Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Karakter Profil Pelajar Pancasila Siswa Kelas V SDN 70 Prabumulih Lisnita Lisnita; Erfan Ramadhani; Ali Fakhrudin
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study alms to analyze the impact of using gadgets on the character profile of fifth grade students at SD Negeri 70 Prabumulih. The research uses descriptive qualitative research. The population in this study were fifth grade students at SD Negeri 70 Prabumulih totaling 22 students. Date collection techiques in this study are observation, interviews and documentation. Data analysis techiques are data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The result of this study indicate that many students still use gadget to play. From this, children who intially like to play with their friends can change their habit of being given gadgets as a substitute for playmates. Thus, it is important to notify the negative impact of using gadgets.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS GAYA BELAJAR VISUAL PADA MATERI PECAHAN KELAS IV SD Astriz Permata Mulia; Nila Kesumawati; Ali Fakhrudin
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.729 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis gaya belajar visual pada materi pecahan kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian development research dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD Negeri 91 Palembang yang berjumlah 25 peserta didik. Penelitian ini mengikuti pengembangan model ADDIE dengan lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Dari hasil validasi ahli diperoleh rata-rata hasil penilaian sebesar 3,55% dengan kategori sangat valid. Pada uji kelompok kecil (small group) dan hasil penilaian guru didapatkan hasil rata-rata sebesar 91,87% sehingga dapat dinyatakan sangat praktis. Pada tahap uji lapangan (field test) diukur keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebesar 0,73 dengan kategori tinggi sehingga dapat dinyatakan efektif dalam mendukung kegiatan pembelajaran terhadap hasil belajar. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis gaya belajar visual pada materi pecahan kelas IV SD yang dikembangkan sudah tergolong Lembar Kerja Peserta Didik yang valid, praktis, dan efektif.
EFEKTIFITAS PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR Dwi Rimayani; Endi Riyoko; Ali Fakhrudin
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 7, No 2 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.298 KB) | DOI: 10.24114/js.v7i2.43230

Abstract

Abstract: Effectiveness Of Applying Contextual Teaching and Learning Strategies to Learning Outcomes Grade IV Students of SDN 29 Pagar Alam . This study aims to determine the effectiveness of applying Contextual Teaching and Learning strategies to the learning outcomes of grade IV at SD Negeri 29 Pagar Alam. This study used an experimental method with the Nonequivalent Control Group Design approach. This study used a sample of 43 students grade IV using a Purposive Sampling technique from a total population of 197 student at SD Negeri 29 Pagar Alam. Collecting data using test techniques, observation, and documentation. Based on the result of the research, it means that the CTL (Contextual Teaching and Learning) strategy has an effective impact on the learning outcomes of grade IV student of SD Negeri 29 Pagar Alam, this can be seen Sig. = 0.011 is smaller than alpha  (α) = 0.05; with a tcount value of 2.647 and a ttable value of 1.681. It turns out that tcount > ttable or 2,500 > 1,681, then reject then Ho is rejected and Ha is accepted.Keyword: Contextual Teaching and Learning, Learning Outcomes. Abstrak : Efektifitas Penerapan Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 29 Pagar Alam. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas penerapan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 29 Pagar Alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan sample 43 siswa dari kelas IV dengan Teknik pengambilan sample sampling purposive dari total populasi  197 orang siswa kelas IV di SD Negeri 29 Pagar Alam. Pengumpulan data menggunakan Teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa strategi CTL (Contextual Teaching and Learning) berdampak efektif terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Pagar Alam, hal ini dapat terlihat Sig.= 0,011 lebih kecil dari alpha (α)= 0,05; dengan nilai thitung sebesar 2,647 dan nilai nilai ttabel sebesar 1,681. Ternyata thitung > ttabel  atau 2,500 > 1,681, maka Ho ditolak dan Ha diterima..Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, hasil belajar.
PENGEMBANGAN MODUL MATERI SUMBER ENERGI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN KELAS IV SD Rattriana Rattriana; Kiki Aryaningrum; Ali Fakhrudin
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1: June 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.454 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i1.36010

