Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JUPE

Kontribusi Power Otot Tungkai dan Kelincahan Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit Anisa Damayanti; Sudirman Husin; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the amount of power muscle leg contribution and agility to the ability of sickle kick at martial arts athletes Satria Sejati Bandar Lampung 2017. This study uses correlational descriptive method, the sampling used as many as 16 athletes. Sampling collection using total sampling technique. Data collected by test and measurement techniques and data analysis techniques using product moment correlation. From the results of this study in the can that muscle limb power and agility have a significant relationship with the ability of sickle kick. The results showed correlation of leg muscle power with 41.73% crescend ability then correlation coefficient agility with sickle kick ability equal to 57,0%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot tungkai dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan sabit pada atlet pencak silat Satria Sejati Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional, sampel yang digunakan sebanyak 16 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa power otot tungkai dan kelincahan memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan tendangan sabit. Hasil penelitian menunjukan korelasi power otot tungkai dengan kemampuan tendangan sabit sebesar 41,73% kemudian koefisien korelasi kelincahan dengan kemampuan tendangan sabit sebesar 57,0%.Kata kunci: kelincahan, power tungkai, tendangan sabit
KONTRIBUSI POWER TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP HASIL BANTINGAN PINGGANG PADA ATLET GULAT PUTRA LAMPUNG Rina Safitri; Akor Sitepu; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 1 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the of power leg and back muscle strength against dings waist results in wrestling athletes man Lampung in 2016. The method used in the implementation of this study was descriptive correlational. Samples used as many as 20 athletes. Sampling using total sampling technique. Data collected by engineering test and measurement and data analysis technique using product moment correlation.From the research results can be found in the power leg strength and back muscle strength had a significant association with outcome dings waist wrestling. The results showed a correlation power leg with the result of 44.89% kickback waist and then the correlation coefficient back muscle strength with the result of 34.81% kickback waist. From both of these variables can be concluded that the greatest contribution to the waist dings on the leg wrestling is power that is equal to 44.89%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi power tungkai dan kekuatan otot punggung terhadap hasil bantingan pinggang pada atlet gulat putra Lampung tahun 2016. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 20 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.Dari hasil penelitian di dapat bahwa kekuatan power tungkai dan kekuatan otot punggung memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil bantingan pinggang gulat. Hasil penelitian menunjukan korelasi power tungkai dengan hasil bantingan pinggang sebesar 44,89% kemudian koefesien korelasi kekuatan otot punggung dengan hasil bantingan pinggang sebesar 34,81% . Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan bahwa kontribusi terbesar terhadap bantingan pinggang pada gulat adalah power tungkai yaitu sebesar 44,89%.Kata kunci : bantingan pinggang, kekuatan otot punggung , power tungkai
Kontribusi Power Otot Lengan dan Kelentukan Otot Punggung terhadap Hasil Servis Atas Bola Voli Adi Meilando Saputra; Sudirman Husin; Marta Dinata
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the magnitude of the contribution of arm muscle power to the top service results, to know the contribution size of the back muscles to the top service results, and to know which contributed more to the power of the arm muscles and the back muscles to the results of SMK Muhammadiyah 1 Metro in 2019. The method used is descriptive correlational. The sample used was 20 students. Data analysis was done by using product moment correlation. The results of the study are as follows: 1) power of the arm muscles contributes to the top service result of 77.44%, 2) the back muscles are determined to contribute to the top service results of 46.24%, 3) from the two variables, it can be concluded that the one gives greater contribution is arm muscle power which is equal to 77.44%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot lengan terhadap hasil servis atas, mengetahui besarnya kontribusi kelentukan otot punggung terhadap hasil servis atas dan mengetahui manakah yang memberikan kontribusi lebih besar antara power otot lengan dan kelentukan otot punggung terhadap hasil servis atas bola voli siswa SMK Muhammadiyah 1 Metro Tahun 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 20 siswa. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) Power otot lengan memberikan kontribusi terhadap hasil servis atas sebesar 77,44%, 2) Kelentukan otot punggung memberikan kontribusi terhadap hasil servis atas sebesar 46,24%, 3) Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan bahwa yang memberikan kontribusi lebih besar adalah power otot lengan yaitu sebesar 77,44%.Kata Kunci: kelentukan, otot lengan, otot punggung, power, servis atas