Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Kimia Terintegrasi Model Pembelajaran Process Orientied Guided Inquiry Learning Rizka Putri Iranda; Nurfajriani; Ayi Darmana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1081

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang digunakan sebagai pedoman bagi peserta didik dalam belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Umumnya bahan ajar yang digunakan oleh peserta didik belum efektif di gunakan karena belum sesuai dengan perkembangan peserta didik dan belum melibatkan peserta didik untuk lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Untuk membuat bahan ajar lebih efektif biasanya di integrasikan dengan miodel pembelajaran. Model pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) dapat membuat peserta lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar kimia terintegrasi Model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) untuk siswa Kelas X Semester Genap pada kurikulum merdeka. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE namun hanya dilakukan dengan tiga tahap yaitu Analisis, Desain, dan Pengembangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Analisis Kualitatif dan Kuantitatif. Validator dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang dosen kimia dan 3 orang guru kimia. Penilaian terhadap kesesuaian bahan ajar kimia yang terintegrasi dengan model POGIL mengacu pada standar kesesuaian yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk ahli materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai uji kelayakan bahan ajar kimia yang terintegrasi dengan model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) , menurut penilaian ahli materi adalah 3,55 atau setara dengan 88,75%.
DEVELOPMENT OF DIGITAL COMICS WITH SPIRITUAL VALUES AS A LEARNING MEDIA FOR CHEMICAL BONDING TOPIC IN CLASS X HIGH SCHOOL Denada Septiani Yesa; Ayi Darmana; Andini Zahra
UNESA Journal of Chemical Education Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ujced.v15n2.p96-104

Abstract

Chemical bonding is a fundamental topic in chemistry that students often find difficult to understand because the concepts are abstract and require strong visualization skills. Therefore, innovative learning media are needed to support students’ conceptual understanding and increase their engagement in the learning process. This study aims to develop digital comic learning media integrated with spiritual values for chemical bonding material that meets the criteria of validity, practicality, and student responses. This research employed the Research and Development (R&D) method using the 4D development model consisting of define, design, develop, and disseminate stages; however, this study was limited to the develop stage. Data were collected through needs analysis questionnaires, expert validation sheets, teacher practicality assessment questionnaires, and student response questionnaires. The validation procedure included chemistry content specialists, learning media experts, and spiritual value integration experts. A small study was carried out with tenth-grade pupils at a senior high school. The findings indicated that the designed digital comic media met the feasibility criteria. The validation results yielded an average Aiken's V value of 0.89, which is classified as very valid. The practicality assessment by the chemistry teacher provided an average score of 3.65 out of 4.00, suggesting a very practical area. Student responses also indicated positive results with an average percentage of 78.65%. This study contributes to chemistry education by providing an innovative digital comic learning media integrated with spiritual values that supports students’ understanding of abstract chemical bonding concepts.