Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Reliabilitas dan Availabilitas pada Mesin Produksi Lampu Pijar Sistem Seri Menggunakan Pendekatan Analisis Markov di PT. Sinar Angkasa Rungkut Ramadhani Etika Wulandari; Diaz Fitra Aksioma; Haryono Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.553 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33178

Abstract

Penambahan daya listrik oleh negara akan secara langsung mengerek permintaan lampu. PT. Sinar Angkasa Rungkut merupakan produsen lampu merek Chiyoda dengan lini produksi yang terdiri dari lampu pijar, lampu neon dan lampu LED. Setiap unit produksi lampu pijar terdiri dari lima mesin yaitu mesin Flare, mesin Stem, mesin Mounting, mesin Sealex, dan mesin Basing. Unit 22 seringkali belum mampu mencapai target yang ditetapkan dimana hal ini disebabkan oleh sering terjadinya kerusakan mesin produksi pada unit 22 yang menunjukkan bahwa belum optimalnya perawatan mesin.Reliabilitas adalah peluang suatu mesin untuk bekerja dengan sebagaimana mestinya pada waktu dan kondisi tertentu. Analisis reliabilitas adalah metode yang digunakan untuk menghitung peluang mesin atau komponen beroperasi dengan baik. Availabilitas adalah peluang suatu sistem beroperasi pada suatu waktu atau dalam selang waktu tertentu dan mengandung kondisi perbaikan. Availabilitas dapat digunakan untuk menilai keberhasilan atau efektifitas dari kegiatan perawatan yang telah dilakukan. Evaluasi untuk kondisi sistem produksi unit 22 dilakukan menggunakan analisis availabilitas dan reliabilitas menggunakan pendekatan analisis Markov dan pendekatan diferensial sebab kondisi subsistem saling dependen. Hasil penelitian menunjukkan agar performance sistem meningkat, subsistem Sealex harus diberi prioritas utama dalam hal maintenance.Hal itu disebabkan karena perubahan laju kerusakan subsistem Sealex memberikan perubahan yang signifikan terhadap availabilitas dan reliabilitas sistem.
Pengendalian Kualitas Kantong Semen di PT. Industri Kemasan Semen Gresik Menggunakan Peta Kendali Demerit dan Fuzzy Demerit Nanda Eka Putri R; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.289 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.33275

Abstract

PT. Industri Kemasan Semen Gresik (PT. IKSG) merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Semen Gresik Tbk. (persero) yang bergerak dalam bidang pembuatan kantong semen. Seiring perkembangannya, PT. IKSG selalu berupaya meningkatkan mutu layanan dan kualitas produknya. Dalam menentukan kualitas produk, perusahaan melakukan pengendalian berupa menghitung proporsi cacat setiap line yang dibandingkan dengan batas toleransi kebijakan perusahaan. Pengendalian kualitas yang telah dilakukan tersebut memiliki kesamaran dalam memutuskan apakah proses pembuatan kantong semen telah terkendali sehingga perlu dilakukan pengendalian kualitas secara statistika. Pengendalian kualitas yang dilakukan menggunakan peta kendali demerit dan fuzzy demerit. Hasil peta kendali demerit dan fuzzy demerit menunjukkan proses produksi kantong semen jenis pasted di semua line selama periode Januari – Desember 2017 belum terkendali secara statistik. Peta kendali fuzzy demerit lebih sensitif dibandingkan dengan peta kendali demerit, dimana hal ini ditunjukkan oleh lebih banyaknya titik pengamatan out of control yang dapat ditangkap oleh peta kendali fuzzy demerit daripada peta kendali demerit. Adanya pengamatan out of control dominan disebabkan oleh faktor manusia dalam proses pembuatan adonan lem, penyetelan mesin dan bahan baku di awal produksi, kebersihan mesin, dan pemakaian mesin saat dilakukan perbaikan.
Pengendalian Kualitas Multivariat Pada Produksi Rokok “W” di PT. I Zuyyin Inesa Pratiwi; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.026 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35260

