Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Antara Power Otot Tungkai, Power Otot Lengan, Dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Keterampilan Smash Bola Voli Yudi Karisma Sari; Pawit Pratestiono
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Power Otot Tungkai Dengan Keterampilan Smash Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SD Muhammdiyah 3 Surakarta Tahun 2020 (2) Hubungan antara Power Otot Lengan Dengan Keterampilan Smash Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SD Muhammdiyah 3 Surakarta Tahun 2020 (3) Hubungan antara Koordinasi Mata Tangan Dengan Keterampilan Smash Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SD Muhammdiyah 3 Surakarta Tahun 2020 (4) Hubungan Antara Power Otot Tungkai, Power Otot Lengan, Dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Keterampilan Smash Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SD Muhammdiyah 3 Surakarta Tahun 2020. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan SD Muhammdiyah 3 Surakarta pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SD Muhammdiyah 3 Surakarta Tahun 2020 dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2020. Dalam penelitian ini variabel bebas disebut juga sebagai prediktor dan variabel terikat yang disebut juga sebagai kriterium. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik tes dan pengukuran. Adapun jenis tes yang digunakan adalah: (1) Tes dan pengukuran power otot tungkai dengan vertical jump test (Barry L Johnson, 1979: 201-4), (2) Tes dan pengukuran power otot lengan dengan two-hand medicine ball put (Ismaryati, 2011:64), (3) Tes dan pengukuran koordinasi mata tangan dengan tes memantulkan bola ketembok (Mulyono B, 1988: 78), (4) Tes keterampilan Smash dari Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani, Departemen Pendidikan Nasional (2003: 16). Petunjuk peleksanaan masing-masing tes terlampir. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis, maka simpulannya: (1) Ada hubungan yang signifikan antara Power otot tungkai dengan Ketrampilan Smash, rhitung = 0.429 > rtabel 5% = 0,361. (2) Ada hubungan yang signifikan antara Power otot lengan dengan Ketrampilan Smash, rhitung = 0.410 > rtabel 5% = 0,361. (3) Ada hubungan yang signifikan antara Koordinasi mata tangan dengan Ketrampilan Smash, rhitung = 0.400 > rtabel 5% = 0,361. (4) Ada hubungan yang signifikan antara Power otot tungkai, Power otot lengan dan Koordinasi mata tangan dengan Ketrampilan Smash, R2y(123) sebesar 0.442 > rtabel5 % pada taraf signifikansi 5% sebesar 0.361 dan F0 sebesar 6.8787 > ftabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,89. Kata Kunci: Power otot tungkai, Power otot lengan, Koordinasi mata tangan, Ketrampilan Smash.
OPTIMALISASI BUMDes MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DESA PANDEYAN Ratna Kumala Setyaningrum; Yudi Karisma Sari; Herywansyah
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2022): Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.713 KB) | DOI: 10.36728/ganesha.v2i01.1740

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan usaha yang dikelola oleh desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan desa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalisasikan usaha BUMDes desa Pandeyan melalui pengolahan limbah rumah tangga. Sasaran kegiatan adalah (1) Petugas lapangan bagian dari keanggotaan BUMDes Pandeyan terdiri dari 8 orang. (2) Warga RT 02 RW 09 Welar Pandeyan Ngemplak Boyolali. Kegiatan dilaksanakan dalam 6 langkah, yaitu (1) sosialisasi dan koodinasi dengan pihak BUMDes dan warga terpilih. (2) Pengadaan lahan pengolahan sampah, alat dan bahan. (3) Pemisahan sampah organik dan anorganik. (4) Pelatihan pembuatan pupuk. (5) Eduksi warga untuk memisahkan sampah organik dan anorganik. (6) Pengelolaan sampah menjadi pupuk dilanjutkan dengan target pemasaran. Hasil pengolahan limbah rumah tangga ini berupa : pupuk, sampah yang dikelola bank sampah dan sampah yang diteruskan ke TPA.
SOSIALISASI CABANG OLAHRAGA PETANQUE PADA GURU SMP SE-KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2020 Yudi Karisma sari; Widha Sriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 2 No 01 (2021): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v2i01.1304

