Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Journal

Peningkatan Daya Tarik Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun melalui Pengembangan Ekowisata Berbasis Pasrtisipatif – Kolaboratif Prihartini Widiyanti; Fitriyatul Qulub; Akhmad Jayadi; Gadis Meinar Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.649 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2359

Abstract

Desa Kare adalah salah satu desa di wilayah Kabupaten Madiun yang potensial untuk pengembangan wisata dan produk alam. Pengabdian masyarakat bertema ekowisata bertujuan (1) mengembangkan kawasan wisata berbasis partisipatif-kolaboratif, (2) meningkatkan pola kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, (3) memberikan fasilitas kesehatan sesuai protokol kesehatan, (4) menarik minat para wisatawan melalui promosi media sosial, (5) menambah wawasan tentang cara pengolahan limbah dan produk unggulan ciri khas Desa Kare. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam tiga level tahapan yaitu perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan tindak lanjut acara. Ekowisata dijalankan menitikberatkan pada peran aktif masyarakat setempat dan dalam kegiatan Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) telah dilakukan pembinaan produk dan kemasan terstandar destinasi wisata pada Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui pengmas PPDB, masyarakat setempat diberikan edukasi untuk menyiapkan masyarakat supaya sadar akan potensi alam untuk ikut menjaga dan melestarikan. Kegiatan secara berkelanjutan diharapkan untuk meningkatkan kesejahteraan serta taraf hidup masyarakat Desa Kare.
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan dalam Bidang Bahasa dan Budaya di Desa Kare Kabupaten Madiun Akhmad Jayadi; Prihartini Widiyanti; Gadis Meinar Sari; Fitriyatul Qulub
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3532

Abstract

Kare Village is one of the villages in Madiun Regency which has a variety of tourism potential, both natural and cultural. However, this tourism potential has not been utilized optimally. Ecotourism is carried out with a focus on increasing the active role of local communities. In the Assisted Village Development Program (PPDB) activities, seminars on local cultural potential identity and cultural preservation, English language training and draw pattern in piece of clothes (batik) making training were conducted for PKK women and Kare Village batik craftsmen. Community service with the topic of ecotourism aims to develop tourist village areas on the basis of participation and cooperation, increase understanding of tourism village marketing and realize sustainable tourism. This activity consists of three stages, namely preparation, implementation of activities, and follow-up activities. In its implementation, the community service program for the Assisted Village Development Program (PPDB) has held workshops with the theme of exploring local wisdom, applied tourism English language training with the aim of supporting sustainable ecotourism in Kare Village and batik batik training. This community service aims to make Kare Village ecotourism better and capable of international standards and can improve the welfare of the Kare Village community.
Solusi untuk Meningkatkan Kualitas Kerja dan Kesehatan di Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun melalui Manajemen Kelelahan Berbasis Audiovisual Prihartini Widiyanti; Fitriyatul Qulub; Akhmad Jayadi; Gadis Meinar Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3552

Abstract

Kare Village is one of the Madiun Regency communities with the potential to become a tourist destination. The goal of community service with an ecotourism theme is to establish a tourist destination where people collaborate effectively, raise public knowledge about health, and provide health facilities that adhere to health protocols. Many advantages will accrue from effective ecotourism management. Kare Village has a lot of tourism potential because it is located on the slopes of Mount Wilis. The Kare Village community's active participation in the Assisted Village Development Program (PPDB) is highlighted through ecotourism. Local people are being trained on the sustainable management of occupational weariness with the assistance of the PPDB community, which will improve the health and living standards of the inhabitants of Kare Village.
Pemanfaatan Teknologi dalam Mewujudkan Sustainable And Productive Life Masyarakat Kelurahan Pradah Kalikendal, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya Prihartini Widiyanti; Franky Chandra Satria Arisgraha; Fitriyatul Qulub
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5536

