Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penentuan Jumlah Kromosom pada Tiga Kultivar Brokoli BL 10001, Royal Green, dan Green Magic jurnal biologi biocons
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea L. var. italica Plenck) merupakan sayuran yang memiliki nilai gizi tinggi dan popular di Indonesia. Produksi brokoli di Indonesia rendah karena umumnya kultivar yang ditanam di Indonesia adalah kultivar introduksi. Kultivar introduksi tidak cocok di lingkungan tropis Indonesia sehingga memerlukan upaya pemulian tanaman untuk perbaikan kultivar. Salah satu upaya perbaikan kultivar yang popular saat ini adalah kultur mikrospora. Kultur mikrospora dapat memproduksi tanaman homozigot atau galur murni sehingga nantinya dapat dijadikan tetua dalam program pemuliaan tanaman. Penentuan Jumlah kromosom sangat berguna dalam pengembangan kultur mikrospora dan pemuliaan tanaman hibrida. Kultur mikrospora menghasilkan variasi jumlah kromosom yang beragam sehingga pengetahuan jumlah kromosom penting dilakukan dalam kultur mikrospora. Penelitian ini menggunakan 3 kultivar brokoli Green Magic, Royal Green dan BL 10001. Penentuan jumlah kromosom menggunakan metode Squash dengan pewarna aceto-orcein pada ujung akar. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kromosom pada kultivar BL 10001 adalah 18 kromosom, pada kultivar Royal Green adalah 9 kromosom dan pada kultivar Green Magic adalah 14 kromosom.
Kajian Fenologi Pada Tiga Kultivar Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L. var. italica Plenck.) Septarini Dian Anitasari; Dwi Nur Rikhma Sari; Sarwo Danuji
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v2i2.391

Abstract

Tanaman sayur brokoli sudah banyak dikembangkan di Indonesia. Pemuliaan tanaman brokoli terus dilakukan agar meningkatkan kualitas budidaya brokoli. Upaya pemuliaan brokoli banyak dilakukan salah satunya dengan menghasilkan bibit unggul melalui kultur mikrospora. Pengamatan fenologi dilakukan agar menghasilkan tanaman donor yang baik dalam kultur mikrospora pada berbagai kultivar brokoli sehingga dapat beregenerasi menghasilkan tanaman haploid. Dalam penelitian ini dilakukan uji lapang tiga kultivar brokoli “Green Magic”, “Bl 10001” dan “Royal Green” untuk mengetahui fenologi bunga dengan pengamatan berupa lama proses pembungaan dan fase perkembangan bunga. Hasil menunjukkan adanya variasi lama hari dalam fase pembentukan bunga. Kultivar BL 10001 dan Royal Green mampu menghasilkan bunga sedangkan kultivar “Green Magic tidak dapat beradaptasi pada kondisi lingkungan penanaman.
Respon Pemanfaatan Pupuk Organik Kotoran Ayam pada Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Septarini Dian Anitasari
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol 3 No 1 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i1.501

Abstract

Sayur sawi (Brassica Juncea L.) dibutuhkan untuk memenuhi gizi seimbang tubuh. Saat ini banyak sawi dikembangkan dengan pupuk kimia sehingga saat ini diperlukan teknologi ramah lingkungan melalui penggunaan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik pada tanaman sawi secara optimal dapat memaksimalkan hasil panen. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan metode non faktorial menggunakan 6 konsentrasi pupuk serta 4 kali ulangan menghasilkan bahwa pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam dapat meningkatkan pertumbuhan sawi. Konsentrasi optimal pemanfaatan pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam terbaik yaitu dosis 400 gram pupuk organik per polybag.
Pemanfaatan Daun Psidium Guajava sebagai Bahan Alternatif dalam Menjaga Kualitas Telur Selama Proses Penyimpanan Dwi Nur Rikhmasari; Septarini Dian Anitasari; Yeni Dwi Rofikah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol 3 No 2 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i2.621

