Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS

Karakteristik Sensor Kapasitif Pelat Sejajar Dalam Aplikasinya Sebagai Instrumen Pengukur Curah Hujan Berbasis Arduino Uno Bowo Eko Cahyono; Supriyadi Supriyadi; Muhammad Ainur Rofiq
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 7, No 2 (2017): October
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v7i2.14248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik dari kapasitor pelat sejajar sebagai sensor dalam alat ukur curah hujan berbasis Arduino dengan tampilan LCD. Alat ini mampu membaca dan menampilan tegangan keluaran, nilai kapasitansi, konstanta dielektrik dan tinggi level curah hujan akibat adanya perubahan komposisi bahan dielektrik di antara pelat kapasitor. Sistem yang didesain telah diuji dalam 3 tahapan yaitu, uji akurasi pembacaan nilai kapasitansi, nilai ketinggian air, dan pengujian di lapangan. Nilai-nilai kapasitansi sensor yang ditampilkan dalam LCD dibandingkan dengan nilai kapasitansi sensor yang diukur dengan menggunkan kapasitansi meter CM-3300A. Dalam pengujian ini didapatkan hasil bahwa nilai-nilai kapasitansi yang diukur dengan dua etode yang berbeda tersebut saling berdekatan. Selisih tertinggi adalah 20,97pF pada ketinggian 15cm. Tinggi level air yang terbaca dibandingkan dengan pembacaan menggunakan penggaris dan hasilnya menunjukkan bahwa selisih terkecil yaitu 0,19 mm dan selisih terbesar 4,93 mm. Selanjutnya berdasarkan pengujian langsung di lapangan didapatkan selisih yang tidak terlalu jauh, dengan rata-rata selisih yang diperoleh kurang dari 5 mm. Secara umum, sistem alat ukur curah hujan telah menunjukkan kinerja yang bagus  saat dilakukan pengujian dan diaplikasikan pada kondisi hujan secara langsung di lapangan. Hasil tersebut telah menunjukkan bahwa sistem alat ukur curh hujan telah sesuai dengan apa yang diharapkan.
Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Pemetaan Potensi Mineralisasi Emas di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara Shofitri Zuhannisa'; Bowo Eko Cahyono; Nurul Priyantari
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 9, No 01 (2019) : IJAP Volume 9 ISSUE 01 YEAR 2019
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.089 KB) | DOI: 10.13057/ijap.v9i01.25478

Abstract

Kabupaten Tapanuli Selatan secara geologi merupakan daerah vulkanik tua dan disertai dengan adanya sesar yang mengindikasikan adanya batuan teralterasi hidrotermal yang dapat menjadi salah satu indikator potensi keberadaan logam salah satunya emas. Secara geologi, emas merupakan mineral logam yang berkaitan erat dengan proses magmatik dan lingkungan pembentukannya berada di dalam batuan vulkanik. Kegiatan eksplorasi emas saat ini banyak dilakukan dengan metode pemetaan lapang, akan tetapi metode tersebut mempunyai kendala dimana memerlukan biaya, energi, dan waktu yang relatif tinggi. Oleh karena itu, diperlukan metode untuk memudahkan eksplorasi emas salah satunya dengan penginderaan jauh. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan serta pengukuran luasan potensi mineralisasi emas di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan cara mengetahui zona alterasi hidrotermal dengan menggunakan metode penisbahan saluran (band ratios) dan lineament (kelurusan) yang ada di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini diperoleh potensi mineralisai emas tersebar di tujuh kecamatan, yakni di Kecamatan Batang Toru, Angkola Sangkunur, Sipirok, Angkola Timur, Aekbilah, Batang Angkola, dan Sayurmatinggi. Pengukuran luasan wilayah potensi mineralisasi emas dilakukan dengan membuat polygon area. Berdasarkan luasan total di setiap kecamatannya, diperoleh kesimpulan bahwa potensi mineralisasi emas di Kabupaten Tapanuli Selatan yang paling luas terdapat di Kecamatan Batang Toru, yang juga ditunjukkan dengan adanya aktivitas pertambangan emas resmi yang beroperasi di wilayah Batang Toru.