Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI TEKNIK VISIBLE WATERMARKING DENGAN METODE ONE-TO-ONE MAPPING PADA CITRA DIGITAL Sutardi Sutardi; Muhammad Rezqy
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.129 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v7i1.400

Abstract

Teknik Watermarking adalah suatu  metode  untuk  menyisipkan  suatu  informasi  pada suatu  data  digital  dengan  tujuan  untuk  perlindungan  kepemilikan  dari  data  tersebut, dengan prinsip  menimpakan sebuah  tanda  yang terlihat secara  visual  ke  dalam  objek  utama baik berupa logo, simbol atau tanda lainnya. Penelitian ini mengajukan teknik visible watermarking dengan menyisipkan logo watermark ke dalam gambar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-to-One Mapping, yaitu dengan memetakan nilai-nilai piksel gambar dan piksel watermark yang memungkinkan untuk pemulihan gambar dari sebuah gambar ter-watermark menjadi gambar asli. Berdasarkan hasil pengujian, proses penyisipan dan penghapusan watermark dengan metode One-to-One Mapping pada 6 buah citra 24 bit dan 6 citra 1 bit yang masing-masing disisipi watermark dengan intensitas 24 bit, 8 bit dan 1 bit serta citra 8 bit yang disisipi watermark dengan intensitas 8 bit, menghasilkan nilai MSE (Mean Square Error) 0.0 dan nilai PSNR (Peak   Signal to Noise Ratio) infinity atau tak terhingga. Hal ini berarti citra tidak mengalami perubahan kualitas sama seperti citra asli. Sementara, citra denagn 8 bit yang disisipi watermark dengan intensitas 24 bit dan 1 bit dapat menghasilkan nilai MSE dan PSNR yang berbeda-beda, yang berarti citra telah mengalami perubahan kualitas.
APLIKASI KOMPRESI FILE AUDIO MENGGUNAKAN ALGORITMA DEFLATE Jelyzer Patanan; Sutardi Sutardi; Rizal Adi Saputra
semanTIK Vol 3, No 2 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.401 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i2.3751

Abstract

Seiring dengan semakin berkembangnya bentuk data yang diolah melalui perangkat komputer, maka semakin besar pula ukuran dari data yang diolah tersebut. Data yang berukuran besar akan sangat menyita ruang penyimpanan yang dimiliki, serta akan sangat memakan waktu jika dipertukarkan dengan pengguna lainnya dalam jaringan komputer. Untuk itu perlu dilakukan pemampatan data atau kompresi data untuk bisa meminimalkan ukuran dari data yang akan digunakan.Pada penelitian ini dilakukan untuk membandingkan rasio kompresi dan waktu kompresi file wav dan mp3. Ada 2 file yang diujikan, yaitu file audio berekstensi *.wav dan *.mp3. Pengujian aplikasi kompresi ini dilakukan dengan menguji file yang mempunyai ukuran berbeda-beda dengan 5 sample rate berbeda yaitu 8.000 Hz, 11.025 Hz, 22.050 Hz, 44.100 Hz dan 48.000 Hz.Hasil pengujian diperoleh, rata-rata rasio kompresi terbaik terdapat pada pengujian file wav dengan sample rate 44.100 Hz yaitu dengan rata-rata rasio sebesar 39,12 % dan rasio terkecil pada pengujian file mp3 dengan sample rate 48.000 Hz dengan rata-rata rasio 1,9 %.  File  dengan pengujian waktu tercepat terjadi pada file mp3 di sample rate 11.025 Hz dimana waktu terbaik pengujian dengan rata-rata 187 milisecond. Sedangkan waktu terlama saat pengujian terjadi pada pengujian file wav di sample rate 48.000 Hz dengan waktu kompresi rata-rata 4328 milisecond.File audio dengan ukuran yang besar membutuhkan waktu lebih lama dalam melakukan proses kompresi. Kata kunci—Audio, Kompresi, Dekompresi, Algoritma Deflate, Lossless, WAV, MP3.
PERBANDINGAN METODE SEQUENTIAL SEARCH, BINARY SEARCH DAN INTERPOLATION SEARCH PADA APLIKASI GLOSARIUM TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS ANDROID Ridha Aprilia; Sutardi Sutardi; Nur Fajriah Muchlis
semanTIK Vol 3, No 2 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v3i2.3654

Abstract

Teknologi informasi merupakan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi yang berbasis komputer dengan memanfaatkan hardware dan software yang digunakan untuk menyimpan, penemuan kembali dan memanfaatkan informasi yand didapat. Glosarium atau kamus istilah merupakan sumber pe­ngayaan pe­nge­ta­hu­an tentang padan­an istilah bidang ilmu yang dapat mem­perkaya per­ben­da­­hara­an pustaka kebahasaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi glosarium teknologi informasi berbasis android dengan membandingkan metode Sequential Search, Binary seacrh dan Interpolation SearchMetode yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu metode Sequential Search, Binary Seach dan Interpolation Search.Hasil dari penelitian ini yaitu perbandingan kompleksitas diantara ketiga metode untuk n  =  1000 menunjukkan bahwa untuk kasus terburuk atau worst case interpolation searchdan binary searchmemiliki kompleksitas yang kecil jika dibandingkan dengan sequential yaitu 10 dan 1000 dan best case yang berbeda disetiap metode di awal indeks untuk sequential serta di tengah indeks untuk binary searchdan interpolation search.Kata kunci—Teknologi Informasi, Glosarium, Sequential Search, Binary Search, Interpolation Search.
APLIKASI KOMPRESI FILE AUDIO MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING Annisa Diah Mutiara; Sutardi Sutardi; Rahmat Ramadhan
semanTIK Vol 2, No 1 (2016): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.672 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v2i1.714

