Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI SENAM BENGAWAN SOLO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM IRAMA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA UNTUK SISWA KELAS XI SMA N 1 WERU 2018 YUDI KARISMA SARI; EXTIKA DIAN YUNITA S
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 18 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v18i1.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah penerapan Senam Bengawan Solo dapat meningkatkan hasil belajar senam irama pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga untuk siswa kelas XI SMA N 1 Weru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sesuatu permasalahan yang terjadi disatu tempat, saat itu juga dan dialami oleh anda sendiri, itulah yang disebut Penelitian Tindakan Kelas. Unsur-unsur dalam penelitian tindakan kelas adalah:1) Siswa atau peserta didik, 2) Proses Pembelajaran, dan 3) Guru atau peneliti. Didalam penelitian tindakan kelas itu hanya terjadi minimal 2 siklus dan maksimal dilakukan sampai 5 siklus, jika lebih dari itu bukan lagi penelitian tindakan kelas melainkan penelitian eksperimen. Didalam satu siklus terdapat 4 tahap yaitu:1) Perencanaan, 2) Tindakan atau Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru berjumlah 40 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 32 siswa perempuan dan tempat penelitian dilakukan diaula SMA N 1 Weru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah menggunakan teknik analisis berbentuk prosentase sedangkan angket merupakan sarana prasarana dan alasan memilih jawaban menggunakan teknik analisis kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian. Senam Bengawan Solo sangat baik untuk meningkatkan pemahaman belajar penjasorkes pada siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru. Dari analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari pra siklus, siklus I, siklus II. Pada pra siklus hasil belajar penjasorkes melalui Senam Bengawan Solo pada kategori cukup 2 siswa (5%), kurang 3 (7,5%), kurang sekali 35 siswa (87,5%). Jumlah siswa yang tuntas 5 siswa (12,5%). Pada siklus I hasil belajar teknik dasar Bengawan Solo pada kategori baik 6 siswa (15%), cukup 12 siswa (30%), kurang 16 siswa (40%), kurang sekali 6 siswa (15%). Jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa (45%). Pada siklus II hasil belajar penjasorkes melalui Senam Bengawan Solo dalam kategori baik sekali adalah 11 siswa (27,5%), baik 16 siswa (40%), cukup 8 siswa (20%), kurang 5 siswa (12,5%). Jumlah siswa yang tuntas 35 siswa (87,5%). Dengan prosentase peningkatan ketuntasan dari pra siklus ke siklus I sebesar 40% dan dari siklus I ke siklus II sebesar 42,5%. Simpulan penelitian ini adalah dengan meggunakan Senam Bengawan Solo dapat meningkatkan hasil belajar pada senam irama pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga untuk siswa kelas XI IPA 5 SMA N 1 Weru. 
PENGEMBANGAN MODEL BERMAIN BAGI ANAK-ANAK UNTUK MENINGKATKAN TEKNIK KUMITE DALAM OLAHRAGA KARATE PADA MASA LOCKDOWN COVID-19 Widha Srianto; Yudi Karisma Sari
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 20 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v20i2.1109

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model bermain untuk meningkatkan teknik kumite bagi anak-anak dalam masa lockdown, dan mendukung anak-anak untuk aktif berolahraga selama masa lockdown karena virus covid-19 dan menghasilkan model bermain untuk melatih teknik kumite yang menyenangkan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba produk dan revisi, (6) uji coba pemakaian dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di dojo Inkanas Fighter Hagen. Uji coba skala besar dilakukan di Inkanas Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) pedoman observasi model, (2) pedoman observasi keefektifan model. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa model bermain dirumah untuk meningkatkan teknik kumite, yaitu: (1) model bermain tali untuk melatih maegeri, (2) bermain memindahkan balok untuk melatih mawashigeri, (3) model bermain melempar bola untuk melatih gyaku tsuki, dan (4) model bermain memasukkan bola dalam keranjang untuk melatih oi tsuki. Dari hasil analisis data penilaian para ahli memberi kesimpulan bahwa model dinilai baik dan efektif, sehingga model latihan yang dikembangkan layak untuk digunakan. ` Kata kunci: model bermain, karate, covid-19
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SHOOTING MENGGUNAKAN PENGHALANG DAN TANPA PENGHALANG TERHADAP PENINGKATAN SHOOTING JARAK 7 METER PADA ATLET PETANQUE KABUPATEN SRAGEN Christin Mayangsari; Agus Supriyoko; Yudi Karisma sari
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v22i1.1790

