Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sistem Keamanan Jaringan Menggunakan Suricata Dan Ntopng Fahmi Bagaskara Perdana; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah keamanan jaringan semakin menjadi perhatian dikarenakan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat. Hal ini membuat seseorang secara ilegal untuk masuk ke dalam sistem dan membuat lumpuh sistem tersebut. Selain itu, adanya celah dan tidak adanya sistem keamanan yang melindungi sistem menjadikan sistem rentan terhadap serangan. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir ini dibuatlah sebuah sistem kemanan dengan menggunakan Suricata sebagai Network Intrusion Detection System (NIDS) dan Ntopng sebagai alat untuk me-monitoring jaringan hingga ke layer-7. Dengan fokus pada serangan Denial of Services (DoS), maka akan dilihat perbandingan antara kedua aplikasi tersebut dalam menangani serangan DoS. Dari hasil penelitian ini, berdasarkan rule Suricata yang penulis buat, penulis berhasil mendeteksi semua serangan yang diujicobakan. Sedangkan pada rule default pada Ntopng, penulis hanya mampu mengidentifikasi jenis serangan DoS berupa SYN flood. Untuk serangan DoS dengan tujuan website server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,70%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 48,80%, dan aplikasi GoldenEye sebesar 52,84%. Sedangkan untuk serangan DoS dengan tujuan FTP server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat juga lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,30%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 59,97%. Sehingga ada perbedaan jauh antara persentase akurasi, precision rate, dan recall rate dari Suricata dan Ntopng yaitu Suricata lebih unggul dalam ketepatan akurasi rule-nya dalam mendeteksi serangan DoS. Kata kunci : suricata, ntopng, rule, DoS. Abstract Network security issues are increasingly a concern due to the rapid development of information technology. This makes someone illegally enter the system and paralyze the system. In addition, there are loopholes and no security system that protects the system making the system vulnerable to attack. Therefore, in this final project a security system is made by using Suricata as a Network Intrusion Detection System (NIDS) and Ntopng as a tool to monitor the network up to layer 7. With a focus on Denial of Services (DoS) attacks, it will be seen a comparison between the two applications in dealing with DoS attacks. In this research, based on the rules of Suricata that the author made, the author managed to detect all attacks that were tested. While the default rule on Ntopng, the author is only able to identify the type of DoS attack in the form of SYN flood. For DoS attacks with the purpose of a website server, the accuracy of the Suricata rule created by the author is superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications at 52.70%, while for Hping3 applications at 48.80%, and GoldenEye applications at 52.84% . Whereas for DoS attacks with the aim of FTP server, the accuracy of the Suricata rule that I made was also superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications by 52.30%, while for Hping3 applications it was 59.97%. So there is a big difference between the percentage of accuracy, precision rate, and recall rate of Suricata and Ntopng, where Suricata is superior in the accuracy of its rules in detecting DoS attacks. Keywords : suricata, ntopng, rule, DoS.
