Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Unraveling the Intricate Dynamics of Turkish Immigrants and Muslim Minorities in Germany Suganda, Asep Dadan; Lestari, Widianti; Sulthani, Dinil Abrar
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol. 31 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.31.2.19374

Abstract

Germany's cultural and economic diversity is enhanced by the contributions of Turkish immigrants and Muslim minorities, whose legacy enriches the country. However, social exclusion and unfavorable preconceptions impact some of these groups, which can hurt their well-being and quality of life. This article addresses the dynamics of Muslim minorities and Turkish immigrants in Germany, emphasizing the social developments, historical trajectory, and difficulties these groups encounter in German society. It focuses on minority rights, social integration, and acceptance. This article employs a qualitative descriptive technique, interpreting qualitative data in-depth to comprehend and explain social phenomena or human behavior. Data is gathered by analyzing pertinent materials and subsequently interpreted thematically in light of the study environment. This article's conclusions and discussions are restricted to the impact of Turkish immigration on the Muslim community while considering a range of social, cultural, political, and economic facets of German life. Karl Marx's conflict theory holds that these difficulties reflect underlying power dynamics and class struggles, in which the dominant class keeps control over resources, cultural norms, and political authority, resulting in systemic conflicts and inequality. In addition to initiatives to support equality and inclusion, addressing these concerns calls for a greater comprehension of the structural dynamics at play.
Dynamics of Sharia Implementation in England Sulthani, Dinil Abrar
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v22i1.33488

Abstract

Syariah adalah bagian dari ajaran atau hukum Islam. Syariah diterapkan oleh setiap muslim dimanapun dia berada, khususnya di Inggris. Tulisan pemikiran ini bertujuan untuk mendeskripsikan asumsi warga negara Inggris dan Pemerintah terhadap syariah, membahas kondisi dan faktor penerapan syariah, serta membahas dampak reformasi syariah di Inggris. Tulisan pemikiran ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tulisan ini berasal dari analisis mendalam terhadap data, dokumen, buku, jurnal, dan laporan tentang syariah di Inggris. Data diolah dengan analisis dan interpretasi untuk menyajikan pemahaman yang utuh tentang kajian implementasi syariah. Hasil kajian pemikiran ini menunjukkan bahwa secara perlahan dan bertahap, penduduk dan Pemerintah Inggris mengakui dan menghormati keberadaan syariah di Inggris sebagai agama yang dianut oleh umat Islam. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasinya antara lain sebaran penduduk muslim yang berbeda di setiap wilayah Inggris, imigran muslim yang masih memegang teguh ajaran agama asli negara asalnya, dan berdirinya lembaga atau dewan syariah untuk mendukung penerapan syariah di Inggris
PEMBERDAYAAN KELUARGA DHUAFA DI DKI JAKARTA Dinil Abrar Sulthani
Jurnal Abdimas Le Mujtamak Vol. 1 No. 1 (2021): Le MUJTAMAK 2021 : Januari - Juni
Publisher : Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jal.v1i1.238

Abstract

Pemberdayaan keluarga dhuafa adalah program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan berbasis riset. Riset yang dimaksud adalah pembuktian atau konfirmasi untuk menemukan korelasi kajian teori pada kelas Tafsir Tarbawi dengan kondisi fakta di lingkungan masyarakat. Memberikan santunan baik berupa moral seperti motivasi, bimbingan, dan menghibur maupun berupa materi seperti bantuan santunan pangan dan pemberian uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pemberdayaan masyarakat berjalan selama +/- 1 semester yang selalu dipantau setiap perkembangan kegiatannya. Metode pelaksanaan dengan pengamatan dan memberikan santunan. Pengabdi terdiri 14 kelompok, yang masing-masing kelompok mengusahakan memberikan bantuan sebesar Rp.500.000,- yang bukan dari dana pribadi tetapi menjalankan proposal kegiatan dan berinteraksi sosial. Hasil pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sukses, total dana yang terkumpul berjumlah Rp.14.568.000,- telah didistrubusikan kepada keluarga dhuafa, kegiatan ini mendapat sambutan baik dari kelurga dhuafa, dan juga memberikan pengalaman penting bagi para pengabdi untuk menumbuhkan jiwa peduli, dermawan, dan dekat dengan masyarakat.
Bonding, Bridging, and Linking Social Capital in the Construction of Religious Moderation: A Case Study an Indonesian Islamic University Adlan Fauzi Lubis; Busahdiar, Busahdiar; Lubis, Siti Hawa; Muthohirin, Nafik; Sulthani, Dinil Abrar; Syahputra, Hardipa Iman
Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): July-December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/progresiva.v14i02.42540

Abstract

This study aims to analyze the perspectives on social capital in fostering religious moderation among students, particularly in the Faculty of Islamic Studies at Muhammadiyah University of Jakarta. This study employs a qualitative, descriptive-analytical approach with a case study method, involving 12 students from the Islamic Religious Education Study Program in semesters 2–6 as research subjects, selected through purposive sampling. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and review of supporting documents, both primary and secondary. The results of the study indicate that social capital has a significant role in internalizing the values of moderation among various students. Students who have extensive social networks, mutual trust, and active involvement in student organizations tend to exhibit a more open, inclusive, and tolerant attitude towards religion. Factors that influence the formation of students’ social capital include: (1) the multicultural social environment of the campus, (2) involvement in student organizations, (3) the role of lecturers and educational policy institutions, and (4) personal experiences and family background. These four factors contribute to the formation of students’ moderate character in religion and social interactions.
Implementasi Hadist-hadist Nabi dalam Kehidupan Sehari-hari Nadiah; Suprapto; Dinil Abrar Sulthani; Iman Patu Rohman; Hanifah Suci Ariani
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.290

Abstract

Fokus penelitian untuk mengukur sudah sejauh mana peserta didik meng-implementasikan hadist-hadist nabi dalam kehidupan sehari-hari di MA Sejahtera, Kediri-Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik dalam peng-implementasian hadist-hadist nabi dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data : wawancara, dan angket. Hasil dari penelitian ini di dapat menggunakan teknik wawancara, dan angket. Dimana dalam angket menggunakan seluruh kelas 12 dan teknik wawancara kepada perwakilan kelas 11 yaitu, 2 perempuan dan 1 laki-laki. Berdasarkan hasil dalam penelitian ini, bahwa 85% peserta didik sudah meng-implementasikan hadist-hadist nabi dalam kehidupan sehari-hari di MA Sejahtera, Kediri-Jawa Timur.