Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Representasi Kenakalan Remaja Dalam Film Crow Zero Candra saputra; Aliasan Aliasan; Muslimin Muslimin
Social Science and Contemporary Issues Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Social Science and Contemporary Issues Journal
Publisher : ScidacPlus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis is entitled "Representation of Juvenile Delinquency in the Film Crow Zero". The aim of this research is to find out the meaning of denotation, connotation and myth in the film "Crow Zero", and to find out the representation contained in the film "Crow Zero". The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The data collection techniques used are primary data and secondary data. The object of this research is the film "Crow Zero" and the technique used is Roland Barthes' semiotic technique. The results of this research are the meaning of denotation, connotation and myth in the film "Crow Zero". Denotation is the first stage which uses Roland Barthes' semiotic method, connotation is the original nature of the sign, and myth is a second level system of meaning. The message contained in the film "Crow Zero" is that by uniting you can achieve a certain goal even though the method chosen, namely violence, is an inappropriate method.
Analisis Pesan Budaya Dalam Film Bumi Manusia Ridho Awlia; Eni Murdiati; Muslimin
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2023): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2023
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.726

Abstract

Artikel ini membahas tentang analisis pesan pesan budaya yang terdapat dalam film Bumi Manusia. Film ini banyak memperlihatkan bagaimana budaya memiliki pesan yang dapat disampaikan baik secara tersirat dan tersurat. Artikel ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana makna triangle meaning yang terdapat dalam film Bumi Manusia serta bagaimana pesan budaya yang terdapat dalam film tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan teori semiotika triangle meaning (Sign, Object dan Interpretant) yang dikemukakan oleh Charles Sanders Pierce. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengamatan dan menonton setiap adegan dalam film Bumi Manusia dengan teliti. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat beberapa adegan didalam film yang mengandung pesan budaya yang sangat relevan sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Singkong oleh Ibu-Ibu UP2K Desa Rantau Kasih, Kabupaten Musi Banyuasin Leni Utami; Eni Murdiati; Muslimin Muslimin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5: April 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i5.1530

