Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Proximate Analysis of Rice Husk Waste Briquettes and Dried Leaves as Alternative Fuel Syaiful Mansyur; Andri Prasetyo Nugroho
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Proklamasi 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v9i2.2310

Abstract

One of the uses of rice husk waste is to make it into fuel, not only to replace firewood as fuel for cooking in the household but also to grill various types of food tailored to its application. Then, to optimize rice husk into fuel, it needs to be compacted or densified into charcoal briquettes, because with a good densification process, the calorific value of rice husk can be higher than before it is compacted. Densification of biomass or other solid fuels can increase the energy density, making it more efficient as an energy source. In this study, an experimental analysis process was carried out to optimize the briquette-making process so that it could improve combustion efficiency and quality according to Indonesia standards. The results showed that the addition of dry leaf charcoal to make briquettes of a mixture of rice husks and leaves significantly, with a value of F = 0.0346, can increase the calorific value of briquettes according to Indonesian Standards. For proximate test values of water content and volatile content, significant values of 0.039 and 0.012 were obtained, respectively, so these results show the effect of adding dry leaves and reducing the percentage of husk charcoal significantly. While other test results, namely the value of ash content and bound carbon, did not have a significant effect both when adding leaf charcoal and reducing husk charcoal with a significance value of 0.21 and 0.054, respectively, this is because husk charcoal has silica, which can increase ash content, and the physical structure of the two materials is less dense.
Penerapan Teknologi Filtrasi Berbasis Biofilter Dan Karbon Aktif Untuk Meningkatkan Kualitas Air Kolam Wisata Ngipik Fallo, Trisno; Nurhadi; Nugroho, Andri Prasetyo; Setyowati, Putri Ratna; Ginting, Febri Angelia; Nurullisa, Faras Dessyana; Anggara , Doni
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2025): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolam Wisata Ngipik di Desa Danguran, Kabupaten Klaten, mengalami penurunan kualitas air yang ditandai oleh meningkatnya kekeruhan, bau tidak sedap, dan perubahan warna air akibat akumulasi bahan organik dari aktivitas pengunjung dan keterbatasan sistem pengelolaan air. Kondisi ini berdampak pada kenyamanan pengunjung, kualitas lingkungan, serta keberlanjutan fungsi ekonomi kolam wisata. Sebagai upaya penyelesaian masalah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan penerapan teknologi filtrasi berbasis biofilter dan karbon aktif yang bersifat ramah lingkungan, ekonomis, dan mudah dioperasikan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi survei kondisi awal kualitas air, perancangan dan instalasi unit filtrasi, pelatihan teknis pengelolaan dan perawatan sistem, serta pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat pengelola kolam wisata. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kualitas air sebelum dan sesudah penerapan teknologi, serta penilaian peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kualitas air kolam, yang ditandai oleh penurunan kekeruhan, stabilitas pH dalam rentang baku mutu, serta penurunan kadar besi terlarut. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat menunjukkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan lingkungan perairan. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi filtrasi berbasis biofilter dan karbon aktif efektif diterapkan sebagai solusi berkelanjutan dalam pengelolaan kolam wisata berbasis masyarakat.