Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Faletehan Health Journal

Hubungan Pengetahuan Hepatitis B dan Perilaku Berisiko Tinggi dengan Kejadian Hepatitis B pada Remaja Satriyo Dwi Suryantoro; Pradana Zaky Romadhon; Faizal Kurniawan; Makhfudli Makhfudli; Nala Astari Pramesti; Vetty Silvana Maulida
Faletehan Health Journal Vol 10 No 01 (2023): Faletehan Health Journal, Maret 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i01.518

Abstract

Hepatitis B is a disease caused by Hepatitis B virus (HBV) and the most common type of Hepatitis in Indonesia at 21.8%. High-risk behaviors such as unsafe sexual intercourse and indiscriminate use of syringes can cause Hepatitis B. This study aimed to analyze the relationship between knowledge of Hepatitis B and high-risk behaviors with the incidents of Hepatitis B among adolescents. The study was conducted by using a cross-sectional design and 50 adolescents as the respondents. The data collection was carried out by using a questionnaire. Correlation analysis was performed by Fisher’s exact test. 62% of adolescents had a low level of knowledge about Hepatitis B, 54% of adolescents never engaged in high-risk behavior, and 70% of adolescents claimed that they were never exposed to Hepatitis B. This study did not show any relationship between knowledge of Hepatitis B and the incidents of Hepatitis B (p 0.086 > α 0.05) and there was a relationship between high-risk behaviors in adolescents and the incidents of Hepatitis B (p 0.002 < α 0.05). Adolescents' knowledge of Hepatitis B and high-risk behaviors in adolescents are important factors that need to be controlled to decrease Hepatitis B rates. Socialization of Hepatitis B knowledge is needed to understand the virus, causes, transmission channel, how to stop the spread, and treatments should be taken when being infected by Hepatitis B virus.
Analysis of the Relationship between Education, Merital Status, Age of Marriage and Exposure to Education with Awareness of Thalassemia Screening in Indonesia Zaky, Pradana; Suryantoro, Satriyo Dwi; Kurniawan, Faizal; Maulida, Vetty Silvana
Faletehan Health Journal Vol 12 No 01 (2025): Faletehan Health Journal, Maret 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i01.777

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus thalasemia yang cukup banyak masih kurang secara pengetahuan dan kesadaran akan penyakit ini. Kurangnya pengetahuan ini ditinjau sebabnya dan dapat berdampak pada jumlah kasus screening yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia pernikahan, status pernikahan, tingkat pendidikan, dan keterpaparan edukasi terhadap pemahaman masyarakat mengenai kesadaran screening thalasemia. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan jumlah sampel 35 responden yang diambil dengan kombinasi metode convenience sampling dan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa keterpaparan edukasi thalasemia (p value 0,018) secara statistik memiliki hubungan yang signifikan dengan kesadaran melakukan screening thalasemia. Sementara itu, variabel status pernikahan (p value 0,160), tingkat pendidikan (p value 0,502), dan usia pernikahan (p value 0,128) tidak memiliki hubungan dengan kesadaran melakukan screening thalasemia. Pengetahuan thalasemia perlu ditingkatkan dengan cara mempromosikan strategi pencegahan thalasemia melalui edukasi, deteksi dini, dan konseling pranikah.
Analysis of the Relationship between Education, Merital Status, Age of Marriage and Exposure to Education with Awareness of Thalassemia Screening in Indonesia Zaky, Pradana; Suryantoro, Satriyo Dwi; Kurniawan, Faizal; Maulida, Vetty Silvana
Faletehan Health Journal Vol 12 No 01 (2025): Faletehan Health Journal, Maret 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v12i01.777

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan jumlah kasus thalasemia yang cukup banyak masih kurang secara pengetahuan dan kesadaran akan penyakit ini. Kurangnya pengetahuan ini ditinjau sebabnya dan dapat berdampak pada jumlah kasus screening yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan usia pernikahan, status pernikahan, tingkat pendidikan, dan keterpaparan edukasi terhadap pemahaman masyarakat mengenai kesadaran screening thalasemia. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan jumlah sampel 35 responden yang diambil dengan kombinasi metode convenience sampling dan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa keterpaparan edukasi thalasemia (p value 0,018) secara statistik memiliki hubungan yang signifikan dengan kesadaran melakukan screening thalasemia. Sementara itu, variabel status pernikahan (p value 0,160), tingkat pendidikan (p value 0,502), dan usia pernikahan (p value 0,128) tidak memiliki hubungan dengan kesadaran melakukan screening thalasemia. Pengetahuan thalasemia perlu ditingkatkan dengan cara mempromosikan strategi pencegahan thalasemia melalui edukasi, deteksi dini, dan konseling pranikah.