Abstract

Abstrak Berdasarkan observasi awal di SD 38 Palembang yang dilakukan oleh peneliti ditemukannya masalah, yaitu didalam menjelaskan materi guru hanya terpaku dalam buku paket atau buku siswa sehinga pemahaman siswa itu kurang terhadap pembelajaran materi IPA hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai siswa. Pembelajaran IPA ini sangat dibutuhkan oleh pemateri yang luas sehingga pemahaman siswa kurang terhadap pembelajaran materi IPA, hal tersebut dapat dilihat dari rendahnya nilai siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode research and development dengan batas penelitian penilaian ahli dan praktikalitas. Penilaian ahli dilakukan pada ahli media, bahasa, dan materi, sedangkan praktikalitas dengan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil dari dari tahapan pengembangan adalah menghasilkan produk modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi sumber energi kelas IV SD. Hasil penilaian para ahli menunjukkan bahwa modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan persentase sebesar 88,58%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi sumber energi kelas IV SD termasuk dalam kategori sangat valid. Dari hasil praktisi yaitu guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 97,39%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepraktisan modul IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran kelas IV Sekolah Dasar termasuk dalam kategori sangat layak.Kata Kunci: modul, sumber energi berbasis, contextual teaching and learning (CTL)AbstractBased on initial observations at SD 38 Palembang conducted by researchers, a problem was found, namely in explaining the material the teacher was only glued to the textbook or student book so that students' understanding of learning science material was lacking, it could be seen from the low grades of students. Science learning is really needed by a broad range of speakers so that students' understanding of learning science material is lacking, it can be seen from the low grades of students. This research method uses research and development methods with the limits of expert judgment and practicality. Expert assessment is carried out on media, language, and material experts, while practicality is carried out with teachers and students. Data collection techniques use documentation and questionnaires, while data analysis techniques use percentages. The result of the development stage is to produce a science module product for energy source materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on energy source materials for class IV SD. The results of the expert's assessment showed that the science module for energy source materials was based on Contextual Teaching and Learning (CTL) with a percentage of 88.58%. Thus, it can be concluded that the development of a science module on energy source materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on energy source materials for class IV SD is included in the very valid category. From the results of practitioners, namely teachers and students, a percentage of 97.39% was obtained. Thus, it can be concluded that the practicality of the science module on energy source material based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in grade IV elementary school learning is included in the very feasible category.Keywords: module, energy source based, contextual teaching and learning (CTL)
PENGEMBANGAN MODUL MEMBACA PERMULAAN BERBASIS STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) UNTUK KELAS 1 SEKOLAH DASAR Silfhina Wijaya Putry; Kiki Aryaningrum; Ali Fakhrudin
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1: June 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.68 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i1.36011

Abstract

AbstrakHasil observasi dan wawancara awal yang telah dilakukan terhadap guru kelas 1 di SD Negeri 38 Palembang, terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan membaca, masih ada siswa yang belum bisa membedakan huruf, dan belum hafal huruf abjad. Salah satu metode yang dapat memotivasi peserta didik dalam belajar dan menumbuhkan minat siswa dalam belajar adalah dengan menggunakan pengembangan modul membaca permulaan berbasis SAS (Struktural Analitik Sintetik). Metode penelitian ini menggunakan metode research and development dengan batas penelitian penilaian ahli dan praktikalitas. Penilaian ahli dilakukan pada ahli media, bahasa, dan materi, sedangkan praktikalitas dengan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil dari dari tahapan pengembangan adalah menghasilkan produk modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada materi membaca permulaan kelas I SD. Hasil penilaian para ahli menunjukkan bahwa modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan persentase sebesar 89,91%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada materi membaca permulaan kelas I SD termasuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak. Dari hasil praktisi yaitu guru dan siswa diperoleh persentase sebesar 97,62%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul membaca permulaan berbasis Struktural Analitik Sintetik (SAS) pada pembelajaran kelas I Sekolah Dasar termasuk dalam kategori sangat layak.Kata Kunci: modul, membaca permulaan, struktural analitik sintetik (SAS)AbstractThe results of preliminary observations and interviews that have been conducted on grade 1 teachers at SD Negeri 38 Palembang, there are some students who have difficulty reading, there are still students who cannot distinguish letters, and have not memorized the letters of the alphabet. One method that can motivate students in learning and foster student interest in learning is to use the development of a SAS (Structural Analytic Synthetic)-based beginning reading module. This research method uses research and development methods with the limits of expert judgment and practicality. Expert assessment is carried out on media, language, and material experts, while practicality is carried out with teachers and students. Data collection techniques use documentation and questionnaires, while data analysis techniques use percentages. The result of the development stage is to produce a product of Structural Analytical Synthetic (SAS)-based early reading modules for the first grade elementary reading materials. The results of the expert's assessment showed that the initial reading module was based on Structural Analytic Synthetic (SAS) with a percentage of 89.91%. Thus, it can be concluded that the development of the Structural Analytical Synthetic (SAS)-based early reading module for the first grade elementary reading material belongs to the very valid or very feasible category. From the results of practitioners, namely teachers and students, a percentage of 97.62% was obtained. Thus, it can be concluded that the feasibility of the Structural Analytic Synthetic (SAS) starting reading module in the first grade learning of Elementary School is in the very feasible category.Keywords: module, beginning reading, synthetic structural analytic (SAS)
Pengembangan Modul Digital IPA Materi Sumber Energi Berbasis Contextual Teaching And Learning Muhammad Rizki; Erfan Ramadhani; Ali Fakhrudin
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v20i2.7193

