Claim Missing Document
Check
Articles

EFISIENSI USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA TERGAMBANG KECAMATAN BANCAR KABUPATEN TUBAN Eeb Saifullah Fatah; Sri Hindarti; Titis Surya Maha Rianti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 8 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 8 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProduksi cabai rawit di Kecamatan Bancar memiliki kesenjangan yang besar dengan produksi cabai rawit di Kecamatan Grabagan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi usahatani cabai rawit yang dilakukan petani di Desa Tergambang Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban. Penelitian dilakukan di Desa Tergambang Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban selama 2 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 71 petani cabai rawit. Metode analisis data yang digunakan yaitu dengan cara analisis biaya usahatani (TC), analisis penerimaan usahatani (TR), analisis pendapatan usahatani dan analisis efisiensi usahatani cabai rawit (R/C). Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani cabai rawit di Desa Tergambang sudah efisien atau layak untuk diusahakan. Hal ini bisa diketahui dari nilai R/C rasio yang didapat setelah dilakukan analisis dimana nilai R/C rasio yang diperoleh lebih besar dari 1 yakni sebesar 1,95. Hal ini berarti setiap petani mengeluarkan biaya produksi sebesar Rp. 1, maka petani cabai rawit akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1,95. Rata-rata biaya usahatani yang dikeluarkan oleh petani cabai rawit di Desa Tergambang Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban yaitu sebesar Rp. 44.929.452,21/Ha. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani cabai rawit yaitu sebesar Rp. 82.379.740,22/Ha, sedangkan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani cabai rawit di Desa Tergambang Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban yaitu sebesar sebesar Rp. 37.450.288,01/Ha.Kata kunci: Efisiensi usahatani, Cabai rawit
SOSIALISASI SISTEM PERTANIAN ORGANIK PADA TANAMAN JERUK DI DESA TEGALWERU KABUPATEN MALANG ORGANIC FARMING SYSTEM IN CITRUS PLANTS DISSEMINATION IN VILLAGE DISTRICT TEGALWERU MALANG Indiyah Murwani; Muhammad Noerhadi Sudjoni; Sri Hindarti
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tegalweru adalah daerah tanaman jeruk.  Permasalahan  yang perlu dicari solusi  diantaranya (1) masih  tingginya tingkat ketergantungan petani pada pupuk dan obat-obat kimiawi, (2).penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia masih meninggalkan residu, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan  kesehatan petani dan  lingkungan, (3) kurangnya sosialisasi tentang Sistem Pertanian  Berkelanjutan dan (4) masih rendahnya  pengetahuan petani tentang pertanian yang sehat. Metode yang dilakukan untuk mengatasinya   (1) melakukan sosialisasi kepada petani  tentang  Sistem Pertanian   Organik dan  (2).melakukan pendampingan dalam mengimplementasikannya. Setelah   pendampingan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sehingga  kesehatan petani  lebih baik dan   kelestarian  lingkungan terjaga. Tahapan pelaksanaannya (1) Sosialisasi kegiatan, (2) Penyuluhan, (3) pendampingan implementasi hasil penyuluhan (3) pembuatan demplot, (4) pengamatan keberhasilan program. Program kegiatan dievaluasi   secara langsung    kepada  peserta  . Hal hal yang  dilakukan adalah (1) melakukan  survey tentang pengetahuan petani, (2)  melakukan penyuluhan tentang pentingnya pertanian organik terutama cara pemberian pupuk organik dan penggunaan pestisida (3) melakukan pendampingan tentang budidaya pertanian organik dalam hal pembersihan lahan, persiapan bibit jeruk, cara penanaman, cara pemberian pupuk organik, cara penggunaan pestisida di lapang
Pengaruh Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Sayur Online di Kota Malang Kholiliyah, Umi; Hindarti, Sri; Rianti, Titis Surya Maha
Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE) Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jase.v3i1.17026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana pengaruh brand eqyuity  terhadap keputusan pembelian sayur online di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang. Menggunakan pendekatan teknik asosiatif dengan analisa kuantitatif. Pengambilan sampel secara Nonprobability Sampling dengan metode Purpossive Sampling sebanyak 90 responden. Pada penelitian ini akan menggunakan data primer serta data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan regresi linier berganda dengan rumus skala likert, uji validitas dan uji realibilitas. Hasil penelitian menujukkan bahwa variabel brand equity yang mempengaruhi suatu keputusan pembelian adalah persepsi kualitas dan loyalitas merek, sedangkan variabel kesadaran merek dan asosiasi merek tidak mempengaruhi keputusan pembelian sayur online.
IbM Kelompok Masyarakat Majelis Ta’lim (Pemberdayaan Majelis Ta’lim Melalui Pengembangan Agroindustri Bawang Merah) Hindarti, Sri; Sudjoni, Mohammad Nurhadi; Khoiriyah, Nikmatul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i1.1479

