Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Penghargaan Kerja Terhadap Keterikatan Karyawan Dan Dampaknya Pada Kesejahteraan Karyawan Perbankan Konvensional Dan Syariah Di Jawa Timur David Rio Risanto; Tatik Suryani
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.1690

Abstract

Tujuan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, imbalan kerja terhadap employee engagement dan kesejahteraan karyawan pada karyawan perbankan di wilayah Jawa Timur. Dalam penelitian ini menggunakan data primer sebagai sumber objek penelitian dengan memperoleh data primer melalui metode survei, dimana peneliti akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada sumber objek dalam bentuk kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, maka variabel penelitian ini terdiri dari dua macam variabel, yaitu variabel dependen (variabel terikat), dan variabel independen (variabel bebas). Variabel dependen atau variabel terikat dalam penelitian ini adalah Employee Engagement. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah lingkungan kerja dan penghargaan kerja. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah orang-orang yang telah bekerja atau menjadi karyawan di lembaga keuangan konvensional dan syariah yang berada di Jawa Timur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik judgement sampling atau disebut juga dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang teratur dan semangat kerja yang tinggi dapat memotivasi karyawan perusahaan untuk bekerja dengan giat dan penuh kecintaan sehingga imbalan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan dan keterikatan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan karyawan.
Pengaruh sistem dan karakteristik tenaga penjualan terhadap efektivitas penjualan di PT. Prima Global Sukses Adhani Fiqriansyah Afianto; Tatik Suryani
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 3 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232287

Abstract

Salah satu sistem distribusi adalah manajemen sumber daya manusia, yang memaksa karyawan untuk melakukan tugasnya dengan cara yang tidak melebihi batas yang ditetapkan oleh manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan dan pengaruh antar variabel seperti B. Pengaruh pengendalian terhadap pengendalian. Variabel sistem desain toko, pengalaman penjualan, kualitas hubungan, hasil penjualan dan keterampilan penjualan langsung, titik penjualan dan tes penjualan langsung. pengaruh variabel kinerja tenaga penjualan terhadap hasil penjualan. Penelitian ini menggunakan variabel kinerja penjualan sebagai variabel kontrol untuk pengaruh tidak langsung. Sampel penelitian ini adalah penjual PT. Prima Global Sukses berbasis di Makassar dan mempekerjakan total 50 orang. Teknik pengambilan sampel untuk menghasilkan sampel yang representatif adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat analisis WarpPLS 7.0. Bagian utama dari penelitian ini adalah informasi dasar yang diperoleh dari survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem manajemen sumber daya manusia, desain industri, kualitas relatif sumber daya manusia dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tenaga kerja. Kompetensi penjualan dan kinerja tenaga penjual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil penjualan. Kinerja wiraniaga dapat menyampaikan dampak desain wilayah penjualan, keterampilan penjualan, dan kualitas hubungan pada kinerja.
Pengaruh Aktivitas Pemasaran Media Sosial Terhadap Kesadaran Merek Dan Citra Merek Adidas Serta Dampaknya Pada Niat Beli Konsumen Arini Rizki Udayani; Tatik Suryani
Konsumen & Konsumsi : Jurnal Manajemen Vol. 1 No. 2 Juni (2022): Konsumen & Konsumsi: Jurnal Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis & Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/kkjm.v1i2 Juni.738

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh aktivitas pemasaran media sosial terhadap kesadaran merek dan citra merek adidas dan dampaknya pada niat pembelian konsumen. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen yang menggunakan media sosial, membeli serta menggunakan Adidas di Gersik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan sebanyak 100 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah Convenience Sampling dan teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menyebar kuesioner secara online melalui googleform. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis WarpPLS Versi 7.0 sebagai alat bantu. Hasil analisis dalam penelitian ini dibuktikan bahwa Aktivitas Pemasaran Media Sosial berpengaruh signifikan positif terhadap Kesadaran Merek dan Citra Merek. Kesadaran Merek berpengaruh signifikan positif terhadap Citra Merek. Kesadaran Merek berpengaruh signifikan positif pada Niat Pembelian dan Citra Merek berpengaruh signifikan positif terhadap Niat Pembelian.
The Influence of Digital Leadership on Job Performance of The Public Works Office of North Penajam Paser District with Employee Creativity and Job Satisfaction as Mediation Variable Rafenska Sonnia Mandayanti; Tatik Suryani; Emma Yulianti
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 1 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i3.5728