Abstract

The process of data compression based on the fact that in almost all types of data are always there repetition in the data component has, for example, in a text sentence there will be redundancies letter alphabet of letters ܽ  through  ݖ. Compression of data through the encoding process seeks to eliminate the element of repetition  by  changing  it such that the data size becomes smaller. In this study, an audio  file  compression applications  is  making  by  using  Arithmetic Coding  algorithm. Unified Modelling Language (UML)  is used as system development tools. In making this application is emphasized to compress the audio file extension * .wav.  Compression application testing is done by examining the  files that have different sizes with a sample  rate and bitrate values are the same. It was concluded that the audio  file with a large size takes longer to perform the compression process. The compressed audio  files can not be executed before passing the decompression process that caused a change in the structure of the current audio file decompression process. Keywords—Compression, File Audio, Arithmetic Coding
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PRIVATE CLOUD STORAGE STUDI KASUS : JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS HALU OLEO LM Fid Aksara; Sitti Najmia Rifai; Sutardi Sutardi
semanTIK Vol 4, No 1 (2018): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.349 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v4i1.4337

Abstract

Teknologi penyimpanan data secara terpusat dengan Cloud Computing berbasis Cloud Storage menjadi salah satu solusi dari permasalahan penyimpanan data secara fisik. Cloud Storage sendiri merupakan media penyimpanan yang dalam pengaksesannya memerlukan jaringan internet. File dan data disimpan di komputer dimana pengguna harus membuat akun Cloud Storage terlebih dahulu. Selama komputer yang digunakan terhubung dengan internet, pengguna tidak perlu lagi menggunakan flashdisk, hardisk atau perangkat keras penyimpanan lainnya untuk keperluan mobalitas penyimpanan data. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini bahwa sistem Private Cloud Storage dapat berjalan dengan baik. Tolak ukur keberhasilan dapat dilihat dari hasil pengujian sistem Private Cloud Storage menu yang ada dapat berjalan dan berfungsi dengan baik. Pemberitahuan aktivasi akun menggunakan SMS Gaateway, pemberitahuan melalui SMS Gateway ini akan secara realtime memberikan pemberitahuan kepada user apabila user telah diterima oleh admin apabila tidak terkendala masalah koneksi signal yang kurang baik, user dapat mengupoload file tanpa batasan ukuran file tetapi disesuaikan dengan kapasitas server.
PERBANDINGAN ALGORITMA HORSPOOL DAN ALGORITMA KNUTH MORRIS PRATT PADA APLIKASI KAMUS FARMASI BERBASIS ANDROID Ade Sitti Nur Zainab; Sutardi Sutardi; LM Tajidun; Rizal Adi Saputra
semanTIK Vol 6, No 1 (2020): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.391 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v6i1.10222

Abstract

Kamus farmasi adalah salah satu kamus istimewa karena memiliki fungsi khusus. Kamus farmasi memuat istilah-istilah yang biasa digunakan dalam kefarmasian.  Tujuan dari penelitian ini adalah membangun aplikasi kamus farmasi berbasis android, mengimplementasikan Algoritma Horspool dan Algoritma Knuth Morris Pratt, menganalisis kecepatan waktu pencarian dan kompleksitas dari masing-masing algoritma. Hasil dari penelitian ini adalah perbandingan antara Algoritma Horspool dan Algoritma Knuth Morris Pratt dalam segi kecepatan waktu pencarian dan komplesitas. Algoritma Knuth Morris Pratt lebih cepat melakukan pencarian dibandingkan Algoritma Horspool. Algoritma Knuth Morris Pratt memiliki rata-rata waktu pencarian 7.96 ms sedangkan Algoritma Horspool memiliki rata-rata waktu pencarian 53.87 ms. Algoritma Horspool dan Algoritma Knuth Morris Pratt memiliki kompleksitas yang sama yaitu T(n) = Ɵ(MN).Kata kunci; Horspool, Knuth Morris Pratt, Kompleksitas, Kamus Farmasi, Android
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE EXPLOITING RANK (SMARTER) PADA PT PERMODALAN NASIONAL MADANI (PNM) KOLAKA UTARA Arlingga Vanega Nurdin; Sutardi Sutardi; Ika Purwanti Ningrum
semanTIK Vol 5, No 1 (2019): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.866 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v5i1.4756

