Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis oleh peserta pelatihan menulis Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Ilmatus Sa'diyah
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.22282

Abstract

Bahasa Indonesia telah dipelajari selama bertahun-tahun di Indonesia. Namun demikian, masih ditemukan kesalahan dalam tulisan baik selama menulis maupun setelah menulis. Kesalahan itu pun banyak ditemukan dalam tulisan peserta pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kesalahan itu perlu dianalisis untuk membantu peserta pelatihan meningkatkan keterampilan menulisnya karena keterampilan menulis merupakan bentuk keterampilan yang paling sulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan yang ada pada tulisan bahasa Indonesia peserta pelatihan menulis pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis. Data yang dianalisis adalah kesalahan pada aspek ejaan, morfologi, dan sintaksis yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi lalu dianalisis dengan tahapan analisis kesalahan berbahasa oleh Ellis dan Sidhar. Sumber data dari kesalahan itu adalah naskah esai motivasi yang ditulis oleh delapan belas peserta pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh LPDP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh peserta pelatihan adalah kesalahan penggunaan konjungsi pada tataran sintaksis, yaitu sebesar 67%. Pada aspek morfologi, bentuk kesalahan yang dilakukan oleh peserta berupa penggunaan diksi dan penulisan afiks. Sementara itu, pada aspek kesalahan ejaan, peserta pelatihan menulis lebih banyak melakukan kesalahan pada aspek penulisan unsur serapan (36%). Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan bagi penyelenggara program pelatihan menulis dalam penyusunan modul, strategi, metode, dan media pelatihan menulis. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih bagi keberhasilan pelaksanaan pelatihan menulis pada aspek tata bahasa dan struktur kalimat.
Analysis of the Use of Indonesian Affixes in WhatsApp Status Ilmatus Sa'diyah; Danella Dhariyanto; Yulia Rahma Rahma Auliya; Haikal Akbar Maulana
MEDIASI : Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Vol 4, No 1 (2023): January
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/mediasi.v4i1.666

Abstract

This research aims to explain the form and meaning of affixes or affix terms in WhatsApp application status. This type of research is descriptive research by collecting data through the screenshot technique on the WhatsApp status that appears through the researcher's status column. The researcher analyzes the affixes contained therein using descriptive analysis techniques and classifies the affixes based on their type. According to the results of the research that has been done, it can be concluded that the form and meaning of Indonesian affixes in WhatsApp status are found, including; (a) prefixes include {meN-}, {ber-}, {di-}, {ter-}, {se-}; (b) the infix includes {-em-}; (c) suffixes include {-an}, {-i}, {-kan}, and {-nya}; (d) confixes include {ke-...-an}, {pen-...- an}, and {per-...an} ; (e) simulfix includes {re-...-kan}, {receive-....-i}, {me-...i-}, {me-...-kan}, and {di-. ..-i}. The results of this research are expected to provide a lot of information to the public regarding the use of affixes.
Pembuatan Sistem Absensi Fingerprint dan Monitoring Kehadiran Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel di SMK Al Miftah Pamekasan Ahmad Mustofa; Mohammad Abdullah; Abdul Hamid; Ratna Ayu; Faizatur Rohmah; Nurir Rohmah; Auliana Diah Wilujeng; Annafiyah; Ilmatus Sa’diyah
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1497.498 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.91

Abstract

Mayoritas sekolah swasta khususnya pesantren di Madura mengalami masalah dalam kualitas akademik dan administrasi. Seluruh proses administrasi yang dilakukan secara manual bisa mengurangi konsentrasi sekolah pada pengembangan kualitas akademik siswa. Salah satunya adalah perihal presensi kehadiran baik siswa, guru maupun pegawai pendidikan lainnya. Sekolah berbasis pesantren, dimana siswa yang juga santri tinggal di asrama pesantren sehingga sekolah memiliki masalah koordinasi antara sekolah dengan pesantren. Untuk meningkatkan keefektifan dan kedisiplinan dalam hal Presensi atau kehadiran terhadap siswa, guru maupun pegawai kependidikan di SMK Al Miftah Pamekasan, maka kami membuat sistem presensi fingerprint dan monitoring kehadiran berbasis web menggunakan Framework Laravel. Hal ini dilakukan agar memberikan kemudahan dalam akses perekapan data. Sehingga data tidak dikelola secara manual dan sudah terintegrasi dengan sistem presensi. Penggunaan fingerprint sebagai sistem presensi telah terbukti memberikan dampak baik bagi kedisiplinan penggunanya. Dalam kegiatan proses belajar mengajar presensi memberikan banyak informasi penting, yang didapat terkait dengan siswa. Perancangan sistem presensi-presensi berbasis fingerprint dibuat dengan metode waterfall agar dapat memberikan kemudahan bagi pihak sekolah untuk merekap data kehadiran siswa.
Klinik Menulis Artikel Ilmiah Populer dengan Aplikasi KBM APP Bagi Guru di SMP Zainuddin Waru Sidoarjo Ilmatus Sa’diyah; Widiwurjani; Abdul Hamid
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4014.851 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.433

