Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Widya Teknik

Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh terhadap Produktivitas Bongkar Muat Kontainer di Dermaga Berlian Surabaya (Studi Kasus PT. Pelayaran Meratus) Hendra Gunawan; . Suhartono; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1263

Abstract

Dalam melakukan aktivitas pengiriman barang, perusahaan pelayaran menggunakan kontainer sebagai alternatif agar barang tersebut terlindungi dengan baik. PT. Pelayaran Meratus merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang melakukan aktivitas pengiriman barang dengan menggunakan kontainer. Pengiriman dengan menggunakan kontainer dilakukan di dermaga petikemas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model kuantitatif yang dapat digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang memberikan pengaruh secara signifikan terhadap produktivitas bongkar muat. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan adalah metode regresi linier berganda dengan dummy variable. Jumlah sampel yang digunakan untuk analisis ini adalah seluruh kapal petikemas milik PT Pelayaran Meratus yang sandar di Dermaga Berlian Surabaya selama 12 (dua belas) bulan, yang dimulai dari bulan Januari 2006 sampai dengan bulan Desember 2006. Respon yang digunakan adalah data realisasi dengan satuan jumlah kontainer per jam. Prediktor awal yang diduga memiliki pengaruh terhadap produktivitas adalah jumlah gank/kelompok buruh pelabuhan, alat bongkar muat, ratio full empty, total berat kontainer, dan waktu proses bongkar muat. Dilakukan 4 tahap untuk analisis model regresi yang telah diperoleh. Uji serentak (menggunakan P-value), uji individu (uji t), uji Glejser dan uji residual serta model akhir terbaik yang diperoleh. Diperoleh kesimpulan bahwa faktor berat merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap semua kapal.
Pemodelan Arimax dan Neural Network Untuk Peramalan dan Dasar Perencanaan Investasi Net Asset Value (NAV) Equity di PT Prudential Life Assurance Suryo Djojonegoro; . Suhartono; Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1264

Abstract

Permasalahan utama yang sering dihadapi oleh manajer investasi di pasar modal adalah ketidakpastian Net Asset Value (NAV) yang membuat manajer investasi bertindak hati-hati dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilakukan pemodelan NAV dari salah satu reksa dana yang diterbitkan oleh PT. Prudential Life Asssurance dengan menggunakan Model Fungsi Transfer dan Neural Network untuk memprediksi NAV di masa yang akan datang. Prediktor yang digunakan dalam penelitian adalah harga minyak mentah dunia (X1), harga emas internasional (X2), dan nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika (X3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode peramalan yang tepat melalui metode fungsi transfer (ARIMAX) dan Neural Network (NN) yang dapat digunakan untuk memprediksi Net Asset Value (NAV) Equity Fund yang membantu para investor dalam mengambil keputusan terhadap dana yang akan diinvestasikan. Selain itu, untuk mengetahui hubungan antara harga minyak mentah, harga emas, dan nilai kurs dolar terhadap Net Asset Value (NAV) Equity Fund melalui metode fungsi transfer (ARIMAX). Hasilnya menunjukkan bahwa model fungsi transfer dengan input gold merupakan model terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan Net Asset Value (NAV) periode ke depan. Hasilnya juga menunjukkan bahwa prediktor yang signifikan adalah harga minyak mentah, harga emas, dan nilai kurs dolar.
Peramalan Nilai NAV RMF, Equity dan Fixed Fund PT. Prudential LIfe Assurance dengan Model Varima dan Arima Eric Gunawan; . Suhartono; Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 7 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i2.1274

Abstract

Secara garis besar, investasi bisa dibagi menjadi tiga yaitu investasi keuangan, investasi komoditi perhiasan (emas, intan), dan investasi sektor riil. PT. Prudential Life Assurance merupakan perusahaan asuransi yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi. Model yang digunakan untuk analisis ini adalah metode VARIMA, dan ARIMA sebagai pembandingnya. Parameter-parameter yang digunakan adalah PREF (Prudential Equity Fund), PRMF (Prudential Managed Fund), dan PFIF (Prudential Fixed Income Fund). Fluktuasi nilai PREF dipengaruhi oleh saham, dan pasar uang, sedangkan untuk PRMF (Prudential Rupiah Managed Fund) dipengaruhi oleh PFIF (Prudential Fixed Income Fund), PREF (Prudential Rupiah Equity Fund), dan Cash Fund, untuk PFIF dipengaruhi oleh fluktuasi pendapatan tetap (obligasi) dan pasar uang. Hasil dari penelitian adalah nilai ramalan terbaik untuk NAV PREF, dan PRMF menggunakan ARIMA dengan One Step Ahead Forecasting, sedangkan PFIF menggunakan VARIMA dengan One Step Ahead Forecasting.
Penerapan Metode Gstar (P1) Untuk Meramalkan Data Penjualan Rokok di Tiga Lokasi Debora Evelyn Prisandy; . Suhartono
Widya Teknik Vol. 7 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i2.1275