Abstract

ABSTRAK Petanque merupakan olahraga yang baru dikenal oleh khalayak masyarakat, jadi perlu berbagai macam bentuk kegiatan untuk mengenalkan olahraga ini. Bentuk sosialisasi sangat penting untuk memasyarakatkan dan mengenalkan olahraga petanque terkait dengan keberadaan olahraga ini di Indonesia pada umumnya. Kabupaten Sragen merupakan salah satu dari beberapa daerah yang masih belum mengetahui akan adanya olahraga petanque, sehingga hal ini tentu akan menghambat prestasi olahraga petanque di tingkat Kabupaten Sragen. Sasaran kegiatan ini Guru SMP Se-Kabupaten Sragen. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berlangsung pada tanggal 5 Desember 2020 dari jam 08.00 WIB s.d 12.00 WIB di Gor Diponegoro Sragen. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi, disamping itu juga diadakan simulasi pertandingan. Hasil dari pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kepada guru SMP Se-Kabupaten Sragen tentang olahraga petanque melalui peningkatan sarana dan prasarana akan berdampak pada penguasaan teknik maupun taktik yang baik dan benar. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Sosialisasi cabang olah raga petanque pada Guru SMP Se-Kabupaten Sragen terlaksana dengan baik, (2) Bertambahnya pengetahuan dan pemahaman tehadap manfaat olahraga Petanque yang dapat diemplementasiakan pada siswanya, (3) Kemampuan pemanfaatan lahan yang ada di wilayah Kabupaten Sragen yang dapat digunakan untuk bermain petanque. Kata Kunci :Sosalisasi, Petanque, Guru SMP, Sragen
SOSIALISASI DAN PELATIHAN OLAHRAGA PETANQUE PADA GURU OLAHRAGA SD DI KECAMATAN MASARAN TAHUN 2021 Yudi Karisma Sari; Widha Srianto; Fatkhul Imron
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 2 No 02 (2021): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v2i02.1532

Abstract

ABSTRAK Petanque merupakan olahraga yang baru dikenal oleh khalayak masyarakat, jadi perlu berbagai macam bentuk kegiatan untuk mengenalkan olahraga ini. Bentuk sosialisasi sangat penting untuk memasyarakatkan dan mengenalkan olahraga petanque terkait dengan keberadaan olahraga ini di Indonesia pada umumnya. Kabupaten Sragen merupakan salah satu dari beberapa daerah yang masih belum mengetahui akan adanya olahraga petanque, sehingga hal ini tentu akan menghambat prestasi olahraga petanque di tingkat Kabupaten Sragen. Sasaran kegiatan ini Guru SD di setiap Kecamatan Sragen. Petanque merupakan olahraga baru di Kabupaten Sragen, sehingga perlua adanya kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan olahraga tersebut. Petangue merupakan cabang olahraga yang mempertandingkan 11 nomor sehingga jika dikelola secara baik dapat memberikan sumbangan prestasi yang cukup berarti bagi Kabupaten Sragen. Tujuan penelitian untuk mengetahui perspektif olahraga petanque dalam mendukung prestasi olahraga di Kabupaten Sragen melalui sosialisasi pada Guru SD Pendidikan Jasmani di setiap tingkat Kecamatan di Kabupaten Sragen. Pelaksanaan kegiatan pengabdian berlangsung pada tanggal 20 sampai dengan 23 Maret 2021 dari jam 08.00 WIB s.d 16.00 di SD N 3 Masaran Sragen. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi, disamping itu juga diadakan simulasi pertandingan. Hasil dari pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kepada guru SD di Kecamatan Masaran tentang olahraga petanque melalui peningkatan sarana dan prasarana akan berdampak pada penguasaan teknik maupun taktik yang baik dan benar. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Sosialisasi cabang olahraga petanque pada guru SD di Kecamatan Masaran terlaksana dengan baik, (2) Bertambahnya pengetahuan dan pemahaman tehadap manfaat olahraga Petanque yang dapat diemplementasiakan pada siswanya, (3) Kemampuan pemanfaatan lahan yang ada di wilayah Kabupaten Sragen yang dapat digunakan untuk bermain petanque.
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK PADA SAAT DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Septi Aprilia; Winda Ayu Cahya Fitriani; Fatkhul Imron; Yudi Karisma Sari; Widha Srianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 1 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v3i1.1812

