Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Inhibitor Korosi dari Ekstrak Daun (Carica papaya L.) di Gampong Mekar Jaya Isra, Muhammad; Fauzan; Muhammad Syahril; Amalia Harmin; Faris Ahmad Mizanus Sabri; Rita Syntia; Muhammad Nuzan Rizki
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24121

Abstract

Fasilitas infrastruktur serta lingkungan sekitar berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat akibat korosi. Jika korosi tidak segera ditangani, hal ini dapat menimbulkan kerugian yang cukup besar. Salah satu metode pencegahan korosi adalah proteksi katodik dengan anoda korban. Namun, karena biaya perawatan yang tinggi, teknik ini lebih sesuai digunakan dalam skala industri. Selain metode anoda korban, penggunaan inhibitor juga dapat menjadi solusi untuk mengendalikan korosi. Inhibitor adalah zat yang mampu memperlambat laju korosi meskipun diberikan hanya dalam jumlah kecil pada konsentrasi tertentu. Untuk menekan biaya perlindungan, beberapa inhibitor alami dapat dimanfaatkan dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar, salah satunya adalah daun pepaya yang memiliki kandungan organik berpotensi menghambat proses korosi. Tujuan umum kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan ekstrak daun pepaya sebagai penghambat korosi, khususnya untuk menjawab kebutuhan kelompok tani Limpah Ruah di Gampong Mekar Jaya, yang menghadapi permasalahan besi konstruksi pertanian seperti pagar yang cepat berkarat. Adapun tujuan khususnya adalah memberikan informasi mengenai cara pembuatan ekstrak daun pepaya sebagai inhibitor. Kegiatan yang dilakukan meliputi survei, pembuatan dan pengujian larutan inhibitor, serta penyuluhan kepada kelompok tani Limpah Ruah. Proyek pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di wilayah Gampong Mekar Jaya.
Experimental Study on Heat Transfer Characteristics on Intersecting Spiral Finned Tube Type on Heat Exchanger Syahril, Muhammad; Syuhada, A.; Hamdani, Hamdani
Jurnal Polimesin Vol 22, No 5 (2024): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v22i5.3814

Abstract

Compact heat exchangers play an important role in the industrial world, one of their applications being in thermal machines to dissipate heat generated during mechanical processes. To improve the performance of heat exchangers, many studies have been conducted, including the addition of spiral fins, and the spacing of these fins on the outer surface. This study examines the heat transfer characteristics of the outer surface. The heat exchanger is made of galvanized pipe with an inner diameter of 20 mm and an outer diameter of 22 mm. It has a passage length of 300 mm with a sharp turn of 81 mm. The spiral fins are made of aluminum, with a thickness of 0.3 mm, a spiral fin height of 10 mm, and a distance of 30 mm between the spiral fins. The cross-section of the spiral fins varies, including options without spiral fins, without spiral fins, without intersecting spiral fins, with intersecting 2 mm spiral fins, intersecting 5mm spiral fins, and intersecting 7mm spiral fins. Heat exchangers are supplied with hot at a constant inlet temperature of 80C and a flow rate of 0.57 kg/s. The fan operates at speeds of 3.59 m/s, 4.45 m/s and 5.07 m/s. The results show that the highest heat transfer rate and heat transfer coefficient are produced by the heat exchanger with a cross-section of 5 mm intersecting spiral fins, specifically 11,682.7 W and 604 W/m2.K.
STUDI EKSPERIMENTAL PERPINDAHAN PANAS DAN BILANGAN REYNOLDS-NUSSELT PADA COMPACT HEAT EXCHANGER DENGAN SIRIP SPIRAL BERPOTONGAN Muhammad Syahril; Ahmad Syuhada; Hamdani; Muhammad Amin; Ali Akbar; Syamsul Bahri Widodo; Sumawijaya
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v7i2.3264

