Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS BRANDING DIGITAL HABIB JA’FAR DALAM KONTEN DAKWAH DI CHANNEL YOUTUBE PODCAST WARUNG KOPI (PWK) Prahasta, M. Rafli; Hasmawati, Fifi; Trisiah, Anita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Strategi Branding Digital Habib Ja’far dalam Konten Dakwah di Channel YouTube Podcast Warung Kopi (PWK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembangunan identitas digital bagi otoritas keagamaan agar tetap relevan bagi generasi digital native. Fenomena unik direpresentasikan oleh Habib Ja'far yang sukses mengadaptasi dakwah inklusif di ekosistem komedi sekuler PWK. Objek penelitian ini adalah empat konten video dari kanal YouTube HAS Creative yang menunjukkan dominasi narasi dakwah subjek di ruang populer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding Habib Ja'far menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Landasan teori yang digunakan adalah The Eight Laws of Personal Branding dari Peter Montoya yang dikerucutkan pada tiga dimensi utama: manajemen identitas digital, gaya komunikasi interpersonal, dan strategi dakwah edutainment. Data dikumpulkan melalui teknik observasi non-partisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan delapan hukum Montoya secara integratif. Pada manajemen identitas digital, subjek menerapkan The Law of Visibility, Persistence, dan Unity melalui konsistensi visual serta repetisi nama. Pada gaya komunikasi interpersonal, The Law of Personality dan The Law of Goodwill terwujud lewat karakter otentik dan egaliter yang efektif meruntuhkan resistensi audiens serta membangun kepercayaan (trust). Terakhir, strategi edutainment mengonfirmasi The Law of Distinctiveness, Specialization, dan The Law of Leadership melalui pemanfaatan humor sebagai kendaraan pesan dakwah, sehingga subjek diakui sebagai pemimpin opini (opinion leader) yang unik. Kesimpulannya, strategi ini sukses menjembatani nilai sakral agama dengan budaya populer secara inklusif.
Strategi Pengembangan Komunikasi Digital Melalui Program Podcast Pada RRI Kota Palembang Vivi Wulandari; Anita Trisiah; Charunnisah Putri Ayu Ningsih
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan komunikasi digital melalui program Podcast pada Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kota Palembang dalam menghadapi arus disrupsi media digital. Melalui transformasi ke format audio-visual, RRI Palembang berupaya memperluas jangkauan diseminasi informasi dan meningkatkan keterlibatan pemirsa kontemporer, khususnya generasi muda. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Informan penelitian mencakup Kepala LPP RRI Palembang, Koordinator Program Podcast, Manajer Program Siaran, Sub-Bagian Administrasi, dan kelompok audiens aktif. Validitas data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RRI Kota Palembang mengimplementasikan tiga pilar strategi utama, yaitu strategi informatif, strategi persuasif, dan strategi interaktif. Strategi informatif diaktualisasikan melalui produksi konten yang relevan, faktual, serta mengangkat muatan lokal. Strategi persuasif diterapkan melalui adopsi format dialog santai serta optimalisasi potongan video (klip pendek) di media sosial. Strategi interaktif dibangun lewat ruang komunikasi dua arah pada kolom komentar YouTube dan platform RRI Digital. Meskipun demikian, konsistensi jadwal produksi dan pemasaran digital yang belum optimal masih menjadi hambatan struktural dalam pengembangan program ini.