Articles
PENERAPAN PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR
Aprilia, Septi
Premiere Educandum Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Premiere Educandum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to improve the outcomes of student learning and teacher skills in learning science by implementing the experiential learning model. This research is an action class research which is done in two cycles. The subjects of this research are teacher and students in fifth grade on Bulukantil Elementary School of Surakarta academic year 2014/1015. Data collection techniques used the methods of test and observation. Based on the results of the research shown increasing in the average of studied results from cycle I to cycle II from 61, 07 with percentage of 60,7 % to 75,09 with percentage rose to 85%. The research also shown increase in the skills of teachers, on average cycle I teacher skills was 3, 11 with percentage of 48.3% (good in scale) in cycle II rose to 3,5 with percentage88.8% (very good in scale). As a result the experiential learning model can improve the quality of learning that can be suggested to apply in learning especially in natural science.Keyword: experiential learning model, Study result, teacher skills
Analisis Perbandingan Karakteristik Arester Jenis Metal-Oxide Akibat Sambaran Petir
Nugroho, Setyo Adi;
Aprilia, Septi
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/eej.v10i1.47866
Gardu induk adalah peralatan yang sangat penting dalam menyalurkan energi listrik ke berbagai macam konsumen seperti pendidikan, industri, rumah sakit, dll. Energi lisrik tersebut disalurkan melalui saluran udara (overhead), sehingga menimbulkan permasalahan yaitu gangguan sambaran petir langsung yang dapat merusak sistem isolasi dan peralatan karena nilainya melebihi Basic Insulation System (BIL). Peralatan proteksi dibutuhkan untuk mencegah dan mengurangi gangguan sambaran petir langsung yang dapat menaikkan tegangan sistem. Arester jenis metal-oxide adalah peralatan proteksi yang saat ini banyak digunakan untuk melindungi dari sambaran petir dengan manyalurkan tegangan lebih ke tanah (ground). Pada penelitian ini dua tipe arester dibandingkan serta memodelkan peralatan yang ada pada gardu induk dengan menggunakan simulasi ATPDraw. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arester tipe Q150NA121A mempunyai kinerja yang sangat baik dengan nilai tegangan lebih sebesar 458 kV. Sedangkan untuk arester tipe Q150NB121A nilai tegangan lebih masih cukup tinggi yaitu sebesar 585 kV.
Analisis Perbandingan Karakteristik Arester Jenis Metal-Oxide Akibat Sambaran Petir
Nugroho, Setyo Adi;
Aprilia, Septi
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 1 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/eej.v10i1.47866
Gardu induk adalah peralatan yang sangat penting dalam menyalurkan energi listrik ke berbagai macam konsumen seperti pendidikan, industri, rumah sakit, dll. Energi lisrik tersebut disalurkan melalui saluran udara (overhead), sehingga menimbulkan permasalahan yaitu gangguan sambaran petir langsung yang dapat merusak sistem isolasi dan peralatan karena nilainya melebihi Basic Insulation System (BIL). Peralatan proteksi dibutuhkan untuk mencegah dan mengurangi gangguan sambaran petir langsung yang dapat menaikkan tegangan sistem. Arester jenis metal-oxide adalah peralatan proteksi yang saat ini banyak digunakan untuk melindungi dari sambaran petir dengan manyalurkan tegangan lebih ke tanah (ground). Pada penelitian ini dua tipe arester dibandingkan serta memodelkan peralatan yang ada pada gardu induk dengan menggunakan simulasi ATPDraw. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arester tipe Q150NA121A mempunyai kinerja yang sangat baik dengan nilai tegangan lebih sebesar 458 kV. Sedangkan untuk arester tipe Q150NB121A nilai tegangan lebih masih cukup tinggi yaitu sebesar 585 kV.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RESIPROKAL DENGAN MEDIA BOLA CABANG OLAHRAGA PERMAINAN BOLA BASKET SISWA KELAS IX SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 21 SURABAYA
Septi Aprilia
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51836/je.v4i2.96
The focus of the PTK problem is "Efforts to Improve Learning Outcomes Through the Application of Media Reciprocal Learning Models with Ball Balls for the IX Class Semester Students of Basketball Games in the Middle School 21 Surabaya Middle School." The formulation of the problem in this study are: Is the ball media and reciprocal / reciprocal learning model able to improve sports learning outcomes in basketball games, so that overall able to achieve the Minimum Completion Criteria (KKM). This classroom action research was conducted in conjunction with the lecturer practice program at the Surabaya 21st Junior High School. Previously it was preceded by observation for two days. The research procedure uses planning, implementation, evaluation, and reflection. Data collection techniques with test and observation methods, and the tools used during the study were ball media, field, basket basket, observation sheet. Data analysis technique with percentage formula. The results of the study are as follows: Average values (Mean) are all above the KKM value which is equal to 70 and the average value is 75.5. This shows that the average student can master the learning material. There are obstacles due to the AULA fires in
ANALISIS EVALUASI HIGHER ORDER THINGKING SKILLS (HOTS) PADA KELAS TINGGI DI SDN KUWONHARJO 2 KECAMATAN TAKERAN KABUPATEN MAGETAN
Septi Aprilia
JURNAL EDUKASI: KAJIAN ILMU PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan.
