Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Proximate Analysis of Rice Husk Waste Briquettes and Dried Leaves as Alternative Fuel Syaiful Mansyur; Andri Prasetyo Nugroho
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Proklamasi 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v9i2.2310

Abstract

One of the uses of rice husk waste is to make it into fuel, not only to replace firewood as fuel for cooking in the household but also to grill various types of food tailored to its application. Then, to optimize rice husk into fuel, it needs to be compacted or densified into charcoal briquettes, because with a good densification process, the calorific value of rice husk can be higher than before it is compacted. Densification of biomass or other solid fuels can increase the energy density, making it more efficient as an energy source. In this study, an experimental analysis process was carried out to optimize the briquette-making process so that it could improve combustion efficiency and quality according to Indonesia standards. The results showed that the addition of dry leaf charcoal to make briquettes of a mixture of rice husks and leaves significantly, with a value of F = 0.0346, can increase the calorific value of briquettes according to Indonesian Standards. For proximate test values of water content and volatile content, significant values of 0.039 and 0.012 were obtained, respectively, so these results show the effect of adding dry leaves and reducing the percentage of husk charcoal significantly. While other test results, namely the value of ash content and bound carbon, did not have a significant effect both when adding leaf charcoal and reducing husk charcoal with a significance value of 0.21 and 0.054, respectively, this is because husk charcoal has silica, which can increase ash content, and the physical structure of the two materials is less dense.
Penerapan Teknologi Filtrasi Berbasis Biofilter Dan Karbon Aktif Untuk Meningkatkan Kualitas Air Kolam Wisata Ngipik Fallo, Trisno; Nurhadi; Nugroho, Andri Prasetyo; Setyowati, Putri Ratna; Ginting, Febri Angelia; Nurullisa, Faras Dessyana; Anggara , Doni
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2025): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolam Wisata Ngipik di Desa Danguran, Kabupaten Klaten, mengalami penurunan kualitas air yang ditandai oleh meningkatnya kekeruhan, bau tidak sedap, dan perubahan warna air akibat akumulasi bahan organik dari aktivitas pengunjung dan keterbatasan sistem pengelolaan air. Kondisi ini berdampak pada kenyamanan pengunjung, kualitas lingkungan, serta keberlanjutan fungsi ekonomi kolam wisata. Sebagai upaya penyelesaian masalah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan penerapan teknologi filtrasi berbasis biofilter dan karbon aktif yang bersifat ramah lingkungan, ekonomis, dan mudah dioperasikan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi survei kondisi awal kualitas air, perancangan dan instalasi unit filtrasi, pelatihan teknis pengelolaan dan perawatan sistem, serta pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat pengelola kolam wisata. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kualitas air sebelum dan sesudah penerapan teknologi, serta penilaian peningkatan pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kualitas air kolam, yang ditandai oleh penurunan kekeruhan, stabilitas pH dalam rentang baku mutu, serta penurunan kadar besi terlarut. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat menunjukkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan lingkungan perairan. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi filtrasi berbasis biofilter dan karbon aktif efektif diterapkan sebagai solusi berkelanjutan dalam pengelolaan kolam wisata berbasis masyarakat.
Study of Greenhouse Gas Emission on the Semarang-Demak 1A Toll Road Project Arditya Panca Saputra; Andri Prasetyo Nugroho; Febriyanti Angelia Ginting; Habib Abdillah Nurusman
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i2.476