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan yang begitu signifikan dalam semua lini kehidupan, termasuk pendidikan. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan model tatap muka harus berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring), yang belum pernah digunakan dalam pembelajaran sebelumnya. Selama pembelajaran daring, banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar karena tidak adanya pengajaran dari guru secara langsung. Sehingga para orang tua di RT 01 RW 25 Kelurahan Jebres mengeluh karena belum dapat mendampingi anak belajar secara optimal. Hal ini dikarenakan mereka memiliki keterbatasan seperti latar belakang pendidikan dan pengetahuan tentang pembelajaran anak yang masih rendah, ataupun karena minimnya waktu dalam membersamai anak. Tujuan pengabdian ini yaitu memberikan edukasi kepada orang tua dalam pendampingan belajar anak saat daring dimasa pandemi Covid 19. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 11 April 2021. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu orang tua di RT 01 RW 25 Kelurahan Jebres mengetahui pendampingan belajar anak sesuai tahap perkembangan kognitif, gaya belajar, dan strategi pengoptimalan pendampingan anak pada saat daring selama pandemic Covid-19. Kata Kunci: Covid-19; Pembelajaran daring; Pendampingan belajar
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN EKSISTENSI OLAHRAGA PETANQUE DI KOTA YOGYAKARTA PADA MASA COVID-19 Widha Srianto; Yudi Karisma Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.781 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i3.318

Abstract

Masa pandemi covid-19 menjadikan semua kegiatan tidak bisa dilakukan dengan optimal, baik aktifitas kerja, aktifitas pendidikan, aktifitas social maupun aktifitas olahraga, hal ini berdampak pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Fopi Kota Yogykarta, sehingga perlu upaya untuk tetap menjaga eksitensi dan tetap memberikan motivasi pecinta olahraga petanque dengan kegiatan-kegiatan positif, maka dengan ini perlu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan dalam upaya peningkatan eksistensi olahraga petanque di Kota Yogyakarta, Peserta kegiatan dari unsur pengurus Fopi Kota Yogyakarta ini terdiri dari unsur dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Metode yang digunakan dalam pengabdian meliputi ceramah dan tanya jawab, dan diberikan kuesioner untuk mengetahui respon dari peserta, analisis data berupa skor 1 untuk jawaban (ya) dan 0 untuk jawaban (tidak) kemudian diprosentase. Berdasarkan rangkaian kegiatan pengabdian ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak positif bagi semua unsur Fopi Kota Yogyakarta baik pengurus, pelatih, maupun atlet karena pengabdian ini dinilai sebagai sesuatu yang baru dan mampu menambah wawasan tentang olahraga petanque. (2) Peserta termotivasi untuk melakukan kegiatan positif dimasa pandemi covid-19 melalui olahraga petanque. (3) Kegiatan ini sarana dalam menjalin silaturahmi antar pecinta olahraga Petanque Kota Yogyakarta pada masa covid-19 dengan meeting online.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Konseling Sebaya Untuk Mereduksi Kecanduan Game Online Hartini Hartini; Yudi Karisma Sari; Muhammad Fatih
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1041

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran secara teratur, faktual dan akurat mengenai fakta, sifat serta hubungan fenomena yang sedang diamati yaitu tentang bagaimana pembelajaran yang berbasiskan konselin sebaya memiliki andil dalam mereduksi kecanduan game online pada anak. Analisis data dilakukan memakai data deskriptif dengan mencari peran konselor sebaya untuk mereduksi kecanduan game online pada diri anak. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran teman sebaya sangatlah penting dalam perkembangan remaja, lingkungan dan mempunyai teman sebaya yang positif sangatlah efektif dalam mendukung perkembangannya. Keuntungan remaja yang mempunyai kelompok teman sebaya yang positif, memungkinkan remaja merasa diterima, memungkinkan remaja menjauhkan diri dari hal-hal yang negatif, serta memungkinkan remaja menguji nilai dan pandangan yang baru. Artinya kelompok teman sebaya yang positif dapat memberikan kesempatan kepada remaja untuk saling membantu orang lain dan endorong remaja untuk mengembangkan jaringan kerja dan untuk saling memberikan dorongan yang positif. Penelitian ini berkontribusi terhadap isu-isu pengaruh buruk game online terhadap perubahan perilaku anak yang cenderung mengarah kepada perilaku yang negatif.
PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN BANTUAN PETI LOMPAT DAN ORANG TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN GERAK HEADSPRING DAN HANDSPRING DALAM LATIHAN SENAM ARTISTIK DITINJAU DARI FLEKSIBILITAS TOGOK YUDI KARISMA SARI
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 15 No. 3 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v15i3.340