Publisher : LPPM STKIP PGRI Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51836/je.v6i2.97
This study aims to analyze the formative evaluation developed by the teacher so it is known whether the evaluation form developed is based on High Order Thinking Skills (HOTS). The subjects of this study were High School Students of SDN Kuwonharjo 2, Academic Year 2018/2019 UPTD Takeran District, Magetan Regency. The research approach used is descriptive qualitative approach. The data of this study were obtained from formative question documents developed by SDN Kuwonharjo 2 teachers. Based on the overall results of the formative evaluation analysis, it showed that the evaluation forms that were made had not yet demonstrated Higher Order Thinking Skills (HOTS). All questions are still at the C1 and C2 levels so this is an ingredient to make improvements in terms of planning to make a minimum evaluation form at the C4 level.
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK PADA SAAT DARING SELAMA PANDEMI COVID-19
Septi Aprilia;
Winda Ayu Cahya Fitriani;
Fatkhul Imron;
Yudi Karisma Sari;
Widha Srianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 1 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/jpf.v3i1.1812
Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan yang begitu signifikan dalam semua lini kehidupan, termasuk pendidikan. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan model tatap muka harus berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring), yang belum pernah digunakan dalam pembelajaran sebelumnya. Selama pembelajaran daring, banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar karena tidak adanya pengajaran dari guru secara langsung. Sehingga para orang tua di RT 01 RW 25 Kelurahan Jebres mengeluh karena belum dapat mendampingi anak belajar secara optimal. Hal ini dikarenakan mereka memiliki keterbatasan seperti latar belakang pendidikan dan pengetahuan tentang pembelajaran anak yang masih rendah, ataupun karena minimnya waktu dalam membersamai anak. Tujuan pengabdian ini yaitu memberikan edukasi kepada orang tua dalam pendampingan belajar anak saat daring dimasa pandemi Covid 19. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 11 April 2021. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu orang tua di RT 01 RW 25 Kelurahan Jebres mengetahui pendampingan belajar anak sesuai tahap perkembangan kognitif, gaya belajar, dan strategi pengoptimalan pendampingan anak pada saat daring selama pandemic Covid-19. Kata Kunci: Covid-19; Pembelajaran daring; Pendampingan belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR
Septi Aprilia
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 5, No 01 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (754.374 KB)
|
DOI: 10.25273/pe.v5i01.322
This research aims to improve the outcomes of student learning and teacher skills in learning science by implementing the experiential learning model. This research is an action class research which is done in two cycles. The subjects of this research are teacher and students in fifth grade on Bulukantil Elementary School of Surakarta academic year 2014/1015. Data collection techniques used the methods of test and observation. Based on the results of the research shown increasing in the average of studied results from cycle I to cycle II from 61, 07 with percentage of 60,7 % to 75,09 with percentage rose to 85%. The research also shown increase in the skills of teachers, on average cycle I teacher skills was 3, 11 with percentage of 48.3% (good in scale) in cycle II rose to 3,5 with percentage88.8% (very good in scale). As a result the experiential learning model can improve the quality of learning that can be suggested to apply in learning especially in natural science.
