Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEGIATAN PEMBIASAAN KEAGAMAAN TERHADAP AKHLAK SISWA DI SMPN 7 KARAWANG BARAT Cici Hastuti; Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2023): edisi SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/piwulang.v6i1.1634

Abstract

This research consists of two variables, namely religious habituation activities and student morals. This study aims to describe religious habituation activities, student morals, and the influence of both in correlational relationships. The population in this study was all students of SMPN 7 Karawang Barat and the sample amounted to 68 people. The research method used is a type of correlational research with a quantitative approach. This method is used to find the relationship between religious habituation activities and student morals. Then data collection is used with observation, questionnaires, and documentation. The distributed questionnaires were compiled using the Likert scale. Data analysis techniques use descriptive and inferential analysis. The results of this study show that habituation activities are in the low category of 12%, medium category of 72%, and high category of 16%, so it can be concluded that the average implementation of religious habituation activities is in the medium category. This means that religious habituation activities are good enough but need to be improved. Then the results of research from student morals show that student morals are in the low category of 19%, medium category of 63%, and high category of 18%, so it can be concluded that the average morals of students are in the medium category. This means that the students' morals are good enough but need to be improved again. So from the results of a simple linear regression test that gets a significance value (sig.) of 0.000 < 0.05, it can be concluded that religious habituation activities can affect student morals. The results of simple linear regression also showed the percentage of the level of influence of religious habituation activities on student morals by 46%.
The Effect of Cooperative Learning Model of Structured Numbered Head (SNH) on The Learning Outcomes of Islamic Religious Education Amirudin Amirudin
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2022): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i2.2310

Abstract

This research is based on students' habits if given group assignments always rely on other friends. To overcome this, it is necessary to apply a cooperative learning model of the numbered head type structure (structured numbered head), the method used is a descriptive quantitative method using correlation studies with cause and effect study. The population is 355 students (all grade VII students). While sampel 20% or as many as 72 students. Data is collected using questionnaires. Statistical analysis measures use partial tests, normality tests, correlation tests, hypothesis tests and influence tests. The calculation of variable X and variable Y obtained a value of 59.11 and a value of 1.99. Then it can be concluded that >, meaning that the hypothesis that the author proposed is accepted. This means that there is a positive or significant influence between the Structured Numbered Heads (SNH) Type Cooperative Learning Model on the Learning Outcomes of Students of Islamic Religious Education Subjects Class VII SMP Negeri 5 Karawang Karawang Regency. While the calculation of the correlation coefficient of 0.99 can be categorized as a perfect correlation because it is between 0.81 - 1.00. There is a degree of correlation or influence of variable X on variable Y of 0.14. So obtaining the influence of variable X on variable Y by 86% means that there are 14% other factors that can affect the Learning Outcomes of Students of Islamic Religious Education Subjects Class VII SMP Negeri 5 Karawang Karawang Regency.
THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING ENGINEERING MAKE A MATCH ON STUDENT ACHIEVEMENT IN LEARNING PAI STUDENTS OF SMPN 2 WEST TELUKJAMBE KARAWANG Amirudin Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2579

Abstract

Humans must understand that their education so far is not just mere formality. But more than that, education will largely determine the life of the nation and state, which are fostered from the elementary level. This study aims to assess the effect of Cooperative Learning taking a matching technique on student achievement. In this study, two groups were born. Namely, the Experiment group was given the Effect of Cooperative Learning Techniques Make Match on the learning outcomes of Grade VIII PAI students in SMPN 2 Telukjambe Barat and control groups with conventional learning. At the end of the study, a final test was conducted to see the learning outcomes of the PAI of the two samples. The results showed that applying the teaching model of cooperative learning type make a match was able to increase student achievement in class VIII SMPN 2 Telukjambe west and can change the way of thinking of students in the study the Islamic religious education to more fun and not dull, and can change the perspective of students in behaving better by showing good morals, courtesy and honesty.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 2 TEMPURAN Alifia Agustin, Dewi Mayasari; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16722

Abstract

Supervisi akademik merupakan bantuan dari pengembangan situasi belajar mengajar agar dapat memperoleh situasi yang lebih baik lagi. Supervisi akademik memiliki sifat yang lebih mengarah pada personalia sekolah. Tugasnya bertanggung jawab terhadap aspek-aspek tujuan sekolah dan tergantung kepada para personalia yang lain. Tujuannya yaitu untuk menolong mereka menyelesaikan tugasnya kepada sekolah yang bersangkutan. Metode yang digunakan yaitu kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya agar dapat menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pelaksanaan supervisi akademik dilakukan oleh kepala sekolah smpn 2 tempuran, maka kepala sekolah harus mampu melaksanakan berbagai pengawasan dan pengendalian guna meningkatkan proses belajar mengajar. Pengawasan dan pengendalian ini untuk mengkontrol agar kegiatan akademik di sekolah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah berperan sebagai supervisor tugasnya untuk pengawas, pengendali, pembina, pengarah, dan pemberi contoh kepada guru-guru lain.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIIK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MTS AL-MUAWANAH CILAMAYA Mutmainnah, Ummi Marwatul; Amirudin, Amirudin; Muzaki, Iqbal Amar
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16829

