Sri Utami
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Konsep Green Building pada Rumah Sakit Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Bayu Dwi Pramata; Tito Hari Pradianto; Sri Utami
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.402 KB)

Abstract

UIN Maulana Malik Ibrahim Malang merencanakan pengembangan dan penambahan bidang studi salah satunya adalah studi kedokteran. Lokasi pengembangan kampus direncanakan pada perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu Pengembangan Kampus II UIN Maulana Malik Ibrahim juga menambah fasilitas Rumah Sakit Pendidikan yang mengusung konsep “Green, Health, and Smart Campus”. Perancangan bangunan rumah sakit pendidikan ini menggunakan pendekatan konsep bangunan hijau. Perencanaan bangunan rumah sakit pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim mengacu pada masterplan yang telah disusun sebelumnya. Perwujudan konsep bangunan hijau rumah sakit pendidikan didasari dari Green Star healthcare v1. Pendekatan perancangan menggunakan metode deskriptif-analitik, deskriptif dijelaskan secara dedukif berupa paparan dan gambaran mengenai permasalahan dan kebutuhan pendidikan Rumah Sakit UIN Maulana Malik Ibrahim.Kajian umum mengenai konsep rumah sakit pendidikan dengan konsep green building yang telah di tentukan oleh pihak universitas menjadi penentuan rumusan masalah dalam kajian ini. Proses analitik berkaitan dengan teori perancangan rumah sakit. Perancangan bangunan rumah sakit pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai sarana pengobatan dan pembelajaran bagi masyarakat dan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim. Oleh karena itu akan diaplikasikan konsep bangunan hijau seperti: indoor environment, Transport, Water, Material, land use & ecology, EmissionsKatakunci: green building rumah sakit pendidikan
SMK Pertanian & Perkebunan di Taman Jeru Tumpang Slamet Kristiawan; Sri Utami; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1468.285 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara agraris, namun masih belum bisa memenuhi swasembada pangan dan menggantungkan dengan impor bahan makanan. Padahal lahan pertanian di Indonesia sangatlah luas. Untuk itu perlu suatu wadah yang bisa meningkatkan dan mengembangkan daya saing petani dan hasil pertanian Indonesia. maka wadah pendidikan yang tepat untuk meningkatkan & mengembangkan pertanian adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian. Bupati Malang berencana untuk mendirikan SMK Pertanian dan Perkebunan baru di Taman Jeru Tumpang. Perancangan SMK Pertanian & Perkebunan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan programatik. Perancangan SMK Pertanian dan Perkebunan diawali Menganalisa kondisi eksisting tapak terkait potensi pertanian, vegetasi tapak, kondisi ikim, topografi tapak dan kondisi bangunan eksisting. Pada tahap perancangan SMK Pertanian & Perkebunan Menggunakan Standar Sarana Dan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (Smk/Mak) menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 Tahun 2008.Kata kunci: Fasilitas Pendidikan, SMK Pertanian, Taman Jeru Tumpang
Ethnomodelling pada Konstruksi Atag di Desa Ajung Kabupaten Jember Yusfan Adeputera Yusran; Sri Utami; Surjono; Atsar Yaisy Muhammad
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 6 No 1 (2021): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Januari 2021 ~ April 2021
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v6i1.644

Abstract

Atag functions as a place for the air curing process to dry tobacco leaves. This building, which is made of bamboo, has existed in Indonesia since 1850 and used to produce authentic quality cigars. Initially, this building was only utilized for local materials, however, based on the shape, dimensions, and construction, there is a tendency for atag to be established by considering several technical aspects. Therefore, this study aims to examine the technical ideas, such as calculations, practices, and procedures for making Atag using the ethnomodelling strategy. The results showed that the community's practices and calculations in building atag were a logical response in adapting to natural conditions such as climate, wind, and humidity. It also provided intelligence in utilizing the potential of local materials such as bamboo and sugarcane leaves