Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING ENGINEERING MAKE A MATCH ON STUDENT ACHIEVEMENT IN LEARNING PAI STUDENTS OF SMPN 2 WEST TELUKJAMBE KARAWANG Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2579

Abstract

Humans must understand that their education so far is not just mere formality. But more than that, education will largely determine the life of the nation and state, which are fostered from the elementary level. This study aims to assess the effect of Cooperative Learning taking a matching technique on student achievement. In this study, two groups were born. Namely, the Experiment group was given the Effect of Cooperative Learning Techniques Make Match on the learning outcomes of Grade VIII PAI students in SMPN 2 Telukjambe Barat and control groups with conventional learning. At the end of the study, a final test was conducted to see the learning outcomes of the PAI of the two samples. The results showed that applying the teaching model of cooperative learning type make a match was able to increase student achievement in class VIII SMPN 2 Telukjambe west and can change the way of thinking of students in the study the Islamic religious education to more fun and not dull, and can change the perspective of students in behaving better by showing good morals, courtesy and honesty.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 TEMPURAN Alifia Agustin, Dewi Mayasari; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16722

Abstract

Supervisi akademik merupakan bantuan dari pengembangan situasi belajar mengajar agar dapat memperoleh situasi yang lebih baik lagi. Supervisi akademik memiliki sifat yang lebih mengarah pada personalia sekolah. Tugasnya bertanggung jawab terhadap aspek-aspek tujuan sekolah dan tergantung kepada para personalia yang lain. Tujuannya yaitu untuk menolong mereka menyelesaikan tugasnya kepada sekolah yang bersangkutan. Metode yang digunakan yaitu kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya agar dapat menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pelaksanaan supervisi akademik dilakukan oleh kepala sekolah smpn 2 tempuran, maka kepala sekolah harus mampu melaksanakan berbagai pengawasan dan pengendalian guna meningkatkan proses belajar mengajar. Pengawasan dan pengendalian ini untuk mengkontrol agar kegiatan akademik di sekolah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah berperan sebagai supervisor tugasnya untuk pengawas, pengendali, pembina, pengarah, dan pemberi contoh kepada guru-guru lain.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIIK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTS AL-MUAWANAH CILAMAYA Mutmainnah, Ummi Marwatul; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16829

Abstract

Peserta didik dalam sebuah Pendidikan merupakan unsur yang paling penting karena peserta didik merupakan bagian masyarakat yang memiliki upaya untuk mengembangkan potensi diri, minat dan bakat dengan memasuki Pendidikan sesuai jenjangnya masing-masing. Penelitian ini dilakukan guna untuk melihat proses manajemen peserta didik agar berhasilnya tujuan Pendidikan di MTs Al-Muawanah Cilamaya. Jenis penelitin ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi manajemen peserta didik di MTs Al-Muawanah sudah cukup baik adapun manajemen peserta didik adalah :1) Penerimaan peserta didik baru, 2) orientasi peserta didik, 3) Pembinaan dan Pengembangan peserta didik, 4) Pencatatan dan pelaporan, 5) Kelulusan dan Alumni. Dapat disimpulkan bahwa secara umum MTs Al-Muawanah telah melaksanakan manajemen peserta didik sesuai dengan indikator manajemen peserta didik.  
Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan pada Anak dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 dan Pelaksanaannya Gusman Taufiq; Amirudin Amirudin; Ahmad Junaedi Sitika
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian. Objek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Mulyasari II . Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji statistik dengan menguji variabel bebas dan terikat tentang Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang, Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru dalam Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang adalah melalui kegiatan rutin seperti melaksanakan sholat dhuha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah. , dengan melaksanakan program tahfiz quran juz 30. , dan program muhadharah atau program peningkatan keterampilan siswa . Mulai dari kegiatan rutin yang didukung sarana dan prasarana, kerjasama sekolah dengan orang tua. Masalah dengan kegiatan rutin adalah keterbatasan waktu, kurangnya perhatian orang tua terhadap pengembangan karakter siswa, dan dampak dari lingkungan sekitar.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Shaping Pancasila Student Profiles in Junior High Schools Ajang Santa Setiawan; Amirudin; Yadi Fahmi Arifudin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2480