Abstract

Menulis artikel ilmiah populer memang bukan pekerjaan yang mudah. Setiap orang merasakan kesulitannya, mulai dari menggali ide hingga meluangkan waktu untuk menulis. Kemampuan inilah yang dirasakan oleh bapak dan ibu guru di SMP Zainuddin Waru Sidoarjo. Mereka mengaku kesulitan menulis artikel ilmiah popular yang berbentuk esai dan opini. Hal ini dipicu dari keadaan para guru yang belum memiliki wawasan cukup tentang kepenulisan serta belum terbiasa melakukan penelitian. Guru di SMP Zainuddin Waru Sidoarjo membutuhkan motivasi dalam menulis, penulisan dengan bahasa formal, menulis nonfiksi, tata bahasa untuk menulis, menulis artikel, diksi, pengembangan paragraf, keterampilan menyambungkan kalimat, menemukan ide, merangkai kata, menyatukan ide, dan mengembangkan paragraf. Sesuai dengan uraian permasalahan yang dihadapi mitra, solusi yang diberikan adalah klinik menulis artikel ilmiah popular dengan menggunakan aplikasi KBM App. KBM adalah singkatan dari Komunitas Bisa Menulis. KBM App tersedia dalam dua versi. Ada versi aplikasi yang bisa diunduh dari google play store dan website. Namun, dalam klinik menulis ini, Guru di SMP Zainuddin, Waru, Sidoarjo akan diajarkan menulis melalui aplikasi KBM App yang tersedia di google playstore. Tujuannya adalah memudahkan guru dalam menulis ketika senggang sehingga dapat mendukung visi dari sekolah yaitu menjadi sekolah penulis. Pasalnya, Handphone adalah alat komunikasi yang selalu dibawa ke mana-mana oleh guru. Hasil dari pengabdian masyarakat klinik menulis artikel menggunakan aplikasi KBM App menunjukkan bahwa sekitar 66,7% guru menjawab tepat dalam menggunakan aplikasi ini dan merasa puas dalam kegiatan pelatihan menulis artikel berdasarkan pengisian kuesioner secara online. Selain itu 50% guru juga merasa sangat mudah dalam menggunakan aplikasi KBM App untuk menulis suatu artikel ilmiah.
Project "Literacy Room" in Improving Student Scientific Writing Skills at UPN “Veteran” Jawa Timur Ilmatus Sa’diyah; Eristya Maya Safitri; Anas Ahmadi; Safira Arta; Putri Nur Fadilah Irawan; Fitri Wulandari
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3349

Abstract

At the university level, the publication of scientific articles is a barometer of the quality of education so students are also required to produce scientific articles that can add to the repertoire of scientific publications. Unfortunately, the increase in capacity and competence in writing scientific articles is mostly intended for lecturers, while for students it is not optimal. Therefore, Indonesian language courses are the first key for students to learn to write scientific articles and learn to publish them in proceedings, book chapters, or journals. One of the learning methods that can be used to improve learning outcomes in writing scientific articles is the project-based learning “Literacy Room”. In particular, this research was conducted using Thiagarajan's 4-P development research method (Definition, Design, Development, and Deployment). The data in this study are student learning outcomes after learning activities using the Literacy Room project-based learning method. Meanwhile, the source of this research data comes from the learning activities of students participating in the general basic Indonesian language course in ten classes, namely class G501, class G511, class G526, class G538, class G521, class G533, class G543, class G546, class G509, and class G552 with a total of 338 students. Data was collected by various data collection methods. First, the data were collected using a questionnaire method with a Likert scale measurement. The resulting data were analyzed using descriptive and inferential analysis through correlation analysis. Based on the research results, the “Literacy Room” project that has been carried out has an impact on improving student's writing skills in quality and quantity.
Variation of Syntax Errors and Causative Factors in Motivational Essays for Writing Training Participants Ilmatus Sa’diyah
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3350

Abstract

Errors in writing in Indonesian made by writing training participants have indeed become a characteristic. This is because the trainees have just learned how to write in Indonesian properly and correctly. Therefore, syntactic error analysis needs to be done to identify variations of errors and the causes of errors made by writing trainees. The analysis was conducted to improve the quality of writing training for trainees in terms of providing training materials. The analysis was carried out using a descriptive analysis method on eight articles of training participants. The forms of errors identified in the writing of the writing training participants included the use of conjunctions, sentence order, use of question words, sentence pattern errors, and completeness of sentence structure. Overall, the most dominant error was the trainee's writing error in using conjunctions. Meanwhile, the cause of the error occurred because the trainees did not know how to write sentences in Indonesian correctly and according to Indonesian rules.
Using the KBM App to Improve Teacher Writing Skills Ilmatus Sa’diyah; Abdul Hamid; Widi Wurjani; Alita Pratitisyaning Darwanto; Aprilia Devi Nur Aini; Rahmat Noval Herlambang
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3351

