Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Pilar

STRATEGI LITERASI INFORMASI DALAM PENCARIAN REFERENSI ILMU KEISLAMAN Himayah Himayah
PILAR Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan mendapatkan informasi. Hal tersebut menyebabkan tantangan akademis saat ini bukan lagi untuk menemukan informasi, tetapi bagaimana memilih, mengatur, dan mengevaluasi validitas dan reliabilitas informasi yang tersedia, khususnya dalam kegiatan mencari referensi ilmu pengetahuan. Dalam pengetahuan keislaman, sumber referensi utama merujuk kepada dalil-dalil yang diakui validitas kesahihannya, serta referensi penafsirannya yang semakin beragam dan luas. Digitalisasi informasi telah memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan, sehingga diperlukan literasi informasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas informasi-informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur strategi literasi informasi yang tepat dalam mencari referensi ilmu keagamaan Islam. Pengukuran dilakukan dengan menilai kompetensi literasi informasi yang dimiliki oleh mahasiswa saat membutuhkan referensi keislaman dalam proses pembelajaran dan penelitian, berdasarkan pada tingkat pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 210 mahasiswa bidang studi keislaman untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan literasi informasi untuk menemukan referensi-pengetahuan keagamaan Islam. Uji variabel dilakukan untuk mengetahui nilai persentase, frekuensi dan nilai rata-rata dari tingkat pegetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan literasi informasi untuk mendapatkan referensi ilmu pengetahuan keislaman. Kajian deskriptif menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki keterampilan literasi informasi yang baik pada indikator pemahaman akan kebutuhan informasi dan bagaimana menemukan informasi, namun memiliki nilai yang rendah pada indikator evaluasi informasi dan penggunaan informasi secara tepat. Sementara pada variabel keterampilan literasi informasi yang dimiliki mahasiswa rata-rata masih rendah, diukur berdasarkan indikator kemampuan menggunakan teknologi informasi (tool literacy), memahami cara mendapatkan sumber informasi (resource literacy) dan kemampuan menyusun tugas ilmiah dengan memanfaatkan alat teknologi informasi (publishing literacy). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan literasi informasi di kalangan mahasiswa masih sangat terbatas. Banyak mahasiswa yang belum melakukan penyaringan dan validasi terhadap sumber-sumber referensi yang mereka temukan di internet. Kata Kunci: Ilmu Pengetahuan; Keagamaan Islam; Literasi Informasi
Persepsi Masyarakat terhadap Perpustakaan Digital di Era Digitalisasi Sistem Himayah, Himayah
PILAR Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan digital dan layanan referensi digital dapat melayani pengguna dengan cara yang lebih efisien. Kajian ini membahas pemanfaatan perpustakaan digital dan layanannya serta akses yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ke sumber-sumber pengetahuan yang ada. Untuk itu, penting untuk mendapatkan gambaran mengenai persepsi dan harapan masyarakat pengguna perpustakaan digital di era kemudahan akses mendapatkan berbagai sumber referensi melalui internet. Penelitian ini mengkaji persepsi pengguna perpustakaan digital terhadap kegunaan layanan digital yang tersedia. Kata Kunci: Perpustakaan digital; referensi digital; layanan perpustakaan
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR TENTANG LITERASI INFORMASI KEISLAMAN MELALUI KONTEN MEDIA SOSIAL Himayah, Himayah; Tawakkal, Tawakkal; Mawahdah, Ainul Nurul
PILAR Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar terkait literasi informasi keislaman yang diperoleh melalui media sosial. Dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan dari 102 mahasiswa melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai frekuensi akses, platform yang digunakan, kualitas konten, serta keterlibatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengakses konten keislaman di media sosial dengan frekuensi yang cukup tinggi, terutama melalui platform Instagram dan TikTok. Sebagian besar mahasiswa menilai kualitas konten keislaman sebagai baik dan merasa bahwa informasi tersebut membantu dalam memperdalam pemahaman mereka tentang Islam. Meskipun mahasiswa kadang-kadang memverifikasi informasi yang diterima, mereka menganggap penting adanya pengawasan terhadap konten keislaman di media sosial. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mahasiswa melihat media sosial sebagai sumber informasi keislaman yang menarik dan memiliki potensi untuk memperkuat literasi keagamaan. Temuan ini menekankan perlunya upaya lebih lanjut dalam meningkatkan keterampilan verifikasi dan literasi informasi keislaman di kalangan mahasiswa, guna memanfaatkan media sosial secara efektif dan bertanggung jawab.Kata kunci: Literasi informasi, Keislaman, Media Sosial
Faktor Penentu Tingkat Kompetensi Literasi Digital Pada Mahasiswa (Studi kasus Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar) Himayah, Himayah; Almah, Hildawati
PILAR Vol 16, No 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kompetensi literasi digital pada mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Literasi digital merupakan kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi yang diperoleh melalui teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, yang melibatkan 106 responden mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Adab dan Humaniora. Data diperoleh melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai akses internet dan teknologi, kemampuan teknologi, serta dukungan akademik dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor akses internet dan teknologi menjadi salah satu faktor penentu utama kompetensi literasi digital, di mana sebagian besar mahasiswa memiliki akses internet yang stabil dan perangkat yang memadai. Selain itu, faktor kemampuan teknologi juga berperan penting, dengan sebagian besar mahasiswa merasa mudah mempelajari aplikasi atau teknologi baru yang mendukung pembelajaran mereka. Dukungan akademik, khususnya bimbingan dosen terkait penggunaan teknologi, juga mempengaruhi tingkat literasi digital mahasiswa, meskipun masih terdapat beberapa mahasiswa yang merasa kurang mendapatkan bimbingan yang cukup dalam hal ini.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk meningkatkan akses teknologi di kalangan mahasiswa melalui penyediaan perangkat dan koneksi internet yang lebih merata, serta memberikan pelatihan keterampilan digital yang lebih intensif. Selain itu, perlu adanya peningkatan bimbingan dosen terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan kebijakan dan program yang mendukung peningkatan kompetensi literasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Kata kunci: Literasi digital, mahasiswa, akses teknologi, kemampuan teknologi, dukungan akademik, Fakultas Adab dan Humaniora
Persepsi Masyarakat terhadap Perpustakaan Digital di Era Digitalisasi Sistem Himayah, Himayah
PILAR Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/fbk9kn96

