Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN TEGEL DI DEWI SRI, MALANG Dita Lailatul Fitriya; M. Noerhadi Sudjoni; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 6 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 6 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSistem jajar legowo merupakan teknologi budidaya terpadu yang sudah lamadiperkenalkan ke masyarakat Indonesia. Namun, pada kenyataannya masyarakat masihbanyak yang belum beralih untuk menerapkan sistem tanam jajar legowo dan tetapmenerapkan sistem tanam tradisional yaitu sistem tanam tegel. Tujuan dari penelitianini yaitu untuk membandingkan produktivitas usahatani padi dengan penerapan sistemtanam jajar legowo dengan sistem tanam tegel. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskkriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling dan sensus. Data yang digunakanadalah data primer dan analisis data yang digunakan adalah analisis produktivitas dananalisis independent t-test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaansecara signifikan antara produktivitas usahatani padi sistem tanam jajar legowodengan tegel yang dibuktikan dengan nilai signifikansi (0,00) < α (0,05). Secaranominal produktivitas yang dihasilkan usahatani padi sistem tanam jajar legowosebesar 4,18 Ton/Ha lebih rendah dibandingkan sistem tanam tegel sebesar 6,84Ton/Ha.Keyword: Produktivitas padi, Sistem jajar legowo
Analisis Pendapatan Agroindustri Roti Kopi Maestro (Studi Kasus Pada Home Industri Roti Kopi di Kedungkandang – Kota Malang) Jumrotin Nur Aini; Masyhuri Machfudz; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 7 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 7 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian Analisis pendapatan Home Industri roti kopi Maestro ini bertujuan untukmenganalisa pendapatan, efisiensi dan nilai tambah pada Home Industri roti kopi Maestro.Dalam penelitian ini metode pengambilan sampel yang digunakan metode data sekunder dandata primer yaitu Pengambilan data secara langsung dari pelaku usaha home industri roti kopiMaestro yang berada di Kedungkandang Kota Malang dengan menggunakan data primer dandata sekunder yang diperoleh dari wawancara langsung dengan pelaku home industri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata home industri roti kopi maestroadalah Rp. 11.041.600/bulan. Untuk analisa efisiensi (RC Ratio) rata-rata adalah 2,24.Kata Kunci : Analisis Pendapatan, nilai tambah.
KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SAYUR HIDROPONIK PADA PRODUK ROMAIN (Study Kasus: Di Harvest Queen Kota Batu) Nur Cholis; Ahmad Dedy Syathori; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 8 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 8 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHarvest Queen adalah salah satu pelaku UMKM yang bergerak atau berbasis pertanian sayur hidroponik. Saat ini Harvest Queen telah melakukan berbaagai macam produk pertanian hidroponik seperti sayur sayur hidroponik, pupuk A-B mix, dan instalasi sayur hidroponik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik konsumen sayur hidroponik di Harvest Queen Kota Batu dan Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli sayur hidroponik di Harvest Queen Kota Batu. Penelitian ini megunakan metode analisis regresi linear Berganda dengan data yang dibutuhkan ialah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data skunder yang diperoleh dari literatur. Harvets Queen Kota Batu, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur merupakan tempat penelitian yang dipilih peneliti secara purposiv. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan ialah variabel harga, kualitas, promosi dan pendapatan. sedangkan untuk variabel umur, place dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen terhadap pembelian sayur hiroponik.Kata Kunci: Keputusan Konsumen, Regresi Linear Berganda, Harvest Queen
Analisis Strategi Pengembangan Agrowisata Kopi di Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Ahmad Dedy Syathori
AGRIEKSTENSIA Vol 21 No 2 (2022): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v21i2.2168