Abstract

This research raises issues about community empowerment in increasing family income. The purpose of this research is to find out the strategy of community empowerment through the utilization of cassava by UP2K mothers in Rantau Kasih Village, and to find out the supporting and inhibiting factors that affect the empowerment program in increasing family income. This research is descriptive qualitative research. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that community empowerment through the utilization of cassava by UP2K mothers has been able to increase family income. This can be seen from the increase in sales as a result of the utilization of cassava by UP2K women. This success is also supported by the process and stages of community empowerment that are carried out optimally. In addition, there are also supporting factors that influence the success of community empowerment activities through cassava utilization in Rantau Kasih village, lawang wetan sub-district, musi banyuasin district.
Peran Akun Instagram @Ponpes Assanadiyah Palembang Dalam Menyosialisasikan Kegiatan Pesantren Miranti Miranti; Muslimin Muslimin; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran akun Instagram @PonPes Assanadiyah Palembang dalam menyosialisasikan kegiatan pesantren serta mengklasifikasikan jenis konten yang digunakan dalam proses sosialisasi tersebut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan lembaga pendidikan Islam sebagai sarana dakwah dan komunikasi publik. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, kini turut memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan informasi dan membangun citra positif di ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi, di mana peneliti mengamati aktivitas digital akun Instagram @Ponpes Assanadiyah serta melakukan wawancara mendalam dengan informan yaitu pemimpin pondok pesantren, pengelolal akun instagram dam beberapa santri yang terlibat. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan teknik triangulasi data Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram berperan sebagai sarana sosialisasi kegiatan, dokumentasi, dan representasi pesantren di ruang digital. Meskipun pengelolaan akun masih dilakukan secara mandiri oleh satu orang dan menghadapi kendala sumber daya manusia serta waktu, pesantren menunjukkan kesadaran tinggi untuk beradaptasi dengan perkembangan media. Konten yang diunggah terbagi menjadi tiga kategori utama: kegiatan santri, konten kreatif bernuansa religi, dan informasi kelembagaan. Penggunaan media sosial ini menunjukkan pergeseran pola komunikasi pesantren dari model tradisional menuju komunikasi partisipatif berbasis digital.
Strategi Dakwah Ustazah Syarifah Mahda Al Kaff Dalam Meningkatkan Pemahaman Ibadah Mahdhah Remaja Putri Di Majelis Ta’lim Al Arofah Kota Palembang Alya Rahmadhani; Choiriyah Choiriyah; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah Ustazah Syarifah Mahda Al Kaff dalam meningkatkan pemahaman ibadah ibadah mahdhah remaja putri di Majelis Ta’lim Al Arofah Kota Palembang. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pembinaan ibadah mahdhah bagi remaja, mengigat fase remaja merupakan tahap pencarian jati diri dan rentan terhadap melemahnya pemahaman keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dakwah Ustazah Mahda adalah menanamkan pemahaman yang benar tentang ibadah mahdhah serta membentuk karakter religious remaja putri. Adapun strategi dakwah yang diterapkan meliputi pendekatan bil hikmah, mau’izhaah hasanah, mujadalah, serta uswah hasanah. Strategi tersebut disampaikan melalui pendekatan komunikasi interpersonal yang lembut, komunikatif, serta relevan dengan konteks kehidupan remaja. Efektivitas dakwah terlihat dari meningkatnya pengetahuan kesadaran, dan pengamalan ibadah mahdhah seperti shalat dan puasa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi dakwah Ustazah Mahda berhasil meningkatkan pemahaman dan pengamalan ibadah mahdhah pada remaja putri di Majelis Ta’lim Al Arofah.
Representasi Perempuan Dalam Film "Pantaskah Aku Berhijab" (Analisis Semiotik Roland Barthes) Regina Sakela; Sumaina Duku; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6352

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam film “Pantaskah Aku Berhijab?” dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis semiotika Roland Barthes. Data primer diperoleh dari tanda visual, audio, simbol, dan adegan dalam film, sedangkan data sekunder berasal dari literatur mengenai komunikasi, gender, dan semiotika. Proses analisis dilakukan dengan tiga tahapan makna Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos untuk membongkar proses pembentukan makna ideologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan perempuan dalam beberapa konstruksi, yaitu mandiri, lembut, tertekan secara emosional, penuh empati, kuat dalam menghadapi krisis, serta berada dalam posisi subordinat akibat tekanan sosial. Representasi tersebut dibentuk melalui pengalaman emosional tokoh utama, Sofi, yang memperlihatkan dinamika identitas perempuan berhijab di tengah tuntutan budaya dan moral. Secara keseluruhan, film ini menegaskan bahwa representasi perempuan berhijab tidak tunggal, melainkan kompleks, bertingkat, dan dipengaruhi oleh struktur sosial serta nilai budaya yang berlaku.
Strategi Dakwah Ustadz Husein Ja’far Al Hadar Dalam Membentuk Identitas Islami Di Instagram @husein_hadar Okta Lasriani; Nuraida Nuraida; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6362