Abstract

The teacher's writing ability is still low. This is triggered by the condition of the teachers who do not have sufficient insight about writing and are not used to doing research. If teachers do not have good writing and reading skills, of course, the literacy level in schools cannot be expected to grow optimally. The reason is, teachers are the foundation in building literacy in schools. Therefore, teachers need to be given space to be skilled at writing. The method used is structured writing training using the KBM App application. This application makes it easy for teachers to write because teachers only need to use a smartphone/mobile phone to write. On the sidelines of time, teachers can write while lying down at home even once. The writing training activity lasted for a day with two broad materials, namely material for using the KBM App application, training in writing popular articles, and writing training with the KBM App application. From this training, teachers have increased their knowledge and skills in writing.
Pelatihan Guru di SMPN 2 Balongbendo Sidoarjo melalui Pendampingan Menulis Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas Menggunakan Media Pendukung Google Scholar dan Mendeley (GSM) Ilmatus Sa’diyah; Abdul Hamid; Gading Adian Kun Saidan; Jafni Fara Zahirah; Nabila Eka Ramadhani
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.757

Abstract

Kemampuan menulis ilmiah guru masih rendah, dipicu oleh keadaan para guru yang belum memiliki wawasan cukup tentang teknik menulis ilmiah, terutama dalam menyusun artikel ilmiah hasil penelitian tindakan kelas (PTK). Beberapa guru diketahui belum mengetahui detail tentang teknis pelaksanaan PTK dan penulisan artikel ilmiah hasil PTK yang sudah dilakukan. Dengan PTK, guru bisa melakukan evaluasi terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan dan bisa mengedukasi guru yang lain dengan kreativitas mengajarnya di kelas. Hal ini dialami oleh bapak dan ibu guru di SMPN 2 Balongbendo. Guru belum mengetahui teknik yang tepat untuk melaksanakan PTK dan memublikasikannya ke dalam artikel ilmiah. Guru pun belum mengenal fitur media pendukung yang bisa digunakan untuk memudahkan guru dalam melaksanakan PTK dan menulis artikel ilmiah. Oleh karena itu tim pengabdian melakukan kegiatan berupa peningkatan profesionalisme guru melalui pendampingan menulis artikel ilmiah hasil penelitian Tindakan kelas dengan media Google Scholar dan Mendeley (GSM). Pada kegiatan ini guru akan didampingi dalam menulis artikel ilmiah hasil PTK hingga bisa submit pada jurnal ilmiah. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui kuesioner dari google form yang telah diisi para guru menunjukkan sebanyak 33,3% menjawab sangat sesuai dan 66,7% menjawab sesuai terkait materi yang telah disampaikan. Sedangkan sebanyak 66,7% menjawab sesuai dan 33,3% menjawab sangat sesuai terkait kesesuaian aplikasi Mendeley dan Google Scholar dalam meningkatkan kemampuan menulis para guru.
Project "Literacy Room" in Improving Student Scientific Writing Skills at UPN “Veteran” Jawa Timur Ilmatus Sa’diyah; Eristya Maya Safitri; Anas Ahmadi; Safira Arta; Putri Nur Fadilah Irawan; Fitri Wulandari
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3349

Abstract

At the university level, the publication of scientific articles is a barometer of the quality of education so students are also required to produce scientific articles that can add to the repertoire of scientific publications. Unfortunately, the increase in capacity and competence in writing scientific articles is mostly intended for lecturers, while for students it is not optimal. Therefore, Indonesian language courses are the first key for students to learn to write scientific articles and learn to publish them in proceedings, book chapters, or journals. One of the learning methods that can be used to improve learning outcomes in writing scientific articles is the project-based learning “Literacy Room”. In particular, this research was conducted using Thiagarajan's 4-P development research method (Definition, Design, Development, and Deployment). The data in this study are student learning outcomes after learning activities using the Literacy Room project-based learning method. Meanwhile, the source of this research data comes from the learning activities of students participating in the general basic Indonesian language course in ten classes, namely class G501, class G511, class G526, class G538, class G521, class G533, class G543, class G546, class G509, and class G552 with a total of 338 students. Data was collected by various data collection methods. First, the data were collected using a questionnaire method with a Likert scale measurement. The resulting data were analyzed using descriptive and inferential analysis through correlation analysis. Based on the research results, the “Literacy Room” project that has been carried out has an impact on improving student's writing skills in quality and quantity.
Variation of Syntax Errors and Causative Factors in Motivational Essays for Writing Training Participants Ilmatus Sa’diyah
Nusantara Science and Technology Proceedings 7st International Seminar of Research Month 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3350

Abstract

Errors in writing in Indonesian made by writing training participants have indeed become a characteristic. This is because the trainees have just learned how to write in Indonesian properly and correctly. Therefore, syntactic error analysis needs to be done to identify variations of errors and the causes of errors made by writing trainees. The analysis was conducted to improve the quality of writing training for trainees in terms of providing training materials. The analysis was carried out using a descriptive analysis method on eight articles of training participants. The forms of errors identified in the writing of the writing training participants included the use of conjunctions, sentence order, use of question words, sentence pattern errors, and completeness of sentence structure. Overall, the most dominant error was the trainee's writing error in using conjunctions. Meanwhile, the cause of the error occurred because the trainees did not know how to write sentences in Indonesian correctly and according to Indonesian rules.