Abstract

Penelitian didasarkan oleh masalah peserta didik yang kesulitan dalam memahami materi IPA dan cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Peserta didik juga belum pernah diberikan bahan ajar berupa modul digital. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan modul digital IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning yang valid dan layak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Modul digital yang dikembangkan menggunakan model ADDIE level 1 adapun tahapan penelitian pengembangan model ADDIE Level 1 dilakukan dengan membuat produk dalam hal ini peneliti hanya menghasilkan rancangan produk dan tidak disebarluaskan yaitu terdiri dari lima tahapan Analisis (potensi dan masalah serta pengumpulan data) Design, Development (validasi produk), Implementation dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket validasi, lembar angket pendidik dan lembar respon peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa modul digital yang dikembangkan dengan kategori sangat valid berdasarkan lembar angket validasi para ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa dengan nilai rata-rata kevalidan sebesar 91,09%. Modul digital yang dikembangkan dengan kategori sangat layak berdasarkan lembar angket respon peserta didik dalam uji coba dengan nilai rata-rata kelayakan sebesar 89% dan rata-rata kelayakan pendidik sebesar 89,09%. Berdasarkan hasil validasi dan kelayakan hasil uji coba dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul digital IPA materi sumber energi berbasis Contextual Teaching and Learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Quantum Teaching And Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 35 Palembang Mey Risa Hani; Endie Riyoko; Ali Fakhrudin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11005

Abstract

Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan di semua jenjang pendidikan, dimana selama proses pembelajaran sering dirasa sebagai mata pelajaran yang jenuh dikarenakan selama proses pembelajaran kurangnya strategi guru dalam menggunakan model yang bervariasi sehingga interaksi menjadi kurang menyenangkan. Strategi pembelajaran menyenangkan berbasis quantum teaching and learning dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk membuat interaksi dalam kelas menjadi menyenangkan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran menyenangkan berbasis quantum teaching and learning terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 35 palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dengan sampel kelas V C dan V D berjumlah 54 siswa yang di ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan bantuan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan rata-rata pretest 54,96 dan rata-rata post test 71,3. Sedangkan pada kelas control dengan rata-rata pretest 54,65 dan rata-rata posttest 62,4. Uji hipotesis hasil belajar siswa diperoleh nilai thitung sebesar 2,95 sedangkan ttabel sebesar 2,00 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran menyenangkan berbasis quantum teaching and learning sangat efektif terhadap hasil belajar siswa materi Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 35 palembang.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Melalui Aplikasi Canva Bagi Guru SDN 235 Palembang Kiki Aryaningrum; Aldora Pratama; Arief Kuswidyanarko; Putri Dewi Nurhasana; Ali Fakhrudin; Rury Rizhardi; Sonia Anisah Utami; Pita Purnama Sari; Eel Lestari
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran dimanfaatkan teknologi informasi sehingga situasi belajar yang awalnya learning with effort menjadi learning with fun. Media pembelajaran berupa visual, audio, maupun audio visual. Dalam pelatihan ini, media desain Canva menjadi salah satu pilihan sebagai media pembelajaran karena mempunyai template yang beragam dan juga menarik sehingga banyak diminati oleh pengguna terutama di ruang lingkup pendidikan. Pembuatan media pembelajaran yang menarik bisa membuat siswa lebih mudah memahami dan mengerti materi-materi yang diajarkan oleh guru serta membuat siswa tidak jenuh dalam belajar. Adanya komunikasi atau proses penyampaian yang baik maka siswa akan mudah memahami materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Dalam pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan. Hal ini bisa dilihat dari hasil pre tes dan post tes.
ANALISIS ANALISIS PELAKSANAAN GERAKAN LITERASI NUMERASI PADA TINGKATAN SEKOLAH BAWAH: RISET LITERATUR Aldora Pratama; Ali Fakhrudin; Arief Kuswidyanarko; Rury Rizhardi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.2591

Abstract

Riset ini dilatarbelakangi rendahnya keahlian siswa dalam menuntaskan soal literasi numerasi pada hasil uji INAP, PISA, serta TIMSS. Riset ini bertujuan buat mendeskripsikan pelaksanaan gerakan literasi numerasi padatingkat sekolah bawah. Tata cara riset memakai literature review dengan sumber informasi sekunder yang berasal dari 32 harian dari tahun 2015- 2022. Metode analisis informasi terdiri dari mengumpulkan sumber, kritik sumber, interpretasi, serta dilanjutkan dengan historiografi. Bersumber pada hasil riset dari 32 kajian riset dapat disimpulkan kalau terdapat 28 harian yang melaporkan hasilnya sukses bertambah serta membaik, sebaliknya 3 harian melaporkan hasilnya masih kurang ataupun kesusahan. Dapat disimpulkan dari kajian riset kalau, keahlian literasi numerasi hasilnya banyak menampilkan sangat baik sehabis melakikan kajian riset dan nampak kalau literasi numerasi keahlian yang wajib dipunyai tiap siswa.