Abstract

Perkembangan media sosial pada era digital memberikan ruang baru bagi penyebaran dakwah Islam, terutama melalui platform Instagram yang banyak digunakan oleh generasi milenial dan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Ustadz Husein Ja’far Al Hadar dalam membentuk identitas Islami melalui akun Instagram @husein_hadar. Dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode analisis isi dan netnografi, penelitian ini mengamati bentuk penyampaian pesan dakwah melalui konten video reels, foto, caption, serta interaksi audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Husein Ja’far menerapkan tiga strategi dakwah utama berdasarkan konsep Al-Bayanuni, yaitu strategi sentimental, strategi rasional, dan strategi indrawi. Strategi sentimental terlihat melalui penyampaian pesan dakwah yang menyentuh emosi audiens, seperti ajakan mencintai sesama, sikap toleransi, dan penguatan nilai-nilai moral. Strategi rasional diwujudkan melalui penjelasan logis, penggunaan bahasa yang lugas, serta pengaitan materi dakwah dengan realitas sosial yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Sementara strategi indrawi ditunjukkan melalui visual yang menarik, keteladanan sikap, serta kemasan konten yang mudah diterima dan dipahami. Ketiga strategi tersebut terbukti berperan dalam membentuk identitas Islami yang moderat, inklusif, dan humanis bagi para pengikut akun tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian dakwah digital serta dapat menjadi rujukan bagi pendakwah dalam merancang strategi dakwah di media sosial
Strategi Dakwah Ustadz Das’ad Latif Tema Ibu Kunci Rezeki Yang Terlupakan Di Youtube Hamdaini Rohmadanti; Nuraida Nuraida; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah Ustadz Das’ad Latif dalam video ceramah bertema “Ibu Kunci Rezeki yang Terlupakan” pada platform YouTube. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan dakwah Islam di era digital yang menuntut adanya transformasi metode penyampaian pesan keagamaan agar lebih relevan dengan kondisi masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh dari video ceramah Ustadz Das’ad Latif yang diunggah pada channel YouTube resmi @Das’ad Latif, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan literatur yang berkaitan dengan dakwah, komunikasi, dan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan Ustadz Das’ad Latif meliputi pemilihan tema yang kontekstual, penggunaan bahasa yang sederhana dan komunikatif, pemanfaatan humor, serta pendekatan emosional yang menekankan nilai birrul walidain. Media YouTube terbukti efektif sebagai sarana dakwah kontemporer karena mampu menjangkau audiens secara luas serta memungkinkan interaksi dua arah antara dai dan mad’u.
Nilai Akhlak Dalam Animasi Riko The Series Dalam Persfektif Pesan Dakwah Antoni Banderas; Muslimin Muslimin; Anang Walian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6840

Abstract

Penelitian ini menganalisis nilai akhlak dalam animasi Riko The Series dari perspektif pesan dakwah Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data diperoleh melalui observasi beberapa episode dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riko The Series menampilkan nilai akhlak seperti jujur, sabar, hormat kepada orang tua, dan tolong-menolong, yang disampaikan melalui narasi, simbol visual, serta karakter yang menggambarkan dakwah bil hal. Simbol seperti warna dan cahaya memperkuat makna spiritual dalam setiap adegan. Animasi ini terbukti menjadi media dakwah digital yang efektif dalam menanamkan nilai moral dan membentuk karakter Islami anak di era modern.
Analisis Framing Pemberitaan Efisiensi Anggaran oleh Pemerintah Indonesia pada Media Online detik.com dan tempo.co Banyu Biru; Hamidah Hamidah; Muslimin Muslimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7196

Abstract

The Indonesian government's 2025 budget efficiency policy has sparked controversy among the public, particularly regarding its impact on public sectors such as education and development. These differing views are also reflected in online media reports, which tend to have different perspectives and angles. This study focuses on how online media constructs the reality of budget efficiency policies and the differences in framing used by detik.com and tempo.co in reporting on this issue. This study aims to determine the framing of the Indonesian government's budget efficiency policies by detik.com and tempo.co and to compare how the two media outlets frame these policies. The research method used is a descriptive qualitative approach with Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki's framing analysis model, which includes syntactic, script, thematic, and rhetorical structures. The research data consists of budget efficiency news articles published in February 2025 in both media outlets. The results of the study show that detik.com tends to frame the budget efficiency policy positively by positioning the government as a decisive and pro-people reform actor, while tempo.co presents a critical framing by highlighting policy inconsistencies, social impacts, and the potential for a fiscal governance crisis. This study confirms that differences in framing are influenced by the agenda setting of each media outlet, resulting in different constructions of reality in interpreting the government's budget efficiency policy.