Abstract

Compact heat exchanger (CHE) banyak digunakan pada sistem pendinginan mesin termal karena memiliki rasio luas permukaan terhadap volume yang tinggi sehingga mampu meningkatkan efektivitas perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perpindahan panas pada compact heat exchanger dengan variasi konfigurasi sirip spiral berpotongan serta mengevaluasi kinerjanya menggunakan pendekatan bilangan Reynolds–Nusselt. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan pipa galvanis berdiameter luar 22 mm dengan panjang laluan 300 mm. Sirip spiral terbuat dari aluminium dengan ketebalan 0,3 mm, tinggi 10 mm, dan jarak antar sirip 30 mm. Variasi konfigurasi meliputi tanpa sirip, tanpa berpotongan, serta sirip spiral berpotongan 2 mm, 5 mm, dan 7 mm. Fluida kerja berupa air panas dengan temperatur inlet konstan 80°C dan laju aliran massa 0,57 kg/s, sedangkan pendinginan menggunakan aliran udara dengan kecepatan 3,59 m/s; 4,45 m/s; dan 5,07 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan udara meningkatkan bilangan Reynolds dari 4.936 hingga 6.971, yang menunjukkan bahwa aliran telah berada pada kondisi turbulen. Seiring dengan peningkatan bilangan Reynolds, bilangan Nusselt juga mengalami peningkatan pada seluruh konfigurasi pengujian, yang menunjukkan meningkatnya intensitas perpindahan panas secara konveksi. Di antara seluruh konfigurasi yang diuji, konfigurasi sirip spiral berpotongan 5 mm menghasilkan kinerja termal terbaik, dengan laju perpindahan panas maksimum sebesar 11.682,7 W dan koefisien perpindahan panas konveksi sebesar 604 W/m²·K. Peningkatan kinerja tersebut dipengaruhi oleh intensifikasi turbulensi aliran serta gangguan lapisan batas termal akibat geometri sirip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi konfigurasi sirip spiral dan peningkatan kecepatan aliran udara berpengaruh signifikan terhadap kinerja perpindahan panas pada compact heat exchanger.
Pengaruh Konfigurasi Lampu Pijar terhadap Distribusi Temperatur Internal Inkubator Telur Menggunakan Metode Pemetaan Termal Multi-Titik Berbasis Sensor Digital Muhammad Syahril; Lutfi Rustica Mundy; Khairunnas; Ulul Azmi; Ditya Riswandha
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.27620

Abstract

Kebutuhan telur yang terus meningkat menuntut tersedianya sistem penetasan yang mampu menghasilkan daya tetas tinggi secara stabil. Salah satu komponen penting dalam proses penetasan adalah kestabilan dan keseragaman temperatur di dalam inkubator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pemanas inkubator telur berbasis lampu pijar terhadap distribusi temperatur internal serta pengaruhnya terhadap persentase penetasan telur. Inkubator bertingkat berkapasitas 400 telur dirancang menggunakan bahan tripleks berisolasi serbuk kayu, dilengkapi thermostat digital, thermohygrometer, ventilasi udara, wadah air, serta variasi jumlah lampu pijar sebanyak 4, 6, 8, 10, dan 12 unit. Pengujian dilakukan pada dua kondisi, yaitu tanpa dan dengan penggunaan plat seng di bawah lampu pijar sebagai penyebar panas. Pengukuran temperatur dilakukan pada beberapa titik untuk mengetahui tingkat keseragaman suhu di dalam inkubator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lampu pijar yang digunakan, maka perbedaan temperatur antar titik semakin kecil. Penggunaan plat seng terbukti mampu menurunkan beda temperatur dan meningkatkan keseragaman distribusi panas, dengan selisih temperatur terkecil sebesar 0,36°C pada penggunaan 12 lampu pijar. Uji penetasan menunjukkan bahwa baik pada kondisi tanpa maupun dengan plat seng, dari 45 butir telur yang diuji diperoleh jumlah menetas sebanyak 44 butir atau setara dengan persentase penetasan sebesar 97%. Dengan demikian, meskipun plat seng meningkatkan keseragaman temperatur, keberadaannya tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap besar kecilnya tingkat keberhasilan penetasan. Faktor utama yang memengaruhi keberhasilan penetasan adalah kestabilan suhu inkubator secara keseluruhan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI FILTRASI AIR DALAM PENYEDIAAN AIR BERSIH PASCABANJIR DI MEUNASAH TUHA, KECAMATAN MANYAK PAYED, KABUPATEN ACEH TAMIANG Fauzan Fauzan; Sumawijaya Suyatno; Faris Ahmad Mizanus Sabri; Muhammad Syahril; Syahiir Kamil; Muhammad Isra
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v4i1.14698