Abstract

Kegiatan Ibm ini bertujuan melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan agroindustri bawang merah goreng. Metode yang digunakan adalah melakukan pendidikan , pelatihan dan pendampingan pengolahan bawang merah segar menjadi bawang merah goreng. Hasil pelaksanaan Ibm dapat disimpulkan bahwa kegiatan diikuti sebanyak 21 orang peserta dengan respon sangat mendukung. Sebagian peserta berumur usia 31-40 tahun (38,09%), pekerjaan  ibu rumah tangga ((52,384%), rata-rata pendapatan Rp 300.000,-Perbedaan latar belakang peserta Ibm, menyebabkan perkembangan kemandirian peserta dalam keikutsertaan dalam program Ibm tidak seragam. Dari kegiatan telah terbentuk kelompok pengolah bawang merah goreng dengan nama UD. Khairul Ummah, nama produk bawang merah goreng merk “BagorKu” dan ijin Depkes no P-IRT : P-IRT : 211351801012019. Dari aspek pasar telah terbentuk jaringan pasar baik secara langsung maupun model konsinyasi dengan beberapa Koperasi/ Toko di beberapa kota. Dampak kegiatan adalah kenaikan pendapatan peserta Ibm rata-rata 88,2%. Usaha pengolahan bawang merah goreng layak dikembangkan ditunjukkan nilai R/C ratio sebesar 1,4, BEP tercapai saat harga sebesar Rp 134.403,-/ kg atau 15,18 kilogram. Harga pokok penjualan sebesar Rp. 22.500,-/botol @ 100 gram, nilai tambah sebesar 26,6% dan imbalan kepada tenaga kerja sebesar 40,4%, sehingga dapat membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.
Pelatihan Penanaman Prilaku Konsumsi Singkong Dan Responsi Masyarakat Machfudz, Masyhuri; Khoiryah, Nikmatul; Hindarti, Sri
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1516

Abstract

Penanaman paradigma makanan berbasis singkong sedini mungkin pada kelompok sasaran dengan melalui demontrasi olah singkong dan (ii) Analisis responsi kelompok sasaran pasca demontrasi olah singkong dengan deversifikasi produk Metode analisis pada  action research dilakukan dengan pendekatan participatory rapid appraisal dengan banyak tahap. Sedangkan untuk menjawab responsi kelompok digunakan analisis logit model.  Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Penanaman paradigma makanan berbasis singkong menunjukkan bahwa singkong bisa dibuat untuk makanan yang menarik, anak-anak dipersilahkan untuk memakan. Dari sinilah kemudian ajaran/paradigma ditanamakan kepada anak-anak (mereka) makan adalah ‘apa saja’ tidak hanya nasi dan makan adalah untuk ibadah. Oleh karena itu perlu dianalisis ‘makan’ dari aspek spiritual guna mengembangkan ilmu pengetahuan yang lebih luas dan integratif.  (2)  Analisis responsi kelompok sasaran pasca demontrasi olah singkong dengan deversifikasi produk. Hasil analisis dari lima variabel tersebut mempunyai pengaruh yang negatif, yaitu  umur kelompok sasaran, jumlah anggota keluarga, pendidikan, konsumsi singkong per hari. Sedangkan pendapatan mempunyai pengaruh positif.  Dari hasil penelitian ini disarankan bahwa meskipun tidak mudah dalam melakasanakan penanaman paradigma, tetapi minimal ada yang memulai sebab paradigma sesuatu tindakan tang berupaya untuk merubah perilaku – maka dari itu perlu waktu yang cukup lama. Atas dasar itulah, maka pada penelitian ini disarankan beberapa hal (i) semua pihak diharapkan mempunyai kontribusi yang positif terhadap upaya ketahanan pangan melalui teori ‘makan tidak hanya nasi’ – utamanya pada anak sedini mungkin dan (ii) problem yang muncul dari penelitian tahun I, II dan II, yaitu kekurangan bahan baku singkong dapat diatasi dengan jalan pemanfaatan lahan kosong, lahan pekarangan, dll agar produksi singkong (exes demand) dapat teratasi, minimal terkurangi. Hal ini akan dilakukan pada skim penelitian yang lainnya
Ex Ante Moral Hazard in the Health Insurance Market in Indonesia Hindarti, Sri
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i04.580

Abstract

This paper will empirically examine the existence of ex ante moral hazard in health insurance market in Indonesia with respect to lifestyle choices such as smoking and obesity. A key challenge in understanding the moral hazard problem is endogeneity. Decisions regarding having insurance and lifestyle choices are arguably sequential, not simultaneous. Then, it is difficult to decide which one precedes the other. To address this problem, this paper uses a multivariate probit analysis. This paper uses three waves from the IFLS (Indonesian Family Life Survey) over 2000, 2007, and 2014, as these have information about insurance status, smoking behavior, and obesity condition. This paper finds evidence of the existence of ex ante moral hazard in health insurance for obesity of the head of household, but not for smoking. The multivariate probit regression shows that having health insurance increases the propensity of being obese. Using a wider sample, including all members of households, there is not sufficient evidence of the existence of ex ante moral hazard for either smoking or obesity. Surprisingly, the decisions between smoking and obesity are substitutes. This means that there are non-observable elements that increase the tendency to smoke, but reduce the propensity of being obese, and vice versa.