Perancangan dan Implementasi Produk S-LUCY (Smart Light Ultimate Control By Website) Untuk Smart Switch Menggunakan Sensor PIR dan Sensor LDR Alifianti Mustika Tri Widodo; Nyoman Bogi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Teknologi yang efisien diharapkan mampu menjadi sistem kendali dan keamanan yang dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah pribadi maka muncul ide untuk menggunakan alat S-LUCY Smart Switch yang merupakan alat yang berguna untuk mempermudah user untuk mengatur nyala atau matinya lampu secara otomatis dan manual. Penambahan sensor PIR dan sensor LDR yang ada bertujuan untuk mendeteksi keadaan lingkungan agar lampu bisa menyala otomatis sesuai dengan masukan dari sensor. Alat SLUCY smart switch ini mempunyai konsep Internet of Things (IoT), Dengan system ini, penggunaan lampu lebih efisien karena lampu akan menyala pada saat yang ditentukan. Dari hasil pengukuran, didapat bahwa smart switch bekerja secara efisien dengan pengujian fungsionalitas didapatkan bahwa lampu dapat menyala dalam beberapa kondisi, pengujian power supply didapatkan tegangan output cukup stabil dengan error 1,00% tanpa beban dan 0,20% dengan beban, pengujian sensor dilakukan pada sensor PIR yang menyatakan sensor dapat mendeteksi gerakan manusia dengan jarak kurang lebih sama dengan spesifikasi sensor yaitu 0-5 meter dan sensor LDR dengan perbandingan menggunakan lux meter menghasilkan error sebesar 2,10%, pengujian sistem manual dan otomatis yang sesuai dengan keadaan lingkungan, dan pengujian subjektif didapatkan rata-rata penggunaan smart switch sudah efisien. Dengan hasil pengujian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa S-LUCY smart switch merupakan teknologi yang cukup efisien saat penggunaannya karena bekerja secara tepat dan meminimalisir penggunaan listrik berlebih. Kata kunci—efisiensi, internet of things, smart switch
Kale Growth Model Analysis Based On Smart Farm Iot Using Machine Learning M Fahmi Fahreza Noer; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Kale is one of Indonesia's most popular vegetables. Kale is often found across agricultural area in Indonesia, not just in restaurants. Kale farming is one of the prospective agricultural business opportunities and is considered simple. However, Kale plantation presents unique obstacles due to the kale's vulnerability and impacted to the harvest instability. Therefore, the agricultural system of smart farming for growing Kale must be revitalized. Previously, a global system schema using Internet of Things (IoT) for Kale’s farming was proposed. That research technique then upgraded with the current research technique, which employs a Machine Learning System to support Kale cultivation through smart farming. Machine learning system strategies can be a solution for accurately and intelligently growing kale. This strategy can be combined with the acquisition of fresh kale growth data, prediction models in the planting phase, and the production of an ideal growth model. The method employed is to create a systematic design for predictive model datasets, beginning with data collecting in IoT, data storage in MySQL databases, Firebase, and data modeling using machine learning methods utilizing supervised learning. The results of monitoring room temperature, humidity, and light intensity in the greenhouse are impacted by irregular weather conditions, but they have no effect on the plants because they are in the greenhouse. QoS testing obtained an average delay of 2.472 seconds and a throughput of 6851 bits per second. Accuracy and precision metrics yield a perfect score of 100%. Based on the test results, it can be explained that the value of the Quality of Service measure and machine learning performance reaches the best value for the optimal dataset and prediction model outputs, specifically developing an ideal kale growth model for the farmer's environment. Keywords — IoT, kale, QoS, MySQL, firebase, machine learning
Analisis Performansi Protokol MQTT Pada Sistem Kontrol Hidroponik Tanaman Pakcoy Muhammad Fuadi Sururuzzaman; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kultur hidroponik merupakan metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah. Sistem otomatis pada hidroponik memiliki kemudahan dalam pengontrolan perkembangan tumbuhan dan kebutuhan akan nutrisi yang cukup agar tumbuhan bisa tumbuh dengan baik. Komunikasi antar perangkat menggunakan protokol MQTT dengan menggunakan model Publish/Subscribe. Pada paper ini akan membahas performansi protokol MQTT. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengukuran nilai delay, throughput, reliability dan availability yang diperoleh dari 3 kondisi jam kosong, jam normal, jam sibuk. Serta pada pengujian perangkat dengam melakukan pengukuran sensor TDS dan sensor ultrasonik. Hasil pengujian menunjukkan pada jam kosong memiliki delay 180 ms dan throughput 17,6 Kbps. Pada kondisi jam normal memiliki delay 210 ms dan throughput 15,5 Kbps. Pada kondisi jam sibuk memiliki delay 190 ms dan throughput 15,7 Kbps. Serta hasil pengukuran sensor TDS kondisi stabil berada di 900 ppm. Kata kunci : Hidroponik, MQTT, IoT, Quality of Service, Pakcoy.
