Keluarga muda di Kota Jambi menghadapi tantangan kompleks dalam pengasuhan anak usia dini di era digital, seperti keterbatasan pengetahuan parenting, tingginya penggunaan gadget yang tidak terkontrol, serta minimnya keterlibatan ayah. Untuk menjawab masalah tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang guna meningkatkan literasi pengasuhan keluarga muda melalui program edukasi parenting yang komprehensif dan holistik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dilaksanakan pada Oktober–Desember 2023 di RT 19 dan 24 Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, dengan melibatkan 50 peserta. Program edukasi mencakup materi tahapan perkembangan anak usia dini, pola asuh demokratis otoritatif dalam perspektif Islam, literasi digital, pendidikan karakter Islami, serta komunikasi efektif orang tua dan anak. Pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui diskusi, simulasi, dan praktik langsung, sehingga peserta aktif terlibat dalam setiap sesi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kenaikan rata-rata 19,3 poin dari pre-test ke post test, serta 68% peserta mencapai kategori pengetahuan tinggi. Tingkat kepuasan peserta juga sangat tinggi, dengan 92–94% menyatakan sangat puas terhadap materi dan metode penyampaian. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pengasuhan keluarga muda di era digital, sekaligus memperkuat peran ayah dan ibu dalam membangun pola asuh Islami yang adaptif terhadap tantangan zaman.