Haidir Haidir
Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Pembinaan Karakter Religius Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan (Tahfiz) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Haidir Haidir; Sri Baniah; Muhammad Tarmizi; Azimahrani Hasibuan
Jurnal Diversita Vol 8, No 1 (2022): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i1.4886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan kerakter Religius Siswa yang dilakukan guru melalui kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan (Tahfidz) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi penelitian lapangan (field research). Pada penelitian ini data diambil dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data dari sumber data primer maupun sekunder. Data bersumber dari guru pembina tahfidz, guru PAI dan para siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tahfidz di MAN 1 Medan. Pengambilan data penelitian ini dengan cara melakukan wawancara yang mendalam. Hasil penelitian/temuan penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Adapun proses pembinaan karakter religius yang digunakan atau dilakukan guru pembina ekstrakurikuler tahfidz ialah melalui beberapa proses yang diantaranya ialah: a) Guru memberikan contoh yang positif (keteladanan) kepada siswa, b) Menumbuhkan kesadaran iman kepada siswa, c) Menciptakan pola-pola kegiatan yang dapat membiasakan siswa untuk melakukannya dan d) Memotivasi siswa. Sehingga dengan proses kegiatan tersebut dapat menjadikan siswa yang berkarakter religius. 2) Berdasarkan hasil penelitian dari proses pembinaan yang dilakukan oleh guru maka terbentuklah karakter religious yang dimiliki siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan (tahfidz) di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan ialah: a) Keseriusan, b) Kesetiaan, c) Keyakinandan d) Kecintaan dengan Al-Qur’an.
Implementasi Pembinaan Religiusitas Siswa di SMA Muhammadiyah 3 Medan Haidir Haidir; Gumilang Wibowo; Sri Suharti; Andika Priono
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i2.4890

Abstract

Pembinaan religiusitas di kalangan generasi muda atau remaja perlu mendapatkan perhatian yang serius dan menjadi skala prioritas yang harus direalisasikan secara serentak oleh seluruh pihak. Masalah pokok yang sangat menonjol berkenaan dengan religiusitas di kalangan para remaja dewasa ini adalah kaburnya nilai- nilai moral di mata generasi muda. Mereka dihadapkan pada berbagai kontradiksi dan aneka ragam pengalaman moral, yang menyebabkan mereka bingung untuk memilih mana yang benar dan mana yang salah. Hal ini tampak jelas pada usia remaja. Pembinaan religusitas siswa di sekolah pada hakikatnya adalah mewujudkan nilai-nilai agama sebagai tradisi berperilaku yang diikuti oleh siswa maupun warga sekolah lainya. Untuk menanamkan nilai-nilai dalam membina religiusitas siswa di sekolah dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain melalui keteladanan, pembiasaan dan pemberian nasehat oleh pendidikan di sekolah. Penelitian ini pendekatan kualitatif dengan menggunakan deskriptif naratif dan rancangan studi penelitian lapangan. Pada penelitian ini data diambil dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data dari sumber data primer maupun sekunder. Data bersumber dari guru pembina religiusitas di SMA Muhammadiyah 3 Medan. Pengambilan data penelitian ini dengan cara melakukan wawancara yang mendalam.  Hasil penelitian yang peneliti temukan adalah 1). Proses pembinaan religius dilakukan oleh guru pembina religius yakni melalui beberapa proses yang diantaranya ialah: a).Guru memberikan keteladanan kepada siswa, b) Guru meningkatkan keimanan siswa dengan selalu merutinkan berbagai aktifitas religius, c). Guru selalu memberi semangat dan nasehat kepada siswa. Dengan adanya proses kegiatan itu, siswa memiliki religiusitas yang mempuni. 2) Dan menurut hasil penelitian yang peneliti lakukan dari proses pembinaan yang dilakukan oleh guru, maka dengan segala usaha dan kerja keras,  religius yang dimiliki siswa akan terwujud dengan  siswa itu selalu ikut dalam kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pihak Sekolah, dan itu diikuti dengan penuh keikhlasan dan jiwa yang tenang.