Abstract

Kualitas produk merupakan kunci untuk dapat bersaing dalam dunia industri. Penerapan pengendalian kualitas dengan ilmu statistika dalam peningkatan kualitas merupakan hal yang disarankan menurut metodologi six sigma. Diagram kendali merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui variabilitas dan rata-rata proses produksi suatu produk. Penelitian ini mengambil permasalahan pengendalian kualitas produksi rokok “W” di PT. I yang diproduksi secara manual. Karakteristik kualitas yang digunakan berat rokok dan pressure drop yang saling berhubungan sehingga analisis yang akan digunakan adalah diagram kendali M dan T2Hotelling untuk mengetahui kebaikan proses produksi rokok W. Hasil dari analisis diagram kendali M dan T2Hotelling variabilitas dan rata-rata proses terkendali secara statistik. Kapabilitas proses menunjukkan bahwa presisi proses telah baik tetapi target (akurasi) belum tepenuhi. diakibat oleh berat bahan baku yang berkurang. Selain dari bahan baku, penyebab lain yaitu usia, kondisi ruang kerja yang tidak kondusif, alat tidak diganti berkala, dan metode inspeksi sederhana.
Pengendalian Kualitas pada Proses Produksi Rokok “AF”di PT. IQ Inung Anggun Saputri; Wiwiek Setya Winahju; Diaz Fitra Aksioma
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.026 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35263

Abstract

Industri pengolahan tembakau mempunyai peran penting dalam menggerakkan ekonomi nasional, karena mem-punyai multiplier effect yang sangat luas, seperti menumbuhkan industri jasa terkait, dan penyerapan tenaga kerja. PT. IQ merupakan salah satu produsen rokok besar yang terdapat di Surabaya Salah satu produk rokok SKM yang memiliki penjualan paling tinggi adalah rokok “AF”. Rokok “AF” merupakan produk rokok kretek filter premium terbuat dari campuran tembakau dan cengkeh terbaik untuk menciptakan cita rasa yang sempurna. Penjualan netto PT. IQ mengalami penurunan sebesar 15,73% pada tahun 2017 dari tahun sebelumnya. Pengendalian kualitas di PT. IQ hanya dilakukan secara deskriptif dan univariat dimana terdapat kelemahan yaitu kurang efisien terhadap waktu dan tenaga. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian kualitas secara statistik untuk mengetahui kebaikan proses secara menyeluruh yang dapat diukur dari kapabilitas proses. Pada penelitian ini digunakan diagram kendali Multivariate Exponentially Weighted Moving Variance (MEWMV) untuk mendeteksi perubahan variabilitas proses dan Multivariate Exponentially Weighted Moving Average (MEWMA) untuk mendeteksi perubahan rata-rata proses. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembobot optimum pada peta kendali MEWMV adalah ω=0,9 dan λ=0,9. Sedangkan pembobot optimum untuk peta kendali MEWMA adalah λ=0,2. Pada fase satu variabilitas dan rata-rata proses telah terkendali secara statistik dan telah kapabel secara multivariat.
Pengendalian Kualitas Gula Kristal Putih (GKP) di PG Tjoekir Jombang Menggunakan Diagram Kontrol Multivariat Berbasis Time Series Muhammad Salam Taufiqi; Diaz Fitra Aksioma
Inferensi Vol 1, No 1 (2018): Inferensi
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.81 KB) | DOI: 10.12962/j27213862.v1i1.6716

Abstract

PG Tjoekir Jombang merupakan salah satu unit usaha dari PTPN X yang bergerak pada bidang pengadaan gula. Salah satu produk utama yang dihasilkan oleh PG Tjoekir Jombang adalah Gula kristal putih yang harus memenuhi kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI). Karakteristik kualitas yang digunakan adalah warna larutan gula (ICUMSA) dan Besar Jenis Butir. Kedua karakteristik tersebut memiliki hubungan yaitu jika semakin kecil BJB maka ICUMSA akan semakin putih. hal itu menjelaskan jika semakin putih maka kualitas gula kristal putih semakin baik. Proses monitoring kualitas gula kristal putih dilakukan untuk menjaga kualitas dari gula yang dihasilkan oleh PG Tjoekir Jombang. Pengendalian kualitas menggunakan diagram kontrol multivariat berbasis time series lebih sesuai digunakan karena asumsi yang harus terpenuhi adalah tidak adanya autokorelasi antar pengamatan. Diagram kontrol dibuat berdasarkan residual dari model terbaik. Model terbaik yang diperoleh yaitu dengan menggunakan model VAR (3). Hasil diagram kontrol menunjukkan bahwa variabilitas dan rata-rata proses belum terkendali secara statistik. Salah satu penyebabnya adalah terjadinya kerusakan pada mesin dikarenakan setting mesin dan usia mesin saat sedang beroperasi, faktor tenaga kerja yang kurang teliti dan beberapa faktor yang lainnya.
Pengendalian Kualitas Statistika Dasar Bagi Staf Quality Assurance PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Muhammad Mashuri; Agus Suharsono; Wibawati Wibawati; Muhammad Ahsan; Hidayatul Khusna; Diaz Fitra Aksioma; Novri Suhermi
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.379 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.34

