Zuhairansyah arifin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REKONSTRUKSI PENDIDIKAN MORAL DI ERA GLOBAL: Studi terhadap Pemikiran Muhammad al-Ghazali; 1917-1996 M Zuhairansyah arifin
AL-FIKRA Vol 2, No 1 (2003): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/af.v2i1.3724

Abstract

Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Teknik Ecoprint Syarifah Wilda Dwi Putri1; Heldanita, Heldanita; Welli Marlisa; Zuhairansyah Arifin; Nurhayati; Sariah; Dewi Sri Suryanti
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 02 (2023): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v6i02.13518

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas pada diri anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan teknik ecoprint. Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian eksperimen dan dianalisis secara kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah; anak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ketika kegiatan pembelajaran berlangsung, yang terjadi anak selalu bertanya tentang apa yang dia lihat pada saat menjelajahi lingkungan di sekitar sekolah. Berdasarkan pengujian posttest diperoleh rata-rata eksperimen dan kelas kontrol secara numerik menunjukan perbedaan kelas eksperimen yang memilikin rata-rata 73,75 dan kelas kontrol 58,125. Hal ini menunjukan bahwa anak yang belajar dengan menggunakan teknik ecoprint memiliki rata-rata nilai lebih tinggi dalam mengembangkan kreativitas dibandingkan kelas kontrol dan data pada perbandingan pretest dan posttest kelas eksperimen dengan menggunakan uji-t maka diperoleh thitung = 1,895 ttabel pada taraf signifikan 5% = 1,743 maka 1,895> 1,743 atau thitung > ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat ditunjukkan bahwa Penggunaan Teknik Ecoprint ini dapat Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di TK Humairoh Pusat Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
Structural Constraints in the Implementation of Child-Friendly Education in Islamic Boarding Schools Nurhasanah Bakhtiar; Zuhairansyah Arifin; Afrida; Nurul Khairani Islami; Musa Thahir
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/djspqf41

Abstract

Purpose – The implementation of child-friendly education in Islamic boarding schools (pesantren) faces various structural challenges that remain underexplored in existing studies. This study aims to analyze the characteristics and implications of structural constraints in the implementation of child-friendly education programs in Islamic boarding schools. Design/methods/approach – The research employed a qualitative descriptive approach across nine Islamic boarding schools in Riau and the Riau Islands Province, Indonesia. Data were collected through observations and in-depth interviews. The key informants consisted of four government authorities, nine leaders, and nine students. Data analysis in this study follows thematic analysis based on the Miles & Huberman model, which consists of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Findings – The study identifies three major structural constraints. First, limited government support reflects weak policy integration between the state and Islamic boarding schools, resulting in insufficient resources and program support. Second, the misalignment between pesantren institutional regulations and child-friendly education principles contributes to the structural neglect of children's rights. Third, the temporary nature of stakeholder collaboration highlights weak inter-institutional coordination. Research implications/limitations – The study was limited to a specific regional context, which may differ from that in other areas. Future research should broaden its scope by involving a larger number of pesantren across comparative contexts. Originality/value – This study provides original insights by highlighting structural constraints that are often overlooked in studies of child-friendly education in Islamic boarding schools. By focusing on institutional and policy dimensions, the research offers a novel perspective beyond normative and cultural discussions in the existing literature.