Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Distribusi mikroplastik pada sedimen di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara Intan Sari Dewi; Anugrah Aditya Budiarsa; Irwan Ramadhan Ritonga
Depik Vol 4, No 3 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.984 KB) | DOI: 10.13170/depik.4.3.2888

Abstract

Abstract. The distribution of microplastic was studied in the Muara Badak districts Kutai Kartanegara regency in May 2015. Sediment samples were taken from four stations that represent residential, in mangrove, near the beach and away from residential areas. Sediment samples were taken using the pipe at a depth of 0-10 cm - 10-20 cm, then the observed and calculated abundance of microplastic. The results showed that the type microplastic found is a fragment, film and fiber. At Station 1 found fragments about 100.2-201.3 particle/kg, the film about 69.6-79.9 particles/kg and fiber  about 43.1-50.9 particles/kg, the stations 2 found of fragments about 146.5-238.8 particle/kg, the film about 53.2-81.9 particles/kg and fiber about 48.8-75.5 particles/kg, stations 3 found of fragments about 204.2-207.9 particles/kg, the film about 107.7-126.5 particle/kg and fiber about 26.1-39.9 particles/kg, station 4 found of fragments about 167.6-220 particle/kg, the film about 59.7-69.5 particle/ kg and fiber about 47.5-55.3 particles/kg. Keywords: Depth; Microplastic; Muara Badak; Sediment  Abstrak. Distribusi mikroplastik diteliti di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Mei 2015. Sampel sedimen diambil dari 4 stasiun yang mewakili pemukiman penduduk, dekat sungai, dekat pantai dan jauh dari pemukiman penduduk. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon pada kedalaman 0-10 cm – 10-20 cm, kemudian diamati dan dihitung kelimpahan mikroplastik. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan adalah fragmen, film dan fiber. Pada stasiun 1 ditemukan fragmen berkisar 100,2-201,3 partikel/kg, film berkisar 69,6-79,9 partikel/kg dan fiber berkisar 43,1-50,9 partikel/kg, stasiun 2 ditemukan fragmen berkisar 146,5-238,8 partikel/kg, film berkisar 53,2-81,9 partikel/kg dan fiber berkisar 48,8-75,2 partikel/kg, stasiun 3 ditemukan fragmen berkisar 204,2-207,9 partikel/kg, film berkisar 107,7-126,5 partikel/kg dan fiber berkisar 26,1-39,9 partikel/kg, stasiun 4 ditemukan fragmen berkisar 167,6-220 partikel/kg, film berkisar  59,7-69,5partikel/kg dan fiber berkisar 47,5-55,3 partikel/kg.Kata kunci:  Kedalaman; Mikroplastik; Muara Badak; Sedimen
Distribusi mikroplastik pada sedimen di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara Intan Sari Dewi; Anugrah Aditya Budiarsa; Irwan Ramadhan Ritonga
Depik Vol 4, No 3 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.4.3.2888

Abstract

Abstract. The distribution of microplastic was studied in the Muara Badak districts Kutai Kartanegara regency in May 2015. Sediment samples were taken from four stations that represent residential, in mangrove, near the beach and away from residential areas. Sediment samples were taken using the pipe at a depth of 0-10 cm - 10-20 cm, then the observed and calculated abundance of microplastic. The results showed that the type microplastic found is a fragment, film and fiber. At Station 1 found fragments about 100.2-201.3 particle/kg, the film about 69.6-79.9 particles/kg and fiber  about 43.1-50.9 particles/kg, the stations 2 found of fragments about 146.5-238.8 particle/kg, the film about 53.2-81.9 particles/kg and fiber about 48.8-75.5 particles/kg, stations 3 found of fragments about 204.2-207.9 particles/kg, the film about 107.7-126.5 particle/kg and fiber about 26.1-39.9 particles/kg, station 4 found of fragments about 167.6-220 particle/kg, the film about 59.7-69.5 particle/ kg and fiber about 47.5-55.3 particles/kg. Keywords: Depth; Microplastic; Muara Badak; Sediment  Abstrak. Distribusi mikroplastik diteliti di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Mei 2015. Sampel sedimen diambil dari 4 stasiun yang mewakili pemukiman penduduk, dekat sungai, dekat pantai dan jauh dari pemukiman penduduk. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon pada kedalaman 0-10 cm – 10-20 cm, kemudian diamati dan dihitung kelimpahan mikroplastik. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan adalah fragmen, film dan fiber. Pada stasiun 1 ditemukan fragmen berkisar 100,2-201,3 partikel/kg, film berkisar 69,6-79,9 partikel/kg dan fiber berkisar 43,1-50,9 partikel/kg, stasiun 2 ditemukan fragmen berkisar 146,5-238,8 partikel/kg, film berkisar 53,2-81,9 partikel/kg dan fiber berkisar 48,8-75,2 partikel/kg, stasiun 3 ditemukan fragmen berkisar 204,2-207,9 partikel/kg, film berkisar 107,7-126,5 partikel/kg dan fiber berkisar 26,1-39,9 partikel/kg, stasiun 4 ditemukan fragmen berkisar 167,6-220 partikel/kg, film berkisar  59,7-69,5partikel/kg dan fiber berkisar 47,5-55,3 partikel/kg.Kata kunci:  Kedalaman; Mikroplastik; Muara Badak; Sedimen
Distribusi mikroplastik pada sedimen di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara Intan Sari Dewi; Anugrah Aditya Budiarsa; Irwan Ramadhan Ritonga
Depik Vol 4, No 3 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.4.3.2888

