Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of XBRL Adoption on Financial Reporting Timeliness: Evidence from Indonesian Banking Industry Lestari, Tri Utami; Putri, Kartika Pratiwi; Devi, Meita Candra
Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis Vol 8, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdab.v8i2.21335

Abstract

This study examines the impact of eXtensible Business Reporting Language (XBRL) adoption on financial reporting timeliness. The population are banking companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) between 2015 and 2019. The samples are 38 Indonesian banks or 190 bank-year observations. Using logistic regression this study demonstrates the XBRL adoption positively affects financial reporting timeliness. The findings confirm that XBRL adoption benefit banks as it stimulates automation process, improves cost-effectiveness, fasten data collection, enhances data reliability and accuracy, and thus it may lead to better business decision-making. The positive signal provided by the adopters of XBRL will influence the decisions of shareholders, which in turn will lead to share ownership increase.
Implementasi Software Akuntansi pada Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Syamsul Ulum Hilda Salman Said; Lestari, Tri Utami; Aminah, Wiwin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkm.v1i3.11

Abstract

The amil zakat institution has a public responsibility by providing reports to stakeholders. The financial reporting of the Amil Zakat Institution is regulated by the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) 109. However, not all of the lazis recognize and apply PSAK 109, including the Amil Zakat Infak/Alms Syamsul Ulum Institution (LAZISSU). This community service activity has been carried out in 2 stages. Phase 1 is in the form of socialization of PSAK 109 in the form of an introduction to the format of financial statements and the appropriate accounting system. Phase 2 is training and mentoring for LAZISSU amil to be able to prepare financial reports independently. The current activity is the third stage in the form of software implementation for amil zakat institutions. The method of implementing activities is direct implementation assistance. Participants are managers and Lazissu finance division team as the main users of the software. Participants combine the knowledge that has been obtained in the previous two stages into the process of implementing zakat institution software. Resource persons act as assistants in this implementation process. The result of this series of activities is that participants understand the importance of preparing financial reports for amil zakat institutions in accordance with applicable accounting standards and are able to compile financial reports with the help of accounting software that has been provided.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DI PESANTREN Hilda Hilda; Tri Utami Lestari; Ruri Octari Dinata
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7086

Abstract

Implementasi sistem informasi akuntansi di pesantren merupakan kegiatan terakhir dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu meningkatkan akuntabilitas tata kelola sekolah pesantren di Indonesia. Kegiatan pertama dan kedua adalah sosialisasi dan workshop Sistem Informasi Akuntansi Pesantren yang dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2022 dan 22 Desember 2022. Terakhir, pada tanggal 20 Juni 2023 dilaksanakan Implementasi Sistem Informasi Akuntansi bernama SANTRI. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pendiri, pimpinan pondok pesantren, guru, dan petugas tata usaha. Implementasi tersebut dinilai penting sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Hasil dari acara ini diperoleh tanggapan peserta sebanyak 81,46% setuju dan sangat setuju bahwa pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan, bermanfaat, mudah dipahami, diselenggarakan pada waktu yang tepat, dan mendapat pelayanan yang baik dari tim panitia. Implementasi perangkat lunak ini dapat berguna untuk menyajikan laporan keuangan secara real time.
PEMBERDAYAAN POTENSI KETERAMPILAN SANTRI DALAM RANGKA KEMANDIRIAN EKONOMI PONDOK PESANTREN MODERN ASSURUUR KABUPATEN BANDUNG Ruri Octari Dinata; Hilda Hilda; Tri Utami Lestari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7857

Abstract

Data statistik Kementrian Agama total pondok pesantren pada tahun ajaran 2023/2024 adalah 39.511 tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah 4,912,091 santri. Angka ini potensi besar yang dimiliki oleh pesantren. Pesantren diharapkan dapat memberdayakan potensinya tidak hanya sebagai pusat Pendidikan berbasis keagamaan namun juga dapat menggali potensi ekonomi yang mereka miliki. Kemandirian pesantren menjadi tujuan utama. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengajak pondok pesantren As Suruur untuk menggali dan mengelola potensi yang dimiliki. Adapun pondok pesantren As Suruur pada awalnya telah merintis usaha makanan kecil untuk memenuhi sebagian kebutuhan sendiri. Namun demikian, pengelolaan yang dilakukan masih secara tradisional dan belum bervariasi. Untuk itu pengabdian Masyarakat berupaya untuk memotivasi dan membenahi aktifitas perekonomian yang tengah dilakukan oleh pondok pesantren mitra, dengan memberikan ide-ide aktivitas ekonomi kreatif sebagai pencetus awal dari aktifitas produktifitas berikutnya. Secara keseluruhan acara ini memperoleh tanggapan peserta sebanyak 98% menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan, bermanfaat, mudah dipahami, diselenggarakan pada waktu yang tepat, dan mendapat pelayanan yang baik dari tim panitia.