting on Mondays and Thursdays, reading of hadith after Maghrib prayers, and practice lectures in muhadhoroh activities. Among the objectives of holding educational activities at the Minhajut Thalibin Islamic Boarding School, Patokbeusi District, Subang Regency, is an effort to habituate the disciplined attitude of the students in the hope that they are accustomed to discipline in carrying out their activities.
Analisis Perspektif Masyarakat Terhadap Cerai Gugat Di Kabupaten Bekasi Fairuz Khairunniesa; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 8 No 2 (2022): Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, Juni 2022
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v8i2.635

Abstract

Divorce is the end of a marriage with the severance of the relationship between husband and wife due to the failure to carry out their respective roles in fostering a household. In the view of the community that divorce is a way out of household problems that must be avoided because it is a disgrace to the family. The purpose of writing this article is to analyze the community's perspective on the phenomenon of divorce and lawsuits that often occur in the community. The writing of this article uses a qualitative approach, case study method with data collection through interviews with informants, literature review, and documentation. The results of the study show that the perspective of the people who are respondents in this study is related to the case of litigation that occurs in the community, something that is not good and the result of the divorce is that there will be divisions in the family. In the view of society, a woman must carry out her obligations as a wife and according to her nature to create a harmonious family, as well as a husband who must carry out his obligations as the head of the household, because marriage must be maintained in order to maintain harmony and maintain its sacredness.
Fenomena Cerai Gugat di Masyarakat Pada Masa Pandemi Amelia Nabillah; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol 8 No 1 (2022): Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, Januari 2022
Publisher : Fakultas Syariah Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v8i1.642

Abstract

Perceraian dimasa sekarang ini tampaknya telah menjadi suatu fenomena yang umum dimasyarakat, karena situasi dan kondisi masyarakat saat ini juga telah berubah, berbeda jauh dengan kondisi masyarakat sebelumnya. Dalam peraturan pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dalam hal teknis yang menyangkut kompetensi wilayah pengadilan seperti dalam cerai talak megalami perubahan Pada masa pandemi ini kasus cerai gugat sangat meningkat secara signifikan untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab meningkatnya cerai gugat di masyarakat pada masa pandemi metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor penyebab meningkatnya cerai gugat di masyarakan pada masa pandem di sebabkan oleh banyak faktor tidak hanya faktor perselisihan saja namun yang mendominasinya adalah faktor ekonomi karna pada masa pandemi ini suami tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga karna minimnya pekerjaan.
Pengaruh Metode Quantum Teaching Learning dan Penggunaan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Krisnayansyah Krisnayansyah; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.197

Abstract

Pendidikan dalam Undang-undang sisdiknas berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peserta didik yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu pendidikan dan pengajaran yang di lakukan haruslah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi dalam pembelajaran  guna memperoleh respon positif dan menarik dari peserta didik sehingga (terjadi keseimbangan antara ranah kognitif, efektif, dan psikomotorik) maka seorang pendidik haruslah dapat mensetting pelajaran semenarik mungkin, dengan metode dan media pembelajaran audio visual yang digunakan sekolah dirasakan masih sangat kurang menciptakan suasana kondusif dan menyenangkan bagi peserta didik, untuk dapat mempelajari serta menerima isi materi pembelajaran. Penulis merumuskan masalah bagaimana realitas penerapan metode quantum teaching learning di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas penerapan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, bagaimana realitas hasil belajar PAI siswa dalam penerapan metode Quantum Teaching Learning dan media audio visual di SMP Al-Mushlih Karawang, Adakah pengaruh metode quantum teaching learning dan media audio visual terhdap hasil belajar siswa pada pelajaran PAI di SMP Al-Mushlih Telukjambe Timur Karawang. Penelitian ini mengguanakan rancangan desain Kuantitatif dengan Quesioner angket. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini seluruhnya berjumlah 80 Siswa terdiri dari 9 kelas. Variabel Quantum Teaching Learning di ukur melalui Quesioner angket dari Variabel X1 dan media audio visual dari variabel X2 pada instrument Hasil Belajar di ukur melalui variabel Y dengan masing-masing berjumlah 15 item soal dari tiap variabel. Pengujian persyaratan analisis untuk uji normalitas data menggunakan uji statistik pendidikan dalam program exel. Kemudian di lakukan analisis uji Ringkasan anova tabel Variabel Y atas X1 dan X2 dengan perolehan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa hubungan pengaruh antara metode quantum teaching learning dan media audio visual terhadap hasil belajar siswa pada tabel anova di peroleh Kesimpulan ternyata Fhitung ≥ Ftabel, atau 119,685 lebih besar dari pada nilai 2,92. Maka terdapat pengaruh yang signifikan antara metode quantum teaching learning dan media audio visual secara bersamaan terhadap hasil belajar PAI maka dapat di simpulkan bahwa metode regresi Y atas X1 dan X2 Berpolah Linier artinya terdapat hubungan interaksi Metode Quantum teaching learning dan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa.
Peranan Gaya Mengajar Guru dalam Meningkatkan Motivasi Siswa terhadap Hasil Belajar Daring Pendidikan Agama Islam di SDN Sindangmulya IV Cibarusah Annisa Laras Sandi; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.217