Abstract

COMPARASION OF THE INFLUENCE OF THE USE AND THE JUMP TI INCREASED SKILL MOTION HEADSPRING AND HANDSPRING IN GYMNASTICS ARTTISTIC EXERCISE IN TERMS OF FLEXIBILITY TOGOK (Experimental Study On The Students Sports Son Coaching Education Faculty Oof Teacher Trainning And Educatuional Sciences Of The  Tunas Pembangunan University Of Surakarta). Headspring and handspring is one type of movement on the number of floors (floor exercise) that have an element of movement is difficult and complex. That students have the ability and handspring owned headspring students well and properly, it must be done in a systematic and continuous training in the necessary training and exercise strategies. Use of aid is an important part in the implementation of skills training to improve skills including headspring and handspring. The use of such assistance in the implementation of the exercise as a media form that is appropriate use of assistance, including the use of aid in the form of tools (box jump) or use the help of people. On exercise and handspring headspring should be given proper training on the use of aid in a variety of exercises that can be useful to improve the motion headspring and handspring for students. The aims of the research to determine: (1a) The difference of effect between the use of jump box and person aids on the improvement of headspring movement in artistic gymnastic, (1b) The difference of headspring movement improvement result in artistic gymnastic practice between the students with high, medium, and low torso flexibility, (1c) The effect of interaction between the use of jump box and person aids, and the torso flexibility on the improvement of headspring movement in artistic gymnastic, (2a) The difference of effect between the use of jump box and person aids on the improvement of handspring movement in artistic gymnastic, (2b) The difference of handspring movement improvement result in artistic gymnastic practice between the students with high, medium, and low torso flexibility, (2c) The effect of interaction between the use of jump box and person aids, and the torso flexibility on the improvement of handspring movement in artistic gymnastic, (3a) The difference of effect between the use of jump box and person aids on the improvement of headspring-handspring movement in artistic gymnastic, (3b) The difference of headspring-handspring movement improvement result in artistic gymnastic practice between the students with high, medium, and low torso flexibility, (3c) The effect of interaction between the use of jump box and person aids, and the torso flexibility on the improvement of headspring-handspring movement in artistic gymnastic practice. This research used an experimental method with a 2 x 3 factorial design. The population of research was the third semester male students of Sport and Health Education Department of Teacher Training and Education Faculty of Surakarta Tunas Pembangunan University (UTP) who had attended Gymnastics I and II courses. The sampling technique used was purposive random sampling. The sample size was 36 students. Techniques of collecting data used were test and measurement. The data was collected included headspring, handspring, and headspring-handspring sequence movement scores with gymnastic referee assessment. The data of torso flexibility was collected using Bridge Step Test. Technique of analyzing data used in this research was variance analysis and Newman Keuls interval test at significance level of 5%. Based on the result of research conducted, the following conclusions could be drawn: (1a) there was a different effect between the use of jump box and person aids on the improvement of headspring movement in artistic gymnastic, Fstatistic = 11.15 > Ftable = 4.26. (1b) There was a difference of headspring movement improvement result in artistic gymnastic practice between the students with high, medium, and low torso flexibility, Fstatistic = 8.18 > Ftable = 3.40. (1c) There was no interaction between the use of jump box and person aids, and the torso flexibility on the improvement of headspring movement in artistic gymnastic, Fstatistic = 3.295 > Ftable = 3.40. (2a) there was a different effect between the use of jump box and person aids on the improvement of handspring movement in artistic gymnastic, Fstatistic = 9.295 > Ftable = 4.26. (2b) There was a difference of handspring movement improvement result in artistic gymnastic practice between the students with high, medium, and low torso flexibility, Fstatistic = 7.325 > Ftable = 3.40. (2c) There was no interaction between the use of jump box and person aids, and the torso flexibility on the improvement of handspring movement in artistic gymnastic, Fstatistic = 2.965 > Ftable = 3.40. (3a) There was a difference of effect between the use of jump box and person aids on the improvement of headspring-handspring movement in artistic gymnastic practice, Fstatistic = 13.375 > Ftable = 4.26. (3b) There was a difference of headspring-handspring movement improvement results in artistic gymnastic practice between the students with high, medium and low torso flexibility, Fstatistic = 11.28 > Ftable = 3.40. (3c) The was no interaction effect between the use of jump box and person aids uses and the torso flexibility on the improvement of headspring-handspring movement in artistic gymnastic practice, Fstatistic = 3.326 > Ftable = 3.40.
UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA MELALUI SENAM POCO-POCO NUSANTARA VERSI KESEHATAN SEKECAMATAN WERU KABUPATEN SUKOHARJO YUDI KARISMA SARI
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 16 No. 2 (2016): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v16i2.583