Abstract

The purpose of this study is to delve the correlation of employee creativity and job satisfaction that functioned as a mediator between the impact of digital leadership and the job performance in North Penajam Regency Department of Public Works. Eighty respondents that officiate for the department act as the saturation sample for the study. The method used for the scientific procedure combined quantitative research analysis with descriptive research, involved as primary data procured via Google Form survey methods. The measurement scale used is Likert scale with the data analysis process including statistical analysis, validity and reliability tests, r-square, model fit, and inner model analysis. The study findings display a significant positive impact of digital leadership towards job performance (p<0.000). Employee creativity and job satisfaction possess a positive impact on job performance (p<0.000). Furthermore, both mediator variable able to intercede the influence of digital leadership towards job performance positively and significantly.
Pelatihan siswa & guru jurusan desain komunikasi visual SMK Negeri 1 Surabaya membuat animated sticker dan memasarkannya secara digital Miftahul Adi Suminto; Nanang Setiyoko; Thomas Hanandry Dewanto; Haekal Ridho Afandi; Sabina Raniah Yuandi; Yudha Herlambang Cahya Pratama; Saqira Kaila; Deny Hermansyah; Muhammad Zakariya Alif Ridwan; Tatik Suryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23403

Abstract

Abstrak Keterampilan membuat animated sticker guna menunjang aspek pemasaran dan penjualan mengalami puncak popularitas dan menjadi tren di industri digital. Animated sticker dapat dikembangkan di berbagai platform untuk dijadikan sebagai video animasi yang mudah diaplikasikan. Bentuk aplikasi dari animated sticker bisa digunakan sebagai media promosi produk, jasa, dsb. Saat ini keterampilan membuat animated sticker dilihat sebagai peluang yang dapat dikembangkan melalui keahlian dan kompetensi pada kegiatan pelatihan di Institusi Pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki beragam program keahlian yang ditawarkan. Pada pembelajaran SMK orientasi capaian akhir belajar mayoritas berupa penugasan berbasis proyek. Sehingga lulusan SMK dituntut memiliki keilmuan dan kompetensi yang dapat langsung diterapkan pada aktifitas dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan banyak program keahlian pada SMK, masing-masing siswa perlu ada pembekalan terhadap perkembangan industri digital yang menyajikan beragam peluang untuk siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya pada industri kreatif, menjadi hal yang potensial memerlukan tambahan keterampilan teknis dan pengalaman praktis khusunya pada siswa jurusan desain komunikasi visual (DKV). Peluang terhadap kebutuhan animasi digital yang dapat diintegrasikan pada platform digital seperti sosial media, website, dsb menciptakan peluang bagi siswa-siswi SMK jurusan DKV sebagai potensi bisnis dan pengembangan portofolio digital, guna menambah nilai diri dan keahlian siswa sesudah lulus. Sebab itu, diperlukan adanya bentuk pelatihan terhadap pembuatan animasi digital dalam bentuk animated sticker baik pada siswa maupun guru SMK jurusan DKV sebagai pembekalan kompetensi di industri digital, berupa perancangan desain animated sticker yang dapat dipublikasikan dan dipasarkan secara digital. Kata kunci: animated sticker; animasi; media sosial. AbstractThe skill of making animated stickers to support marketing and sales aspects is experiencing peak popularity and has become a trend in the digital industry. Animated stickers can be developed on various platforms to be used as animated videos that are easy to apply. The application form of animated stickers can be used as a promotional medium for products, services, etc. Currently, the skill of making animated stickers is seen as an opportunity that can be developed through skills and competencies in training activities at educational institutions, especially Vocational High Schools (SMK), which have a variety of skills programs on offer. In vocational school learning, the majority of final learning achievement orientations are in the form of project-based assignments. So that vocational school graduates are required to have knowledge and competencies that can be directly applied to activities in the business and industrial world (DUDI). With many skills programs at vocational schools, each student needs to be equipped with the development of the digital industry which presents various opportunities for students to channel their interests and talents in the creative industry, which has the potential to require additional technical skills and practical experience, especially for students majoring in communication design. visual (DKV). Opportunities for digital animation needs that can be integrated on digital platforms such as social media, websites, etc. create opportunities for vocational school students majoring in DKV for business potential and digital portfolio development, in order to increase students' self-worth and skills after graduation. For this reason, there is a need for training in the creation of digital animation in the form of animated stickers for both students and vocational school teachers majoring in DKV as a competency provision in the digital industry, in the form of designing animated sticker designs that can be published and marketed digitally. Keywords: animated sticker; animation; social media.
Pengaruh Kompensasi Nonfinansial Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan: Apakah Motivasi dan Kepuasan Kerja Berperan Sebagai Mediator? Yunita Andriani; Tatik Suryani
Jurnal Manajerial Vol. 12 No. 03 (2025): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v12i03.10232