Abstract

Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi antara guru dan murid. Peran guru dalam proses belajar adalah memberikan stimulus sehingga kondisi internal peserta didik juga terlibat di dalamnya. Dalam peran gaya mengajar guru dalam memotivasi siswa banyak Sampai sejauh mana seorang guru dapat mengubah lingkungan pembelajaran menjadi menarik dan menantang peserta didik maka sejauh itu pula proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik dengan adanya gaya kepemimpinan seorang guru dalam proses belajar mengajar akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat di pahami ketika proses belajar mengajar dapat memotivasi diperlukan karena seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar. Seperti halnya SDN Sindangmulya 04 Cibarusah yang menjadi objek dalam penelitan ini peneltiti melihat bahwa pada kegiatan pembelajaran terutama mata pelajaran PAI motivasi belajarnya tergolong rendah hal ini dapat dilihat dari ciri-ciri motivasi belajar yang dimiliki siswa kurang. Ciri - ciri kurangnya motivasi belajar diantaranya yaitu masih ada siswa yang ribut atau kurang memperhatikan guru pada saat mengajar di depan kelas, kurangnya persiapan siswa dalam belajar, siswa tidak menghiraukan tugas-tugas yang di berikan guru kepada siswanya. Sehingga dengan demikian dapat di peroleh permasalahan bagaimana proses pembelajaran gaya kepemimpinan guru di sekolah. Bagaimana realitas guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN Sindangmulya 04 Cibarusah. Apakah ada hubungan antara gaya kepemimpinan mengajar guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di SDN 04 Cibarusah maka dengan demikian akan di dapat tujuan pembelajaran dengan guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari gaya kepemimpinan dalam mengajar, sehingga ada realitas penerapan gaya kepemimpinan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dari tujuan pembelajaran sehingga dapat di dapatkan hasil kesimpulan dengan penerapan yang di lakukan guru dalam proses meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa memiliki nilai gaya kepemimpinan mengajar guru dengan rata-rat a skor 3,8, dan motivasi belajar dengan rata-rata skor 3,9. Artinya variabel gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar memberikan pengaruh sebesar 62,4% terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam, sedangkan sisanya sebesar 37,6% merupakan kontribusi variabel lain selain gaya kepemimpinan mengajar guru dan motivasi belajar.
Implementation of Islamic Religious Education in Building Religious Values for Elementary School Students IT Al Istiqomah Puri Kosambi Karawang Irwanto Firmansyah; Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
International Journal of Science and Society Vol 3 No 3 (2021): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.855 KB) | DOI: 10.54783/ijsoc.v3i3.352

Abstract

To form human beings who are religious and have religious values ​​in themselves, directed education is needed. An educational institution should introduce and instill monotheism or faith to students as the initial foundation before students get to know many other disciplines. Therefore, the purpose of this study was to determine the process of implementing Islamic religious education in building religious values ​​for students at SD IT Al Istiqamah Puri Kosambi Karawang. This research is field research using a qualitative descriptive approach. The results of this study indicate that the implementation of Islamic religious education in building religious values ​​in the SD IT Al Istiqamah Puri Kosambi environment is carried out well and effectively by applying it in daily activities such as getting used to saying greetings, shaking hands, polite in speaking, polite in attitude, and mutual respect both with teachers and fellow friends. In addition, intra-curricular learning activities are also carried out centered on students and maximized on aspects of conceptual and illustration material and contextual examples.
Implementasi Media Aplikasi Learns Al-Quran With Marbel dalam Meningkatkan Pengembangan Kognitif Anak Epita Dewi Purnama Fajrin; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
FONDATIA Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.554 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v6i3.2029

Abstract

In this era of all-digitalization, there are so many advances in technology in various aspects of life, it cannot be denied that studying the Koran is very important especially for children at an early age so that they learn from childhood, of course exciting learning requires learning methods and media Learning the Qur'an by using the Learns Al-Quran with Marbel application will be able to improve cognitive development in children. Therefore, development is a way of working changes that occur in a gradual process through time to time, from a very easy reliability to becoming something difficult that is psychological. Development occurs because it starts from an early age until later in adulthood. Cognitive development is something that is very important to be learned and implemented by children because this cognitive development is a way for progress in children's thinking so that they can develop and working Optimally, with this application media, it will certainly help children in recognizing hijaiyah letters and learning the al-quran . The ongoing activities can certainly stimulate the cognitive aspects of children in learning the Koran which is fun. Cognitive in children is certainly the responsibility of all of us so that the generation of the Indonesian nation more advanced and intelligent, this study uses a qualitative descriptive method because in accordance with existing research, data collection and research was carried out on July 25, 2022, data analysis will be measured by the results of observations of children's cognitive development through the application media learns al-qur'an with marbel significant effect on the cognitive potential of children in learning the al-quran
Strengthening Character Education Culture-Based School In Junior High School Karawang Regency Iqbal Amar Muzaki; Amirudin Amirudin; Lina Aryani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.669 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.1146

Abstract

The Regulation on Strengthening Character Education has been issued long enough, namely in 2017 on Presidential Regulation No. 87 of 2017. But its implementation in the field is still far from perfect. This devotion is carried out with the aim of identifying problems related to the implementation of Character Education in schools. In addition, the purpose of the implementation of PKM is to provide solutions to partner problems related to the implementation of character education strengthening policies for pai junior high school principals and teachers in Karawang Regency. This devotion is done with a persuasive approach to the school and some PAI junior high school teachers located in Karawang Regency. Triangulation in our devotion is used here with the speakers of the Principal and some PAI Teachers in Karawang regency. From the results of community service activities obtained data that shows the majority of junior high schools in Karawang district carry out PPK activities effectively. Masalah-masalah dalam pendidikan kakaakter se rta kebutuhan siswa terhadap pendidikan arakt er menjadi dasar untuk m erumuskan formu la kebijakan pendidikan karakter. . It can be concluded that program dan pelaksanaan Pendidikan karaktermesti di sesuaikan dengan kemampuan sekolah dan ka rakteristik khas yang melekat pada seko lah tersebut. Program-program dan implementasi pen didikan karakter untuk sekolah done in intracuricular, kokuricular and extracurricular.