Abstract

Kualitas menjadi bahan pertimbangan utama dalam memilih atau menggunakan suatu produk. Pengendalian kualitas statistik telah diaplikasikan secara luas dalam bidang industri maupun jasa. Dalam bidang industri, tujuh alat statistika memiliki peranan yang penting. Salah satu alat statistik yang banyak digunakan dalam bidang industri adalah peta kendali. Penggunaan peta kendali cukup efektif untuk memonitor apakah suatu proses produksi terkendali secara statistik atau tidak. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang pembuatan semen. Tingginya permintaan semen membuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk selalu berupaya untuk menjaga kualitas sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Kualitas semen yang baik akan menambah nilai kepercayaan dari masyarakat kepada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Monitoring kualitas yang dilakukan oleh devisi Quality Assurance (QA) merupakan salah satu bagian penting di PT Semen Indonesia. Oleh kerena itu diperlukan pelatihan bagi staff bagian QA sehingga mampu melakukan monitoring kualitas dengan metode yang tepat. Empat materi yang disampaikan pada pelatihan yaitu peran statistika untuk quality improvement, tujuh alat statistika, peta kendali variabel, dan peta kendali atribut. Pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan kompetensi bagi peserta dibuktikan dengan diperolehnya rata-rata nilai post-test yang lebih tinggi daripada rata-rata nilai pre-test.
Workshop Pengendalian Kualitas Statistika Dasar bagi Staf PT Petrokimia Gresik Hidayatul Khusna; Muhammad Mashuri; Wibawati Wibawati; Muhammad Ahsan; Agus Suharsono; Diaz Fitra Aksioma; Novri Suhermi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.665

Abstract

Sebagai perusahaan pupuk yang menjadi anggota holding PT. Pupuk Indonesia (Persero), produk yang dihasilkan PT Petrokimia Gresik sangat diperlukan baik untuk memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri maupun untuk kebutuhan eskpor. Guna menjaga dan meningkatkan kualitas proses produknya, selama ini PT Petrokimia Gresik telah melaksanakan monitoring kualitas, tetapi masih menggunakan diagram yang bersifat univariat, terpisah dalam memonitor target dan variabilitas, dengan batas kontrolnya menggunakan spesifikasi produk. Pengontrolan kualitas semacam itu tidak salah, tetapi kurang efektif dan belum memiliki kemampuan prediktif, sehingga terjadinya penyimpangan proses tidak dapat diantisipasi. Untuk itu diperlukan pelatihan bagi staf bagian Quality Control (QC) sehingga mampu melakukan monitoring dengan metode Statistika yang tepat. Oleh karena itu, tim dosen dari Lab Statistika Bisnis dan Industri (LSBI) Departemen Statistika ITS memberikan workshop pengendalian kualitas Statistika dasar bagi staf QC PT Petrokimia Gresik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 hingga 30 Mei 2023 dengan keluasan materi mencakup tujuh alat statistika, diagram kendali variabel, serta diagram kendali atribut.
FORECASTING NUMBER OF INTERNATIONAL TOURIST ARRIVALS USING MULTI INPUT INTERVENTION ARIMA MODEL Khusna, Hidayatul; Mashuri, Muhammad; Ahsan, Muhammad; Wibawati, Wibawati; Aksioma, Diaz Fitra; Suhermi, Novri
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 18 No 3 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol18iss3pp1539-1548