Abstract

Perpustakaan digital dan layanan referensi digital dapat melayani pengguna dengan cara yang lebih efisien. Kajian ini membahas pemanfaatan perpustakaan digital dan layanannya serta akses yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ke sumber-sumber pengetahuan yang ada. Untuk itu, penting untuk mendapatkan gambaran mengenai persepsi dan harapan masyarakat pengguna perpustakaan digital di era kemudahan akses mendapatkan berbagai sumber referensi melalui internet. Penelitian ini mengkaji persepsi pengguna perpustakaan digital terhadap kegunaan layanan digital yang tersedia. Kata Kunci: Perpustakaan digital; referensi digital; layanan perpustakaan
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UIN ALAUDDIN MAKASSAR TENTANG LITERASI INFORMASI KEISLAMAN MELALUI KONTEN MEDIA SOSIAL Himayah, Himayah; Tawakkal, Tawakkal; Mawahdah, Ainul Nurul
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/bdhdpv41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar terkait literasi informasi keislaman yang diperoleh melalui media sosial. Dengan menggunakan metode survei, data dikumpulkan dari 102 mahasiswa melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai frekuensi akses, platform yang digunakan, kualitas konten, serta keterlibatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengakses konten keislaman di media sosial dengan frekuensi yang cukup tinggi, terutama melalui platform Instagram dan TikTok. Sebagian besar mahasiswa menilai kualitas konten keislaman sebagai baik dan merasa bahwa informasi tersebut membantu dalam memperdalam pemahaman mereka tentang Islam. Meskipun mahasiswa kadang-kadang memverifikasi informasi yang diterima, mereka menganggap penting adanya pengawasan terhadap konten keislaman di media sosial. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mahasiswa melihat media sosial sebagai sumber informasi keislaman yang menarik dan memiliki potensi untuk memperkuat literasi keagamaan. Temuan ini menekankan perlunya upaya lebih lanjut dalam meningkatkan keterampilan verifikasi dan literasi informasi keislaman di kalangan mahasiswa, guna memanfaatkan media sosial secara efektif dan bertanggung jawab.Kata kunci: Literasi informasi, Keislaman, Media Sosial
Faktor Penentu Tingkat Kompetensi Literasi Digital Pada Mahasiswa (Studi kasus Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar) Himayah, Himayah; Almah, Hildawati
PILAR Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/te25k483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kompetensi literasi digital pada mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Literasi digital merupakan kemampuan untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi yang diperoleh melalui teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, yang melibatkan 106 responden mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Adab dan Humaniora. Data diperoleh melalui kuesioner yang mencakup pertanyaan mengenai akses internet dan teknologi, kemampuan teknologi, serta dukungan akademik dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor akses internet dan teknologi menjadi salah satu faktor penentu utama kompetensi literasi digital, di mana sebagian besar mahasiswa memiliki akses internet yang stabil dan perangkat yang memadai. Selain itu, faktor kemampuan teknologi juga berperan penting, dengan sebagian besar mahasiswa merasa mudah mempelajari aplikasi atau teknologi baru yang mendukung pembelajaran mereka. Dukungan akademik, khususnya bimbingan dosen terkait penggunaan teknologi, juga mempengaruhi tingkat literasi digital mahasiswa, meskipun masih terdapat beberapa mahasiswa yang merasa kurang mendapatkan bimbingan yang cukup dalam hal ini.Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk meningkatkan akses teknologi di kalangan mahasiswa melalui penyediaan perangkat dan koneksi internet yang lebih merata, serta memberikan pelatihan keterampilan digital yang lebih intensif. Selain itu, perlu adanya peningkatan bimbingan dosen terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan kebijakan dan program yang mendukung peningkatan kompetensi literasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Kata kunci: Literasi digital, mahasiswa, akses teknologi, kemampuan teknologi, dukungan akademik, Fakultas Adab dan Humaniora
STRATEGI LITERASI INFORMASI DALAM PENCARIAN REFERENSI ILMU KEISLAMAN Himayah, Himayah
PILAR Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/tnymtg77