Abstract

One of the problems that exist in the community of Pradah Kalikendal Village, which is the largest sub-district in Dukuh Pakis District, Surabaya, is the waste of water that occurs during ablution and increasing chronic fatigue in the community which has an impact on reducing community productivity. Based on this, Airlangga University launched a community service program with the theme "Utilization of Technology in Realizing Sustainable and Productive Life in Pradah Kalikendal Village, Surabaya" which aims to increase water conservation and prevent fatigue and maintain community productivity through the application of technology, such as the use of automatic water taps. with a filter that can turn off when there is no object that stimulates the sensor and a fatigue detection tool to determine the individual's fatigue condition. This is necessary to prevent health problems and maintain the individual's fitness status. The program objectives are (1) water conservation: Using automatic sensor faucet technology to reducing water waste, especially in public service areas such as sub-districts, health centers and places of worship and (2) maintaining productivity: using a microcontroller-based fatigue detection tool to monitor the fatigue of people involved in intensive physical activity. This program involves Airlangga University students as part of the implementation of the Independent Learning Campus (MBKM) policy, which provides direct experience for students to interact with the community and solve real problems. This program takes the form of training on the use of technology-based tools in the form of filtered water taps for local residents, especially At-Taqwa mosque administrators and Dukuh Kupang Health Center medical personnel, for water conservation and the use of work fatigue detectors. Evaluation is carried out through questionnaires and community testimonials to measure the effectiveness of the program.
Inovasi Teknologi Otomatisasi Berbasis Mikrokontroler pada Budidaya Hidroponik dan Lele untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat Kelurahan Kedurus Qulub, Fitriyatul; Rahma, Osmalina Nur; Arisgraha, Franky Chandra Satria; Andiani, Dhiela Huriyah; Wiratama, Dyo; Agathon, Daniel; Wijaya, Verlita; Habibullah, Alamah Ulzanati; PN, M. Rifqi Aditya
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8126

Abstract

Program pengabdian masyarakat dengan judul “Inovasi Teknologi Otomatisasi Berbasis Mikrokontroler untuk Optimalisasi Budidaya Hidroponik dan Lele sebagai Solusi Ketahanan Pangan di Kelurahan Kedurus” dilaksanakan untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan dan fluktuasi pangan di wilayah perkotaan.  Kegiatan ini memadukan akuakultur lele dan hidroponik dalam ekosistem yang efisien dan ramah lingkungan. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan perangkat kelurahan dan kelompok masyarakat, sosialisasi, pre-test, serta pelatihan inti. Workshop otomasi pakan lele berbasis mikrokontroler menekankan prinsip desain, cara kerja, dan praktik langsung penggunaan teknologi untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi, sedangkan materi hidroponik berkonsentrasi pada teknik pemilihan media, nutrisi, dan perawatan tanaman. Melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik lapangan, partisipasi masyarakat sangat aktif. Hasil awal menunjukkan bahwa pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran tentang pentingnya inovasi teknologi untuk kemandirian pangan telah meningkat. Diharapkan program ini akan menjadi model ketahanan pangan berkelanjutan di Kelurahan Kedurus dengan mendorong kelompok belajar dan rencana pendampingan berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pemanfaatan Stunting Kit dan Nurse Kit di Desa Wisata Hendrosari Qulub, Fitriyatul; Rahma, Osmalina Nur; Widiyanti, Prihartini; Nizam, Abiyyu; Janice, Theresia; Yael RBS, Jeanny; Kharisman H, Fourdes; Thevan Y, Georgeous
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8325

Abstract

Desa Hendrosari masih menghadapi tantangan kesehatan, terutama risiko stunting yang belum sepenuhnya terkendali, keterbatasan keterampilan kader dalam memantau tumbuh kembang anak, serta pencatatan layanan kesehatan yang masih manual sehingga sering menyulitkan proses pengambilan keputusan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kader Posyandu dan Pokja KB melalui peningkatan pemahaman gizi pada 1.000 HPK, pelatihan pertolongan pertama, serta pemanfaatan Stunting Kit dan Nurse Kit sebagai alat bantu pemantauan kesehatan yang lebih akurat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi bersama mitra desa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri kader dalam menggunakan alat kesehatan dan memberikan layanan dasar yang lebih responsif. Antusiasme masyarakat turut memperkuat keberhasilan kegiatan. Program ini memberi dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan, memperbaiki kualitas layanan Posyandu, dan mendorong terbentuknya ekosistem Desa Hendrosari sebagai desa wisata sehat yang berkelanjutan.