Abstract

Background – The high workload and complexity in Community Health Centres (Puskesmas) reduce motivation and job satisfaction, ultimately affecting health worker performance. Non-financial compensation, such as recognition, appreciation, career development, and a supportive environment, are key factors that can boost motivation and job satisfaction, offering an alternative strategy to improve performance. Aim – Analysing the effect of non-financial compensation on the performance of Puskesmas health workers, and testing the role of motivation and job satisfaction as mediating variables. Design / methodology / approach – This quantitative study used a survey of 204 health workers (general practitioners, dentists, nurses, and midwives with ≥1 year of service) from 15 Puskesmas in Surabaya, selected through purposive sampling. Data were collected using a 5-point Likert scale questionnaire and analysed with Structural Equation Modelling (SEM) via Smart-PLS 4.0. Results and Discussion – The results of data analysis shows that non-financial compensation has a significant positive effect on performance, motivation, and job satisfaction, motivation has a significant positive effect on performance, and job satisfaction has an insignificant effect on performance. The mediation test shows that motivation significantly mediates the effect of non-financial compensation on performance, while job satisfaction does not mediate the effect of non-financial compensation on performance. Conclusion - Non-financial compensation has a direct effect on performance and an indirect effect through the intermediary of motivation, but job satisfaction is unable to mediate the relationship. Research implication – This study provides a practical contribution for Puskesmas management in designing effective non-financial policy innovations that have a direct impact on health worker performance. Research Limitations – The sample was limited to health workers in 15 Puskesmas, so the results are not fully generalisable.
Pengaruh Job Insecurity dan Creative Self-Efficacy Terhadap Innovative Work Behavior Dengan Mediasi Employee Engagement Pada Karyawan Generasi Z Perusahaan Food And Beverage di Surabaya Abdul Maliki; Tatik Suryani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10398

Abstract

Industri food and beverage (F&B) di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya, mengalami perkembangan pesat yang ditandai dengan meningkatnya jumlah kafe dan restoran serta persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Job Insecurity dan Creative Self-Efficacy terhadap Innovative Work Behavior melalui mediasi Employee Engagement pada karyawan Generasi Z yang bekerja di perusahaan F&B di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan teknik purposive sampling terhadap 120 responden yang berusia 18–27 tahun, bekerja di sektor F&B, dan memiliki masa kerja minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Insecurity dan Creative Self-Efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap Employee Engagement, serta Employee Engagement berpengaruh positif signifikan terhadap Innovative Work Behavior pada karyawan Generasi Z di perusahaan Food and Beverage di Surabaya. Job Insecurity dan Creative Self-Efficacy juga terbukti berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior. Selain itu, Employee Engagement berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara Job Insecurity dan Innovative Work Behavior, di mana keterlibatan kerja mampu menjaga dan mendorong perilaku inovatif meskipun karyawan menghadapi ketidakpastian pekerjaan.