Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kubik

Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor Embay Rohaeti; Ani Andriyati
KUBIK Vol 4, No 1 (2019): KUBIK : Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kubik.v4i1.5673

Abstract

Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya perokok di Kota Bogor. Sebagai salah satu bidang ilmu, matematika turut memberikan peranan penting dalam mencegah meluasnya perokok yaitu melalui model matematika terkait peningkatan jumlah perokok. Pada model matematika dinamika perokok, individu dalam populasi (N) dibagi ke dalam empat kelompok yaitu kelompok perokok potensial (P), kelompok perokok kadang-kadang (L), kelompok perokok berat (S), dan kelompok mantan perokok (Q). Model matematika dinamika perokok dikembangkan dengan melibatkan faktor efikasi diri untuk berhenti merokok, sehingga model matematika yang terbentuk tersebut diharapkan dapat lebih mendekati keadaan nyata dinamika perokok di Kota Bogor, langkah selanjutnya model matematika tersebut dianalisis secara analitik dan numerik. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa pada kondisi bebas perokok, jumlah perokok kadang-kadang akan mendekati nol pada 16 tahun yang akan datang dan pada kondisi marak perokok, jumlah perokok berat terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan bahwa setelah adanya faktor efikasi diri  untuk berhenti merokok jumlah perokok di Kota Bogor mengalami penurunan tetapi tidak akan mencapai nol.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Hidup Pasien Tuberculosis dengan Model Regresi Cox (Studi kasus : Rumah Sakit Paru Bogor) Ani Andriyati; Embay Rohaeti
KUBIK Vol 4, No 1 (2019): KUBIK : Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kubik.v4i1.5674

Abstract

Ketahanan hidup penderita tuberculosis dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun internal. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan hidup seorang penderita tuberculosis diantaranya yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, sanitasi lingkungan, kebiasaan merokok dan pencahyaan rumah. Analisis survival dapat menganalisis ketahanan hidup seorang penderita penyakit. Dalam mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup penderita tuberculosis menggunakan analisis survival dengan model regresi cox. Adapun hasil dari analisis survival untuk ketahanan hidup pasien yaitu faktor sanitasi lingkungan, kebiasaan merokok dan mempunyai pencahayaan rumah  mempengaruhi ketahanan hidup penderita tuberculosis. Data waktu survival berdistribusi 3-parameter weibull dengan parameter , , dan  masing-masing bernilai 1.36794, 8.48634 dan -0.05489. Hasil dari model regresi cox  menunjukkan sanitasi lingkungan menjadi faktor yang paling mempengaruhi terhadap ketahanan hidup penderita tuberculosis Penderita dengan sanitasi lingkungan kurang baik akan meningkatkan fungsi hazard sebesar e1.237. Nilai Hazard ratio sanitasi sebesar 1/1.237 atau 0.8084 menunjukkan bahwa risiko untuk sembuh penderita yang memiliki sanitasi kurang baik adalah 0.8084 kali dari penderita dengan sanitasi lingkungan yang baik.