Abstract

This study seeks to examine the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping the Pancasila Student Profiles at SMPN Satu Atap 1 Rawamerta, Karawang Regency. A qualitative approach with an exploratory case study method was employed. Data were collected through interviews with PAI teachers, principals, and students, as well as classroom observations and documentation of learning activities. The data were analyzed using the interactive analysis model by Miles and Huberman, which involved data collection, reduction, and presentation, with validity checks through triangulation. The findings reveal that PAI teachers serve as educators, facilitators, and motivators in instilling Pancasila values, such as faith, noble character, and mutual cooperation, through discussions, extracurricular activities, and community-based projects. However, challenges such as diverse student backgrounds, low interest in character-building activities, and limited curriculum time were identified. To address these issues, technology and community involvement were utilized to support the learning process. The implications of this research highlight the need for a more adaptive approach to religious education, with a focus on enhancing the role of technology and community. Future research should expand the scope to include other schools and a broader range of student backgrounds to gain a more comprehensive understanding of the role of PAI teachers in shaping the Pancasila Student Profile.
The Role of Islamic Education in Preventing Radicalism among Youth Rajaminsah Rajaminsah; Amirudin Amirudin; Ajat Rukajat; Cece Hidayat; Sumarna Sueb; Saepudin Saepudin
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijedl.v2i3.188

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic education in preventing radicalism among youth. The rise of radicalism, especially among the younger generation, is a major challenge to social stability and security in Indonesia. Inclusive and moderate Islamic education has great potential in building a peaceful and tolerant understanding of religion, as well as preventing the spread of extremist ideologies. This study uses a qualitative approach with the library research method. Data was obtained through observation, and analysis of documents. The results of the study show that the Islamic education curriculum that emphasizes the values of moderation, tolerance, and respect for differences can be a fortress for youth in facing radical narratives. In addition, the role of teachers and a conducive educational environment are also important in shaping anti-radicalism attitudes. This study recommends strengthening character education programs based on moderate Islamic values as a preventive effort in preventing radicalism among youth.
Pembiasaan Sholat Dhuha dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Peserta Didik di MI Al Manar Karawang Ayu Riski Lestari; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembiasaan sholat dhuha dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didik di MI Al Manar Karawang. Disiplin merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, untuk membentuk karakter yang baik dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sholat dhuha dipilih sebagai kegiatan rutin karena diyakini dapat membantu mengembangkan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembiasaan sholat dhuha. Partisipan penelitian ini terdiri dari 10 guru dan 30 siswa MI Al Manar Karawang. Observasi dilakukan selama dua bulan untuk melihat pelaksanaan dan dampak kegiatan sholat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pandangan dan pengalaman partisipan mengenai program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha secara signifikan meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa yang rutin mengikuti sholat dhuha menunjukkan peningkatan dalam ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, dan keteraturan dalam kegiatan sehari-hari. Guru juga melaporkan adanya perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya semangat belajar dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah. Selain itu, pemberian sanksi bagi siswa yang tidak mengikuti sholat dhuha tanpa alasan yang jelas juga efektif dalam memperkuat komitmen mereka terhadap disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan sholat dhuha di MI Al Manar Karawang berhasil menumbuhkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Program ini tidak hanya membantu siswa menjadi lebih disiplin dalam hal ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter mereka secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan kegiatan religius seperti sholat dhuha dapat menjadi strategi efektif dalam upaya meningkatkan disiplin di sekolah.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa di Kecamatan Telukjambe Karawang Alpina Putri Damayanti; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1592

