Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

LOYALITAS KONSUMEN DITINJAU DARI PERSEPSI TERHADAP CITRA PERUSAHAAN Sayekti, Retno Putri; Hardjanta, George; Savitri, Anna Dian
Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.867 KB) | DOI: 10.14710/jpu.11.2.7

Abstract

This research aims to empirically examine the relationship between perception of corporate image and consumer loyalty. The hypothesis accompanying this research was a positive relationship between perception of corporate image and customer loyalty. Samples in this research were 77 consumers of Central Laundry Semarang. This research used incidental sampling technique and two scales, i.e. consumer loyalty scale and perception of corporate image scale. Data analysis was performed using product moment correlation technique. Results showed that there was a significant positive relationship between perceptions of corporate image to the consumer loyalty as indicated by the value of rxy = 0.371 (p <0.01). Therefore the hypothesis of this study was accepted.Keywords: consumer loyalty, perception, corporate image
Pengaruh Sosial Media Terhadap Komunikasi Interpersonal dan Cyberbullying Pada Remaja Vensy Vydia; Nursanti Irliana; Anna Dian Savitri
Jurnal Transformatika Vol 12, No 1 (2014): July 2014
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v12i1.86

Abstract

Internet provides any information which could help teenagers in many cases, including to communicate with their friends. On the other way, internet technology which makes communication easier, does some negative effects related with interpersonal communication. Teenagers are not willing to do direct communication, including with their families. The purpose of this research is to find out and to prove whether social media impacts to interpersonal communication and cyberbullying of  teenagers . Further, this research is giving some solutions for teenagers to hpersonal communication altough they are social media addicted. The subject of this research is 500 students in age of 16 up to 19 years old.
Resiliensi pada Remaja yang Terinfeksi HIV/AIDS (ODHA) Anna Dian Savitri; Purwaningtyastuti Purwaningtyastuti
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v3i2.1724

Abstract

This study aims to determine the resilience picture of adolescents infected with HIV AIDS. Subjects in this study were adolescents who tested positive for HIV / AIDS, were undergoing ARV treatment and were willing to become research subjects. The informants who supported this research came from volunteers and the leadership of the shelter where the subjects resided. The method used in this research is a qualitative paradigm with a case study approach. Subject and informant data collection through structured interviews, while the analysis technique used uses triangulation of sources, by comparing the analysis of subject data with research informants. The results of this study are high levels of Sy resilience. Aspects of I Have include support and attention from others, Sy prioritizes pleasure and comfort, has a role model, has the drive to be independent, and has experienced health discrimination, gets good education and safety services. Factor I Am includes having an attractive attitude, expressing love through actions, and caring. I Can aspects include being able to express what is felt and thinking, being able to solve problems, being able to control emotions, and being able to foster good relations with others. The subject has good resilience and is able to accept his conditionKeywords: Resilience, Youth, HIV / AIDSDaftar PustakaAzwar, S. 2003. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset  Calhoun, J.F. dan Acocella, J.R. 1995. Psikologi Tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan. New York : Mc Graw Hill  Chaplin, C.B. 1995. Kamus Lengkap Psikologi. (Terjemahan: Kartini Kartono).ed 1. cetakan ke-2. Jakarta: Grafindo Persada.Davidoff. 1991. Psikologi Suatu Pengantar. Jilid 2. Alih Bahasa : Mari Jumiati.Jakarta : Erlangga  Gerungan, W.A. 1996. Psikologi Sosial. Bandung : PT Eresco  Herdiansyah, Haris. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi. Jakarta : Salemba Humanika  Hurlock, E. 2004. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Erlangga Press  Kementrian Kesehatan RI (2012) : MEDIAKOM Mengenal, Mencegah Pertumbuhan HIV-AIDS. Jakarta.  Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), (2003) Strategi Nasional Penanggulangan AIDS, 2003-2007, Menkosesra, KPAN, Jakarta.  Kurniawan, Y., & Noviza, N. (2018). Peningkatan Resiliensi pada Penyintas Kekerasan terhadap Perempuan Berbasis Terapi Kelompok Pendukung. Universitas Islam Negeri Walisongo, 2(2), 125 142. http://dx.doi.org/10.21580/pjpp.v2i2.1968  Sarafino. 1998. Health Psikologi : Biopsychosocial Interaction. USA : John Willey and sons  Smet, B. 1994, Psikologi Kesehatan. Jakarta : PT Grasindo
Perilaku Narsisme pada Remaja Pengguna Media Sosial Kimmy Katkar; Dian Wishnu Brata; Anna Dian Savitri
NUCLEUS Vol 2 No 1 (2021): NUCLEUS
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/nuc.v2i1.188