Abstract

Agrowisata adalah cara lain untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di pedesaan yang mana berhubungan dengan pertanian. Agrowisata Kopi Taji memiliki banyak sekali potensi bukan hanya usaha/bisnis semata tetapi juga dapat dijadikan sebagai solusi bagi banyak pihak seperti berfungsi sebagai media promosi untuk produk-produk pertanian, sarana pendidikan masyarakat, meningkatkan ekonomi baik desa, daerah hingga skala nasional serta peluang pengembangan diversifikasi produk agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan Agrowisata Kopi Desa Taji, dan 2) menganalisis strategi pengembangan Agrowisata Kopi di Desa Taji. Metode yang digunakan adalah studi kasus (case study) yaitu penelitian dilakukan dengan melihat langsung kelapangan. Analisis data dilakukan dengan dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan Agrowisata Kopi di Desa Taji adalah strategi Agresif. Alternatif strategi yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan ketersedian bahan baku dengan kualitas kopi unggul, menambah spot foto menarik dengan ciri khas panorama alam, dan meningkatkan kualitas pelayanan dan wisata edukasi kopi.
Pemetaan Potensi Wilayah Sektor Pertanian Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Blitar Isdianto Isdianto; Ahmad Dedy Syathori
AGRIEKSTENSIA Vol 21 No 2 (2022): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v21i2.1847

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi wilayah sector pertanian dengan menggukan informasi geografis dalam upaya mendiskripsikan sebaran potensi wilayah sektor pertanian, menganalisis indeks potensi wilayah sektor pertanian dan pengembangan strategi potensi wilayah sektor pertanian di Kabupaten Blitar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021 di 22 Kecamatan, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Penentuan jumlah responden menggunakan sampling dengan jumlah sampling sebanyak 22 kecamatan di kabupaten Blitar. Metode analisis indeks potensi wilayah. Berdasarkan hasil analisis indeks potensi wilayah dapat diambil kesimpulan bahwa data pengujian dapat digunakan sebagai dasar pengembangan dan peningkatan potensi masing – masing kecamatan di kabupaten Blitar. Kata Kunci: Pementaan Wilyah, Sistem Informasi Geografi, Penginderaan Jauh, Analisis Indek Potensi, Strategi Pengembangan Potensi Wilayah ABSTRACT This study aims to map the potential of the agricultural sector area by using geographic information in an effort to describe the potential distribution of the agricultural sector area, analyze the potential index of the agricultural sector area and develop a strategy for the potential of the agricultural sector area in Blitar Regency. This research was conducted in November 2021 in 22 sub-districts, Blitar Regency, East Java Province. The research method used is a qualitative method. Determination of the number of respondents using sampling with a total sampling of 22 districts in Blitar district. Regional potential index analysis method. Based on the results of the regional potential index analysis, it can be concluded that the test data can be used as a basis for developing and increasing the potential of each sub-district in Blitar district. Keywords: Regional Mapping, Geographic Information System, Remote Sensing, Potential Index Analysis, Regional Potential Development Strategy
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Tanaman Tebu di Desa Majangtengah Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Syathori, Ahmad Dedy; Verona, Lia
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 2 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.134 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i2.932

Abstract

ABSTRAK Tebu merupakan bahan baku gula. Permintaan gula sangat tinggi dan seringkali dipenuhi dari impor yang cukup tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani tanaman tebu. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder, dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada 36 petani tebu di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pengukuran data penelitian menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja, luas lahan dan teknologi berpengaruh positif terhadap produksi usahatani tanaman tebu, sedangkan untuk faktor pupuk menunjukan hasil yang negative. Dapat diartikan bahwa faktor penggunaan semua jenis pupuk dapat menurunkan produksi usahatani tanaman tebu apabila digunakan secara berlebihan. Adapun saran dari hasil penelitian ini agar diberikan penyuluhan kepada petani tebu agar memberikan pupuk sesuai anjuran pabrik atau sesuai dengan pedoman teknologi baru untuk tanaman tebu. Kata kunci: produksi, tanaman tebu, usahatani ABSTRACT Sugar cane is a raw material for sugar. Demand for sugar is very high and is often met from imports which are also quite high. This study aims to analyze the factors that influence the production of sugarcane farming. The research data used primary and secondary data, collected through direct interviews with 36 sugar cane farmers in Majangtengah Village, Dampit District, Malang Regency. Measurement of research data using a Likert scale. Data analysis uses multiple linear regression models. The results showed that the labor factor, land area and technology had a positive effect on the production of sugarcane farming, while the fertilizer factor showed negative results. It can be interpreted that the factor of the use of all types of fertilizers can reduce the production of sugarcane farming if overused. The suggestions from the results of this study should be given counseling to sugarcane farmers to provide fertilizer in accordance with factory recommendations or in accordance with new technological guidelines for sugarcane. Keywords : production, sugar cane, farming
Analisis Kinerja Tenaga Penyuluh Pertanian Lapang dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan Petani di Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Isdianto, Isdianto; Syathori, Ahmad Dedy
AGRIEKSTENSIA Vol 20 No 1 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.563 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i1.1499