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan mendapatkan informasi. Hal tersebut menyebabkan tantangan akademis saat ini bukan lagi untuk menemukan informasi, tetapi bagaimana memilih, mengatur, dan mengevaluasi validitas dan reliabilitas informasi yang tersedia, khususnya dalam kegiatan mencari referensi ilmu pengetahuan. Dalam pengetahuan keislaman, sumber referensi utama merujuk kepada dalil-dalil yang diakui validitas kesahihannya, serta referensi penafsirannya yang semakin beragam dan luas. Digitalisasi informasi telah memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan, sehingga diperlukan literasi informasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas informasi-informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur strategi literasi informasi yang tepat dalam mencari referensi ilmu keagamaan Islam. Pengukuran dilakukan dengan menilai kompetensi literasi informasi yang dimiliki oleh mahasiswa saat membutuhkan referensi keislaman dalam proses pembelajaran dan penelitian, berdasarkan pada tingkat pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 210 mahasiswa bidang studi keislaman untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan literasi informasi untuk menemukan referensi-pengetahuan keagamaan Islam. Uji variabel dilakukan untuk mengetahui nilai persentase, frekuensi dan nilai rata-rata dari tingkat pegetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan literasi informasi untuk mendapatkan referensi ilmu pengetahuan keislaman. Kajian deskriptif menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki keterampilan literasi informasi yang baik pada indikator pemahaman akan kebutuhan informasi dan bagaimana menemukan informasi, namun memiliki nilai yang rendah pada indikator evaluasi informasi dan penggunaan informasi secara tepat. Sementara pada variabel keterampilan literasi informasi yang dimiliki mahasiswa rata-rata masih rendah, diukur berdasarkan indikator kemampuan menggunakan teknologi informasi (tool literacy), memahami cara mendapatkan sumber informasi (resource literacy) dan kemampuan menyusun tugas ilmiah dengan memanfaatkan alat teknologi informasi (publishing literacy). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan literasi informasi di kalangan mahasiswa masih sangat terbatas. Banyak mahasiswa yang belum melakukan penyaringan dan validasi terhadap sumber-sumber referensi yang mereka temukan di internet. Kata Kunci: Ilmu Pengetahuan; Keagamaan Islam; Literasi Informasi
The Utilization of AI in Cataloging Automation in Digital Libraries Himayah, Himayah
PILAR Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0tww1n36

Abstract

Digital transformation in the world of libraries requires innovation in collection management, especially in the aspect of cataloguing that affects the quality of information retrieval. The manual cataloging process is often considered time-consuming, competent experts, and prone to human error. Artificial Intelligence (AI) is emerging as a technology that offers solutions in cataloging automation through the ability to extract metadata, automatic subject classification, and align entry headers based on specific standards. This study analyzes the implementation of AI in cataloging automation in digital libraries with a case study approach. Data is collected through system observations, interviews with librarians, and analysis of the metadata output generated by the AI system. The results show that AI is able to improve time efficiency by 40–60%, strengthen classification consistency, and reduce human error. However, there are obstacles in the form of limited local datasets, the need for HR training, and reliance on the quality of digital documents. These findings are expected to be the basis for libraries to develop AI integration strategies to improve the quality of information services.