Abstract

Abstract. The distribution of microplastic was studied in the Muara Badak districts Kutai Kartanegara regency in May 2015. Sediment samples were taken from four stations that represent residential, in mangrove, near the beach and away from residential areas. Sediment samples were taken using the pipe at a depth of 0-10 cm - 10-20 cm, then the observed and calculated abundance of microplastic. The results showed that the type microplastic found is a fragment, film and fiber. At Station 1 found fragments about 100.2-201.3 particle/kg, the film about 69.6-79.9 particles/kg and fiber  about 43.1-50.9 particles/kg, the stations 2 found of fragments about 146.5-238.8 particle/kg, the film about 53.2-81.9 particles/kg and fiber about 48.8-75.5 particles/kg, stations 3 found of fragments about 204.2-207.9 particles/kg, the film about 107.7-126.5 particle/kg and fiber about 26.1-39.9 particles/kg, station 4 found of fragments about 167.6-220 particle/kg, the film about 59.7-69.5 particle/ kg and fiber about 47.5-55.3 particles/kg. Keywords: Depth; Microplastic; Muara Badak; Sediment  Abstrak. Distribusi mikroplastik diteliti di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Mei 2015. Sampel sedimen diambil dari 4 stasiun yang mewakili pemukiman penduduk, dekat sungai, dekat pantai dan jauh dari pemukiman penduduk. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon pada kedalaman 0-10 cm – 10-20 cm, kemudian diamati dan dihitung kelimpahan mikroplastik. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan adalah fragmen, film dan fiber. Pada stasiun 1 ditemukan fragmen berkisar 100,2-201,3 partikel/kg, film berkisar 69,6-79,9 partikel/kg dan fiber berkisar 43,1-50,9 partikel/kg, stasiun 2 ditemukan fragmen berkisar 146,5-238,8 partikel/kg, film berkisar 53,2-81,9 partikel/kg dan fiber berkisar 48,8-75,2 partikel/kg, stasiun 3 ditemukan fragmen berkisar 204,2-207,9 partikel/kg, film berkisar 107,7-126,5 partikel/kg dan fiber berkisar 26,1-39,9 partikel/kg, stasiun 4 ditemukan fragmen berkisar 167,6-220 partikel/kg, film berkisar  59,7-69,5partikel/kg dan fiber berkisar 47,5-55,3 partikel/kg.Kata kunci:  Kedalaman; Mikroplastik; Muara Badak; Sedimen
INTEGRATING LIFE SKILLS IN ARABIC EDUCATION: BILINGUAL CAMPUS STUDY AT UIN MALIKI MALANG AND UIN SATU TULUNGAGUNG Ahmad Nurcholis; Intan Sari Dewi; As'aril Muhajir; Abu Hanifah
Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/fsh.v5i1.23139