Caisim Growth Model Using Smart Farm IoTBased Machine Learning Aldi Putra Pangestu; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Indonesia is a developing country where the majority of people still work as farmers. The caisim plant is one of the most extensively farmed plants. Caisim production increases year after year. Farmers, on the other hand, have been unable to satisfy the demands of a very high market demand because they frequently encounter crop failure due to caisim plants harmed by pests and diseases. The difficulties encountered are due to the scenario for remote plant monitoring and a lack of understanding about growth parameters in caisim plants. Based on these issues, the development of a website and growth prediction model will provide a solution for producing caisim plants with optimal growth. When measuring QoS (Quality of Service) for data transmission from the tool to the website, the average latency was 371,57 ms. During the QoS test, the average throughput for reading data from the device to the database was 3469,14 bit/s. Meanwhile, data for the plant growth prediction model was retrieved from the website and converted to a CSV file dataset. In this prediction model, the KNN approach was used. This algorithm will generate classification results in the form of optimal and nonoptimal values for each characteristic used. Keywords — smart farm, caisim, MySQL, machine learning, IoT.
Pengembangan Aplikasi Web Produk SLUCY (Smart Light Ultimate Control By Website) Untuk Penggunaan Protokol MQTT Aini Aldina; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Listrik merupakan salah satu sumber energi yang bisa dikatakan menjadi penopang dalam kegiatan sehari-hari manusia. Dimana pada era sekarang segala sesuatu yang digunakan oleh manusia selalu berhubungan dengan listrik. Salah satu penyebab penggunaan listrik meningkat adalah adanya kelalaian dari masyarakat yang dinilai kurang efektif dan masih sering mengabaikan penggunaannya yang menjadikan hal tersebut suatu pemborosan. Dan dalam proses mematikan maupun menghidupkan lampu masih secara manual dan hanya membuang banyak waktu. Dengan adanya Internet of Things(IoT) hal ini bisa mengakses peralatan elektronik seperti lampu ruangan yang dapat dioperasikan dengan cara online melalui website. Sehingga, dapat memudahkan pengguna memantau ataupun mengendalikan lampu kapanpun dan dimanapun dengan jarak jauh yang mempunyai jaringan internet yang memadai. S-LUCY website ini memliki fitur pengontrolan nyala dan mati disertai fitur set timer untuk mengatur waktu dan pengulangan hari. Pengembangan pada S-LUCY website ini yaitu menggunakan protokol MQTT yang dapat melakukan proses mengirim data yang ringan dan menerima pesan untuk mengatur serta memonitoring dengan yang dihendaki oleh user. Kata Kunci — listrik, internet of things, Website, SLUCY, MQTT
Analisis Performa Live Migration Pada Cloud Computing Dengan Metode Hybrid Menggunakan Openstack Rissa Mellani Nur Wulandari; Favian Dewanta; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Teknologi virtualisasi banyak digunakan di pusat data cloud dan infrastruktur TI saat ini. Salah satu dari teknologi kunci untuk virtualisasi server adalah live migrasi mesin virtual (VM). Live Migrasi merupakan perpindahan mesin virtual dari satu mesin worker node ke mesin worker node yang lain dengan keadaan terus menyala. Pada saat dilakukan dengan benar, maka prosesnya berlangsung tanpa efek yang nyata dari sudut pandang pengguna akhir. Teknologi ini memungkinkan VM untuk dipindahkan dari satu host fisik ke host lain sambil meminimalkan waktu henti layanan. hal tersebut merupakan permasalahan terkait topik tugas akhir ini. Dalam tugas akhir ini, yaitu dilakukan penelitian terkait menganalisis performa live migrasi pada VM di OpenStack dan menganalisis dampak dari tekanan dan kegagalan ini pada kinerja li- ve migration VM. OpenStack merupakan seperangkat perangkat lunak untuk membangun dan mengelola platform komputasi awan untuk cloud publik dan pribadi serta merupakan kumpul- an proyek perangkat lunak open source yang menyediakan solusi Infrastructure-asa-Service (IaaS) melalui serangkaian layanan yang saling terkait. Pada tugas akhir ini dibahas mengenai bagaimana performa live migration menggunakan OpenStack antar 2 server yang dihubungkan dengan storage ceph, Diantara VM satu (controller-compute) dan Vm dua (compute) dibuat storage yang bisa membaca kedua node tersebut dari openstack dikarenakan instance openstack yang akan digunakan akan menggunakan volume dan volume instance tersebut tidak