Abstract

Salah satu dasar utama perencanaan produksi, inventori, dan distribusi yang efektif, dan efisien adalah peramalan yang tepat dari suatu data penjualan produk di waktu-waktu yang akan datang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penjualan harian rokok Hanisa Alami di tiga lokasi penjualan, yaitu Pasuruan, Malang, dan Batu, di mana data ini tidak hanya memiliki keterkaitan dengan kejadian pada waktu-waktu sebelumnya, tetapi juga mempunyai keterkaitan dengan lokasi atau tempat yang lain yang disebut dengan data spasial. Tujuan penelitian ini adalah mengaplikasikan model GSTAR (P1) untuk peramalan penjualan rokok Hanisa Alami di tiga lokasi serta untuk mengetahui apakah ada keterkaitan antara penjualan di suatu lokasi dengan lokasi lainnya. Disamping itu, juga untuk membandingkan model ARIMA, dengan model GSTAR (P1), mana yang lebih tepat digunakan dalam peramalan penjualan rokok Hanisa Alami di tiga lokasi berdasarkan hasil ketepatan ramalan. Model GSTAR (P1) yang merupakan pengembangan dari model space-time yang menggabungkan unsur keterkaitan waktu, dan lokasi pada suatu data deret waktu, dan lokasi. Hasil dari penelitian ini adalah suatu model GSTAR yang sesuai, sehingga dapat digunakan untuk mendapatkan nilai-nilai ramalan yang tepat, dan dapat menjelaskan nilai-nilai ramalan yang tepat, dan dapat menjelaskan keterkaitan penjualan di suatu lokasi dengan penjualan di lokasi-lokasi yang lain.
Perbandingan Antara Model Neural Network dan Model Duane untuk Evaluasi Ketepatan Prediksi Waktu Kerusakan Suatu Komponen Tan Te Feng; . Suhartono; Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 7 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i2.1276

Abstract

Artificial Neural Network atau yang dikenal dengan jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu representasi buatan dari otak manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia. Sedangkan model Duane adalah model yang dikenal baik untuk sistem perbaikan dengan asumsi waktu antar kerusakan saat ini berkaitan dengan waktu antar kerusakan satu waktu sebelumnya, atau bahkan dengan waktu-waktu antar kerusakan sebelumnya. Dalam analisis keandalan, kedua model tersebut dapat dipergunakan untuk menentukan waktu pergantian, atau perawatan suatu komponen. Keuntungan melakukan pergantian, atau perawatan secara berkala adalah dapat mengurangi, atau menekan kerugian yang akan ditimbulkan bila suatu proses produksi berhenti. Dalam artikel ini akan dilakukan kajian perbandingan antara model Neural Network dengan model Duane untuk analisis keandalan berkaitan dengan penentuan jadwal pengantian, atau perawatan suatu komponen dalam memprediksi terjadinya kegagalan. Pemilihan model terbaik berdasarkan pada model yang menghasilkan tingkat kesalahan prediksi yang paling kecil untuk suatu data kerusakan dengan membandingkan nilai Root Mean Square Error (RMSE).
Perbaikan Service Quality Berdasarkan Harapan Pelanggan Salon Adi . Yuddy; Anastasia Lydia Maukar; . Suhartono
Widya Teknik Vol. 8 No. 1 (2009)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v8i1.1288

Abstract

Salon Adi merupakan salah satu Salon yang sedang berkembang saat ini. Salon ini ikut meramaikan bisnis Salon kecantikan di daerah Ngagel dan sekitarnya, seperti Salon Alex, Salon David, Salon Jhony Andrean dan lain sebagainya. Salon Adi sebagai Salon kecantikan untuk kalangan kelas menengah dan berorientasi untuk kalangan dewasa, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menerima semua kalangan. Layanan jasa yang ditawarkan Salon Adi sangat beragam dan terbilang lengkap untuk kelas menengah. Dengan adanya persaingan yang terbilang cukup ketat, maka penting bagi Salon Adi untuk lebih meningkatkan kualitas dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Dengan melihat adanya kekurangan dan kelebihan yang terdapat pada Salon Adi, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat kepentingan, tingkat kepuasan, dan tingkat loyalitas pelanggan. Langkah pertama adalah melihat dari analisis tabulasi silang untuk melihat adanya pengaruh profil pelanggan dengan tingkat loyalitas. Selanjutnya dilakukan analisis GAP yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepentingan dengan tingkat kepuasan. Analisis ini dimaksudkan untuk menjelaskan faktor-faktor yang terjadi pada pelanggan Salon Adi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan oleh Salon Adi meliputi: merekrut karyawan yang bekerja dalam jangka waktu lama, menjaga penampilan karyawan, harga yang ditawarkan berdaya saing, peningkatkan kebersihan ruangan, dan penyediaan bacaan.
Perancangan Industri Jasa Laundry di Surabaya Selatan . Melany; . Suhartono; Martinus Edy Sianto
Widya Teknik Vol. 9 No. 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v9i1.1413

Abstract

Gaya hidup praktis dan cepat telah menjadi ciri khas gaya hidup manusia modern. Salah satu contoh adalah tentang cara orang mencuci pakaian. Mencuci pakaian merupakan salah satu kebutuhan utama dalam suatu keluarga. Salah satu jasa yang menawarkan pemenuhan kebutuhan ini adalah jasa laundry. Dalam penelitian ini dirancang suatu industri jasa laundry yang cukup berbeda dari laundry yang sudah ada. Sistem laundry ini akan menggabungkan beberapa aspek yang sudah ada pada jasa laundry pada umumnya, yaitu laundry untuk pakaian sehari-hari dengan sistem kiloan dan layanan antar jemput serta sistem berlangganan. Penelitian ini dilakukan di Surabaya Selatan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa konsumen yang paling potensial adalah ibu rumah tangga. Dengan mempertimbangkan biaya sewa, respon masyarakat, kondisi, dan luas lokasi, Karang Pilang adalah lokasi yang paling potensial untuk mengawali industri jasa laundry. Perkiraan jumlah demand awal adalah 69 konsumen dengan modal jasa laundry adalah Rp 71.290.750,00, biaya promosi Rp 2.769.000,00 dan biaya operasional bulanan Rp 4.438.178,00. Total profit yang dapat dicapai perbulannya adalah Rp 4.025.897,00. Hasil analisis sensitivitas dengan jumlah demand bertambah, jumlah demand berkurang, kenaikan harga bahan baku menunjukkan bahwa jasa laundry layak untuk dijalankan.