Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Wordwall Guna Meningkatkan Literasi Digital di Era Merdeka Belajar bagi Guru SMK Yapema Gadingrejo Ali Mustofa; Edi Suyanto; Heru Prasetyo Prasetyo; Ayu Setiyo Putri
Nuwo Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan guru di SMK Yapema Gadingrejo Pringsewu dalam memanfaatkan game edukasi wordwall sebagai bagian dari media pembelajaran multiplatform yang dapat mendukung kurikulum merdeka serta menanamkan literasi digital pada peserta didik. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pelatihan. Adapun teknik pelaksanaan pelatihan ini diawali dengan memberikan informasi terlebih dahulu kepada guru yang berada di sekolah penggerak yang akan menjadi sasaran peserta dalam kegiatan pengabdian bahawa LPPM Univeritas Lampung akan mengadakan pelatihan tentang pemanfaat game edukasi wordwall dalam pembelajaran. Target peserta dalam pelatihan sebanyak 20 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Yapema Gadingrejo Pringsewu dalam waktu tiga hari pada bulan Agustus 2023. Selanjutnya, pelatihan pemanfaat game edukasi wordwall ini menerapkan pelatihan aktif, yakni seluruh peserta turut belajar melalui pengalamannya sehingga tujuan yang telah dirancang dapat diperoleh secara maksimal. Pelatihan ini menggunakan pendekatan praktik melalui pelatihan terbimbing yaitu dengan cara tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung dalam pengembangan dan pemanfaat media game edukasi wordwall.
GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU CAK CULAY NABUY NABUY KARYA MUHAMMAD YUSUF Ali Mustofa; Muharsyam Dwi Anantama; Afeby Ade Habibansyah
Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2024): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify, analyze and reveal the meaning of language styles in the lyrics of the song "Cak Culay Nabuy Nabuy" by Muhammad Yusuf using a stylistic approach. The research data used by the author are the lyrics of the song Cak Culay Nabuy Nabuy" by Muhammad Yusuf. The main focus of this research is analyzing language styles which include metaphor, hyperbole, symbolism, repetition, pleonasm, tautology, climax, irony, cynicism and innuendo. Method The research used was descriptive qualitative with a case study design, where data was collected through documentation techniques and analyzed using note-taking and content analysis techniques. The results of this research showed that there were 3 linguistic style findings and 8 figures of speech in the song's lyrics found include: 1) comparative language style with metaphor, hyperbole and symbolic figures of speech, 2) affirmative language style with repetition and pleonasm, 3) satirical language style with irony, cynicism and innuendo. These findings consist of comparative language styles found 3 findings equivalent to 37.5%, affirmative language style 2 findings equivalent to 25%, satirical language style 3 findings equivalent to 37.5%. The total number of findings is 8 or equivalent to 100%.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengungkap makna dari gaya bahasa dalam lirik lagu "Cak Culay Nabuy Nabuy" karya Muhammad Yusuf” menggunakan pendekatan stilistika. Data penelitian yang digunakan penulis adalah lirik lagu Cak Culay Nabuy Nabuy" karya Muhammad Yusuf”. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis gaya bahasa dan majasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik simak-catat dan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahawa terdapat 3 temuan gaya bahasa dan 8 majas dalam lirik lagu tersebut. Gaya bahasa yang ditemukan meliputi: 1) gaya bahasa perbandingan dengan majas metafora, hiperbola, dan simbolik,  2) gaya bahasa penegasan dengan majas repetisi dan pleonasme, 3) gaya bahasa sindiran dengan majas ironi,sinisme, dan innuendo. Temuan ini terdiri dari Gaya bahasa perbandingan ditemukan sebanyak 3 temuan, gaya bahasa penegasan sebanyak 2 temuan, gaya bahasa sindiran sebanyak 3 temuan. Jumlah total hasil temuan sebanyak 8 temuan data.
ANALISIS DEIKSIS SOSIAL DALAM NOVEL BUKAN PASAR MALAM KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Ali Mustofa; Eka Amelia; Eka Kurniati
Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2024): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novels are real life and actions expressed through writing. Pragmatics is the study of the science between context and language when the language is expressed. Social deixis is deixis that focuses on the social position and existence between speakers and unux opponents in society with their interactions using language. The novel Bukan Pasar Malam by Pramoedya Ananta Toer tells the reality of people's lives after independence. Based on the results of the analysis, 6 social deixis for positions were found. 5 social deixis of types of profession. 6 social deixis types of greeting. 3 social deixis 1 type of social class. I social deiksıs based on cultural background 2 social deixis types of social activities. 3 social deixis tennis social status 2 social deixis economic statusı I social deixis based on religious background, and 1 social deixis based on ethnic background.   Novel merupakan suatu kehidupan dan tindakan nyata yang dituangkan melalui tulisan. Pragmatik adalah kajian ilmu antara konteks dan bahasa pada saat bahasa tersebut   diungkapkan.   Deiksis   sosial   adalah   deiksis   yang   berfokus   pada kedudukan   sosial   dan   keberadaan   antara penutur   dan   lawan   tutur   dalam masyarakat dengan interaksinya yang menggunakan bahasa. Novel Bukan Pasar Malam karya Pramoedya Ananta Toer menceritakan realita kehidupan rakyat setelah merdeka. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 6 deiksis sosial jenis jabatan, 5 deiksis sosial jenis profesi, 6 deiksis sosial jenis sapaan, 3 deiksis sosial jenis kelas sosial, 1 deiksis sosial berdasarkan latar belakang budaya, 2 deiksis sosial jenis aktivitas sosial, 3 deiksis sosial jenis status sosial, 2 deiksis sosial status ekonomi, 1 deiksis sosial berdasarkan latar belakang agama, dan 1 deiksis sosial berdasarkan latar belakang etnis.