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kinerja penyuluh pertanian lapang (PPL) dalam upaya mendukung ketahanan pangan yang ada di Kecamatan Ampelgading. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Penentuan jumlah responden menggunakan simple random sampling tdengan jumlah responden sebanyak 20 petani/ anggota kelompok tani Usaha Makmur. Metode analisis data menggunakan analisis Korelasi. Berdasarkan analisis hubungan antara kinerja penyuluh dengan ketahanan pangan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari pengujian hubungan antara kinerja penyuluh dengan ketahanan pangan. Kata Kunci: Kinerja, Penyuluh Pertanian, Korelasi, Ketahan Pangan ABSTRACT This study aims to analyze how the performance of agricultural field instructors (PPL) to support food security in Ampelgading District. This research was conducted in December 2020 in Lebakharjo Village, Ampelgading District, Malang Regency, East Java Province. The research method used is quantitative and qualitative methods. Determination of the number of respondents using simple random sampling with as many as 20 farmers/members of the Usaha Makmur farmer group. Data analysis method using correlation analysis. Based on the analysis of the relationship between the performance of the instructor and food security, it can be concluded that there is a significant relationship from testing the relationship between the instructor's performance and food security. Keywords: Performance, Agricultural Extension, Correlation, Food Security
Persepsi Petani Terhadap Peran Penyuluh dalam Pengembangan Kegiatan KWT Srikandi Desa Toyomarto Syathori, Ahmad Dedy
AGRIEKSTENSIA Vol 20 No 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.41 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1744

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang bagaimana presepsi petani terhadap peran penyuluh dalam pengembangan kegiatan Srikandi di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2020 hingga Januari 2021 pada KWT Srikandi yang berada di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Penentuan Desa Toyomarto sebagai lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa KWT Srikandi merupakan kelompok wanita tani yang ada di Desa Toyomarto. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan software SPSS 2.0. Hasil penelitian menunjukkan persepsi anggota KWT Srikandi pada variabel Pengetahuan rata-rata skor 3,69 hal ini berarti sebagian besar responden setuju bahwa penyuluh memberikan masukan dan saran dalam upaya pengembangan kelompok tani, pada variabel Keterampilan rata-rata skor 3,8 menunjukkan apabila responden menyatakan setuju anggota Kelompok Tani dapat melaksanakan kegiatan kelompok tani sesuai dengan keterampilan yang didapat. Pada variabel Sikap total rata-rata skor adalah 3,75 menunjukkan bahwa responden menyatakan setuju apabila penyuluh mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami petani atau anggota. Sedangkan Persepsi responden pada variabel pengembangan kegiatan kelompok tani total rata-rata skor 3,9 menunjukkan responden menyatakan setuju apabila penyuluh berperan dalam meningkatkan kemampuan anggota KWT membuat perencanaan kegiatan Kelompok Wanita Tani. Kata kunci— petani,; penyuluh pertanian; persepsi ABSTRACT The purpose of this study is to describe how farmers perceive the role of extension workers in developing Srikandi activities in Toyomarto Village, Singosari District, Malang Regency. The research method used is quantitative and qualitative, using a case study approach. This research was conducted from December 2020 to January 2021 at KWT Srikandi in Toyomarto Village, Singosari District, Malang Regency. The determination of Toyomarto Village as the research location was carried out purposively considering that KWT Srikandi is a group of women farmers in Toyomarto Village. The analytical method in this study uses SPSS 2.0 software. The results showed that the perception of KWT Srikandi members on the Knowledge variable averaged a score of 3.69; this means that most of the respondents agreed that the extension worker provided input and advice in efforts to develop farmer groups; on the Skills variable, the average score was 3.8 indicating that the respondents stated agree that members of the Farmer Group can carry out farmer group activities according to the skills acquired. The Attitude variable’s average score is 3.75, indicating that the respondents agreed if the extension worker could communicate in a language that farmers or members easily understood. Meanwhile, respondents’ perception of the variable of developing farmer group activities with a total average score of 3.9 indicates that respondents agree that extension workers play a role in improving the ability of KWT members to plan activities for Women Farmers Groups. Keywords— farmer, agricultural extension, perception