Pembelajaran Literasi di SDN Rejosari 1 Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan
Dewi Tryanasari;
Septi Aprilia;
Winda Ayu Cahya
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 7, No 02 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.274 KB)
|
DOI: 10.25273/pe.v7i2.1641
Literasi adalah kunci untuk membuka pengetahuan dan wawasan siswa. Kemampuan literasi yang baik pada siswa akan memungkinkan siswa mengembangkan diri secara maksimal sehingga tercapai sesuatu yang baik pula. Sayangnya kemampuan literasi siswa di Indonesia jika dilihat dari berbagai data penelitian masih jauh dari harapan. Untuk mencapai kemampuan literasi yang baik, pembelajaran literasi merupakan hal pokok yang harus terlaksana dengan baik terutama di tingkat dasar. Untuk itu perlu penelitian mendalam tentang pembelajaran literasi di SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran literasi di SD. Subjek penelitian dipilih di SDN Rejosari 1 Kecamamatan Kawedanan sebab SD yang bersangkutan merupakan SD inti di Kecamatan Kawedanan dan merupakan SD percontohan namun belum pernah ada penelitian yang meneliti tentang pembelajaran literasi di SD tersebut. Bertitik tolak dari tujuan penelitian di atas, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi di SDN Rejosari belum berjalan dengan maksimal jika dilihat dari aspek perencanaan, proses, dan evaluasinya. Kendala utama pembelajaran literasi terletak pada faktor pemahaman guru terhadap pembelajaran literasi itu sendiri serta faktor kebijakan sekolah yang belum membentuk tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
EDUKASI KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE DALAM EMBER SAAT PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN RW 25 KELURAHAN JEBRES
Septi Aprilia;
Eko Nugroho;
Setyo Adi Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 2 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi covid 19 merupakan sebuah bencana alam yang tidak bisa dihindari oleh setiap manusia yang dapat menyebabkan krisis dalam beberapa sektor, sehingga untuk menghadapi keadaan tersebut manusia dituntut dapat beradaptasi dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Ketahanan pangan merupakan salah satu hal yang krusial dalam pemenuhan kebutuhan primer manusia, melalui kegiatan ini dapat dipilih metode budidaya ikan lele dalam ember yang membutuhkan biaya rendah tetapi dengan hasil baik.
Pengembangan Budaya Literasi Melalui Program “Maca” di SD Negeri Klandungan 3
Ledhisa Isna Aulia;
Ema Priyandini;
Rosalinda Rosalinda;
Hery Siswanto;
Septi Aprilia
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 2, No. 1, April 2022
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah(ALPTK PTMA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.126 KB)
|
DOI: 10.56972/jikm.v2i1.16
Pengembangan budaya literasi harus dilakukan sedini mungkin terutama pada siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Pelaksanaan metode budaya literasi menggunakan program “Maca”. Maca merupakan serangkaian program untuk meingkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di SDN Klandungan 3. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengembangan budaya literasi membaca pada siswa dengan menggunakan program “Maca” yaitu Mari Membaca. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi atau pengamatan tentang kemampuan membaca siswa, wawancara tak terstruktur untuk mengetahui perubahan yang terjadi terhadap perkembangan literasi siswa dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara dan human instrumen. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden, menyajikan data tiap variabel, melakukan perhitungan untuk memperoleh hasil dari penggunaan program “Maca”. Hasil yang di peroleh dari pelaksanaan program “Maca” yaitu terlihat adanya peningkatan siswa dalam melaksanakan budaya literasi di setiap pekannya, Hal itu ditandai dengan meningkatnya presentase rata-rata minat baca siswa. Adapun rata-rata presentase peningkatan minat baca dari pekan 1 ke pekan 2 sebesar 12%, pekan 2 ke 3 sebesar 24%, pekan 3 ke 4 sebesar 4%. Peningkatan ini disebabkan oleh penerapan program-program “Maca” yang efektif, yaitu program kegiatan 15 menit membaca sebelum pelaksanaan pembelajaran, program “Selamat Pagi Perpustakaanku”, Membuat sudut baca di perpustakaan dan menata perpustakaan, menata lingkungan yang kaya akan teks.