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai bahan alternatif dalam proses penyimpanan telur. Metode yang digunakan yaitu dengan cara observasi, dan eksperimen (percobaan) menggunakan uji RAL yang diulang sebanyak 3 kali. Adapun faktor penelitian ini yaitu menggunakan ekstrak daun jambu biji sebesar 10 % dengan perlakuan renadam selama 1, 12, dan 24 jam. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan pada minggu ke-1, minggu ke-2 dan minggu ke-4. Hasil penelitian untuk nilai haugh unit pada minggu ke-1 yaitu nilai haugh unit dengan rata – rata 82,79 dengan kualitas AA. Pada minggu ke-2 dengan lama perendaman 1 dan 12 jam nilai haugh unitnya 77,39 dengan kualitas AA dan pada perendaman 24 jam nilai haugh unitnya 71,81 dengan kualitas B. Sedangkan pada minggu ke-4 pada perendaman 1 dan 12 jam hanya memiliki kualitas A dengan nilai haugh unit 65,56 sedangkan pada perendaman 24 jam memiliki kualitas B.
Upaya Menanamkan Jiwa Biopreneur Pada Generasi Penduduk Produktif Indonesia dan Prospek Usahanya di Era Pasca Pandemi Septarini Dian Anitasari; Dwi Nur Rikhmasari; Mohamad Syaifudin Aswan
Abdi Teknoyasa Volume 3, No.2, Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak pandemi covid mengakibatkan pengangguran dan penurunan ekonomi di Indonesia sehingga perlu upaya untuk meningkatkan perekonomian dengan memotivasi generasi penduduk produktif di Indonesia untuk menanamkan jiwa biopreneur dan prospek usaha pada era pasca pandemic. Metode pengabdian masyarakat berupa perencanaan, pelaksanaan dan penutupan. Hasil dari program pengabdian ini yaitu pengabdian masyarakat dilaksanakan secara online melalui zoom meeting dan offline dengan peserta terbatas. Peserta antusias mengikuti acara dan termotivasi untuk menjadi generasi bioprener dan tertarik mengembangkan usaha di bidang biologi.
The Effect of Agung Semeru Banana Peel Extract as Biostimulation of Indegenous Bacteria in Reducing Ammonia Mohammad Rizky Ramadhan; Dwi Nur Rikhma Sari; Mohamad Syaifudin Aswan; Septarini Dian Anitasari
Biota Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Biota 2023
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/Biota.v9i1.13831

Abstract

Ammonia is one of the hazardous compounds, which is contained in the liquid waste of rubber factories. Ammonia waste can cause various kinds of pollution, one of which is water pollution. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the agung semeru banana peel extract as additional nutrition for indigenous bacteria in reducing ammonia levels. This research was conducted in the Biology laboratory, PGRI Argopuro University, Jember. This study uses a simple bioreactor as a tool to determine the decrease in ammonia levels in various treatments. The treatment in this study was using different concentrations of different banana peel extracts (0%, 5%, 10%). Based on the analysis of research data, it showed that Agung Semeru banana peel extract as an additional nutrient for indigenous bacteria was effective in reducing ammonia levels. At 10% banana peel extract concentration, the lowest ammonia level was in the range of 0.25-0.5 compared to the control concentration, namely 2. The higher the concentration of banana peel extract given, the lower the ammonia content in rubber waste.
Respon Pemanfaatan Pupuk Organik Kotoran Ayam pada Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Septarini Dian Anitasari
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 3 No. 1 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i1.501

Abstract

Sayur sawi (Brassica Juncea L.) dibutuhkan untuk memenuhi gizi seimbang tubuh. Saat ini banyak sawi dikembangkan dengan pupuk kimia sehingga saat ini diperlukan teknologi ramah lingkungan melalui penggunaan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik pada tanaman sawi secara optimal dapat memaksimalkan hasil panen. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan metode non faktorial menggunakan 6 konsentrasi pupuk serta 4 kali ulangan menghasilkan bahwa pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam dapat meningkatkan pertumbuhan sawi. Konsentrasi optimal pemanfaatan pupuk organik yang berasal dari kotoran ayam terbaik yaitu dosis 400 gram pupuk organik per polybag.
Pemanfaatan Daun Psidium Guajava sebagai Bahan Alternatif dalam Menjaga Kualitas Telur Selama Proses Penyimpanan Dwi Nur Rikhmasari; Septarini Dian Anitasari; Yeni Dwi Rofikah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 3 No. 2 (2021): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v3i2.621

