Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KUALITAS LAYANAN SEBAGAI MEDIASI KUALITAS SISTEM DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM AFILIATE PADA PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS LANCANG KUNING Tutut Setiarini; Junaidi Junaidi; Zulia Khairani; Ahmad Ade Irwanda; Fitri Juliani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3964

Abstract

Abstract: This study aims to examine the impact of system quality and information quality on user satisfaction of the Affiliate System in New Student Admissions at Lancang Kuning University, by considering service quality as a mediating variable. The research methodology used is a survey, by collecting questionnaires from 155 respondents. Sampling was carried out using the Proportional Random Sampling method based on certain characteristics such as PMB Admin, Finance, Promotional Media, staff, students, and the general public who use the UNILAK PMB Affiliate system. The data obtained were analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The results of the study indicate that system quality does not have a significant direct influence on user satisfaction of the UNILAK PMB affiliate system. However, indirectly, system quality through service quality as a mediating variable has a significant influence on user satisfaction of the UNILAK PMB affiliate system. This finding confirms the importance of improving service quality in the PMB affiliate system in order to optimize the benefits of system quality and the quality of information available. Keyword: System Quality, Information Quality, Service Quality, User Satisfaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kualitas sistem dan kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna Sistem Afiliate pada Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Lancang Kuning, dengan mempertimbangkan kualitas layanan sebagai variabel mediasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah survei, dengan mengumpulkan kuesioner dari 155 responden. Pengambilan sampel dilakukan melalui metode Proportional Random Sampling berdasarkan karakteristik tertentu seperti Admin PMB, Keuangan, Media Promosi, staf, mahasiswa, dan masyarakat umum yang menggunakan sistem Afiliate PMB UNILAK. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem tidak memiliki pengaruh signifikan langsung terhadap kepuasan pengguna sistem affiliate PMB UNILAK. Namun, secara tidak langsung, kualitas sistem melalui kualitas layanan sebagai variabel mediasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem affiliate PMB UNILAK. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan dalam sistem afiliasi PMB agar dapat mengoptimalkan manfaat dari kualitas sistem dan kualitas informasi yang tersedia. Kata kunci: Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Kepuasan Pengguna
PENERAPAN GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DI UNIVERSITAS LANCANG KUNING Mutiara Hati; Junaidi; Richa Afriana Munthe
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i2.6202

Abstract

Abstrack: The global environmental crisis and the 2030 Agenda for Sustainable Development Goals (SDGs) position higher education institutions as strategic actors in promoting sustainability, including through environmentally oriented human resource management. This study examines the implementation of Green Human Resource Management (Green HRM) at Universitas Lancang Kuning (Unilak), a private university grounded in Malay cultural values that seeks to transform into a sustainable campus. The study aims to: (1) analyze the forms and level of Green HRM practices at Unilak, (2) identify supporting and inhibiting factors of its implementation, and (3) analyze the impact of Green HRM on campus environmental performance. A qualitative approach with an intrinsic case study design was employed, involving university leaders, HR managers, lecturers, and administrative staff selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and were examined using thematic analysis. The findings indicate that Green HRM practices at Unilak have emerged through various green initiatives such as energy conservation, paper reduction, waste management, and the provision of green open spaces, yet remain at a medium level of institutionalization since they are not fully integrated into formal HR policies and performance management systems. Key supporting factors include top management commitment, alignment with the institutional vision, and the availability of several green facilities, while inhibiting factors comprise limited financial resources, the absence of standardized green performance indicators and reward schemes, and uneven ecological literacy among academic communities. Green HRM contributes to a cleaner and greener campus environment, increased pro-environmental work behaviors, and a stronger sustainability image for Unilak, but still requires a more structured strategic roadmap aligned with SDG targets 4.7 and 13.3. Keywords: Green Human Resource Management, Green Campus, AMO Theory, Sustainability, Universitas Lancang Kuning.   Abstrak: Krisis lingkungan global dan tuntutan Agenda 2030 melalui Sustainable Development Goals (SDGs) menempatkan perguruan tinggi sebagai aktor strategis dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, termasuk melalui pengelolaan sumber daya manusia yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini mengkaji penerapan Green Human Resource Management (Green HRM) di Universitas Lancang Kuning (Unilak) sebagai perguruan tinggi swasta berbasis nilai budaya Melayu yang berupaya bertransformasi menuju kampus berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah: (1) menganalisis bentuk dan tingkat penerapan praktik Green HRM di Unilak, (2) mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta (3) menganalisis dampak Green HRM terhadap kinerja lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, dengan subjek pimpinan universitas, pengelola SDM, dosen, dan tenaga kependidikan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Green HRM di Unilak telah muncul dalam bentuk berbagai program hijau seperti penghematan energi, pengurangan penggunaan kertas, pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau, tetapi masih berada pada tingkat institusionalisasi menengah karena belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem kebijakan dan manajemen kinerja SDM. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen puncak, kesesuaian dengan visi institusi, serta ketersediaan sejumlah fasilitas hijau, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan anggaran, belum adanya indikator dan skema reward hijau yang baku, serta literasi ekologis sivitas akademika yang belum merata. Green HRM berkontribusi pada terciptanya lingkungan kampus yang lebih bersih dan asri, peningkatan perilaku kerja pro-lingkungan, serta penguatan citra keberlanjutan Unilak, namun masih memerlukan roadmap strategis yang lebih terstruktur dan selaras dengan target SDG 4.7 dan 13.3. Kata Kunci: Green Human Resource Management, Kampus Hijau, AMO Theory, Keberlanjutan, Universitas Lancang Kuning.
PENGARUH WORK-FAMILY BALANCE TERHADAP KINERJA INDIVIDU: PERAN MEDIASI LIFE SATISFACTIONPADA KEJAKSAAN NEGERI ROKAN HULU Hendro Widodo; Junaidi; Suhardiman Amby
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.7005

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Provinsi Riau dengan tujuan mengetahui pengaruh work-family balance & kinerja individu: peran life satisfaction. Populasi penelitian ini adalah pegawai Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Provinsi Riau yang berjumlah 80 orang. Karena jumlah populasi 80  orang maka populasi akan sekaligus menjadi sampel. Teknik analisa verifikatif penelitian ini dilakukan dengan uji statistic Structural Equational Modelling (SEM) dan Partial Least Square (PLS) sebagai alat analisisnya. Hasil analisis membuktikan bahwa work family balance (WFB) berpengaruh positif terhadap kinerja individu, work family balance (WFB) berpengaruh positif terhadap life satisfaction (LF), life satisfaction (LS) berpengaruh positif terhadap kinerja individu, life satisfaction (LS) memediasi secara positif hubungan antara work-family balance (WFB) dan kinerja individu.