Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Lentera

PEMERIKSAAN GULA DARAH UNTUK MENCEGAH PENINGKATAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS Elisa Oktaviana; Bahjatun Nadrati; Lalu Dedy Supriyatna; Zuliardi Zuliardi
Jurnal LENTERA Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.709 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v2i2.201

Abstract

LENTERA (Jurnal PengabdianISSN 2774-812X (print); ISSN 2774-9274 (online)Vol. 2 No. 2 Juli Tahun 2022 pp. 232-237233 | LENTERA (Jurnal pengabdian)ABSTRACTDiabetes mellitus (DM) is a disease, where the condition of glucose levels in the blood exceedsnormal limits. This is because the body cannot release or use insulin adequately. Insulin isa hormone released by the pancreas and is the main substance responsible formaintaining blood sugar levels in the body in a balanced condition. An increase in bloodglucose levels is a common symptom that occurs in people with diabetes mellitus. If leftunchecked, it can cause various complications, both acute and chronic. The purpose ofthis community service is to determine the sugar levels of people with DiabetesMellitus.The method applied in community service activities is the examination of bloodsugar levels in the community by taking blood specimens. The results obtained from 30people with diabetes mellitus that most of the respondents had Blood Sugar Levels <200mg/dL as many as 3 people (10%) and 200 mg/dL 27 people (90%). Patients withDiabetes Mellitus were very enthusiastic about participating in the activity of conductingfree blood level checks, and posyandu cadres were very active during the activity,especially when preparing for implementation so that the measurement activities ransmoothly.It is advisable to check blood sugar levels when carried out on an ongoingbasis to prevent non-communicable diseases as early as possible, especially for peoplewho have the potential to experience the disease and people who already have DiabetesMellitus can control their blood sugar levels so that they remain within reasonable limitsso that signs and symptoms do not occur unwanted symptoms.
PEMBERIAN SUSU KEDELAI PADA PENDERITA HIPERTENSI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Ernawati; Elisa Oktaviana; Syamdarniati; Winda Nurmayani
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i1.217

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang ada di dunia baik negara maju maupun negara berkembang. Hipertensi disebut the silent killer karena sering menjadi pembunuh tanpa adanya keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya mengalami hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Hipertensi menjadi kontributor tunggal utama untuk penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke di Indonesia. dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan Quasy Experimental adalah suatu intervensi pada kelompok subjek dengan kelompok pembanding atau tanpa adanya kelompok pembanding, Adapun dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design (rancangan pra-pasca tes pada satu kelompok, dengan tidak adanya kelompok pembanding/kontrol). Hasil pengabdian ini Rata-rata tekanan darah sistol sebelum intervensi pemberian susu kedelai adalah 157,99 mmHg dan setelah intervensi 151,06 mmHg. Sedangkan rata-rata tekanan darah diastole sebelum intervensi pemberian susu kedelai adalah 91,24 mmHg dan setelah intervensi 86,7 mmHg. Ada pengaruh yang signifikan intervensi pemberian susu kedelai terhadap perubahan tekanan darah sistol dengan nilai ρ value 0,000 dan tekanan darah diastol ρ value 0,000. Kedelai mengandung antioksidan yang dapat memperbaiki tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Susu kedelai sangat baik untuk penderita hipertensi karena mengandung isoflavon yang melancarkan metabolisme, melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas, memperkuat struktur matriks, menstabilkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol darah, menstabilkan gula darah.
EDUKASI SEX EDUCATION PADA ANAK-ANAK SD: EDUKASI SEX EDUCATION PADA ANAK-ANAK SD Winda Nurmayani; Sopian Halid; Syamdarniati; Elisa Oktaviana
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i1.223

Abstract

Pendidikan sex di Indonesia masih menjadi kontroversi, masih banyak anggota masyarakat yang belum menyetujui pendidikan sex di rumah maupun di sekolah. Secara umum pandangan masyarakat tentang pendidikan sex merupakan hal yang dipandang “tabu” utuk dibicarakan terhadap anak, terutama anak usia dini. Masyarakat beranggapan bahwa ada masanya mereka akan memahaminya secara alamiah. Pendidikan seks yang yang tidak diberikan di usia dini mengakibatkan tingginya kekerasan seksual pada anak yang dilakukan orang-orang terdekat anak termasuk keluarga Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang sex education pada anak. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SDN 46 Ampenan dengan peserta yang diambil dari kelas V dan VI. Metode yang digunakan ceramah dan Tanya jawab, dengan media yang digunakan LCD proyektor dan leaflet. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dari peserta anak-anak murid kelas V dan VI yang hadir tampak sangat antusias, setelah kuesioner sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan mengenai sex education tampak adanya peningkatan pengetahuan. Pelaksanaan pemberian pendidikan kesehatan mengenai sex education untuk meningkatkan pengetahuan bagi siswa-siswa SDN 46 Ampenan dengan resiko yang mungkin bisa terjadi dengan keadaan masyarakat sangat perlu dilakukan, selain sebagai penambah dan peningkat pengetahuan juga sebagai tindak untuk mengurangi resiko terjadi pelecehan seksual terhadap anak.