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai bahan alternatif dalam proses penyimpanan telur. Metode yang digunakan yaitu dengan cara observasi, dan eksperimen (percobaan) menggunakan uji RAL yang diulang sebanyak 3 kali. Adapun faktor penelitian ini yaitu menggunakan ekstrak daun jambu biji sebesar 10 % dengan perlakuan renadam selama 1, 12, dan 24 jam. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan pada minggu ke-1, minggu ke-2 dan minggu ke-4. Hasil penelitian untuk nilai haugh unit pada minggu ke-1 yaitu nilai haugh unit dengan rata – rata 82,79 dengan kualitas AA. Pada minggu ke-2 dengan lama perendaman 1 dan 12 jam nilai haugh unitnya 77,39 dengan kualitas AA dan pada perendaman 24 jam nilai haugh unitnya 71,81 dengan kualitas B. Sedangkan pada minggu ke-4 pada perendaman 1 dan 12 jam hanya memiliki kualitas A dengan nilai haugh unit 65,56 sedangkan pada perendaman 24 jam memiliki kualitas B.
Pemanfaatan Beijerinckia indica dalam Meningkatkan Pertumbuhan Jumlah Daun Alternanthera ficoidea Dwi Nur Rikhmasari; Septarini Dian Anitasari; Mohammad Syaifudin Aswan
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 5 No. 1 (2023): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v5i1.1101

Abstract

Alternanthera ficoidea atau dikenal sebagai bayam merah, merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki kandungan zat besi tinggi dibandingkan jenis tanaman bayam merah lainnya dan memerlukan unsur nitrogen dalam pertumbuhannya. Bakteri Beijerinckia indica merupakan salah satu bakteri pemfiksasi nitrogen yang bebas dan mampu menyediakan unsur nitrogen tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan Beijerinckia indica dalam membantu pertumbuhan tanaman bayam merah (Alternanthera ficoidea), khususnya dalam meningkatkan jumlah daun yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai sayuran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan variebel bebas yaitu konsentrasi isolate bakteri (0, 10, 15 dan 20 mL) dan variabel bebas berupa jumlah daun bayam merah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bakteri Beijerinckia indica efektif dapat meningkatkan pertumbuhan jumlah daun tanaman bayam merah (Alternanthera ficoidea) dengan konsentrasi terbaik pada 15 mL (17,00 ± 1,18a) dibandingkan dengan konsentrasi 0 mL (15,22 ± 1,98a), 10 mL (15,22 ± 2,16a), dan 20 mL (15,88 ± 1,45a). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui banwa isolat bakteri Beijerinckia indica dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan jumlah daun tanaman bayam merah (Alternanthera ficoidea).
Antibacterial Activity of Several Types of Weed Extracts on The Growth of Escherichia coli Dwi Nur Rikhma Sari; Septarini Dian Anitasari; Intan Choirul Uliyah
Bioactivities Vol. 1 No. 1 (2023): Bioactivities
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/bioactivities.2963-654X.182

Abstract

Escherichia coli is a type of Gram-negative bacteria that is commonly found in the human digestive tract. It has been reported as one of the bacteria that has been resistant to several antibiotics. This study aims to determine four (4) types of weed extracts that are considered but have not been used as antibacterial compounds against E. coli. This experimental study used a completely randomized design with several types of plant extracts, namely Acalypha indica L., Ageratum conyzoides, Phyllanthus niruri L., and Amaranthus spinosios at various concentrations (0, 50, and 100%). The results showed that the plant extract of A. indica L. had the ability as an antibacterial against the growth of E. coli at concentrations of 50% (1.41 ± 0.12) and 100% (1.53 ± 0.01) compared to other extracts. Meanwhile, the lowest average diameter of the inhibition zone for E. coli bacteria was found in the treatment of A. spinosios grass leaf extract 50% (1.17 ± 0.05).