Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Specta Journal of Technology

ADSORPSI METILEN BIRU DAN KONGO MERAH PADA ZEOLIT-X HASIL SINTESIS DARI ABU DASAR Widiastuti, Nurul
SPECTA Journal of Technology Vol 3 No 3 (2019): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v3i3.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas adsorpsi metilen biru dan kongo merah pada zeolit-X yang disintesis dari abu dasar. Adsorben zeolite-X disintesis dari abu dasar dengan metode peleburan menggunakan NaOH  pada suhu 750oC dalam atmosfer udara. Hasil karakterisasi zeolit-X dari abu dasar dibandingkan dengan zeolit-X yang disintesis dari bahan murni. Kristalinitas dan luas permukaan zeolit-X dari abu dasar masih lebih rendah dibandingkan zeolit-X yang disintesis dari bahan murni.  Luas permukaan zeolit-X dari abu dasar adalah 250,850 m2/g, sedangkan zeolit-X dari bahan murni sebesar 472,471 m2/g. Hasil uji kapasitas adsorpsi zeolit-X dari abu dasar untuk metilen biru dan kongo merah adalah 131,6973 mg/g dan 38,12684 mg/g, berturut-turut. Proses adsorpsi mengikuti persamaan isothermal Langmuir dengan mengikuti model kinetika adsorpsi orde kedua semu. Studi termodinamika mengindikasikan bahwa proses adsorpsi terjadi secara eksoterm dan bersifat spontan pada masing-masing temperatur
Adsorpsi Metilen Biru dan Kongo Merah pada Zeolit-X Hasil Sintesis dari Abu Dasar Nurul Widiastuti
SPECTA Journal of Technology Vol. 3 No. 3 (2019): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.856 KB) | DOI: 10.35718/specta.v3i3.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kapasitas adsorpsi metilen biru dan kongo merah pada zeolit-X yang disintesis dari abu dasar. Adsorben zeolite-X disintesis dari abu dasar dengan metode peleburan menggunakan NaOH pada suhu 750oC dalam atmosfer udara. Hasil karakterisasi zeolit-X dari abu dasar dibandingkan dengan zeolit-X yang disintesis dari bahan murni. Kristalinitas dan luas permukaan zeolit-X dari abu dasar masih lebih rendah dibandingkan zeolit-X yang disintesis dari bahan murni. Luas permukaan zeolit-X dari abu dasar adalah 250,850 m2/g, sedangkan zeolit-X dari bahan murni sebesar 472,471 m2/g. Hasil uji kapasitas adsorpsi zeolit-X dari abu dasar untuk metilen biru dan kongo merah adalah 131,6973 mg/g dan 38,12684 mg/g, berturut-turut. Proses adsorpsi mengikuti persamaan isothermal Langmuir dengan mengikuti model kinetika adsorpsi orde kedua semu. Studi termodinamika mengindikasikan bahwa proses adsorpsi terjadi secara eksoterm dan bersifat spontan pada masing-masing temperatur
Review: Potensi Pengembangan Membran Polimer Hidrofilik untuk Produksi Biodiesel Berbasis Mikroalga Widi Citra Lestari; Ellyzia Sukma Ningtiar; Mochammad Yusuf Irianto; Nurul Widiastuti
SPECTA Journal of Technology Vol. 5 No. 2 (2021): SPECTA Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.019 KB) | DOI: 10.35718/specta.v5i2.280

Abstract

Harvesting microalgae is an important process to be carried out in the production of biodiesel from microalgae. The method of harvesting by filtration technique provides many advantages over other methods. Polymer is a membrane material that is often used for harvesting microalgae. However, polymer membranes have limited hydrophobic properties, thus, modification was needed to improve the hydrophilic properties and performance of polymer membranes. The polyvylene fluoride (PVDF) flat-sheet membrane has advantages over other membrane materials which are rated with a flux rate of 67.3 L / m2h and a rejection value of 100%. Then, the development with hollow fiber modulation on the PVDF membrane was considered very suitable, which was reported to have succeeded in increasing the membrane flux in the harvest of Scenedemus Acuminatus reaching up to 5136 L / m2h. The addition of PVDF with the inorganic additive LiCl was successful in increasing its hydrophilicity as the water permeation size increased up to 542 L / m2h. In addition, the use of triethyl phosphate (TEP) as a solvent is more environmentally friendly and compatible with PVDF membranes. As a result, it can increase membrane porosity by up to 92.7%. Apart from improving the membrane material, this review also reports the design and economic analysis to produce an effective and efficient of polymeric membranes for microalgae harvesting.
Co-Authors Abdul Halim Adi Setyo Purnomo Ahmad Fauzi Ismail Ahmad Fauzi Ismail Ahmad Fauzi Ismail Ahnaf Ahnaf Alvin Romadhoni Putra Hidayat Amirul Mukminin Anggita R.K. Wardani Ariyanti, Dhita Audi Sabrina Chi Siang Ong Didik Prasetyoko Ellyzia Sukma Ningtiar Endang Purwanti Endang Purwanti Setyaningsih, Endang Purwanti Eva Agustina Fachruddin, Mochammad Harits Fadlan, Arif Farhanah Thalib Fithri Yatul Humairo Gunawan, Triyanda Gunawan, Triyanda Hamdan Dwi Rizqi Hamzah Fansuri Harmami Harmami Herdayanto Sulistyo Putro Humairo, Fithri Yatul Ihsan Wan Azelee Iqbal, Rendy Muhamad Irsandi Dwi Oka Kurniawan Irsandi Dwi Oka Kurniawan Ismail, Ahmad Fauzi Jaafar, Juhana Juhana Jaafar Juhana Jafar Kurnia Handayani Kusumawati, Yuly Linda Wati Oktavia Lukman Atmaja Lusi Ernawati M. Faqri Fahrozi Huzein Mada Mariana Lakapu Mahesan Naidu Mochammad Yusuf Irianto Muhammad Nidzhom Zainol Abidin Nanik Ismi Oktavianti Noor Shawal Nasri Nugraheni, Zjahra Vianita Nur Hadi Nur Izzati Abu Bakar Nurul Faradilah Said, Nurul Faradilah Oktavina Kartika Putri Ong, Chi Siang Perry Burhan, Perry Putri, Shabrina Adani R. A. Syukuri Nikmah, R. A. Rahmawati, Zeni Randy Yusuf Kurniawan Ratna Ediati Refdinal Nawfa Retno Puji Rahayu Rika Wijiyanti Rika Wijiyanti Romaya Sitha Silitonga Ruri Agung Wahyuono Safarina, Nourma Shabrina Adani Putri Shofiyani, Anis Syafsir Akhlus Taufik Qodar Romadiansyah Totok Trengginas Ufafa Anggarini Vina Rizky Andina Vivi Zulaicha Wahyu Prasetyo Utomo Wan Norharyati Wan Salleh Widi Citra Lestari Zetra, Yulfi Zulhairun Abdul Karim