Abstract

This research aims to determine the phenomenon of narcissistic behavior among adolescent social media users. Respondents who are the subjects in this study are adolescents aged 16 to 20 years who live in the Mranggen sub-district, Demak district who have more than three social media accounts that have been used for more than 1 year, and carry out activities on their social media every day. The method used in this research is a qualitative method with a phenomenological approach. Methods of data collection using interviews and documentation which are arranged based on the characteristics of narcissism. As for the data analysis technique that will be used is descriptive coding method. The results of the study show that the subject often shows a thing or situation that encourages other people to have a good impression by minimizing things that are negative or not good for themselves
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENTINGNYA MOTIVASI DIRI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH KEMALASAN SOSIAL PADA SISWA SMA Kimmy Katkar; Pundani Eki Pratiwi; Pungky Purwaningtyastuti; Anna Dian Savitri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37603

Abstract

Tugas kelompok merupakan salah satu bentuk kewajiban yang harus dikerjakan oleh siswa sebagai bentuk proses pengembangan kompetensi diri. Namun faktanya adalah tidak semua anggota kelompok ikut kontribusi sehingga membuat anggota lain harus bekerja lebih keras. Tidak adanya motivasi diri dapat mendorong anggota kelompok cenderung berdiam diri tindak bertindak apapun untuk menyelesaikan tugas. Sikap tidak kooperatifnya dalam kelompok akan mendorong munculnya berbagai energi negatif yang dapat mengganggu keharmonisan dalam hubungan pertemanannya dan berpengaruh buruk terhadap hasil akhir. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu siswa SMA agar terhindar dari perilaku kemalasan sosial dengan cara meningkatkan motivasi diri pada masing-masing individu. Metode penyelenggaraan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara online melalui media zoom dengan memberikan ceramah, studi kasus dan permainan. Pelatihan ini dievaluasi dengan menggunakan model pengukuran pre-test dan post-test. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan teknik pengkodingan deskriptif didapatkan hasil bahwa ada peningkatan motivasi diri pada siswa dari sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa, dengan adanya peningkatan motivasi diri dapat mendorong siswa agar dapat aktif berpartisipasi dalam  mengikuti segala kegiatan pembelajaran termasuk mengerjakan tugas kelompok sehingga dapat terhindar dari kemalasan sosial.
Peningkatan Komunikasi Asertif sebagai Upaya Mencegah Kesalahpahaman dalam Komunikasi bagi Ibu-Ibu PKK Purwaningtyastuti Pungky; Anna Dian Savitri; Kimmy Katkar
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i3.1805

Abstract

Manusia sering mengalami kendala dalam mengekspresikan emosi, perasaan dan pendapatnya kepada orang lain. Ada yang sungkan dan tidak enak ketika akan menyampaikan pendapatnya. Rasa tidak enak tersebut muncul karena takut menyakiti perasaan orang lain dan dianggap tidak tahu etika. Permasalahan ini berkaitan dengan ketrampilan komunikasi asertif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bagi ibu-ibu kader PKK terkait pentingnya komunikasi asertif agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menjalin komunikasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan diberikan ceramah dan tugas yang berisi tentang komunikasi. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan teknik koding deskriptif didapatkan hasil bahwa ada peningkatan pemahaman komunikasi asertif pada ibu-ibu kader PKK dari sebelum dan setelah diberikan psikoedukasi. Hal ini menunjukkan dengan adanya peningkatan pemahaman komunikasi asertif, peserta mampu menerapkan cara berkomunikasi secara asertif dan meminimalisir terjadinya kesalahpahaman saat menjalin komunikasi. Kegiatan ini membawa manfaat yang positif bagi seluruh peserta kegiatan yaitu warga wilayah RW 15 pada umumnya, dan ibu-ibu Kader PKK pada khususnya. Dengan memahami dan mempraktekkan komunikasi asertif maka peserta menyadari makna pentingnya komunikasi asertif untuk membangun komunikasi yang baik.
PELATIHAN MOTIVASI DIRI PELAJAR SMA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI DALAM MENGHADAPI TUGAS KELOMPOK Kimmy Katkar; Pundani Eki Pratiwi; Purwaningtyastuti Purwaningtyastuti; Anna Dian Savitri
Journal Fascho in Education Conference-Proceedings Vol. 2 No. 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional :Menjawab Tantangan dan Peluang Administrasi Pendidi
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54626/proceedings.v2i1.106

