Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Validitas Kriteria Asesmen Depresi pada Pasien Diabetes Melitus Putri Nur Azizah; Herlina Siwi Widiana; Siti Urbayatun
Jurnal Diversita Vol 7, No 1 (2021): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i1.4442

Abstract

Depresi merupakan penyakit medis yang cukup serius dengan prevalensi dari berbagai umur. Depresi pada pasien diabetes terjadi karena peningkatan resiko mikrovaskular dan makrovaskular dengan presentasi 15% lebih besar daripada orang tanpa diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas kriteria alat asesmen depresi pada pasien diabetes melitus, baik tipe I maupun tipe II. Alat asesmen depresi yang diuji validitas kriterianya adalah Indonesian Depression Checklist (IDC) dengan kriteria standar Center of Epidemiologic Studies Depression Checklist (CES-D). Subjek penelitian adalah 36 pasien diabetes melitus yang mengisi alat asesmen secara online. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji korelasi product moment yang dilakukan untuk mengetahui korelasi antara skor hasil asesmen dengan IDC dan CES-D. Hasil analisis data menunjukkan ada korelasi positif yang sangat signifikan antara hasil skor IDC dan CES-D. Nilai korelasi tersebut menunjukkan bahwa IDC merupakan alat asesmen yang valid untuk mengukur tingkat depresi pada pasien diabetes melitus berdasar kriteria standar CES-D. Dengan demikian IDC dapat digunakan sebagai alat asesmen depresi pada penderita diabetes melitus.
Sebuah Studi Perilaku Kewarganegaraan Organisasi (OCB) dan Dimensinya: Tinjauan Literatur Santri Mariah Khaerunisah; Herlina Siwi Widiana; Erita Yuliasesti Diah Sari
Jurnal Diversita Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v7i2.4493

Abstract

Karyawan yang bersedia memberikan kinerja melebihi harapan organisasi dan melakukan lebih dari tugas pekerjaan normal nya dibutuhkan oleh organisasi yang sukses, hal ini disebut dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB). OCB mengacu pada perilaku sukarela yang ditunjukkan oleh karyawan saat berada di organisasi sebagai bagian dalam organisasi. OCB di tempat kerja ini dianggap penting untuk kelangsungan hidup suatu organisasi serta bagi efisiensi dan produktivitas karyawan itu sendiri agar lebih maksimal. Penelitian ini merupakan penelitian kajian literatur (literatur review) dan untuk mengetahui sumber asli dari suatu kutipan peneliti menggunakan teknik sitasi (citation). Ada banyak penelitian yang membahas mengenai OCB, beberapa peneliti setuju bahwa terdapat dua kategori dalam OCB yaitu OCB yang diarahkan ke organisasi (OCBO) dan OCB yang diarahkan pada individu (OCBI). Tulisan ini secara kritis menelaah literatur tentang perilaku kewarganegaraan organisasi dan konstruksi terkait lainnya serta berisi tentang dimensi, faktor dan hasil dari penelitian terdahulu yang berkaitan dengan OCB dari waktu ke waktu.
Kinerja Karyawan: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Puput Yolanda; Herlina Siwi Widiana; Erita Yuliasesti Diah Sari
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i2.5788

Abstract

Kinerja merupakan suatu hal yang penting karena perusahaan atau organisasi akan berjalan baik jika karyawan memiliki kinerja yang tinggi. Karyawan dapat memperbaiki kekurangan seiring dengan perkembangan waktu dan zaman. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja semakin bervariasi dengan perkembangan penelitian di bidang kinerja, hal tersebut tidak lepas dari penelitian sebelumnya. Beberapa faktor yang pernah diteliti sebelumnya oleh peneliti terdahulu yaitu motivasi kerja, stres kerja, reward, lingkungan kerja, penghargaan intrinsik, budaya organisasi, kepuasan kerja, pelatihan dan pengembangan, kepemimpinan, adversity question, komitmen, komunikasi, organizational citizen behavior, keamanan, dan pengalaman. Faktor-faktor tersebut akhirnya mampu menstimulasi para ahli untuk terus menguji ataupun mencari faktor yang memengaruhi dengan tujuan untuk melihat faktor apa saja yang dapat memengaruhi seseorang dalam mengerjakan, memenuhi, dan mencapai sebuah tujuan organisasi, sehingga karyawan dapat memiliki kinerja yang baik. Tulisan ini membahas tentang studi kinerja karyawan dari berbagai literatur terkait faktor kinerja karyawan di sebuah perusahaan atau organisasi berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu dari berbagai waktu.