Abstract

Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2025 menyebabkan penurunan kualitas air sumur komunal di Meunasah Tuha, Kecamatan Manyak Payed, sehingga mengganggu pemenuhan kebutuhan air masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air sumur melalui penerapan teknologi filtrasi air serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengoperasian dan pemeliharaan sistem tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, perancangan sistem, fabrikasi, instalasi, uji coba, serta sosialisasi dan pelatihan bagi masyarakat. Sistem yang dibangun terdiri atas pompa air, dua unit tabung filtrasi dengan sistem pembersihan balik, tandon penampungan, dan jaringan perpipaan menggunakan media kerikil, pasir silika, dan karbon aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem filtrasi mampu meningkatkan kualitas fisik air dengan mengurangi kekeruhan dan partikel tersuspensi. Selain itu, masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk mengoperasikan serta memelihara sistem tersebut. Kegiatan ini berhasil menyediakan sarana air bersih yang lebih layak serta mendukung pemulihan sanitasi masyarakat pascabanjir.
IMPLEMENTASI SISTEM FILTRASI UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH PASCABANJIR DI MASJID SALMAN ALFARISY KECAMATAN MANYAK PAYED, KABUPATEN ACEH TAMIANG Muhammad Syahril; Syamsul Bahri Widodo; Zainal Arif; Taufan Arif Adlie; Muhammad Amin; Suheri
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v4i1.14843

Abstract

This community service activity aimed to improve the quality of post-flood well water through the implementation of a filtration system and to provide a more adequate clean water supply facility for the community at Salman Alfarisy Mosque, Ie Bintah Village, Manyak Payed District, Aceh Tamiang Regency. The implementation method consisted of field surveys and problem identification, system design, fabrication and preparation of components, installation of the filtration and water distribution systems, and operational testing of the system. The constructed system comprised a water pump, a multi-stage filtration unit utilizing gravel, silica sand, and activated carbon as filter media, storage tanks, distribution tanks, and a piping network connected to the ablution facilities. The results demonstrated that the implemented system operated effectively and produced clearer water compared to the condition prior to filtration. In addition to improving the physical quality of water, the system also supported the sustainable availability of clean water for ablution and other community activities within the mosque environment. The activity further enhanced community understanding of the operation and maintenance of the installed system. Therefore, the implementation of the filtration system can serve as an effective and sustainable solution for providing clean water in flood-affected areas.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Sudden Enlargement terhadap Head Loss pada Aliran Udara Laminar Satria Agung Wibisono; Ali Akbar; A’rasy Fahruddin; Rachmat Firdaus; Muhammad Syahril
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24788

Abstract

Fenomena sudden enlargement pada sistem perpipaan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya head loss yang dapat menurunkan efisiensi aliran fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudden enlargement terhadap kehilangan energi pada aliran fluida laminar dengan menggunakan tiga variasi geometri, yaitu Square Edge, Rounded Edge, dan Projecting Edge. Pengujian dilakukan pada pipa berbahan akrilik menggunakan manometer U sebagai alat ukur tekanan dengan dua titik pengukuran, masing-masing pada diameter 12,7 mm dan 50 mm. Dua tingkat laju aliran udara diuji, yaitu 6 L/menit dan 4 L/menit. Data tekanan yang diperoleh diolah untuk menghitung kecepatan aliran dan head loss menggunakan persamaan dasar fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk geometri memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya head loss. Pada laju aliran tinggi (6 L/menit), geometri Square Edge menghasilkan head loss terendah, sedangkan Rounded Edge memberikan performa optimal pada laju aliran rendah (4 L/menit). Geometri Projecting Edge secara konsisten menghasilkan head loss tertinggi pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan geometri sudden enlargement harus disesuaikan dengan kondisi operasi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan instalasi perpipaan yang lebih efisien dan mendukung optimasi energi pada sistem transportasi fluida.
Techno Economic Assessment of a Grid Connected Hybrid Solar PV System for Mosque Electrification Using HOMER: A Case Study in Aceh Tamiang, Indonesia Sumawijaya Suyatno; Muhammad Syahril; Faris Ahmad Mizanus Sabri; Syahiir Kamil; Fazri Amir
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 13 No 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v13i01.13952

Abstract

The demand for electrical energy in public facilities such as mosques continues to increase along with the growing use of electrical equipment, while dependence on conventional grid electricity remains high. This study aims to design and analyze the technical performance and economic feasibility of a hybrid photovoltaic (PV) power system for a mosque in Aceh Tamiang Regency using HOMER Pro software. The research method includes load data collection, solar radiation data analysis, system configuration design, and optimization-based simulation. The simulation results indicate that the hybrid PV system, consisting of 0.5 kW solar panels, 2 kWh lead-acid batteries, and a 1.2 kW inverter, is capable of producing 992 kWh/year with a renewable energy contribution of 64.4%. The system achieves a Net Present Cost (NPC) of Rp20,893,360 and a Levelized Cost of Energy (LCOE) of Rp2,039.62/kWh. In addition, the system is able to supply the electrical load without unmet energy demand (unmet load = 0). These results demonstrate that the proposed hybrid PV system is technically and economically feasible for application in religious facilities and supports sustainable renewable energy utilization.