Abstract

Tekanan darah merupakan indikasi terjadinya penyakit pada seseorang. Hal ini mayoritas sering terjadi karena kelebihan asupan makanan yang berlebih dalam waktu yang lama, usia,kolestrol, kegemukan, stress, keturunan atau bahkan kurangnya berolahraga maka dari itu hendaknya disiasati untuk memenuhi gaya hidup manusia. Ketidak seimbangan antara asupan energi yang melebihi energi yang digunakan sehingga terjeadi kegemukan atau kolestrol inilah yang harus dibakar melalui olahraga. Penerapan latihan senam poco-poco nusantara versi kesehatan yang tepat dalam proses penurunan tekanan darah tubuh, juga akan memberikan peluang bagi pelatih dalam memanfaatkan fasilitas secara maksimal sehingga tidak ada alasan bagi pelatih senam aerobik dengan terhambatnya proses penurunan tekanan darah pada usia lansia dan faktor kurang memadainya fasilitas sanggar senam. Latihan senam poco-poco nusantara versi kesehatan ini diharapkan mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada tubuh yang sering diderita usia lanjut. Karena pengguna manyoritas usia senja (manula) maka teknis pelaksanaannya lebih menekankan pada intensitas rendah (low impact) dan intensitas sedang (mix impact) dengan durasi waktu cukup lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Melalui Senam Poco-Poco Nusantara Versi Kesehatan di Sanggar Weru Kabupaten Sukoharjo. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota senam aerobic sekecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo yang memiliki tekanan darah tinggi. Data penelitia dikumpulkan meliputi Tes dan Observasi. Penelitian Tindakan Olahraga ini menggunakan triangulasi sumber yang terdiri dari Instruktur, senam lansia dan peneliti. Dalam proses analisis data yaitu : Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data. Penarikan simpulan. Dari analisis data diperoleh hasil pada siklus satu terjadi peningkatan hasil tekanan darah dimana kesimpulan penurunan tekanan darah dapat disimpulkan sebagai berikut untuk peserta senam poco-poco kesehatan pada lansia dapat diprosentasekan sebagai berikut pada siklus 1 pertemuan pertama, tercatat systole penurunan 1.52% dan diastole terjadi penurunan 2.25%, siklus 1 pertemuan kedua tercatata systole penurunan 0.44% dan diastole penurunan 0.53%, siklus 2 pertemuan pertama tercatat systole penurunan 0.27% dan diastole penuruna  0.7%, siklus2 pertemuan kedua tercatat systole penurunan 0.6% dan diastole penurunan 0.7%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN GULING DEPAN SENAM ARTISTIK PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 JUNGKE KARANGANYAR TAHUN 2017 YUDI KARISMA SARI; DWI RETNO SARI
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 18 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v18i1.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan sistem metode bermain dalam memberikan pembelajaran guling depan (roll depan)  pada cabang olahraga senam artistik siswa kelas IV SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun 2017. Penggunaan metode dalam penelitian ini yaitu dengan Metode Penelitian Tindakan Kelas, yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan – tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran di kelas. Pada Penelitian Tindakan Kelas ini terdapat tahapan dalam sebuah proses siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Jungke Karanganyar Tahun 2017, dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan tes formatif dan melalui observasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara deskriptif komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran senam lantai guling depan melalui pendekatan permainan modifikasi ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa pada tahap awal sebesar 50 dengan persentase ketuntasan sebesar 21,43%. Pada tahap tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 66,79 dan persentase ketuntasan sebesar 50%. Pada tahap selanjutnya yaitu siklus II nilai rata-rata kemampuan melakukan guling depan pada siswa mengalami peningkatan sebesar 79,29 dengan persentase ketuntasan sebesar 100%.