Abstract

In 2020, the Covid-19 pandemic caused a very significant impact resulting in the drastic decline in the number of international tourist visits. As the Covid-19 pandemic ends, the government reopen international flight to Indonesia in early 2022 to remark the revival of the tourism industry. To determine how big the impact of the Covid-19 pandemic as well as the recovery process on international tourist visits through Soekarno-Hatta, Ngurah-Rai, and Kualanamu airports in the coming period, forecasting is needed. The forecasting method utilized in this study is multi-input intervention analysis. The first input is caused by the outbreak of Covid-19 pandemic, while the second input is due to the international flight reopening. The type of intervention variable chosen is a step function because both inputs give permanent effect to the international tourist arrivals. The data used in this study are monthly international tourist arrivals based on the entrances to Soekarno-Hatta, Ngurah-Rai, and Kualanamu International Airports from January 2008 to September 2023, taken from the Central Bureau of Statistics website. Based on the results, it was found that the number of international tourist arrivals entering Soekarno-Hatta airport can be modelled using SARIMA (0,1,1)(0,1,0)12 with (b=2, s=1, r=0) and (b=2, s=[3], r=0) for first and second input of intervention variable, respectively. Furthermore, the number of international tourist visits through Ngurah-Rai airport was more appropriate to be modelled using SARIMA (1,1,1)(0,1,1)12 with intervention inputs (b=1, s=[2], r=0) and (b=4, s=0, r=1). In Kualanamu airport, the first intervention order is equal to that in Ngurah-Rai airport, with (b=3, s=[3], r=0) for second intervention input and SARIMA (0,1,1)(1,1,1)12 for pre-intervention data. The forecast results show that the number of international tourist arrivals entering Soekarno-Hatta, Ngurah-Rai, and Kualanamu international airports are already recovered to pre-pandemic conditions at a quick pace
Pengendalian Kualitas Semen PCC di PT Semen Bosowa Banyuwangi Menggunakan Maximum Half-Normal Multivariate Control Chart (Max-Half-Mchart) Loka, I Melda Puspita; Khusna, Hidayatul; Aksioma, Diaz Fitra
Inferensi Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27213862.v7i1.16247

Abstract

Cement is a building adhesive material produced from clinker and has the main ingredients in the form of calcium silicate and additional gypsum. The Indonesian Cement Association (ASI) states that there will be an increase in domestic cement consumption by 5.5% in 2021. Competition in the industrial sector is quite tight, causing PT Semen Bosowa Banyuwangi maintain and improve the quality of its products continuously. One of the steps taken is to check for blaine, residual, and free lime through the laboratory before the cement is distributed. Since there are more than one quality characteristic of Portland Composite Cement (PCC) and each quality characteristic is monitored every shift, the control chart used is a multivariate control chart for individual observations in the form of a Max-Half-Mchart. The Max-Half-Mchart for individual observation can effectively monitor mean and process variability simultaneously. PCC cement quality control using the Max-Half-Mchart in phase I showed that the process was statistically controlled. In phase II, there were out of control observations identified as a shift in the average process. The multivariate process capability measurement results obtained a 〖MC〗_pk value of 1.053, which means that the overall production of PCC cement complies with company regulations.
Clustering of Water Quality Location Using Self Organizing Maps (SOM) Amalia, Rahmatin Nur; Farady, M. Difa; Aksioma, Diaz Fitra; Ahsan, Muhammad
Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 4 No 2 (2025): Parameter: Jurnal Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/parameterv4i2pp197-208

Abstract

A decline in the number of locations meeting drinking water quality standards was observed based on internal monitoring in 2021 and 2022. To address this, clustering was performed on water quality test locations using Self Organizing Maps (SOM). The analysis of data from 60 locations, considering turbidity, pH, iron, and nitrite parameters, indicated very good water quality. Outliers were detected before clustering, with the Ireng location being the most extreme, showing turbidity of 4.95 NTU and pH of 8.41, near specification limits. The clustering process removed one outlier, forming two clusters with a silhouette coefficient of 0.668. Multivariate normality tests showed the samples were not multivariate normal, leading to the use of Kruskal-Wallis testing. The results revealed significant differences between clusters 1 and 2, particularly in turbidity and iron levels. Cluster 2 had better water quality, with lower turbidity and iron content. Some locations in cluster 1 exceeded 1 NTU turbidity and had higher iron levels. The company should improve water quality monitoring and control at locations approaching specification limits.