Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN UANG MAKAN TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN NATURA RESIDENCES SURABAYA Feri Harianto; Mohamad Ferdaus Noor Aulady; Eko Mardi Setyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembang dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat diperlukan kontraktor yang mempunyai tenaga kerja dengan tingkat produktivitas tinggi agar terhindar dari keterlambatan serta hasil yang didapat sesuai dengan spesifikasi yang telah disepakatinya. Untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja di proyek tersebut maka kontraktor harus mempunyai strategi, salah satunya adalah dengan pemberian uang makan kepada tenaga kerja. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh pemberian uang makan terhadap produktivitas tenaga kerja pada pelaksanaan proyek perumahan Natura Residences Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi ulang non random dengan pengambilan data melalui kuesioner, dengan sampelnya adalah tukang dan buruh bangunan yang berjumlah 15 orang.Perlakuan yang digunakan adalah pemberian uang makan sebesar Rp 10.000 per-orang. Analisis yang digunakan adalah uji perbandingan rerata tidak berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian uang makan kepada tukang dan buruh bangunan dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan ( t hitung = 3,541 t tabel = 2,048 ). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian uang makan kepada tenaga kerja di proyek konstruksi merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
PENGARUH UMUR, MASA KERJA DAN PENDIDIKAN TENAGA KERJA TERHADAP DAYA DENGAR DI PT. ALFABET Feri Harianto; Ana Lufiatul Chorimah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara umum di Indonesia masih sering terabaikan. Hal ini ditunjukkan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur, masa kerja dan pendidikan tenaga kerja terhadap daya denga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Variabel bebas yang digunakan yaitu umur, masa kerja dan pendidikan sedangkan variabel terikat yaitu daya dengar. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini adalah umur, masa kerja dan pendidikan secara bersama-sama berpengaruh terhadap daya dengar (signifikan 0,00 0,05). Variabel bebas (umur, masa kerja dan pendidikan) mempunyai kolerasi yang signifikan terhadap daya dengar dengan (nilai R = 0,502). Tetapi dari ketiga variabel tersebut secara individu yang berpengaruh signifikan terhadap daya dengar adalah umur (signifikan 0,001 0,05), dengan demikian peranan umur mempunyai andil yang besar terhadap penurunan daya dengar yang dialami oleh pekerja sehingga diperlukan sosialisasi pentingnya K3 demi keselamatan dan kesehatan para pekerja.
Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Penulangan Pelat, Balok dan Kolom Di Gedung Bertingkat Feri Harianto; Fahmi Firdaus A; Febry Ardian S
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbatasnya waktu penyelesaian proyek, tidak adanya pelatihan K3 serta rendahnya kesadaran keselamatan bagi pekerja maka pekerjaan di proyek konstruksi rentang terjadinya risiko kecelakaan kerja. Salah satu pekerjaan yang berisiko sangat tinggi adalah pekerjaan pembesian, pekerjaan ini merupakan pekerjaan struktur yang mempunyai peranan sebagai penentu waktu penyelesaian proyek. Hal ini dikarenakan pekerjaan pembesian terletak dilintasan kritis.Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui potensi risiko terjadinya kecelakaan kerja serta penyebab dari risiko terjadinya kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampelnya sebanyak 10 orang. Analisis yang digunakan adalah metode RPN (Risk Priority Number) dan FTA (Fault Tree Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan cuttingwheel memiliki resiko kecelakaan yang paling tinggi, sedangkan penyebab dasar kecelakaan kerja yaitu, kurang motivasi, terlalu lelah, melamun, tergesa-gesa, kondisi alat sudah mulai aus, tidak menggunakan pengaman, tidak mematuhi aturan pemakaian, tidak mengerti fungsi alat, karakteristik jalan, penerangan, angin,,badaisuhu ekstrim.
Pengaruh Inspeksi K3 Terhadap Kedisiplinan Pekerja Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri Dengan Di moderasi Faktor Usia dan Tingkat Pendidikan Agung Yoga Prasetia; Feri Harianto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko kecelakaan kerja di proyek konstruksi mempunyai kategori yang tinggi. Salah satu penyebabnya adalah faktor kurang disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri serta masih minimnya pengetahuan tentang keselamatan kerja. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk kedisiplinan tenaga kerja yaitu dengan Inspeksi K3. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dan pengaruh inspeksi K3 terhadap kedisiplinan pekerja dalam menggunakan alat pelindung diri. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan responden pekerja dan tukang. Ukuran sampel yang digunakan sebagai responden adalah 30. Analisis yang digunakan yaitu regresi sederhana dengan moderasi. Penyebaran kuesioner dilakukan di proyek pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat korelasi hubungan inspeksi K3 terhadap kedisiplinan yaitu sebesar r = 0.634 di kategorikan hubungan kuat dengan persamaan regresi linear sebelum moderasi besarnya R= 63,4% dan bentuk persamaan yaitu Y = 25.000 +0.472X, sedangkan model persamaan sesudah adanya moderasi pendidikan (Z2) besarnya nilai  R = 66,3 %, dengan persamaan yaitu Y = 22.846 + 0.448X + 0.658 Z1 + 0.781 Z2 + 0.105 ZI.X1 + 0.024 Z2.X2 + e. Menunjukkan peningkatan hubungan dan pengaruh sesudah adanya moderasi pendidikan (Z2) dilihat dari nilai R sebesar 63,4% menjadi 66,3%.
MITIGASI BENCANA DI LINGKUNGAN RW 02 KELURAHAN KERTAJAYA KECAMATAN GUBENG KOTA SURABAYA Dewi Kusumaningrum; Laras Laila Lestari; Fahmi Firdaus Alrizal; M. Ferdaus Noor Auladi; Feri Harianto; Felicia Tria Nuciferani; Diah Listyaningsih
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan tri dharma yang dijalankan oleh perguruan tinggi, dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan masyarakat. (Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, 2018) Kegiatan pengabdian yang diadakan di tengah kondisi pandemi COVID 19 saat ini, memaksa perguruan tinggi mengadakannya sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan dengan protokol Kesehatan dengan ketat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diadakan oleh Jurusan Teknik Sipil – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) bekerja sama dengan RW 02 Kecamatan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota surabaya mengambil Topik "Sosialisasi Mitigasi Bencana di Lingkungan RW 02 Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Kota surabaya”. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan di balai RW dengan kegiatan sosialisasi Mitigasi Bencana anak – anak bisa menerima edukasi atau ilmu yang diberikan jika terjadi potensi Bencana alam seperti banjir, gempa bumi dan ada pula bencana yang disebabkan kelalaian manusia seperti kebakaran dan diharapkan anak – anak bisa mempraktekkan jika terjadi bencana dan bisa melindungi keluarga, serta masyarakat sekitarnya. Banyak masyarakat yang kurang mengetahui cara mengantisipasi jika terjadi bencana. Maka dari itu kami sebagai mahasiswa dan para dosen memberikan edukasi bencana yang sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada Mitigasi Bencana diharapkan dengan sosialisasi ini para warga RW 02 dapat menambah wawasan dalam menghadapi bencana dan mengetahui Tindakan awal yang harus dilakukan saat evakuasi jika terjadi bencana.
Analisis Penerapan Sistem Manajemen K3 dan Kelengkapan Fasilitas K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Di Surabaya Arizal Firmansyah Priyono; Feri Harianto
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): REKAYASA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v4i2.783