bisa menggunakan storage local, maka dari itu dibangun storage diantara vm satu dan vm 2 untuk bisa melakukan migra- si di antara virtual machine. lalu pada VM 1 di config beberapa component openstack seperti keystone, glance, nova, neutron dan horizon dikarenakan pada vm 1 dibuat sebagai controller-compute dan pada vm2 di config hanya component nova dan neutron dikarenakan pada vm 2 dibuat sebagai compute. setelah openstack dapat dibangun lalu pada instance openstack tersebut dibangun lah sebuah website untuk menguji fitur live migration pada openstack yang sudah dibangun lalu menguji kinerja infrastruktur tersebut berdasarkan parameter migration time,downtime dan ukuran data transfer pada mesin virtual dan menguji parameterparameter pada Quality of Service (QoS). khususnya Delay, Throughput, Jitter dan packet loss. Lalu menganalisisnya. Untuk scenario pengujian pada live migration yaitu terdapat 3 skenario yaitu pengujian live migration terhadap webserver pada video online, video offline dan tanpa video. Untuk hasil yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan yaitu semakin besar ukuran data transfer maka semakin besar juga downtime dan migration time Kata kunci— performansi jaringan, virtualisasi, live migration, openstack, Quality of Service (QoS), virtualisas
Perancangan Prorotipe Pencarian Lokasi Parkir Menggunakan Metode Transformasi Hough Aris Setyo Raharjo; Iwan Iwut Tritoasmoro; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan parkir dari masa ke masa terus menjadi permasalahan dikarenakan jumlah kendaraan terus meningkat. Ketersediaan lahan parkir di universitas, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya. Karena terbatasnya ruang parkir fasilitas umum membuat pengemudi mobil membutuhkan waktu lebih untuk mencari lokasi parkir yang tersedia. Seringkali pada ruang parkir terbuka atau fasilitas umum lainnya juru parkir tidak tersedia di area parkir untuk mengatur ruang parkir yang tersedia sehingga pengemudi dapat membutuhkan waktu lebih cepat dalam mencari ketersediaan parkir Pada tugas akhir ini dirancang suatu prototipe lokasi parkir. Metode yang digunakan adalah Cicle Hough Transform (CHT). Dalam prosesnya menggunakan raspberry pi, kamera webcam logitech C270 dan sebuah prototipe lokasi parkir. Alur proses mendeteksi lokasi parkir yaitu dengan kamera yang terhubung dengan raspberry pi dan mengambil gambar lokasi parkir yang telah dibuat melalui prototipe, lalu hasilnya dikirimkan ke laptop yang telah dirancang menggunakan Graphical User Interface (GUI). GUI tersebut memiliki 5 menu tampilan yaitu kalibrasi, bantuan, parkir, available, parked. GUI tersebut memiliki fungsi sebagai pintu masuk kendaraan yang akan menempatkan di lokasi parkir. Hasil yang diperoleh dengan perancangan lokasi parkir menggunakan \textit{Circle Hough Transform} adalah Sistem mendapatkan persentase tertinggi dengan nilai 100\% pada parameter nilai intensitas cahaya dengan range 13-85 lx. Sistem memilik waktu delay pada tombol kalibrasi yaitu 7.99 detik dan tombol parkir yaitu 3.12 detik.Kata Kunci: Circle Hough Transform, Lokasi parkir, kamera, GUI, Prototipe.
Design of IoT-based System for Smart Temporary Waste Shelter Muhammad Faza Izzaturrahman Nugroho; Istikmal Istikmal; Arif Indra Irawan
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.921 KB) | DOI: 10.17529/jre.v17i3.21681

Abstract

Internet of Things (IoT) is a concept where all products can interact with each other to help human activities by utilizing the internet. The IoT system can help solve problems such as the schedule-based retrieval system at a temporary shelter in Indonesia. This paper creates a web-based geographic information system along with the IoT-based waste temporary shelter prototype. The prototype also integrated with an Arduino Microcontroller so that it can sort the waste automatically into three types of waste, then record data in the form of height and weight, and send the results of the data to the database so that the geographic information system can display the results of the data. Node-RED serves as an Application Programming Interface (API) that sends data from the server to the database belonging to a web-based geographic information system. The results of the performance analysis are that the prototype has sorted waste well, and the system also produced good QoS by ETSI standards when looking at the network traffic from the MQTT server to the database, and from the end-user to the web. As for the QoE results for tools and systems have produced good results according to the ITU-T standard.