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat berpengaruh dalam membentuk karakter peserta didik. Pendidikan karakter siswa merupakan aspek penting dalam pelaksanaan pembelajaran di bidang apapun. Namun pendidikan karakter ini harus dibentuk salah satunya dengan pendidikan agama Islam. Penanaman nilai-nilai karakter sebagai bagian dari visi, misi dan tujuan lembaga serta berusaha mewujudkannya melalui kegiatan nyata merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan pendidikan karakter bagi peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: 1) menganalisa peran agama islam dalam pembentukan karakter siswa, 2) mengevaluasi tantangan yang dihadapi serta solusi yang ditawarkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang sangat relevan untuk menyelidiki dan menganalisis peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter dan etika siswa memungkinkan peneliti untuk melakukan tinjauan menyeluruh terhadap literatur yang relevan, seperti jurnal-jurnal, buku, artikel, dan sumber-sumber lain yang telah membahas bagaimana pendidikan agama Islam mempengaruhi pembentukan karakter dan etika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa melalui pendidikan agama islam dapat dilakukan dengan melalui; 1)pendidikan dengan keteladanan, 2)pendidikan dengan adat dan kebiasaan, 3)pendidikan dengan nasehat, 4)pendidikan dengan memberikan perhatian, 5)pendidikan dengan memberikan hukuman.
Psychosocial Predictors of Islamic Education Teachers’ Interest in Implementing Deep Learning: An Application of Social Cognitive Career Theory Abdul Hakim; Amirudin; Abdul Kosim; Mohd. Sobri Bin Ellias
Cendekia: Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 24 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/cendekia.v24i1.13008

Abstract

Implementing deep learning in Islamic education requires teachers who are willing to adopt innovative pedagogical approaches. This study examines the relationships among self-efficacy, outcome expectations, environmental support, and Islamic Education teachers’ interest in implementing deep learning, based on Social Cognitive Career Theory (SCCT). A quantitative cross-sectional study was conducted on 29 Islamic Religious Education (IRE) teachers from Madrasah Aliyah in Ponorogo Regency, Indonesia, using purposive sampling. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using descriptive statistics and univariable binary logistic regression. The results showed that self-efficacy (OR = 0,100; 95% CI: 0,018-0,556; p = 0,009), outcome expectations (OR = 0,030; 95% CI: 0,003–0,308; p = 0,003), and environmental support (OR = 0,148; 95% CI: 0,029–0,759; p = 0,022) were significantly related to teachers’ interest in implementing deep learning. Teachers with positive self-efficacy, positive outcome expectancy, and high environmental support were more likely to be interested in implementing deep learning. These findings highlight the importance of strengthening teachers’ psychosocial resources to support educational innovation in Madrasah Aliyah.
Beyond Religious Habituation: Internalizing Islamic Educational Philosophy Values in Elementary Moral Education Iqbal Amar Muzaki; Amirudin Amirudin; Hinggil Permana; Taufik Mustofa; Nurulwahidah Fauzi
J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JPAI Vol. 12 No. 2 Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpai.v12i2.40337

Abstract

This research identifies a significant gap between the taught values of Islamic Educational Philosophy and students' reflective internalization in daily behavior within Islamic elementary schools. Despite the consistent implementation of Islamic educational practices, the internalization process of core values, namely Tawhid (oneness of God), Adab (etiquette/morality), and Amanah (trustworthiness), has not yet fully reached the stage of deep reflection or behavioral consistency outside the school environment. Using a qualitative design with an interpretative phenomenological approach, this study explores the lived experiences of principals, Islamic Education (PAI) teachers, classroom teachers, students, and parents across several Islamic elementary schools in Karawang. Data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documentary studies. Analysis followed the Miles and Huberman model, utilizing triangulation of sources, techniques, and time, alongside participant validation. The findings reveal that while Islamic educational values are integrated into the curriculum and school culture, their internalization requires three strategic components: (1) A reflective learning approach that transcends mere habituation; (2) Authentic moral modeling from educators; and (3) Synergetic collaboration between schools, families, and the community as a supporting ecosystem. The contribution of this research is the development of an operational framework for internalizing Islamic educational philosophy that integrates theological dimensions, reflective pedagogy, and environmental support, moving beyond ritualistic habituation. These findings are relevant for the development of value-based character education policies at the primary level in Indonesia.