Abstract

Proyek konstruksi gedung bertingkat memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya bagi pekerja di lapangan. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan Sistem Manajemen K3 serta fasilitas K3 yang lengkap dan layak di lokasi kerja. Sistem Manajemen K3 merupakan bagian dari perencanaan dan pengendalian kecelakaan pada proyek konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan SMK3 dan kelengkapan fasilitas K3 serta membandingkan antara 3 proyek konstruksi gedung yang ada di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dengan respondennya adalah Manager, Safety Officer dan Quality Control. Analisis penerapan Sistem Mnajemen K3 berdasarkan audit Permenaker no.5 tahun 1996. Hasil dari penelitian ini untuk proyek Apartemen BeSS Mansion nilai rata-rata pencapaian adalah 92,56% , proyek Gedung Ciputra World nilai rata-rata pencapaian 91,80% , dan proyek Gedung C dan Masjid Kampus Perbanas II nilai rata-rata pencapaian 89,76%. Kriteria ketiga proyek tersebut adalah memuaskan. Sedangkan hasil analisis kelengkapan APD dan fasilitas K3 pada proyek Apartemen BeSS Mansion mendapat nilai rata-rata 95,55%, proyek Gedung Ciputra World dengan nilai rata-rata 93,67%, dan pada proyek Gedung C dan Masjid Kampus Perbanas II mendapat nilai rata-rata 73,33%. Adapun terdapat 4 faktor yang mempengaruhi perbedaan dalam penerapan SMK3 di ketiga proyek tersebut yaitu faktor perencanaan, faktor perusahaan kontraktor, faktor kesiapan manajemen, faktor kesadaran manajemen. Dengan demikian, untuk ketiga proyek tersebut telah siap Permenaker no.5 tahun 1996. Namun perlu adanya perbaikan atau perencanaan kembali pada kriteria-kriteria yang tidak sesuai, serta memperhatikan APD dan fasilitas proyek yang kurang layak dan tidak lengkap.
Evaluasi Kinerja Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Proyek Attic Showroom dan East Coast Center 2 Di Surabaya Juliandres Unitly; Feri Harianto; Dian Listyaningsih
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i1.855

