Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Antibacterial activity of ethanolic extract of Averrhoa bilimbi L. fruit against Salmonella typhi Ni Made Riris Divayani Aristyantari; Ni Ketut Ayu Juliasih; Ni Luh Gede Sudaryati; I Nyoman Arsana
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.4431

Abstract

Averrhoa bilimbi L. fruit has been used in Bali traditional medicine to treat typhoid fever. The fruit contains flavonoids and triterpenoids which are considered to have antibacterial activity. This study aimed to investigate antibacterial activity of ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit. The ethanolic extract was prepared by maceration and antibacterial activity was determined by the disc diffusion method against Salmonella typhi cultured on Mueller hinton agar (MHA). Ciprofloxacin was used as positive control and sterile distilled water as negative control. The results showed that the ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit at various concentrations of 25; 50; 75 and 100% have an inhibition zone diameter of 0 ± 0; 13.000 ± 1.414; 18.750 ± 1.500 and 20.250 ± 1.707 mm, respectively. In addition, ciprofloxacin at concentration of 1 mg/L has an inhibition zone diameter of 34.250 ± 1.892 mm. In conclusion, the ethanolic extract of A. bilimbi L. fruit has strong antibacterial activity against S. typhi.
Loloh Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Tidak Cukup Kuat Sebagai Minuman Antioksidan Untuk Memperkuat Sistem Pengobatan Tradisional I Nyoman Arsana; A.A.Ayu Sauca Sunia Widyantari; I Ketut Winantra; Ni Putu Dyah Sartika Sari; Ni Made Ayu Suwandani; Ni Ketut Ayu Juliasih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p7

Abstract

Total Flavonoid dianalisis dengan menggunakan larutan standar quarsetine. Tanin dianalisis dengan menggunakan pereaksi Folin-Denis, aktivitas antioksidan dianalisis dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) sebagai sumber radikal bebas, dan antibakteri dengan metode difusi pada Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan total fenol, total flavonoid, tanin, dan IC50 loloh VB berturut-turut adalah 48,78 mgGAE/100g, 107,31 mg QE/100g, 72,24 mg/100 g, dan 3553,37 ppm. Sedangkan VL berturut-turut sebasar 91,40 mgGAE/100g, 305,65 mg QE/100g, 153,43mg/100g, dan 1507,85ppm. Loloh VB maupun VL belum mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri baik bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif. Namun, ekstrak etanol VB dan VL mampu menghambat bakteri Gram-positif tetapi tidak bakteri gram negatif. Kesimpulan, loloh VB dan VL belum cukup kuat sebagai minuman yang kaya senyawa bioaktif dengan kemampuan sebagai antioksidan maupun antibakteri.
Loloh Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Tidak Cukup Kuat Sebagai Minuman Antioksidan Untuk Memperkuat Sistem Pengobatan Tradisional I Nyoman Arsana; A.A.Ayu Sauca Sunia Widyantari; I Ketut Winantra; Ni Putu Dyah Sartika Sari; Ni Made Ayu Suwandani; Ni Ketut Ayu Juliasih
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 01 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i01.p7

Abstract

Total Flavonoid dianalisis dengan menggunakan larutan standar quarsetine. Tanin dianalisis dengan menggunakan pereaksi Folin-Denis, aktivitas antioksidan dianalisis dengan menggunakan 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) sebagai sumber radikal bebas, dan antibakteri dengan metode difusi pada Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan total fenol, total flavonoid, tanin, dan IC50 loloh VB berturut-turut adalah 48,78 mgGAE/100g, 107,31 mg QE/100g, 72,24 mg/100 g, dan 3553,37 ppm. Sedangkan VL berturut-turut sebasar 91,40 mgGAE/100g, 305,65 mg QE/100g, 153,43mg/100g, dan 1507,85ppm. Loloh VB maupun VL belum mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri baik bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif. Namun, ekstrak etanol VB dan VL mampu menghambat bakteri Gram-positif tetapi tidak bakteri gram negatif. Kesimpulan, loloh VB dan VL belum cukup kuat sebagai minuman yang kaya senyawa bioaktif dengan kemampuan sebagai antioksidan maupun antibakteri.