Abstract

ABSTRAK UIN Maliki Malang dan UIN Satu Tulungagung adalah dua perguruan tinggi Islam negeri yang telah berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan menerapkan sistem kampus bilingual. Penelitian ini menyelidiki model pengembangan pendidikan bahasa Arab berbasis life skills. Dengan status BLU, kedua perguruan tinggi diharapkan menjadi pelopor kampus bertaraf internasional di Indonesia dan memaksimalkan potensi unit usaha untuk mendukung tridharma perguruan tinggi. Studi ini menemukan perbedaan dalam fokus pengembangan di kedua lembaga dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif fenomenologis dengan landasan teori Fungsi Chester L. Barnard (1983). UIN Maliki Malang berkonsentrasi pada pengembangan kurikulum dan sumber daya manusia, sedangkan UIN Satu Tulungagung lebih menekankan pada peningkatan kerja sama antar lembaga dan pengembangan sarana dan prasarana.
HARMONI JIWA & BAHASA: WARISAN IBNU SINA DALAM PENDIDIKAN BAHASA ARAB DAN KESEHATAN MENTAL Intan Sari Dewi; Ahmad Nurcholis; Dhea Syahzana Sahreebanu; Izzatul Laila
Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/fsh.v5i2.23480

Abstract

ABSTRAK Warisan intelektual Islam menyimpan khazanah berharga tentang keterkaitan antara bahasa dan kesehatan mental. Pemikiran Ibnu Sina, tokoh besar dalam filsafat dan kedokteran Islam, banyak membahas kesehatan manusia secara komprehensif. Namun, penelitian terdahulu lebih menekankan aspek medis, psikologis, atau filosofis tanpa secara khusus menyoroti peran bahasa Arab sebagai instrumen dalam pendidikan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi bahasa Arab, melalui pemikiran Ibnu Sina, terhadap pengembangan konsep dan pendidikan kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, berfokus pada karya-karya utama Ibnu Sina, terutama Al-Qanun fi al-Tibb dan teks filsafatnya, serta literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Arab berfungsi bukan hanya sebagai medium komunikasi ilmiah, melainkan juga sebagai kerangka konseptual untuk memahami kesehatan mental secara holistik. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan bahasa Arab dengan pemikiran Ibnu Sina menawarkan perspektif historis dan filosofis yang relevan bagi pengembangan pendidikan kesehatan mental kontemporer.                                           Kata kunci: Bahasa Arab, Ibnu Sina, Ilmu Kedokteran Islam, Pendidikan Kesehatan Mental
Peran Fintech Dalam Meningkatkan Penjualan Umkm Dimsum Mentai Di Era Digital Siti Nur Khodiah; Vica Natal Gabriella Siahaan; Romauli Nainggolan; Intan Sari Dewi; Magdalena Pangaribuan; Fatma Sari Dewi; Bahrudi Efendi Damanik
Jurnal Inovasi Artificial Intelligence & Komputasional Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No 1 Tahun 2025
Publisher : PT Siantar Codes Academy Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.260396/8ebcp603

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) memberikan peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan, khususnya pada bisnis dimsum mentai di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fintech dalam mendukung pertumbuhan penjualan UMKM dimsum mentai melalui kemudahan transaksi digital, akses pasar yang lebih luas, dan pengelolaan keuangan yang efisien. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa UMKM dimsum di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech mampu meningkatkan volume transaksi dan memperluas jangkauan pelanggan, sehingga berdampak positif pada peningkatan pendapatan UMKM. Kesimpulannya, fintech merupakan solusi strategis dalam mendukung pengembangan UMKM dimsum mentai di era digital yang semakin kompetitif.
Interpretasi Makna Perjuangan dan Harapan Dalam Puisi ‘Amal’ Karya Mahmoud Darwish (Kajian Strukturalisme Strata Norma Roman Ingarden) Sultan Ar Rafi; Intan Sari Dewi
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 4 No 1 (2025): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v4i1.13052

Abstract

Poetry contains the meaning and purpose that the poet wants to convey through the sounds and words in the poem. This research aims to analyze the strata of norms that exist in the poem and emphasize the meaning contained in each layer of norms in the poem 'Amal' by Mahmoud Darwish using Roman Ingarden's structuralism strata of norms theory approach through five layers. The method used in this research is descriptive qualitative method using literature review. Data collection techniques used through two data sources, namely primary data in the form of text in the poem Amal by Mahmoud Darwish and secondary data in the form of books, journals, and other relevant readings. The results of this study are the layers of sound there is assonance, alliteration with the arrangement of heavy and soft sounds, repetition of words to emphasize the meaning contained in the sound of the word. The meaning layer contains the beauty of the arrangement with connotations and denotations in making the poem. Third, the objective layer consists of characters, objects, settings, and the author's world that builds the poem. The world layer depicts a strong hope and identity to achieve justice and freedom. And in the metaphysical layer, the poet invites readers to reflect on the hopes and struggles in a country that is experiencing prolonged conflict.