Abstract

Tugas kelompok merupakan salah satu bentuk proses untuk mengembangkan kompetensi diri dengan adanya tanggung jawab dari setiap anggota kelompok. Namun karena kurangnya motivasi diri bisa mendorong munculnya sikap pasif pada individu saat berada dalam kelompok. Sikap pasif yang dilakukan dapat berkembang menjadi emosi negatif karena tidak adilnya pembagian tugas yang dikerjakan dan pada akhirnya dapat menyebabkan hasil kerja kelompok menjadi tidak maksimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu meningkatkan motivasi diri sebagai upaya meningkatkan partisipasi dalam menghadapi tugas kelompok. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan secara online melalui media zoom dengan diberikan ceramah, studi kasus dan game. Kegiatan dievaluasi dengan menggunakan model pengukuran pretest dan post-test. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan metode pengkodean deskriptif didapatkan ada peningkatan motivasi diri pada pelajar dari sebelum dan setelah diberikan pelatihan. Kegiatan yang sudah dilakukan sangat bermanfaat bagi pelajar, dengan adanya peningkatan motivasi diri sehingga pelajar lebih termotivasi untuk aktif berpartisipasi dalam mengikuti segala aktivitas proses pembelajaran termasuk mengerjskan tugas kelompok.
Penyesuaian Diri pada Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) Ditinjau dari Dukungan Sosial Anna Dian Savitri, Purwaningtyastuti
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.549 KB) | DOI: 10.26623/philanthropy.v1i1.773

Abstract

Akibat stigma dan diskriminasi pada ODHA, tidak semua ODHA mau membuka statusnya kepada orang lain. ODHA mau membuka statusnya kepada orang lain dengan berbagai pertimbangan, yaitu di antaranya untuk mengurangi beban yang dirasakan, untuk mendapatkan dukungan sosial maupun dukungan secara ekonomi serta sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan penyesuaian diri pada ODHA yang menjalani pengobatan ARV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri dan skala dukungan sosial. Subjek penelitian adalah 33 ODHA yang sedang menjalani pengobatan ARV di RS X Semarang. Metode pengambilan sampel menggunakan studi populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil analisis korelasi product moment dari Pearson sebesar 0,130 dengan angka signifikansi 0,471 (p > 0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan positif antara variabel dukungan sosial dengan variabel penyesuaian diri, sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak.
Pengaruh Pelatihan Peer Group Counseling dalam meningkatkan Psychological Well-Being pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Fitria Linayaningsih; Mulya Virgonita I.W.; Anna Dian Savitri
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.393 KB) | DOI: 10.26623/philanthropy.v1i1.774

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Peer Group Counseling dalam meningkatkan Psychological Well-Being siswa menengah pertama. Peer group counseling merupakan suatu cara bagi para siswa (remaja) belajar bagaimana memperhatikan dan membantu anak-anak lain, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.   Psychological well-being sebagai suatu dorongan untuk menggali potensi diri individu secara keseluruhan. Kondisi well-being siswa disekolah dipengaruhi oleh tersedianya organisasi layanan dan konseling serta dipengaruhi oleh hubungan sosial baik dengan guru maupun dengan teman sebaya.   Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain one-group pre test post test design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-D SMP Maria Mediatrix Semarang. Perlakuan yang diberikan yaitu pelatihan peer group counseling, efektivitas perlakuan tersebut diukur dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Psychological Well-Being. Metode analisa data menggunakan uji komparatif (uji t berpasangan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sumbangan pelatihan peer group counselingsebesar 51,9 %   terhadappsychological well being.
Meningkatkan Pemahaman Interaksi Sosial dengan Metode Permainan pada Anak Panti Asuhan: Improving Understanding of Social Interaction with Game Methods for Children in Orphanages Purwaningtyastuti, Purwaningtyastuti; Savitri, Anna Dian; Pratiwi, Margaretha Maria Shinta
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 6 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i6.6664

Abstract

The community service carried out is entitled Increasing Understanding of Social Interaction with Game Methods for Children in Orphanages. The problem that arises is that orphanage children who come from different family backgrounds tend to often cause the orphanage children's social relationships to be less harmonious, even though they live together in the orphanage. This service aims to provide an understanding of how good social interaction is to improve relationships. between one orphanage child and another orphanage child so that harmony is created in the family of the orphanage child. The method that will be used for this service is a pre-post test, games that support social interaction, and feedback or evaluation of the games provided. The result of this activity is that after gaining information and insight into social interaction through games and sharing sessions as well as feedback from each game, the orphanage children finally understand and understand how good social interaction is. Besides that, the orphanage children can capture the meaning and benefits of the games that have been played. This activity concludes that the children from the orphanage responded quite well, and looked happy and enthusiastic so they got an idea and knowledge about what good social interaction is like, which also includes good communication, collaboration with friends, sharing, and learning from each other togetherness.