Abstract

The Decision Supporting System, known as DSS is part of a computer-based information system. DSS is expected to provide information that would provide an alternative solution to the problem that occurred. PT. Permodalan Nasional Madani through MMSU (Micro Model Service Unit), a product which was launched to bridge the limitation of customers in gaining access to credit decision. But in fact, there are some factors that hinder the process of granting credit financing facility to customers. The decision supporting system which is developed by the Writer is an application that can facilitate decision-making of granting credit in accordance with predefined criteria authorities in PT. Permodalan Nasional Madani North Kolaka branch using the Simple Multi-Attribute Rating Technique Exploiting Rank (SMARTER) method. This method is a method of comparing the criteria to reference criteria in order to find the value of the feasibility of each profile existing data. In the process of employee assessment using two criteria which consists of 5 sub-criteria and 15 sub-sub-criteria. The decision-making process of granting credit can be done quickly, accurately and in accordance with the criteria used in order to minimize the time. The result of the decision system generated by ranking the results of the feasibility form the highest to the lowest.Keywords—DSS, Credit Granting, SMARTER DOI : 10.5281/zenodo.3243149
KEAMANAN DAN PENYISIPAN PESAN TEKS PADA GAMBAR DENGAN KRIPTOGRAFI METODE HILL CIPHER DAN STEGANOGRAFI METODE END of FILE Miming Mardianti; Sutardi Sutardi; LM. Fid Aksara
semanTIK Vol 5, No 1 (2019): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.34 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v5i1.6094

Abstract

The security and confidentiality of data are one of the aspects that are very important in information systems at this time. Rapidly development of science and technology allows the emergence of new techniques, which can be misused by certain parties that threaten the security of information systems. The existence of these things needs to be applied to data security techniques to anticipate threats such as techniques of cryptography and steganography. This study combines two techniques securing data i.e. cryptography Hill Cipher (HC) method and steganography End of File (EoF) method. The results obtained from a combination of methods HC and EoF were successfully implemented in the process of encryption and decryption text messages which will then be inserted into the picture. The message was successfully inserted and extracted back on all sample images either by formatting *.jpg and *.png as well as at a resolution of 256x256 pixels and 512x512 pixels. Based on the results of the test image using MSE and PSNR resulting image quality is not good because the average value of the MSE obtained high 11263.113 and the value of average PSNR low 15.299 dB good image resolution 256 x 256 pixels and 512x512 pixels.Keywords—End of File, Hill Cipher, Cryptography, SteganographyDOI : 10.5281/zenodo.3255127
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWITH MENGGUNAKAN IPCOP OS ROUTER (STUDI KASUS : LABORATORIM SISTEM INFORMASI DAN PEMROGRAMAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS HALU OLEO) Armin Pesipari; Sutardi Sutardi; Isnawaty Isnawaty
semanTIK Vol 3, No 2 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.566 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i2.3752

Abstract

Laboratorium Sistem Informasi dan Programming memiliki 16 komputer yang terhubung pada jari­ngan Local Area Network (LAN). Selain LAN ada Access Point yang digunakan mahasiswa untuk sarana belajar. Tanpa adanya manajemen bandwith dan manajemen user hal tersebut jelas mempengaruhi performa koneksi client. Salah satu alternatif manajemen bandwith adalah penggunaan IPCOP sebagai alat manajemen bandwith agar setiap client mendapatkan bandwith dengan ukuran yang sama tanpa menggangu bandwith client yang lain. IPCOP  adalah suatu distribusi linux  yang  menyediakan fitur  simple-to-manage firewall appliance berbasis perangkat keras PC memiliki fitur manajemen user untuk peningkatan keamanan dan fitur manajemen bandwith untuk membantasi penggunaan bandwith berbasis web GUI (Graphic User Interface). Dari hasil pengujian, IPCOP berhasil mengoptimalkan dan membatasi penggunaan bandwith pada setiap client, Selain itu IPCOP mampu meningkatkan keamanan jaringan komputer dari serangan DoS (Denial of Service).Kata kunci—DoS, IPCOP, Manajemen Bandwith, Linux, QoS, Simple-to-Manage Firewall Appliance.
PEMANFAATAN OPEN SOURCE OWNCLOUD SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN DATA BERBASIS CLOUD COMPUTING Firmansyah Amin; LM. Fid Aksara; Sutardi Sutardi
semanTIK Vol 5, No 1 (2019): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.892 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v5i1.5205

Abstract

Cloud Computing technology can be a solution to overcome the problem of storing data on a computer that is often used by many people. One of them is the OwnCloud application service. OwnCloud is an open source software, which means that anyone can use it for free and change the contents of the service. With the concept of cloud storage, users who access OwnCloud must log in first to access data located in the cloud storage. By utilizing a WiFi network to access OwnCloud, all forms of data sharing and synchronization can be accessed on the features provided.Difficulties of staff, lecturers and students to share study program data become difficulties that hinder activities in the academic community. So the results of this study conclude that OwnCloud services can be an efficient solution in managing files if implemented on a centralized campus.Keywords—Cloud Computing, Cloud Storage, Storage, OwnCloudDOI : 10.5281/zenodo.3066822