Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kitektro

RANCANG BANGUN PENGEMBANGAN PINTU OTOMATIS PENDETEKSI MASKER DAN SUHU TUBUH MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 4 Teuku Radhi Muhammad Fitrah; Yudha Nurdin; Roslidar Roslidar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v6i2.21428

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19 saat ini, pemerintah memberlakukan peraturan yaitu ketika akan masuk ke dalam ruangan (khususnya gedung publik) diharuskan mematuhi protokol kesehatan berupa menggunakan masker dan dilakukan pengukuran suhu tubuh. Namun banyak dari masyarakat yang tidak mematuhi peraturan tersebut sehingga apabila memasuki suatu ruangan yang berisi banyak orang dan tanpa  protokol kesehatan akan berpotensi terpapar virus COVID-19. Salah satu solusi untuk mengimplementasikan protokol kesehatan tersebut adalah dengan menggunakan pintu otomatis yang dapat terbuka dengan sendirinya apabila seseorang memakai masker dan suhu tubuhnya kurang dari 38 ̊ C. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah prototipe pintu yang mendeteksi penggunaan masker dan suhu tubuh dengan kamera dan sensor suhu tubuh. Penelitian ini menggunakan metode deep learning untuk mendeteksi masker dan pengukuran sensor suhu tubuh untuk mendeteksi suhu tubuh serta sebagai pemrosesan sensor, aktuator dan komponen lainnya digunakan raspberry pi 4. Hasil dari penelitian ini berupa prototipe pintu otomatis yang akan bekerja saat user berada pada posisi ≤ 6 cm, Adapun kondisi yang harus terpenuhi agar pintu terbuka adalah user memakai masker dan suhu tubuh 38 ̊ C maka pintu terbuka, user memakai masker dan suhu tubuh ≥ 38 ̊ C maka buzzer berbunyi dan pintu tidak terbuka, user tidak memakai masker dan suhu tubuh 38 ̊ C maka buzzer berbunyi dan pintu tidak terbuka, user tidak memakai masker dan suhu tubuh ≥ 38 ̊ C maka buzzer berbunyi dan pintu tidak akan terbuka. Adapun hasil akurasi deteksi masker tertinggi yaitu pada masker kn95 dengan akurasi 99.95 % dan pendeteksian suhu akurat pada jarak 2 cm yang menghasilkan galat 0.05%. Dengan demikian prototipe pintu otomatis telah diuji dan berjalan dengan baik mengikuti kondisi yang ditentukan.
SISTEM PENGONTROLAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA ALAT PENGERING BUAH PINANG MENGGUNAKAN PENGENDALI LOGIKA FUZZY T. M. Rizki Aldiza; Alfatirta Mufti; Roslidar Roslidar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v0i0.22225

Abstract

Pinang merupakan jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia terkhusus untuk kebutuhan budaya dan kesehatan. Pinang sendiri umumnya dimanfaatkan dalam keadaan kering sehingga para petani pinang akan melakukan pengeringan terhadap buah pinang agar lebih mudah dijual. Namun, metode pengeringan yang digunakan masih bersifat tradisional dengan memanfaatkan panas dari sinar matahari, sehingga akan menghabiskan waktu setidaknya 7 hari. Pada penelitian ini dilakukan peningkatan performa pada alat pengering buah pinang dengan memanfaatkan sistem logika fuzzy. Alat pengering buah pinang didesain menggunakan panas cahaya lampu pijar sebagai pemanas yang diatur pada temperatur 45oC dan mempertahankan kelembapan dibawah 50%. Waktu yang dibutuhkan agar suhu wadah mencapai 45oC adalah 486 detik dan untuk waktu agar kelembapan berada dibawah 50% yaitu 372 detik. Rise time yang didapatkan pada sistem yaitu 272 detik dengan persentase overshoot 0% dan tingkat steady state error ± 0,2oC. Waktu yang dibutuhkan selama proses pengeringan buah pinang untuk menurunkan kadar air buah pinang dari 27% menuju 6,5% yaitu 10 jam 23 menit. Sehingga, jika dibandingkan dengan pengeringan menggunakan metode tradisional yang membutuhkan waktu setidaknya 7 hari, pengeringan buah pinang dengan sistem logika fuzzy lebih efisien dari segi waktu serta kualitas buah pinang yang dihasilkan tetap terjaga dalam keadaan kering sempurna.