Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Layanan Psikososial Dalam Pemulihan Psikis Rifahmi Sudarmin; Muhammad Irham Zainuri; Puspa Sari
Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dikdasmen.v4i2.2401

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi layanan psikososial dalam upaya pemulihan psikologis pasca banjir di Desa Maipi Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Narasumber yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 5 anak yang diambil dari 30 anak penerima layanan psikososial. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik reduksi data yaitu pengumpulan hasil wawancara yang telah dicatat dalam bentuk catatan lapangan kemudian ditranskripsikan ke dalam bentuk tulisan yang lebih terstandar berdasarkan isi catatan lapangan. Setelah proses transkripsi selesai dilakukan reduksi data yaitu membuat rangkuman dan mengkodekan hasil wawancara, kemudian peneliti melakukan analisis data untuk mempertajam, mengklasifikasikan, dan mengarahkan, sehingga dapat diambil kesimpulan akhir. menunjukkan bahwa anak tidak lagi merasa trauma setelah mendapat layanan program psikososial
Early chilhood parenting based on islamic value and local culture in strengthening family resilience and role Septya Suarja; Husnani Aliah; Muhammad Irham Zainuri; Abdul Kadir; A. Nurhayati; Elhadfa Laabed
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1158900

Abstract

The main challenge in early childhood parenting based on Islamic values ​​and local culture lies in the gap between the ideal principles taught in religious teachings and the culture influenced by modernization. This study aims to examine early childhood parenting patterns based on Islamic values ​​and local culture as an effort to strengthen the family's role in character formation of the children. Using a qualitative approach and phenomenological methods, this study involved five families selected through snowball sampling in Palopo City, South Sulawesi. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analysed using reduction techniques to uncover key themes from parenting experiences. The results show that parents implement various strategies in Islamic parenting, such as inviting children to worship, limiting interaction between boys and girls, developing Islamic character, and instilling values ​​of faith and honesty from an early age. Furthermore, the Bugis Makassar cultural approach is also an important part of parenting, instilling values ​​such as Alempureng (honesty), Amaccang (intellectualism), Agenttengeng (assertiveness), Reso (hard work), and Siri (shame/self-esteem). The integration of Islamic values ​​and local culture strengthens family resilience and shapes children's identities with noble character. These findings emphasize the importance of parents as the first educators in the family and the need for a holistic approach to early childhood parenting. This research contributes to the development of parenting models that align with Islamic teachings and local wisdom, and are relevant in the context of a multicultural society.
ADIKSI GAME ONLINE DENGAN PENDEKATAN TEKNIK BEHAVIOURAL CONTRACT (Studi Kasus terhadap Peran Guru BK SMKN 2 LUWU UTARA) Sheila Nur Khaeromah; Muhammad Irham Zainuri; Arman Bin Anuar
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2026): Vol 9, No 4 Juli 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i4.31333

Abstract

Online game addiction among students has become an increasingly significant problem as it negatively affects learning concentration, discipline, and academic responsibility. This study aims to describe the implementation of the behavioural contract technique in guidance and counseling services to address online game addiction. This research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SMKN 2 Luwu Utara, involving one school counselor and three students identified as experiencing online game addiction. Data were collected through in-depth interviews and non-participant observation. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that addictive behavior is influenced by internal factors such as boredom and low self-control, as well as external factors including peer influence and easy access to digital devices. The implementation of the behavioural contract was conducted through behavioral agreements, clear goal setting, reinforcement, and continuous monitoring. This intervention showed positive behavioral changes, indicated by reduced gaming intensity and improved learning discipline. The findings imply that the behavioural contract technique is effective for school counselors as an intervention strategy to reduce online game addiction among students. This technique can promote positive behavioral changes and enhance students’ self-control and responsibility, making it applicable in school guidance and counseling services.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMINIMALISIR PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN Nurul Aenun Adlia; A. Nurhayati; Muhammad Irham Zainuri
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.29091

Abstract

This study discusses the role of parents in reducing gadget use among children aged 3–6 years in Kombong Village, Bua District. The phenomenon of increasing gadget use among young children raises concerns about negative impacts on physical, social, emotional, and cognitive development. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach to explore the experiences and views of parents. The research subjects were seven parents selected through purposive sampling, with the criterion of having children aged 3–6 years who use gadgets. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that parents play a role through direct supervision, regulating usage duration, and monitoring the content accessed by children. The strategies employed include encouraging children to play with peers, providing educational games, gardening, reading books, drawing, and engaging in outdoor activities. This approach effectively diverts children's attention from gadgets, enhances social skills, and reduces the risk of addiction. These findings underscore the importance of active parental involvement in maintaining a balance between technology use and children's development.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOKN DENGAN TEKNIK POSITIVE SELF-TALK UNTUK MENGURANGI KECEMASAN SISWA DALAM BERTANDING BASKETBALL Al Fajrul Maulana Lahadi; Muhammad Irham Zainuri; Ainul Fahmi
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.29336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik positive self-talk dalam mengurangi kecemasan siswa sebelum bertanding basketball di SMAN 2 Luwu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pre-Test and Post-Test Design. Subjek penelitian adalah 12 siswa yang tergabung dalam tim basket, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik positive self-talk. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan skor rata-rata pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik positive self-talk efektif dalam mengurangi kecemasan siswa sebelum bertanding basketball.
Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Mindfulness Untuk Mereduksi Stres Terhadap Target Completion Date Pada Karyawan Ardianto Ardianto; Muhammad Irham Zainuri; Marhani Marhani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik mindfulness dalam mereduksi stres terhadap target completion date pada karyawan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya stres kerja akibat tekanan pencapaian target waktu penyelesaian tugas yang berdampak pada kesejahteraan dan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 5 orang karyawan tetap yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala stres kerja berdasarkan teori Lazarus dan Folkman. Intervensi yang dilakukan adalah konseling kelompok dengan teknik mindfulness yang dilaksanakan dalam 4 sesi. Hasil analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Rata-rata skor stres karyawan sebelum intervensi sebesar 35,80 meningkat menjadi 60,80 setelah intervensi, yang menunjukkan adanya penurunan tingkat stres secara signifikan. Dengan demikian, konseling kelompok dengan teknik mindfulness efektif dalam menurunkan stres yang disebabkan oleh tekanan target completion date.