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pengaruh latihan shooting menggunakan penghalang dan tanpa menggunkan penghalang terhadap peningkatan shooting jarak 7 meter. (2) Untuk mengetahui hasil efektifitas latihan shooting menggunakan penghalang dan tanpa mrnggunakan penghalang terhadap peningkatan shooting jarak 7 meter. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet petanque Kabupaten Sragen yang berjumlah 20 atlet. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan jumlah sample 20 atlet dengan metode “One Groups Pre-test Post-test Design”, yaitu model penelitian yang terdapat pre-test sebelum di beri perlakuan dan post-test setelah diberikan perlakuan. Serta di bagi 2 kelompok dalam eksperimen tersebut (matched subject design). Kemudian diberikan perlakuan (treatment) sebelum mengambil data post-test. Berdasarkan analisis data, untuk hasil latihan shooting menggunakan penghalang menghasilkan data pre-test dengan rata-rata = 3,5 dan SB = 2,539 dengan skor tertinggi 8 dan terendah 0, untuk data post-test yaitu dengan rata-rata =11,4 dan SB= 3,469, dengan skor tertinggi 16 dan terendah 7. Untuk hasil latihan shooting tanpa penghalang menghasilkan data pre-test dengan rata-rata = 4,4 dan SB= 1,907, dengan skor tertinggi 8 dan terendah 2, untuk data post-test yaitu dengan rata-rata sebesar = 9,5 dan SB= 3,008, dengan skor tertinggi 15 dan terendah 6. Hasil uji reliabilitas pre-test rxy= 0,734. Hasil uji normalitas kelompok A Lhitung= 0,17408 < Ltabel= 0,258, untuk kelompok B Lhitung= 0,18272 < Ltabel= 0,258, dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji homogenitas Fhitung= 1,331 < Ftabel= 3,18 dengan taraf siginifikan 5%. Hasil uji t pre-test thitung= 2,3777 < ttabel= 1,8331, uji t kelompok A thitung= 11,1847 < ttabel= 1,8331, uji t kelompok B thitung= 3,1929 < ttabel= 1,8331, uji t post-test kelompok A dan B thitung= 2,3097 < ttabel= 1,8331 dengan taraf signifikasi 5%. Presentase hasil peningkatan kelompok A sebesar= 60,7%, dan kelompok B sebesar= 39,2%. Kata kunci : Petanque, shooting, penghalang, tanpa penghalang
PELATIHAN AKURASI SHOOTING CABANG OLAHRAGA PETANQUE PADA ATLET KABUPATEN SRAGEN Yudi Karisma sari; Fathkul Imron; Ninda Beny Asfuri; Aan Budi Santoso; Untung Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 4 No 1 (2023): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga Permainan petanque merupakan olahraga yang berasal dari Negara Prancis yang tergolong olahraga baru di Indonesia, tetapi olahrga ini sudah mulai diminati oleh masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan atlet Kabupaten Sragen dalam melakukan shooting. Shooting dalam olahraga petanque adalah upaya dalam menjauhkan bola target dengantujuan mengurangi poin lawan dan menambah poin pada tim. Analisis gerakan shooting dilakukan untuk menggambarkan karakteristik teknik dasar dalam melakukan shooting. Analisis biomekanik digunakan untuk menggambarkan secara terukur dan terhitung untukmemperoleh pemahaman efektivitas teknik. Dalam permainan petanque tidak semua atlet bisa melakukan shooting dengan baik, karena diperlukan latihan khusus agar bisa menguasai keterampilan tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan agar para atlet mampu menguasai keterampilan shooting salah satunya dengan pelatihan khusus pengembangan keterampilan shooting. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi yang dilakukan selama tiga hari. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi atlet karena mampu meningkatkan kemampuan shooting. Hasil yang di capai adalah seluruh peserta memiliki pengetahuan yang cukup tentang aturan permainan, pengertahuan keterampilan bermain, dan teknik dasar shooting olahraga petanque yang cukup baik dan benar terhadap peningkatan kualitas keterampilan olahraga petanque.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN PENGHALANG DAN TANPA PENGHALANG TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN SHOOTING JARAK 8 METER PADA SISWA EKSTRAKULIKULER PETANQUE SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR Teguh Santosa; Yudi Karisma Sari; Alan Anang Dewanto Priharsono
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i1.2480