Pengembangan Sistem Presensi Menggunakan Quick Response Code Dinamis untuk Madrasah Aliyah Al Mukhlisin Bandung Erwin Susanto; Doan Perdana; Arif Indra Irawan; Rahmat Yasirandi
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.273 KB) | DOI: 10.17529/jre.v15i2.13769

Abstract

QR Code is the development of barcode technology that is able to store various kinds of information such as URLs, telephone numbers, SMS messages or other texts. At first, this technology was used for tracking vehicle parts in automotive industry. This study aims to develop an automatic presence system by utilizing QR Code technology, so that the presence process is more effective when compared to the presence manually since it was using digital technology. The implementation of the presence system with a QR Code was carried out at the Madrasah Aliyah Al Mukhlisin Bandung, to help solving some problems in school administration. The system was built in the form of an application installed on each teacher’s smartphone. Every student tapped their QR code image to confirm their attendance before the lesson begins. The advantage of this application was that it has an advantage on generated image of QR Code changed every user login. The results of development and testing showed that the developed system can be a solution for the presence process through the application of ICT technology with a QR Code. Testing of Quality of Service (QoS) on developed system was appropriate with ITU recommendation. Survey of users was applied to check the properness of application.
Co-Authors Adithya, Muh. Fauzan Aghnia Shahibah Fadhlillah Aini Aldina Aji, Bernadus Bayu Prasetyo Aldi Putra Pangestu Alifianti Mustika Alifianti Mustika Alifianti Mustika Tri Widodo Arif Faturrachman Aris Setyo Raharjo Bambang Setia Nugroho Basuki Rahmat Budiana, Mochamad Soebagja Doan Perdana Elfarizi, Sayid Huseini Elga Nurlaela Erwin Susanto Fahmi Bagaskara Perdana Faizal, Muhammad Nur Fakhri Rahmatullah Faturrachman, Arif Favian Dewanta Feri Teja Kusuma Ghifary, Prasydha A Hidayat, Muhammad Rahmat Iman Hedi Santoso Indrarini Dyah Irawati Istikmal Iwan Iwut Tritoasmoro Julana, Fathur Alfarisi Kharisma Bani Adam Kusuma, Fani Candra Larasati, Harashta Tatimma M Fahmi Fahreza Noer Maharani, Varashita Maya Rahayu Maya Rahayu Muhammad Faza Izzaturrahman Nugroho Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Hamzah Mushaddiq Muhammad Rahmat Hidayat Muhammad Rahmat Hidayat Munadi, Rendi Noor, Alfarabi Ivandi Nurhidayat , Ibnu Ali Nyoman Bogi Nyoman Bogi Aditya Karna PUTRA SUJARWO, MUHAMMAD AKBAR IBNU FARHAN Putra, Yusuf Azarya Eka Putri, Vicha Octavia Dewanto Raditiana Patmasari Rahmat Yasirandi Rahmatullah, Fakhri Rahmawati, Asri Nur Ramadhan, Muhammad Angga Ratna Mayasari Ratna Sari Rendy Munadi Richie A.W., ayan Ridha Muldina Negara Rissa Mellani Nur Wulandari Samoedra, Kyanda Fardhan Santoso, Tri Adhi Sayid Huseini Elfarizi Sa’idah, Sofia Sevierda Raniprima Sitepu, Rio Ananta Sofia Naning Hertiana Sri Astuti Sri Astuti Sugondo Hadiyoso Sujarwati, Bertha Aulia Suri Susanto, Iman Hedi Wijaya, Nigo Wisnu