Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Mastery concepts and misconceptions in biotechnology courses with a three tier diagnostic test Idris, Tengku; Hidayat, Topik; Rahmat, Adi
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 1 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.36900

Abstract

This research aims to determine the mastery of concepts and misconceptions of students in the Biology Education Study Program wich is in Pekanbaru. This type of research is survey research with a porpusive sampling type. The population of the study was all students who had taken biotechnology courses, while the research sample was 6th semester students who had just completed biotechnology courses in the previous semester. The total research sample was 32 students. The instrument used to measure mastery of concepts and misconceptions is a diagnostic test with 20 multiple choice questions accompanied by reasons and level of belief. The questions are given using a Google form and students work on the questions during class and are given 90 minutes.The research data were analyzed descriptively. Based on the results showed that for indicator 1 30.01% of students understood the basic concepts of biotechnology well and 55.63 had misconceptions. In indicator 2, only 5% of students understood the concept of biotechnology process while 64.38% had misconceptions and 29.38 did not understand the concept. Indicator 3, as many as 10.63% of students understand the concept of conventional and modern biotechnology characteristics and 59.38% of students have misconceptions and 25.63% do not understand the concept while indicator 4 as many as 30.63% of students understand the examples of biotechnology products while still 43.13% have misconceptions and 22.50% still do not understand the concept. Students' mastery of concepts in biotechnology courses is in a very low category and while more than half of the students still experience misconceptions and do not understand the concepts.
Penilaian Creativity: Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru SDN 006 Langgini dalam Mengases Creativity Siswa Hidayati, Nurkhairo; Idris, Tengku; Fauziah, Nurul; Ferazona, Sepita; Rahmayumita, Restesa
Community Education Engagement Journal Vol. 2 No. 2 (2021): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v2i2.6661

Abstract

Creativity yang dimiliki siswa dapat berkembang dengan optimal ketika guru mampu mengajarkannya dengan baik di sekolah. SDN 006 Langgini merupakan salah satu sekolah di Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar dengan jumlah rombongan belajar mencapai 18 kelas. Bentuk evaluasi yang dilakukan selama ini terhadap siswa didominasi oleh pemberian tes berupa soal. Oleh karena itu, dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya agar guru-guru mengetahui arti penting creativity, kemudian menyusun rubrik dan tes creativity. Metode yang di lakukan pada kegiatan ini adalah observasi, presentasi dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa/09 Maret 2021 di SDN 006 Langgini dengan jumlah guru yang hadir sebanyak 30 orang. Guru-guru ini terdiri dari guru mata pelajaran dan guru kelas. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut dapat diketahui bahwa guru telah melaksanakan evaluasi dengan baik termasuk melakukan penilaian proses dan produk. Guru juga memahami arti penting menilai creativity siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengabdian kepada masayarakat ini memberikan kontribusi untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penilaian creativity siswa SDN 006 Langgini Kecamatan Bangkinang Kota.
4Cs’ (Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity) pada Era Revolusi Industri 4.0: Pentingnya Mengenalkan Keterampilan ini Bagi Guru SMPN 1 Kuok Hidayati, Nurkhairo; Ferazona, Sepita; Desti, Desti; Idris, Tengku
Community Education Engagement Journal Vol. 3 No. 1 (2021): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v3i01.7822

Abstract

Pendidikan pada abad 21 ini perlu membekali siswa dengan keterampilan terutama 4Cs’ (critical thinking, communication, collaboration dan creativity). Namun, guru-guru di SMPN 1 kuok belum memahami secara utuh tentang pentingnya 4Cs’ dalam proses pembelajaran sehingga perlu dilakukan kegiatan yang bertujuan memberikan informasi tentang makna dan komponen apa saja yang terdapat pada 4C’s serta peran pentingnya dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan masyarakat ini berupa wawancara, presentasi dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 30 September 2021 yang bertempat di SMPN 1 Kuok Kecamatan Kuok. Pemaparan materi berlangsung dengan lancar dengan dihadiri 20 orang peserta termasuk kepala sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami dengan baik 4Cs setelah diberikan penjelasan melalui PPT. Hal ini tampak dari respon yang diberikan guru melalui jawaban-jawaban yang disampaikan melalui G-Form, Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa guru telah mampu memahami 4Cs sebagai bagian penting dari proses pembelajaran yang dibutuhkan pada era revolusi industri 4.0.
Pelatihan Pemanfaatan Kantong Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomis Kelurahan Mentangor Tenayan Raya Suryanti; Sukarni; Idris, Tengku; Cahyana, Rendra
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2022): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v4i1.10644

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perlunya pelatihan dalam memanfaatkan kantong plastik Menjadi Produk Bernilai Guna dan Ekonomis Kelurahan Mentangor Tenayan Raya. Melalui pemanfaatan kantong plastik ini diharapkan ibu-ibu Majelis Taqlim Masjid Darrul Janah dapat mengurangi buangan plastik dalam kehidupan sehari-hari agar mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Darrul Janah kelurahan Mentagor diikuti oleh 30 orang ibu-ibu majelis taqlim masjid darrul jannah. Materi dalam kegiatan ini mencakup penyuluhan tentang materi serta langkah-langkah dalam pembuatan dan proses merangkai bunga dari kantong plastik, kemudian pelatihan dilanjutkan dengan mempraktekkan secara langsung pembuatan bunga anggrek, melati, sakura untuk mewakili penggunakan bahan-bahan yang sudah disediakan. Kegiatan ini mempunyai banyak manfaat bagi ibu-ibu Majelis Taqlim Masjid Darrul Janah, agar dapat memanfaatkan bahan disekitar yang dianggap tidak bernilai menjadi bernilai guna dan ekonomis