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada siswa ekstrakulikuler petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. (2) untuk mengetahui manakah yang lebih baik dari kedua latihan terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada siswa ekstrakulikuler petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan one groups pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah siswa ekstrakulikuler SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar yang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh (1) Ada perbedaan pengaruh antara latihan menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada Siswa Ekstrakulikuler Petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, mempunyai perbedaan yang signifikan dengan uji t yaitu t hitung =2,440 > t tabel 5% = 2,262. (2) Latihan menggunakan penghalang lebih baik pengaruhnya dari pada latihan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada Siswa Ekstrakulikuler Petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dengan prosentase peningkatan shooting menggunakan penghalang sebesar 61,6% dan tanpa penghalang sebesar 38,4%.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN PENGHALANG DAN TANPA PENGHALANG TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN SHOOTING JARAK 8 METER PADA SISWA EKSTRAKULIKULER PETANQUE SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR Teguh Santosa; Yudi Karisma Sari; Alan Anang Dewanto Priharsono
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i1.2480

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada siswa ekstrakulikuler petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. (2) untuk mengetahui manakah yang lebih baik dari kedua latihan terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada siswa ekstrakulikuler petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan one groups pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah siswa ekstrakulikuler SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar yang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh (1) Ada perbedaan pengaruh antara latihan menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada Siswa Ekstrakulikuler Petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, mempunyai perbedaan yang signifikan dengan uji t yaitu t hitung =2,440 > t tabel 5% = 2,262. (2) Latihan menggunakan penghalang lebih baik pengaruhnya dari pada latihan tanpa penghalang terhadap peningkatan ketepatan shooting jarak 8 meter pada Siswa Ekstrakulikuler Petanque SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dengan prosentase peningkatan shooting menggunakan penghalang sebesar 61,6% dan tanpa penghalang sebesar 38,4%.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KETEPATAN SHOOTING JARAK 9 METER CABANG OLAHRAGA PETANQUE Yudi Karisma Sari; Hartini
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v24i1.3233

Abstract

Tujuan penelitin ini adalah (1) Untuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajaran menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap ketepatan shooting jarak 9 meter pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, (2) Untuk mengetahui manakah yang lebih baik dari penggunaan media pembelajaran terhadap ketepatan shooting jarak 9 meter pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sample penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Rancangan penelitian dengan pretest-posttest design. Metode analisis data penelitian dengan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data (1) Pengujian reliabilitas mendapatkan nilai rxy= 0,7229 memiliki nilai yang mencukupi, (2) Uji prasyarat pengujian normalitas adalah Fhitung sig 0,225 > sig 0,05 berarti varian sampel homogen, (3) Hipotesis dengan uji perbedaan nilai t pada kelompok menggunakan penghalang = 7,006 > ttabel 5%= 2,262, dan pada kelompok tanpa penghalang = 6,111 > ttabel 5% = 2,262. Simpulan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran menggunakan penghalang dan tanpa penghalang terhadap ketepatan shooting jarak 9 meter pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, yaitu uji t yaitu thitung=2,440 > ttabel 5%=2,262. (2) Pembelajaran menggunakan media penghalang lebih baik terhadap ketepatan shooting jarak 9 meter pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dengan presentase peningkatan shooting menggunakan penghalang sebesar 61,6% dan tanpa penghalang sebesar 38,4%. Kata Kunci: media pembelajaran, penghalang, tanpa penghalang, shooting, petanque
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG OLAHRAGA REKREASI Yudi Karisma Sari; Hartini; Bagus Kuncoro; Ronny Suryo Narbito; Risa Agus Teguh Wibowo; Hamim Surya Amijaya
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2991

