Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pewarisan Tari Pajogi Pada Masyarakat Desa Patuno Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Iman, Nur; Suraya, Rahmat Sewa; Marhini, La Ode
LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 No 2, Desember 2024
Publisher : Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/lisani.v7i2.2978

Abstract

Tari Pajogi merupakan tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Tarian ini dilaksanakan sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bentuk pertunjukan Tari Pajogi pada masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi; dan 2) Mengetahui cara pewarisan Tari Pajogi pada masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep, yaitu konsep tradisi lisan, konsep pewarisan, konsep tari tradisional, dan konsep Tari Pajogi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Pajogi merupakan salah satu tarian hiburan di masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi. Pertunjukan Tari Pajogi biasanya dilakukan oleh 3 hingga 6 penari. Tarian ini terdiri dari tiga gerakan utama, yaitu: 1) Gerakan Umba Peku-Peku, 2) Gerakan Biasa, dan 3) Gerakan Mangu-Mangu. Pewarisan Tari Pajogi di Desa Patuno dilakukan melalui dua cara, yaitu: 1) Pewarisan formal, yang dilakukan melalui pertunjukan dalam perlombaan kebudayaan dan acara perpisahan sekolah; dan 2) Pewarisan nonformal, yang dilakukan melalui pertunjukan pada acara adat seperti Karia serta lingkungan keluarga, di mana orang tua yang memiliki pengetahuan tentang Tari Pajogi mengajarkannya kepada anak-anak mereka.
Kuasa Simbolik dan Simulakra dalam Praktik Penipuan melalui Teks Pesan WhatsApp Iman, Nur
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5704

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi penipuan digital yang menyalahgunakan identitas institusi negara, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, melalui pesan WhatsApp. Dengan pendekatan kualitatif dan paradigma kritis, studi ini membongkar manipulasi struktur tanda (logo, bahasa formal, nama pejabat, templat resmi, istilah hukum, batas waktu, ancaman) yang menciptakan ilusi otoritas palsu. Analisis semiotika Saussure membedah konstruksi makna, sedangkan konsep simulakra Baudrillard dan kuasa simbolik Bourdieu menjelaskan pembentukan realitas semu dan dominasi simbolik. Temuan dari 414 sampel menunjukkan pelaku merekayasa kepercayaan melalui visual dan verbal, membentuk realitas palsu yang dianggap lebih nyata dari kenyataan. Penipuan ini bukan hanya kejahatan finansial, melainkan distorsi komunikasi yang mereproduksi kuasa simbolik di ruang digital, menundukkan korban melalui manipulasi psikologis. Studi ini menekankan pentingnya literasi digital komprehensif untuk mengenali manipulasi simbol, serta perlunya strategi komunikasi proaktif pemerintah mengikis kepercayaan publik terhadap simulakra otoritas palsu.
PLANNING OF RAW MATERIAL INVENTORY TO MAKE TOFU METHOD WITH MATERIAL REQUIRETMENSPLANNING (MRP) Damayanti; Filia Sari, Rina; Aprilia, Rima; Iman, Nur
Journal of Mathematics and Scientific Computing With Applications Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/jmscowa.v3i2.79

Abstract

UD. Ai Kampung Bilah Tofu Factory, Labuhan Batu Regency is an industry that is engaged in the processing of Tofu. The purpose of this study is to determine the amount of tofu production from forecasting the number of requests for the previous period. Problem with UD. The aim of the Kampung Bilah Tofu Factory is that it has not implemented rules in controlling the supply of raw materials. In the production process, there are often obstacles, namely the use of raw materials and orders that are not appropriate. Optimum planning and inventory of material requirements is carried out using the Material Requirement Planning method. MRP is a method of planning and scheduling better inventory on a product that is produced. In this study the Material Requirement Planning method, the lot sizing technique used is Lot For Lot, Economic Order Quantity, Priode Order Quantity. Based on the calculation results, Material Requirement Planning using the lot sizing technique, namely Lot For Lot, produces a total cost of Rp. 2,640,000 minimum orders for raw materials.