Abstract

A BSTRA K : Sektor konstruksi adalah salah satu sektor yang paling beresiko terhadap kecelakaan tenaga kerja, kerugian jiwa, material, uang, dan waktu merupakan hasil-tentu saja yang akan dipindahkan secara langsung pada saat menjalankan proyek konstruksi. Untuk mencegah kecelakaan pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi diwajibkan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lokasi kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Aplikasi Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan perbedaan kinerja pada proyek konstruksi yang ada di kota surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Fisher Exact Probabilitydengan mengambil data yang dilakukan melalui kuesioner yang telah dibagikan kepada masing-masing responden sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan pada proyek yang disetujui. Hasil dari penelitian ini berdasarkan Peraturan Mentri Tenaga Kerja (permenaker) no.5 tahun 1996, untuk Proyek Attic Showroom Dharmahusada nilai rata-rata memenangkan 76,74% dengan predikat baik, dan Proyek East Coast Center 2 nilai rata-rata hasil 84, 92 % dengan predikat memuaskan. Sementara itu, penilaian yang dilakukan menunjukkan perbedaan signifikan antara 12 kriteria audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menurut permenaker no.50 tahun 1996 terkait 8 item yang memiliki perberbedaan yang signifikan dan 4 item pada poin Pembangunan dan Pemeliharaan Komitmen,
Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Serta Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Di Surabaya Ahmad Zainul Arifin; Feri Harianto
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v5i1.856

Abstract

ABSTRAK: Semua pekerjaan dituntut agar dapat menghasilkan kualitas yang baik dengan waktu yang telah ditentukan. Salah satunya adalah pekerjaan proyek konstruksi yang saat ini mengalami perkembangan pesat di Indonesia dengan memperhatikan produktivitas kerja. Proyek konstruksi tidak lepas dari keselamatan dan kesehatan kerja yang bisa menunjang suatu pekerja bisa menyelesaikan pekerjaan. Serta lingkungan kerja yang mendukung suatu pekerjaan. Keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan kerja bisa mempengaruhi produktivitas kerja di suatu proyek konstruksi. Teknik pengambilan penelitian menggunakan metode non probability sampling disertai teknik purposive sampling dengan cara penyebara kuesioner. Responden penelitian adalah mandor, tukang dan pekerja kasar. Penyebaran kuesioner di 3 proyek, yaitu proyek pembangunan Rumah Sakit Katolik St Vicentius Paulo (RKZ), proyek pembangunan Apartmen Puncak Merr, dan proyek pembangunan Apartmen Belleview Manyar. Berdasarkan hasil analisis penelitian menyatakan bahwa variabel keselamatan dan kesehatan kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai (T-statistic=14,487 > 1,96) dan (P-values = 0,000 < 0,05). Sedangkan untuk variabel lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai (T-statistic= 3,962 > 1,96) dan (P-values = 0,000 < 0,05).
Faktor Pengaruh Iklim Keselamatan Kerja dalam proyek Konstruksi: Studi Literatur Diah Listyaningsih; Feri Harianto; Rahma Saraswati
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.661 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2020.v1i2.1421

Abstract

Accidents in construction project often occur, especially in the construction world. Safety climate plays an important role in the success of a project. By using a literature study, this article aims to find out what factors affect climate. This study uses 14 journals and consists of 17 articles that focus on the climate of work safety. The results showed that 13 factors were generated which were categorized into physical and non-physical. Physical factors that influence are physical fatigues, low adaptability, motor skills, leadership management, systematic work preparation, safety behaviour and injuries. Meanwhile, non-physical consisted of 5 factors: organizational climate, emotional stress, psychological conflict, personality, intelligence and motivation, psychosocial conditions. For further research, factor analysis will be carried out regarding the factors that have been found by surveying construction workers in Indonesia. The association of these factors with the safety climate can also be found.
Analisis Risiko Usaha Jasa Konsultan Pengawas Proyek Konstruksi di Surabaya Tian Rifaldi; Feri Harianto
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2022.v3i1.2964

Abstract

Usaha pada bidang proyek konstruksi memiliki risiko yang tinggi. Pada usaha jasa konsultan pengawas, risiko dapat muncul pada bidang pemasaran, produksi, dan sumber daya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan identifikasi, analisis, dan respon  risiko pada pekerjaan jasa konsultan pengawas. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan responden yaitu Direktur, Team Leader, Quantity Engineer, Inspector, dan Administrator pada perusahaan jasa konsultan pengawas di Surabaya. Pengambilan responden menggunakan purposive sampling. Analisis risiko yang digunakan adalah Severity Index yang dikombinasikan dengan perkalian probabilitas dengan dampak. Respon dilakukan terhadap risiko dominan dengan kategori tidak dapat diterima (unacceptable) dan tidak diharapkan (undesirable). Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 3 risiko dengan kategori unacceptable dan 4 risiko dengan kategori undesriable. Respon terhadap risiko tersebut adalah dengan mengurangi risiko (risk reduction). Risiko dengan kategori unacceptable yaitu: pembayaran termin terlambat, pengendalian dokumen tidak baik, dan terjadi perubahan desain. Respon dengan mempersiapkan dokumen persyaratan pembayaran termin, melakukan kajian terhadap desain sebelum proses konstruksi, memfasilitasi personil dengan peralatan untuk menunjang pengawasan. Risiko dengan kategori undesirable yaitu: dokumen kualifikasi tidak sesuai, pencapaian progres rendah, adanya temuan oleh tim audit, dan kurangnya team work. Respon dengan  menyusun kualifikasi dan mengikuti lelang sesuai sub bidang, melakukan evaluasi terhadap jadwal disertai metode percepatan, menyusun laporan administrasi teknis maupun non-teknis terhadap setiap perubahan, membangun komunikasi yang baik dalam tim.