Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi penyebaran konten keislaman melalui media sosial, namun juga menghadirkan tantangan dalam menjaga arah pendidikan yang benar. Dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), fenomena ini dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Di tengah arus informasi yang tak terbatas, guru PAI tetap memegang peran strategis dalam membimbing pemahaman dan menanamkan nilai-nilai Islam melalui pembelajaran yang sistematis dan berbasis kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten Islami di media sosial dan profesionalisme guru PAI, baik secara parsial maupun simultan, terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel terdiri dari 126 responden yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Islami di media sosial tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap hasil belajar siswa. Sebaliknya, profesionalisme guru PAI berpengaruh signifikan dan positif. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh yang signifikan dengan kontribusi sebesar 53,8% terhadap hasil belajar siswa, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini memberikan sumbangsih ilmiah dalam pengembangan pendidikan agama Islam di era digital, serta mempertegas pentingnya peran guru yang profesional dalam meningkatkan hasil belajar. Kolaborasi antara konten Islami yang relevan dan pendampingan guru yang kompeten menjadi strategi potensial dalam memperkuat efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.