Abstract

Peserta didik dalam sebuah Pendidikan merupakan unsur yang paling penting karena peserta didik merupakan bagian masyarakat yang memiliki upaya untuk mengembangkan potensi diri, minat dan bakat dengan memasuki Pendidikan sesuai jenjangnya masing-masing. Penelitian ini dilakukan guna untuk melihat proses manajemen peserta didik agar berhasilnya tujuan Pendidikan di MTs Al-Muawanah Cilamaya. Jenis penelitin ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa implementasi manajemen peserta didik di MTs Al-Muawanah sudah cukup baik adapun manajemen peserta didik adalah :1) Penerimaan peserta didik baru, 2) orientasi peserta didik, 3) Pembinaan dan Pengembangan peserta didik, 4) Pencatatan dan pelaporan, 5) Kelulusan dan Alumni. Dapat disimpulkan bahwa secara umum MTs Al-Muawanah telah melaksanakan manajemen peserta didik sesuai dengan indikator manajemen peserta didik.  
Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan pada Anak dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 dan Pelaksanaannya Gusman Taufiq; Amirudin Amirudin; Ahmad Junaedi Sitika
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian. Objek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Mulyasari II . Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji statistik dengan menguji variabel bebas dan terikat tentang Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang, Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru dalam Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Ketauhidan Pada Anak Dalam Surat Al-Fatihah Ayat-5 Dan Implementasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Mulyasari II Kec. Ciampel Kab. Karawang adalah melalui kegiatan rutin seperti melaksanakan sholat dhuha berjamaah, sholat dhuhur berjamaah. , dengan melaksanakan program tahfiz quran juz 30. , dan program muhadharah atau program peningkatan keterampilan siswa . Mulai dari kegiatan rutin yang didukung sarana dan prasarana, kerjasama sekolah dengan orang tua. Masalah dengan kegiatan rutin adalah keterbatasan waktu, kurangnya perhatian orang tua terhadap pengembangan karakter siswa, dan dampak dari lingkungan sekitar.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Shaping Pancasila Student Profiles in Junior High Schools Ajang Santa Setiawan; Amirudin; Yadi Fahmi Arifudin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2480

Abstract

This study seeks to examine the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in shaping the Pancasila Student Profiles at SMPN Satu Atap 1 Rawamerta, Karawang Regency. A qualitative approach with an exploratory case study method was employed. Data were collected through interviews with PAI teachers, principals, and students, as well as classroom observations and documentation of learning activities. The data were analyzed using the interactive analysis model by Miles and Huberman, which involved data collection, reduction, and presentation, with validity checks through triangulation. The findings reveal that PAI teachers serve as educators, facilitators, and motivators in instilling Pancasila values, such as faith, noble character, and mutual cooperation, through discussions, extracurricular activities, and community-based projects. However, challenges such as diverse student backgrounds, low interest in character-building activities, and limited curriculum time were identified. To address these issues, technology and community involvement were utilized to support the learning process. The implications of this research highlight the need for a more adaptive approach to religious education, with a focus on enhancing the role of technology and community. Future research should expand the scope to include other schools and a broader range of student backgrounds to gain a more comprehensive understanding of the role of PAI teachers in shaping the Pancasila Student Profile.
The Role of Islamic Education in Preventing Radicalism among Youth Rajaminsah Rajaminsah; Amirudin Amirudin; Ajat Rukajat; Cece Hidayat; Sumarna Sueb; Saepudin Saepudin
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ijedl.v2i3.188

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic education in preventing radicalism among youth. The rise of radicalism, especially among the younger generation, is a major challenge to social stability and security in Indonesia. Inclusive and moderate Islamic education has great potential in building a peaceful and tolerant understanding of religion, as well as preventing the spread of extremist ideologies. This study uses a qualitative approach with the library research method. Data was obtained through observation, and analysis of documents. The results of the study show that the Islamic education curriculum that emphasizes the values of moderation, tolerance, and respect for differences can be a fortress for youth in facing radical narratives. In addition, the role of teachers and a conducive educational environment are also important in shaping anti-radicalism attitudes. This study recommends strengthening character education programs based on moderate Islamic values as a preventive effort in preventing radicalism among youth.
Pembiasaan Sholat Dhuha dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Peserta Didik di MI Al Manar Karawang Ayu Riski Lestari; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembiasaan sholat dhuha dalam menumbuhkan kedisiplinan peserta didik di MI Al Manar Karawang. Disiplin merupakan salah satu aspek penting yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, untuk membentuk karakter yang baik dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sholat dhuha dipilih sebagai kegiatan rutin karena diyakini dapat membantu mengembangkan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program pembiasaan sholat dhuha. Partisipan penelitian ini terdiri dari 10 guru dan 30 siswa MI Al Manar Karawang. Observasi dilakukan selama dua bulan untuk melihat pelaksanaan dan dampak kegiatan sholat dhuha terhadap kedisiplinan siswa. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pandangan dan pengalaman partisipan mengenai program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha secara signifikan meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa yang rutin mengikuti sholat dhuha menunjukkan peningkatan dalam ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, dan keteraturan dalam kegiatan sehari-hari. Guru juga melaporkan adanya perubahan positif dalam sikap dan perilaku siswa, seperti meningkatnya semangat belajar dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah. Selain itu, pemberian sanksi bagi siswa yang tidak mengikuti sholat dhuha tanpa alasan yang jelas juga efektif dalam memperkuat komitmen mereka terhadap disiplin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembiasaan sholat dhuha di MI Al Manar Karawang berhasil menumbuhkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Program ini tidak hanya membantu siswa menjadi lebih disiplin dalam hal ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter mereka secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan kegiatan religius seperti sholat dhuha dapat menjadi strategi efektif dalam upaya meningkatkan disiplin di sekolah.