Abstract

Aktifitas berolahraga belakangan telah menjadi suatu hal yang fenomenal didunia yang menjadi bagian serta lifestyle tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Pemanfaatan lahan kosong adalah upaya sebuah program untuk mengurangi kejenuhan warga yang dapat digunakan untuk kegiatan olahraga rekreasi. Pemanfaatan lahan kosong merupakan fenomena akibat semakin berkurangnnya ruang publik yang mampu mewadahi kegiatan warganya dan menjadi ruang social dan olahraga rekreasi. Sasaran kegiatan ini adalah Pemanfaatan lahan kosong sebagai Upaya mendukung olahraga rekreasi bagi publik. Dalam Pemanfaatan lahan kosong selain itu perlu adanya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat melalui bentuk penyampaian materi dalam memaksimalkan lahan kosong juga sangatperlu ditunjang edukasi warga melalui penyediaan sarana pendukung olahraga rekreasi. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 bulan untuk memfasilitasi sasaran agar lebih maju, berkembang dan sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemauan berolahraga rekreasi melalui Pemanfaatan lahan kosong baik secara kualitas maupun kuantitas. Target luaran kegiatan berbentuk 1) Publikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat 2) Dokumentasi pelaksanaan kegiatan pembuatan artikel.
PENDAMPINGAN RECYCLE LIMBAH KORAN MENJADI KERTAS WRAP Agustanico Dwi Muryadi; Sasmito, Luncana Faridhoh; Ninda Beny Asfuri; Jasmani; Iwan Arya Kusuma; Yudi Karisma Sari
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3392

Abstract

Kebersihan lingkungan tidak lepas dari terbebasnya lingkungan dari sampah organik maupun anorganik. Pengelolaan sampah yang baik akan membuat dampak yang baik pula bagi lingkungan. Salah satunya mengolah limbah atau smaapah menjadi barang yang berguna.pendampingan ini bertujuan 1) Untuk mengetahui hasil pendampingan recycle limbah kertas menjadi kertas wrap di beran kulon boyolali. 2) Untuk mengetahui respon warga warga terhadap pemanfaatan limbah kertas ini sebagai kertas wrap untuk meminimalisir pencemaran lingkungan. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Participatory Action Research (PAR) yaitu persiapan alat dan bahan serta penyampaian materi, pelaksanaan kegiatan di beran kulon banyudono boyolali serta penyampaian hasil pada pengabdian. Hasil dari penelitian ini adalah 1) keberhasilan pendampingan recycle limbah kertas warp. 2) ketertarikan warga mengenai program pendampingan pemanfaat recycle limbah kertas warp
PERBEDAAN PENGARUH SENAM AEROBIK BODY LANGUAGE DAN MIX IMPACT TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA IBU - IBU CLUB SANGGAR SENAM TAMAN ASRI KARANGMALANG SRAGEN TAHUN 2024 Yudi Karisma Sari; Kuncoro, Bagus; Bintang Salsa Billa
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 25 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i1.4567

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Senam Aerobik Body Languae dan Mix Impact Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Ibu – Ibu Club Sanggar Senam Taman Asri Karangmalang Sragen Tahun 2024, dan jika ada perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Pengaruh Senam Aerobik Body Language dan Mix Impact Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Ibu – Ibu Club Sanggar Senam Taman Asri Karangmalang Sragen Tahun 2024. Sampel penelitian adalah Pada Ibu – Ibu Club Sanggar Senam Taman Asri Karangmalang Sragen Tahun 2024 dengan jumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Metode latihan Senam Body Language dan Mix Impact sebagai variabel bebas serta Hasil Penurunan Berat Badan variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design. Tes Penurunan Berat Badan menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dan pengukuran Penurunan Berat Badan Pusat pengembangan kualitas jasmani, departemen pendidikan nasional (2003:16) Metode analisis data penelitian menggunakan rumus t-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulan diperoleh: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara Senam Aerobik Body Language dan Mix Impact Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Ibu – Ibu Club Sanggar Senam Taman Asri Karangmalang Sragen Tahun 2024. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung = 3.26 lebih kecil dari pada ttabel = 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan metode Senam Aerobik Body Language lebih baik pengaruhnya daripada metode senam aerobik Mix Impact Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Ibu – Ibu Club Sanggar Senam Taman Asri Karangmalang Sragen Tahun 2024. Berdasarkan persentase penurunan Berat Badan dalam senam aerobik menunjukkan bahwa kelompok 1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Metode Body Language) adalah 3.10% > kelompok 2 (kelompok yang mendapat Senam Aerobik Mix Impact) adalah 3.01%. Kata Kunci : Senam, Body Language, Mix Impact, Berat Badan