Abstract

This study estimates carbon dioxide (CO₂) greenhouse gas (GHG) emissions during the construction phase of the Semarang–Demak Toll Road Project 1A. Motivated by the significant contribution of the infrastructure sector to global GHG emissions, hence the problem formulation is focused on identifying the main emission sources. The aim of the study is to reveal the dominant emission sources and to formulate decarbonization recommendations to reduce environmental impacts and support national emission reduction targets. The study employs a quantitative approach based on the Technical Guidelines for Estimating CO₂ GHG Emissions in Road Construction (No. 07/P/BM/2014) issued by the Directorate General of Highways, Ministry of Public Works and Public Housing, which adapts the IPCC methodology using emission calculation formulas and specific emission factors. Activity data from January 2023 to October 2025 were analyzed according to emission Scopes and work divisions based on General Specifications Revision 3. A qualitative approach complements the analysis by evaluating the effectiveness of decarbonization strategies through observation and document review. The results show total emissions of 6,942,173 tons CO2-eq, with Scope 3 dominating 5,688,286 tons CO2-eq (81.957%) from Division 10 Concrete Structures due to intensive cement production, Scope 1 at 741,235 tons CO2-eq (10.677%), and Scope 2 at 512,652 tons CO2-eq (7.385%). Decarbonization strategies include Green Construction, innovation in work methods and technology, BIM integration in Lean Construction, monitoring based on PP No. 22/2021, AMDAL, and RKL-RPL, and the use of renewable energy such as solar power plants (PLTS) and solar panels for Scope 2 electricity supply.
KLASIFIKASI CITRA WAJAH MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR DAN HAAR CASCADE DALAM SISTEM PRESENSI CERDAS Sapriani Gustina; Rena Juwita Sari; Andri Prasetyo Nugroho; Khoiro Umah
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1494

Abstract

Sistem presensi konvensional sering kali menghadapi kendala dalam hal efisiensi dan keamanan data, seperti risiko kecurangan "titip absen". Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem presensi cerdas berbasis klasifikasi citra wajah guna meningkatkan akurasi dan otomatisasi pendataan kehadiran. Metode yang diusulkan mengintegrasikan algoritma Haar Cascade Classifier untuk tahap deteksi wajah dan K-Nearest Neighbor (KNN) untuk tahap klasifikasi identitas. Tahapan penelitian meliputi akuisisi data, pra-pemrosesan citra (seperti grayscale dan resizing), ekstraksi fitur, serta klasifikasi berdasarkan kedekatan jarak Euclidean. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan Haar Cascade mampu mendeteksi wajah secara real-time dengan efisien, sementara algoritma KNN memberikan tingkat akurasi yang optimal dalam mengenali wajah berdasarkan data latih yang tersedia. Sistem ini menghasilkan akurasi sebesar 97.5% ketika diterapkan pada kelas dalam program studi Teknologi Informasi, Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Uji Tingkat Penerimaan Masyarakat terhadap Teknologi GAMA Rain Filter dengan Metode “UTAUT” dan Perbandingan Kualitas Air Hujan dengan Air Sumur Penduduk Maryono, Agus; Nugroho, Andri Prasetyo; Prasetyo, Agus; Sembada, Pratama Tirza Surya
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 3 (2022): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.76934

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan air bersih di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkat disebabkan peningkatan jumlah penduduk. Pemerintah DIY membantu penduduk sebanyak 59 instalasi pemanen air hujan GAMA RainfilterTujuan: Mengetahui faktor dominan pada penerimaan masyarakat (Behavioral Intention) terhadap bantuan alat GAMA Rainfilter dan menganalisis kualitas air hujan pada GAMA Rainfilter dibanding dengan air sumur penduduk.Metode: Penelitian crossectional dilakukan pada 59 intalasi GAMA Rainfilter dan masyarakat pengguna. Evaluasi tingkat penerimaan masyarakat terhadap GAMA Rainfilter menggunakan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang terdiri dari (Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan atau Facilitating Condition). Kualitas air hujan yang diuji di Laboratorium BTKLPP, Yogyakarta, dibandingkan dengan kualitas air sumur dari data DLHK Yogyakarta.Hasil: Effort Expectancy (kemudahan membuat, memasang, mengoperasikan, dan memelihara) berpengaruh mederat-dominan terhadap Behavior Intension (p = 0,005), sedangkan Performance Expectancy, Social Influence, and Facilitating Conditions tidak berpengaruh signifikan. Kualitas fisik, kimia, dan biologi air hujan secara umum pada 5 kabupaten di Provinsi DIY  lebih baik dibanding air sumur.Kesimpulan: Instalasi GAMA Rainfilter dapat diterima masyarakat karena faktor Effort Expectancy dan air hujan mempunyai kualitas fisika, kimia dan biologi lebih baik dari air sumur. Air hujan dapat dipakai sebagai alternatif air bersih dan air minum yang secara berkelanjutan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.